Sejenak zehra menatap gadis yang ada dihadapannya, begitu tiba di depan mansion, langsung membanting pintu mobil dengan gerakan begitu kencang lantas langsung masuk ke rumah dengan gaya yang cukup arogan.
Sejenak bola mata mereka saling bertemu, ansa jelas menghembuskan kasar nafasnya, dia fikir apa ini istri baru Arash.
Zehra hanya mengulas senyum, menunggu gadis dihadapannya itu untuk bicara lebih dulu.
Sang pelayan rumah tiba-tiba turun dengan keadaan tergesa-gesa, menyambut anta dengan ekspresi takut, sesuai telpon yang di sampaikan oleh tuan Arash nya agar membiarkan anta untuk menunggu nya di ruangan belakang.
"Tuan bilang dia akan pulang dalam beberapa waktu, nona bisa menunggu di belakang"
Anta jelas menaikkan alisnya, menatap zehra beberapa waktu.
"Aku ingin bicara dengan dia"
Ucap Anta cepat sambil menunjuk ke arah zehra.
Zehra masih mengembangkan senyuman nya.
"Kita bisa ngobrol santai hingga Arash Tiba"
Ucap zehra pelan, mencoba menggiring anta menuju ke arah dapur.
Dengan gerakan kasar anta duduk di kursi bartender, meraih sebuah gelas lantas mencari botol minuman.
"Mau coba minuman Indonesia"
Tanya zehra cepat, bola matanya menatap sebuah minuman yang ada di tangan anta, zehra jelas tahu itu minuman beralkohol.
"Mungkin kamu akan menyukainya"
Ucap zehra cepat.
Sejenak anta diam, lantas meletakkan kembali minuman yang ada di tangan nya.
"Yeah baiklah"
Nada suaranya terdengar sedikit mencibir.
Tidak lama kemudian zehra memberikan segelas es lemon ke arah anta.
Gadis itu jelas melotot, menatap kesal ke arah zehra.
"Ini hanya es lemon kan? kau mengerjai ku"
Bentak Anta kesal.
"Minumlah lebih dulu, tapi tarik lah nafas mu dengan baik kemudian buang, setelah itu minum lah sambil berusaha menikmati nya dengan menutup kedua belah bola matanya mu"
Zehra masih mengembangkan senyuman nya, menatap gadis itu begitu hangat, dia tidak peduli dengan amarah ataupun bentakan yang di berikan oleh gadis itu pada nya.
Anta mencoba menuruti kata-kata zehra meskipun sempat menggerutu sejenak.
Lalu tiba-tiba anta tampak terdiam setelah menghabiskan semua minuman nya.
"Ini apa?"
Tanya nya tiba-tiba.
"Es lemon"
Zehra bicara lantas berusaha duduk disamping anta.
"Yah aku tahu"
Suara anta perlahan Terdengar melembut.
"Cukup enak, membuat hati jadi cukup merasa damai"
"Pernah dengar istilah Ada Sejuta Cinta Dalam Sepiring Makan Siang Anda?"
Tanya zehra tiba-tiba, mencoba menatap dalam wajah gadi dihadapan nya itu.
Anta menggeleng pelan.
"memasaklah dari hati'. Karena memasak memang tak hanya pekerjaan indrawi"
"Seperti seorang ibu yang selalu ikhlas membuat apapun untuk putra-putri mereka, meskipun sebenarnya bisa jadi mereka lelah, tapi tetap dengan ikhlas hati melakukan nya, hingga anak-anak akan selalu berkata, masakan terbaik dan ter enak itu hanya masakan ibu mereka, meskipun diluaran sana bisa jadi ada banyak sekali makanan lezat yang lebih sempurna"
"Bahkan masakan dan minuman dari tangan seorang ibu bisa menurunkan kadar emosi sang anak yang naik tiba-tiba"
"Memasak atau pun membuat minuman selalu melibatkan perasaan. Sang ibu pasti menghindari memasak makanan yang tak disukai anaknya, sekalipun ia sendiri menyukainya, tapi dia selalu mencegah anak-anak nya memakan dan meminum sesuatu yang di anggap beracun karena dia tahu itu tidak baik untuk kesehatan nya"
Sejenak Anta melirik ke arah botol minuman yang disentuh nya tadi, lalu dia menelan salivanya secara perlahan.
"Es lemon dan aroma lemon sangat baik untuk membantu otak lepas dari masalah stres, bad mood, depresi dan tidak bahagia."
"Minuman cukup buruk untuk kesehatan dan jantung, wajah cantik ini akan cepat keriput jika terlalu sering mengkonsumsi nya"
ucap zehra pelan sambil berusaha menyentuh perlahan wajah anta, lantas dia kembali mengembang kan senyumannya.
Anta tampak kehilangan kata-kata nya, emosi yang tadi membuncah tiba-tiba meredup seketika, dan dalam seumur hidup nya baru kali ini ada yang mampu menghadapi dirinya dengan cara yang luar biasa begitu lemah lembut tanpa menyinggung sedikit pun perasaan nya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 261 Episodes
Comments
Mus Zuliaka
waahh zehra daebak 😎😁
2023-06-09
0
Diesi Desi
mang betul kata2 zehra positif,
tapiiiii
terlalu bijaksana,alias sok tua,
2023-04-18
0
Cechen Mei li
dan si arsh menjadi si bucin
2023-02-13
1