BRAK
Anita menutup pintu dengan keras membuat Aldo terkejut dan mengusap dadanya lalu ia mengikuti Anita. Ia tak akan membiarkan Anita mengendarai mobil dengan keadaan kacau seperti ini.
Di dalam mobil baik Aldo maupun Anita saling diam
Aldo fokus menyetir sedangkan Anita menatap jalanan dari sisi kiri jendela.
"Dimana alamat rumahmu" tanya Aldo memecah keheningan.
"Di Perumahan xxx Jalan xx No 10 A" jawab Anita singkat tanpa melihat Aldo,Membuat aldo menghela nafas kasar.
Setelah beberapa menit mereka sampai di rumah anita,mereka turun dari mobil setelah Aldo memarkirkan mobil Anita di garasi.
Pandangan Aldo menelusuri rumah Anita terlihat rumah minimalis bercat biru dan mempunyai halaman cukup luas di halaman rumah terdapat berbagai macam bunga yang di tanam disana
menambah kesan sejuk dan damai,dan di dekat tanaman bunga terdapat ayunan dan tempat duduk beserta mejanya untuk bersantai.
"Udah sampai kenapa kamu masih disini?? Pulang sana!!" usir Anita judes dan tatapan Anita berubah menjadi dingin tak seperti kemarin yang selalu hangat jika menatapnya.
"Baiklah. Sekali lagi gw minta maaf" ucap Aldo lalu berbalik pergi,begitu pun Anita langsung berjalan memasuki rumah nya. Baru akan memesan taksi online Aldo dikejutkan suara teriakan minta tolong dari dalam rumah Anita dan diyakini itu adalah suara Anita,tak ingin terjadi apa-apa Aldosegera berlari kembali menuju rumah Anita.
Saat sudah masuk rumah Anita ia melihat wanita itu menangis sambil memangku seorang wanita paruh baya di ruang tamu,yang diyakininya itu adalah ibu Anita
"Apa yang terjadi" tanya Aldo
"Aku gak tau. Saat aku masuk ibu udah begini" ucap Anita masih menangis dan mendekap ibunya.
Tanpa meminta persetujuan,Aldo membopong tubuh tua itu menuju mobil Anita,membaringkan ibu Anita di jok belakang dengan berbantal paha Anita sebagai penyangga kepala Diana.
Anita terus menangis dan memanggil ibu nya berharap ibunya bangun.
"Bu bangun bu,jangan tinggalin Anita. Nita udah gak punya siapa-siapa lagi selain ibu" isak Anita. Menyesal telah meninggalkan ibunya tadi pagi padahal tadi pagi ibunya terlihat sangat pucat tapi bagaimana lagi ia juga terikat janji dengan Aldo dan harus berakhir seperti ini.
Aldo melajukan mobil dengan kecepatan penuh,Ia melihat Anita terus menangisi ibunya,Ia semakin bersalah. Andai saja dari awal perjanjian itu tidak terjadi semua tidak akan seperti ini.Sungguh bodoh Aldo kenapa dari awal tidak jujur denganya malah memilih cara seperti ini untuk menarik perhatiannya.
Niat awal Aldo adalah ingin membuat Anita jatuh cinta kepadanya karena ia yakin dengan pesonananya ia kan membuat Anita bertekuk lutut kepadanya.
Dengan membuat Anita jatuh cinta terlebih dulu ia tidak perlu susah payah mengungkapkan perasaannya karena ia pikir Anita sama dengan para wanita diluaran sana yang begitu mudah jatuh dengan pesonanya.Tapi ia salah Anita adalah wanita berbeda dan patut untuk di perjuangkan.
Setelah beberapa saat mereka sampai di Rumah Sakit terbaik di Surabaya. Aldo memilih rumah sakit terbaik untuk calon mertuanya. *Cie calon mertua🤭*🤭
Diana segera di bawa masuk ke IGD dan segera di tangani. Anita memberontak ingin masuk tapi ditahan oleh suster.
Aldo memeluk anita dan terus mengelus punggung Anita agar lebih tenang. Dan sekarang Anita jauh lebih tenang merasakan kenyaman saat di pelukan Aldo.
