"Naik lah kemari"
laki-laki itu kembali bicara, setelah sesi panjang tangisan zehra yang tidak mau berhenti pecah, pada akhirnya gadis itu diam juga.
zehra masih menggeleng saat laki-laki itu meminta dia naik ke atas kasur nya.
"kamu sudah tidak punya pilihan lain, keluar pun mama mu sudah tidak akan mengakui kamu lagi, tidak ada tempat kamu pulang kecuali disini sayang"
tega...!! yah mama nya kenapa begitu tega?
padahal dia selalu patuh dan menjadi anak yang berbakti pada mamanya, 12 tahun hidup dengan wanita itu tanpa mengeluh, meskipun wanita itu mama tirinya, zehra sama sekali tidak berfikir jika dia adalah mama tirinya. apalagi mama nya selalu bersikap baik pada nya. Lalu kenapa kali ini berubah? apakah ini harga yang harus dia bayar karena telah menghidupi dirinya selama lebih dari 12 tahun ini?
"Kau tahu baby? aku bisa menjadi kasar jika ditolak terus"
laki-laki itu tiba-tiba berdiri dari duduknya, berjalan mendekati zehra.
"Waktu kita sudah terbuang hampir 4 jam"
ucapnya berhenti tepat dihadapan zehra.
"Aku tidak suka memaksa, tapi jika terpaksa aku jelas bisa berlaku kasar hmm"
laki-laki itu masih bicara begitu lembut pada nya, menyentuh kembali rambutnya dengan berlahan.
Zehra masih menggeleng, dia kembali menumpahkan air mata nya.
"Kau tahu baby?"
tiba-tiba laki-laki itu menyentuh wajahnya
"Tidak tuan"
suara zehra jelas menjadi serak Karen sesi menangis'nya tadi.
"Ini sama sekali tidak menyakitkan"
bisik nya pelan ditelinga zehra, seketika tubuh gadis itu meremang, laki-laki itu secara berlahan men..ji..lati telinga nya
"Tuan aku mohon"
"Dibawah sini akan ketagihan"
tiba-tiba tangan laki-laki itu menyentuh bagian bawah nya, secepat kilat sebuah aliran listrik menyerang zehra.
Itu apa?
Tangan kanan laki-laki itu menyentuh lembut telinga kirinya, begitu lembut sambil terus berbisik merayu.
"Ini tidak akan sakit, percayalah"
bisiknya lagi begitu lembut, terus berusaha menyesap te..linga gadis itu dengan begitu lembut.
"Kalau kamu diam, mengikuti permainan, kamu akan merasakan kenikmatan tiada Tara, jangan memberontak"
bisik laki-laki itu lagi
"Pejamkan matamu berlahan"
seketika zehra memejamkan matanya, dia bingung tapi gelanyar aneh jelas menyerang nya.
tangan kanan laki-laki itu tiba-tiba menyentuh lembut wajah zehra hingga ke belakang kepala gadis itu,4 jari nya menggesek lembut cuping telinga nya sedangkan jadi jempol nya menyentuh lembut wajah zehra.
"Kau suka bukan?"
zehra tidak menjawab, mulai terbuai saat tangan kiri laki-laki itu dengan lembut masuk ke dalam pakaian nya, menyentuh lembut perut zehra. seketika lagi-lagi gadis itu merasakan gelanyar aneh di tubuhnya.
"Iya, menurut seperti ini,nikmati semuanya hmm"
laki-laki itu berbisik lembut, kemudian tiba-tiba Bu..birnya menyentuh bibir zehra.
seketika zehra membuka matanya.
"Sttt...sttt..."
laki-laki itu berbisik pelan, mengangkat tubuh gadis itu pelan, membawanya berlahan keatas kasur.
seketika setelah tubuhnya diletakkan disana, dengan lembut laki-laki itu kembali menautkan bibir mereka, tangan kirinya secara berlahan menyentuh da..da .nya, Seketika terdengar re..nge..kan manja dari bibir zehra.
laki-laki itu jelas tersenyum senang, masih terus berusaha menautkan bi..bir mereka, membelit Li..dah dan mengajarkan gadis itu untuk membalas, terlihat begitu amatir dalam balasan nya.
jemari-jemari tangan kanan dan kirinya secara berlahan membuka pakaian gadis itu dengan begitu lembut, menipu gadis itu dengan tautan bibir dan beli..Tan lidah mereka, hingga gadis itu tidak sadar jika seluruh pakaian nya telah dibuka sejak tadi, hanya menyisakan da..la..man nya saja, bahkan secara berlahan tangannya membuka kancing belakang atas da..la..man nya.
