Melihat zehra masih terlelap dalam tidurnya, arash dengan gerakan cepat meraih tubuh zehra secara perlahan, menggendong nya dengan gerakan lembut hingga masuk ke dalam dekapannya.
"Tuan?"
Leo sang tangan kanan kepercayaan bertanya pelan, agak bingung saat arash menggendong perempuan itu dengan tangannya sendiri.
"Buka pintu mobil nya"
Leo mengangguk pelan.
Masih dengan perasaan bingung leo berjalan mendahului arash hingga menuruni anak tangga, membuka pintu mobil Limousine mereka dan membiarkan Arash meletakkan perempuan itu kedalam mobil.
"Kembali ke mansion utama"
"Ya?"
Leo fikir biasanya arash akan kembali menuju ke apartemen mereka, tapi kenapa kali ini malah menuju mansion utama.
"Apa harus aku ulangi sekali lagi?"
Leo secepat kilat menggeleng kan kepalanya.
"Baik tuan"
Lantas Leo langsung duduk di samping kemudi, sang sopir mulai menyalakan mesin mobil nya kemudian langsung melajukan mobilnya menuju ke arah Utara.
Bukankah katanya tidak mencintai nya? pernikahan nya hanya sandiwara? hanya memanfaatkan zehra? tapi sifatnya malah terlihat aneh.
Guman Leo dalam hati, laki-laki itu berusaha melirik melalui kaca mobil.
Arash tampak membiarkan kepala zehra terlelap di atas pahanya.
Dia fikir laki-laki itu memang aneh sejak dulu.
********
Sesaat zehra tersentak dari tidurnya, karena merasa sebuah tangan terus mengelus lembut wajahnya. Secara perlahan zehra membuka bola matanya, dia agak terkejut karena tahu-tahu arash berada disampingnya, menatap dalam wajahnya entah Sejak kapan, sejenak bola mata zehra terpaku dengan pemandangan dihadapannya, dia tidak lagi berada di atas pesawat melainkan di sebuah kamar yang mendominasi berwarna hitam.
"Kita dimana?"
Zehra bertanya dengan suara yang cukup serak.
"Dirumah kita"
Bisik Arash pelan sambil terus membelai lembut rambut Zehra.
"Maafkan aku karena tertidur tanpa sadar"
Ucap zehra pelan.
Arash hanya menaikkan ujung bibirnya.
"Bukan masalah"
Ucapnya pelan, lantas Arash langsung duduk, mengulurkan kedua tangannya ke arah Zehra.
"Kemarilah, mandi lalu kita akan mendapatkan makan malam"
Ucap nya pelan
"Ya?"
Zehra fikir, apakah ini sudah malam lagi?
"Kamu terlelap sejak siang tadi"
Arash bicara pelan.
"Apakah kegiatan semalam cukup melelahkan? hingga istri ku benar-benar mendapatkan full istirahat nya?"
lanjut Arash lagi.
seketika wajah zehra memerah, dia mengulur tangan nya secara perlahan.
"Maafkan aku"
Ucap zehra pelan sambil menundukkan kepalanya.
"Apa kamu selalu punya kebiasaan meminta maaf pada orang lain?"
Tanya Arash sambil menaikkan alisnya.
Zehra hanya mengembangkan senyuman nya, lantas menatap dalam bola mata itu.
"Bukankah hubungan yang baik itu ketika kita tidak merasa gengsi untuk meminta maaf kepada pasangan kita karena telah berbuat salah?"
Ucap zehra cepat.
"Ada banyak sekali hubungan yang gagal karena ego dan gengsi yang begitu tinggi karena enggan mengakui kesalahannya sendiri pada pasangan mereka"
"Berakibat pada pertengkaran tidak berujung hingga saling meluapkan kebenaran didiri masing-masing"
"Aku bukan type perempuan yang suka berdebat, membenarkan diri atau merasa diri ini benar padahal sebenarnya salah"
Zehra terus memandangi bola mata Arash dengan tatapan hangat.
"Kau tahu Arash? Sebuah permintaan maaf yang tulus terkadang berhasil meredakan masalah dalam hubungan antar manusia, bahkan permintaan maaf bisa mengurangi stres, membuat kadar hormon kembali seimbang dan tingkat energi kembali normal"
Sejenak Arash menatap dalam bola mata zehra, dia jelas kehilangan kata-kata.
"Seperti kata mu kemarin, kamu lama-lama akan terbiasa , dan kamu pun juga lama-lama akan terbiasa dengan sikap ku"
Setelah berkata begitu, zehra meraih lembut tangan Arash, berusaha duduk lantas beranjak perlahan meninggalkan Arash didalam keheningan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 261 Episodes
Comments
Diesi Desi
zehra kalau sekali ngomong, panjang x lebar ya,,
cocok jadi penasehat🤔🤔🤔🤔
2023-04-18
0
Siti Khumaira Rahma
mulai goyah nih kayaknya hati Arash 😊😊
2022-12-17
0
Nailott
ada apa antra zaffa dsn arash? aoa sebelumnya srash mencintsi zaffa, dn enardo jugs mrncintainya
2022-12-07
0