Seorang gadis cantik berusia sekitar 22 tahunan tampak masuk dari arah pintu depan sebuah perusahaan lantas naik melalui anak tangga satu persatu dengan gerakan sedikit tergesa-gesa, tampak bola matanya memerah karena rasa sedih, marah dan kecewa memecah menjadi satu didalam hatinya.
Brakkkk
seketika gadis itu membuka pintu sebuah ruangan dengan gerakan penuh kekesalan.
Seorang laki-laki dengan aksen wajah Eropa berusia sekitar 35 tahunan tampak duduk di atas sebuah kursi kerja, menghadap sebuah laptop dan beberapa berkas-berkas yang memenuhi mejanya. Seketika laki-laki itu mengerutkan dahinya saat gadis itu masuk dengan cara yang sedikit tidak beretika menurut dirinya.
"Kau sudah tahu berita nya? mencoba untuk menyembunyikan semua nya dari ku?"
Suara gadis itu terdengar begitu marah, memenuhi seluruh isi ruangan itu dengan perasaan kesal.
"Bisa turunkan oktaf suara mu? dan biasakan bicara lebih sopan dengan orang yang lebih tua dari mu"
Laki-laki itu bicara cepat, lantas berusaha mengabaikan gadis itu.
"Enardo..."
Gadis itu bicara mendekati meja kerja laki-laki itu, dia melotot kesal dengan ekspresi laki-laki itu.
"Kau berani mengabaikan ku?"
Yang dipanggil enardo kembali menoleh ke arah gadis itu, dia menatap dalam bola mata gadis yang ada dihadapannya itu.
"Bicaralah,Anta"
Gadis yang dipanggil Anta langsung bicara dengan tidak sabaran.
"Arash telah menikah dengan seorang gadis dari Indonesia"
Seolah-olah itu bukan berita yang mengejutkan, ekspresi wajah laki-laki itu tampak biasa-biasa saja.
"Sudah aku duga, kau tahu semuanya dan menyembunyikan berita ini dari ku"
Gadis itu kembali begitu marah, menatap enardo dengan penuh kebencian.
"Aku mencintai nya, aku adalah Calon istri nya, bagaimana bisa dia menikahi gadis lain selain daripada diri ku?"
Anta jelas merasa marah, perjodohan yang di atur Daddy nya dulu saat mereka masih anak-anak rupanya gagal total, laki-laki itu sejak dulu hingga sekarang tetap saja tidak pernah mencintai dirinya.
Anta fikir Arash tidak mungkin benar-benar menikah ketika berada di Indonesia, tapi rupanya laki-laki itu benar-benar menepati janji nya.
"Aku akan menghancur pernikahan mereka"
Kilatan api amarah tampak terlihat jelas di balik bola mata Anta, dia jelas tidak rela laki-laki itu meninggalkan dirinya karena gadis yang tidak diketahui asal-usulnya itu.
"Apa kau sudah kehilangan harga diri mu, anta?"
Enardo bertanya sambil menatap tajam bola mata Anta.
"Bangunlah dari mimpi panjang mu, laki-laki itu sejak awal memang tidak pernah mencintai mu"
Setelah berkata begitu enardo kembali melanjutkan pekerjaannya.
"Kau berani menceramahi ku, enardo?"
Gadis itu jelas marah mendengar kan ucapan enardo.
"Apa kau lupa bagaimana posisi mu, dirumah ini?"
Anta bicara dengan dada bergemuruh, menatap penuh kemarahan saat mendengar ucapan pedas laki-laki itu tadi.
"Kau hanya anak yang di pungut Daddy ku"
Pekik Anta dengan arogan nya.
Enardo kembali menghentikan pekerjaannya, bola matanya menatap kembali ke arah Anta.
"Meskipun aku bukan orang penting bagi diri mu, tapi jangan lupa, aku adalah orang yang Daddy mu percayakan untuk mengurus diri mu bahkan seluruh keluarga Cullen company hingga akhir setelah kematian Daddy mu 15 tahun yang lalu"
Ucapan enardo jelas membuat kesal Anta.
"Kau hanya mengurus ku hingga waktu pernikahan ku, setelah itu aku bisa mengambil seluruh hak ku dari mu"
Ucap Anta sambil menatap tajam ke arah enardo, memukul kesal meja kerja laki-laki itu dengan penuh kebencian.
"Maka cari laki-laki baik yang mencintai mu, bukan yang kamu cintai bahkan hanya sekedar menginginkan kekayaan Cullen company, jika waktu itu tiba, aku akan pergi dengan senang hati dari sini"
"Enardo"
Bentak Anta kesal.
"Aku lebih pantas kau panggil uncle"
Setelah berkata begitu, enardo kembali melanjutkan pekerjaannya, mengabaikan gadis arogan yang ada dihadapannya itu.
Anta jelas semakin marah, gadis itu fikir bicara dengan laki-laki bukan mendapatkan pemecahan masalah namun malah semakin memperburuk masalah.
Anta memitar tubuhnya dengan perasaan marah yang semakin menjadi-jadi, membuka pintu ruangan itu kemudian membanting nya dengan penuh kemarahan.
Enardo menoleh ke arah pintu, laki-laki itu menarik nafasnya kasar, kemudian tangannya mulai mengendurkan dasi miliknya dengan perasaan yang sulit dia jelaskan.
Dia nyaris tidak punya kesabaran menghadapi gadis kecil itu, sifat arogan Anta jelas mengganggu dirinya. Mungkin karena di mansion dia menjadi putri kesayangan semua orang, bahkan sang mommy gadis itu begitu memanjakan nya.
Enardo jelas sudah sejak lama ingin keluar dari silsilah keluarga Cullen company,tapi tuan Cullen memberikan surat wasiat luar biasa untuk dirinya 15 tahun yang lalu sebelum kematiannya yang penuh rahasia, dirinya menjadi ahli waris utuh sebelum Anta menikah.
Meskipun ditentang seluruh keluarga luar Cullen, tapi sang istri tuan Cullen dan adik laki-laki tuan cullen yang usianya tidak jauh berbeda dari nya jelas menyetujui nya, wanita dan laki-laki itu tahu enardo mampu menjaga mereka dari gangguan orang-orang serakah setelah suami dan kakak nya meninggal dunia.
Adik tuan cullen jelas bukan laki-laki yang tertarik mengurusi perusahaan, laki-laki itu lebih suka berada di dunia mafia yang begitu terkenal kejam, dia hanya berkata
"Aku akan menghancurkan perusahaan ketika aku di paksa terjun mengurusi soal saham dan kertas-kertas pekerjaan"
Enardo sedikit pun tidak berfikir untuk mengambil hak di cullen company, dia ingin Anta tumbuh dewasa dengan cepat lalu mengambil alih seluruh urusan yang menjadi beban nya selama ini, hingga dia bisa dengan tenang meninggalkan keluarga Cullen secepat nya.
Tapi gadis itu bahkan hingga sekarang sedikit pun tidak pernah bersikap dewasa. Bagi enardo tidak heran jika Arash menjauhi nya, tidan ada satu laki-laki pun yang sunggup mengahadapi keliaran sifat anta.
Kapan kau akan dewasa, anta!
Enardo meraup kesal wajahnya untuk beberapa waktu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 261 Episodes
Comments
Yanti Damay
antasida kpn dewasany
2023-07-15
0
Intan Anggraeny
next
2023-06-14
0
Mus Zuliaka
sama mba, di tempatku jg 😅 anta alias ngk ada rasanya.
2023-06-09
0