Dengan lembut laki-laki itu masuk ke ceruk leher nya, tangan kirinya jelas mendominasi dibawah sana, menggesek nya pelan agar tidak ada rasa terkejut yang mendalam.
"Bukankah nikmat baby? rasakan sensasi indahnya, seperti berada di awan-awan"
bisik laki-laki itu lagi
yah zehra merasa berada di awan-awan, dia tidak tahu apa yang terjadi, rasanya begitu menggila, laki-laki itu begitu pandai merayu, membuat dia terlena bahkan tidak sadar jika semua pakaian nya telah menghilang.
Berlahan bibir dan li..dah itu turun ke da..da nya, menyesap ujung nya dengan lembut, seketika de..sa..Han dan e..ra..ngan manja keluar dari bibir mungil itu.
yah apalagi ketika serangan tiba-tiba naik ke perut dan kepalanya, saat da..da..dan dibawah sana di mainkan, zehra jelas menggila, dia bingung ada apa dengan respect tubuhnya.
Dia jelas menolak, tapi tubuh nya sama seklai tidak mau menolak, bahkan meminta lebih dari ini.
Awalnya dia seperti ingin pipis, lalu sesuatu terasa basah dan..dan....
"Keluarkan"
laki-laki itu berbisik lembut
Yah akhirnya sesuatu yang aneh keluar dari bawah sana, rasanya begitu melegakan, terasa begitu menyenangkan, tapi tiba-tiba sesuatu yang besar mencoba melesak masuk, mendesak dan memaksa dibawah sana.
zehra jelas langsung terbelalak kaget, rasa sakit mendominasi secara tiba-tiba, dia langsung mendorong tubuh itu dengan kuat.
"Sakit..sakit.."
teriak nya kemudian
laki-laki itu menyentuh wajahnya, membelai lembut wajahnya
"Baby look at me, lihat mataku hmm"
zehra berusaha memberontak, menggenggam erat lengan laki-laki itu, jari-jari nya jelas terbenam di antara lengan-lengan kokohnya, dia berusaha bergerak dan mundur secara refleks.
"No... tuan"
seketika tangisnya pecah, kenikmatan yang tadi tiba-tiba berubah menyakitkan, air matanya mulai tumpah.
"Lihat aku baby, lihat.."
bola mata zehra yang tergenang air berusaha menatap wajah laki-laki itu, dengan lembut laki-laki itu menghapus air matanya, dia tampak diam, dibawah sana terus berusaha menggesek-gesek dengan sempurna, meskipun terasa nik..mat zehra tahu jika kembali dimasukkan rasanya akan menyakitkan seperti tadi.
laki-laki itu meletakkan tangan Zahra ke punggung nya
"Ini untuk pertama kali nya bukan? semua akan sakit sebentar, sebentar saja, setelah itu akan kembali nik..mat seperti tadi"
ucap laki-laki itu pelan
"Dan aku hancur"
ucap zehra pelan, dia kembali menumpahkan air matanya.
seketika laki-laki itu terdiam, keinginan nya yang mendominasi sejak tadi tiba-tiba menghilang begitu saja saat mendengar gadis itu bicara begitu.
Oh damn it
sejak kapan dia punya hati?
"Lalu apa yang harus kita lakukan hmm? kau mau melakukan nya setelah kita menikah?"
"Ya?"
tiba-tiba gadis itu mengerutkan dahinya.
"Kita akan menikah besok"
setelah berkata begitu, laki-laki itu tiba-tiba menjauhkan tubuhnya dari zehra, mencari pakaian gadis itu lantas menggunakannya seperti orang tua memakaikan pakaian pada anaknya.
zehra hanya menatap wajah laki-laki itu beberapa waktu, tampak bingung dan tidak tahu harus berkata apa.
"Tidurlah"
ucap laki-laki itu sambil menaikkan selimut ke tubuh zehra, dia berbaring disamping zehra kemudian memeluk erat tubuh gadis itu.
"Tidurlah, besok kita akan mengurus berkas-berkas nya"
setelah berkata begitu, dia memeluk erat tubuh zehra, mencium tengkuknya kemudian terlelap dibelakang zehra.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 261 Episodes
Comments
Alpha
gk main solo dulu, bung?bisa tuh ditahan smpe besok?nyut²an dah pasti
2023-09-30
0
Betty Aryani
player baru dpt yg ori n gress...besok kita nikah tenang n bobok aja dulu...besok kita lanjut untuk glenyer2
2023-02-15
0
Mam ann
lah kok tidur thor bukannya udah mau masuk ya,tangung udah sakit kak thor😄🤣
2023-02-06
0