Dan perjalanan panjang memakan waktu hampir 1 hari 1 malam berada di awan-awan cukup membuat jenuh perasaan.
Zehra pada akhirnya terlelap didalam tidurnya, tenggelam di dalam kasur empuk dan bantal lembut di bawah kepalanya itu untuk waktu yang cukup lama setelah sesi melelahkan yang di lakukan Arash beberapa kali pada dirinya.
Rasa perih, pedih dan nyeri jelas mendominasi. Zehra bukan type orang yang suka merengek ketika terjatuh atau terluka,dalam waktu lama dia hanya diam tidak banyak bicara, membiarkan dirinya terlelap untuk menghilang kan rasa tidak karuanan di bawah sana.
Arash ikut tenggelam dan terlelap di samping zehra untuk beberapa waktu, tubuh kokoh nan berotot itu tampak tidur dalam posisi tengkurap, membenamkan wajahnya di antara bantal dengan menampilkan seluruh otot punggung dan tangannya yang kekar.
Tangan kanan Arash tampak memeluk erat perut zehra, seolah-olah tidak membiarkan zehra kabur kemanapun saat ini.
Cukup lama posisi mereka bertahan seperti itu hingga beberapa waktu kemudian zehra tersentak bangun dari tidurnya, secara perlahan zehra berusaha membiasakan bola matanya, dan mencoba mengingat yang terjadi.
Seketika wajah zehra memerah saat teringat yang terjadi dengan mereka sebelumnya, dia mengintip tubuhnya yang ternyata tidak menggunakan apapun.
Zehra mencoba bangun dari tidurnya, berusaha beranjak menuju ke kamar mandi tapi sepersekian detik kemudian tiba-tiba Arash ikut terjaga.
"Mau kemana?"
Suara berat laki-laki itu seolah Terdengar memenuhi telinga zehra, Arash malah menahan tubuh zehra dan coba menenggelam kan Zehra ke dalam dirinya.
Seketika zehra tercekat saat Arash memeluk dirinya dengan erat.
"Aku ingin ke kemar mandi"
Ucap zehra cepat, mencoba melepaskan pelukan Arash dari nya.
Seketika ujung bibir arash naik ke atas, dengan gerakan cepat dia bangun dan.
"Akhhhhhh a..pa yang kau lakukan?"
Zehra jelas bertanya bingung dengan perasaan yang cukup terkejut, dia mencoba menutup setiap bagian tubuh nya.
"Aku sudah melihat semuanya"
Bisik Arash pelan sambil menempelkan dagu nya ke kening zehra.
seketika wajah zehra memerah.
kemudian Arash mencoba menatap dalam wajah zehra.
"Bukan kah mau kekamar mandi? aku fikir pasti agak sulit berjalan setelah kejadian tadi"
Ucap Arash sambil berusaha menggendong zehra.
"Tapi berjalan di pesawat pun susah sambil menggendong tubuh ku"
Ucap zehra sambil memperhatikan alis dan hidung Arash.
Dia fikir alis laki-laki itu terlihat begitu tebal dan lebat, bahkan hidung nya Begitu mancung sempurna.
"Aku terbiasa melakukan nya"
Saat mendapati jawaban arash yang seperti itu, seketika zehra mengerutkan keningnya, dia fikir apa Arash sering melakukan nya bersama perempuan-perempuan lain sebelum nya.
Seketika Arash tercekat dengan ucapan nya sendiri, dalam seumur hidup nya baru kali ini dia merasa malu mengucapkan nya pada seorang perempuan soal hubungan satu malam nya dengan orang lain.
"Bisa kita tidak usah membahas masa lalu? aku bukan laki-laki yang baik"
Ucap Arash kemudian, berjalan masuk ke kamar mandi lalu meletakkan tubuh zehra ke bawah.
Zehra tampak diam, dia mengangguk pelan.
Zehra mencoba menaikkan alisnya, di fikir apakah arash akan menunggui nya?
"Lakukan saja, aku harus mandi sekarang"
Ucap Arash cepat.
"Apa?"
Zehra jelas terkejut, dia fikir bagaimana mungkin mereka harus melakukan segala sesuatu di kamar mandi secara bersamaan.
Arash tampak begitu santai, membuang celana boxer nya lantas mendekati shower di sisi kiri Zehra.
"Tapi..."
Zehra berusaha untuk protes.
"Kita akan sering melakukan nya, setiap hari hingga kedepannya, jadi lakukan smua kegiatan mu Dengan cara biasa"
Mendengar ucapan Arash zehra tampak diam, dengan perasaan ragu mencoba untuk naik ke atas toilet.
Arash hanya berusaha mengulum senyum melihat kecanggungan di diri zehra.
Beberapa waktu kemudian tiba-tiba terdengar ringisan zehra, dia fikir kenapa rasanya sepedih itu setelah melakukan sesi ber..cinta mereka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 261 Episodes
Comments
Siti Khumaira Rahma
lanjut
2022-12-17
1
Nailott
tentu. perih. sayang. kan habis bertempur dg rudal turki, ha ha ha
2022-12-07
1
Cattleya
menyakitkan, tau gk arash, kalimat mu ituuhh...
🔥🔥🔥🔥🔥🔥
2022-09-21
0