Kenapa kamu mau menikahi zehra?
Aku butuh pendonor sum-sum tulang belakang untuk zaffa.
Arash tampak duduk di atas kursi sofa yang menghadap ke arah kasur dimana zehra tengah tertidur pulas, bola mata nya jelas menatap tajam wajah gadis itu.
Pendonor tulang sumsum belakang.
Berapa lama mereka mencari pendonor yang cocok? sudah lebih dari 5 tahun, anta jelas tidak memiliki kesamaan, lalu tanpa sengaja pencarian berakhir pada gadis bernama zehra.
Debora jelas menentang keadaan, zehra bukan gadis yang boleh dia manfaat keadaan nya, tapi zaffa jelas membutuhkan itu secepatnya.
Masih terpatri di ingatannya saat doktor Sahara berkata.
"Semakin lama kalian mendapatkan nya, semakin memperburuk kondisi zaffa"
Dokter Sahara berkata cepat.
"Berapa besar kesuksesan nya?"
Arash terus memperhatikan zaffa dari arah balik kaca.
"Mereka 1 darah, aku tidak bilang kemungkinan nya kecil, semua tinggal tergantung zaffa, mau atau tidak menerima pendonor nya"
Dokter Sahara tampak tahu betul karakter zaffa.
"Dia jelas menolak anta, syukur nya anta memang tidak punya kecocokan dengan sumsum tulang belakang nya, tapi jika dia tahu identitas asli zehra, aku yakin dia masih akan tetap menolak nya juga"
Dokter Sahara bicara sambil melirik ke arah Arash.
"Cara terbaik untuk membohongi diri nya dengan mengatakan zehra adalah orang asing yang siap mendonorkan tulang sumsum belakang nya"
"Tapi yang akan jadi pertanyaan besar zeffa, kenapa ada gadis sebaik itu di dunia ini, rela mengorbankan masa depannya untuk orang lain, dan yang akan jadi pertanyaan besar uny zehra adalah, dia tidak akan punya alasa. untuk berkata iya sebab dia bahkan tidak mengenal kalian"
jelas dokter Sahara cepat.
"Solusi terbaiknya?"
Arash bertanya sambil mengerutkan dahinya.
"Datangi dia dan jadikan bagian dari keluarga"
"Lebih bagusnya, nikahi dia"
Tiba-tiba seseorang muncul dari arah belakang nya, seorang laki-laki berusia sekitar 30 tahunan.
"Dengan begitu dia tidak punya alasan lain untuk menolak permintaan mu"
Ucap laki-laki itu sambil melebarkan senyumannya.
Arash tampak menyentuh ujung kening nya.
"Kau pasti bercanda"
Arash jelas menolak nya.
"Sudah waktunya juga kamu membina hubungan rumah tangga, usia mu sudah cukup matang"
Dokter Sahara bicara sambil menepuk pundak Arash.
"Itu hanya akan mempersulit langkah ku, Brian"
Arash bicara sambil melirik ke arah laki-laki yang dia panggil Brian.
Laki-laki itu terkekeh.
"Bukankah kamu type laki-laki yang tidak mungkin jatuh cinta? kenapa kamu harus berfikir dia akan menjadi hambatan untuk mu"
"Aku tidak setuju ide konyol itu, pernikahan bukan untuk permainan"
tiba-tiba Debora muncul dari arah belakang, menatap tajam bola mata Brian.
"Kamu fikir pernikahan itu seperti sebuah permainan? itu hubungan yang terikat secara lahir dan batin, perempuan punya hati, jangan kamu fikir kami para perempuan tidak memiliki hati seperti kalian"
Debora mendengus kasar.
"Cari pendonor lain, aku tidak setuju dengan ide seperti itu"
lanjut Debora.
"Tapi waktu kita semakin menyempit, semakin lamban kita mencari, semakin buruk Keadaan zaffa"
Ucap Dokter Sahara.
Debora menatap ke arah Arash.
"Aku tahu kamu begitu menyayangi zaffa, tapi sayang tidak berarti harus mengorbankan masa depan orang lain, gadi itu juga terlalu lama menderita sebelum ini, kau hanya akan jadi laki-laki pengecut yang merampas kebahagiaan yang sesungguhnya mungkin boleh dia dapat kan dari laki-laki lain"
Arash mengusap kasar wajah, sesekali dia menarik panjang nafasnya.
"Aku tidak punya pilihan lain"
Ucap nya lirih lantas mulai berdiri dari duduknya, mempersiapkan diri untuk turun dari pesawat pribadi mereka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 261 Episodes
Comments
Salma Suku
Ya ampun tega banget kalian...cari solusi lainkah...
2024-08-30
0
Mus Zuliaka
omaygat ksian zehra 😭😭
2023-06-09
0
🌾lvye🌾
kasihannya zahra 😔 aq kira arash cinta 🥺
2023-02-09
0