CEKLEK
Pintu ruangan IGD terbuka
"Maaf mbak,ibu mbak sudah sadar dan ingin berbicara dengan mbak" ucap Suster.
"Baik Sus,terimakasih" lalu berjalan keruang IGD dan di ikuti Aldo.
Pemandangan menusuk hati saat melihat ibunya terbaring lemah di atas brangkar rumah sakit dengan berbagai alat yang menempel di tubuh ibunya.
Anita berjalan perlahan dan menggenggam tangan sang ibu yang begitu dingin,ia berusaha tegar dan menahan air matanya.
Merasakan tangannya di nggenggam seseorang Diana tersenyum manis melihat orang yang menggenggam tangannya,siapa lagi kalau bukan putrinya.
Seketika pertahanan Anita runtuh untuk tidak menahan tangisnya,ibunya masih bisa tersenyum di saat seperti ini. Anita menangis dan mengecup tangan ibunya berkali-kali.
Aldo berdiri disamping Anita juga turut merasakan kesedihan,matanya memerah menahan tangis.
"Nita kesayangan ibu" lirih Diana
"Iya bu,Nita disini"
"Ibu pernah bilangkan ibu akan pergi dengan tenang jika kamu sudah menikah" ucap Diana lirih lalu tatapan matanya beralih menatap Aldo.
Mengerti akan tatapan ibu Anita,Aldo memperkenalkan dirinya.
"Saya Aldo bu teman dekat Anita" ucap aldo memperkenalkan diri dan diangguki Diana sambil tersenyum.
Teman dekat? Sejak kapan kita pernah dekat?.batin anita.
"Bu Anita akan menikah tapi nanti jika ibu udah sembu,sekarang ibu gak usah berpikiran macam- macam bu".
"Tapi ibu ingin melihat kamu menikah sekarang nak,ibu rasa umur ibu sudah tak akan lama lagi" lirih ibu suaranya begitu lemah
"Iya tapi dengan sia_"
"Saya akan menikahi Anita bu" ucap Aldo lantang tanpa ada keraguan.
JEDERRRRRR
Bagai disambar petir di siang hari jantung Anita berdegub kencang. Anita menarik Aldo keluar dari ruangan itu dan ia menatap Aldo tak mengerti jalan pikiran Aldo kenapa begitu mudahnya mengucapkan kata menikah. Apa dia tak tau apa arti menikah? Apa dia pikir ini permainan?.
"Kamu bercanda? Apa kamu tau arti dari pernikahan?"
"Gw tau bahkan sangat tau. Tatap mata aku. Sebelumnya gw pernah bilang kan kalau gw sudah mencintai loe sejak awal kita bertemu" ucap Aldo memegang kedua sisi pundak Anita.
Anita menatap mata Aldo tidak ada kebohongan disana dan yang dia lihat adalah ketulusan dan kesungguhan. Anita dilema saat ini karena ibunya tak pernah meminta apapun kepadanya dan ini adalah permintaan pertama ibu nya di saat ibunya sedang sekarat. Apakah ia harus menerima Aldo sebagai suaminya karena ibunya atau ia menerima Aldo karena ucapan cinta Aldo? Disisi lain ia sudah tak percaya dengan yang namanya cinta.
"Pernikahan bukanlah permainan Al,dan aku hanya ingin menikah satu kali seumur hidup ku"
"Dan kau tau perbedaan umur kita sangat jauh,kau masih muda dan sedangkan aku" ucap Anita menundukan wajahnya.
"Aku sudah tau. Perbedaan umur kita memang jauh tapi aku mencintaimu apa adanya dan aku mencintaimu tanpa syarat" ucap Aldo meyakinkan.
"Lihat aku" mengakat dagu Anita dengan jarinya dan menatap kedua mata itu dengan lekat.
"Tahukah kamu? Satu-satunya orang yang memenuhi syarat untuk menjadi istriku adalah kamu. Aku tidak peduli Usia mu atau apapun itu karena, syarat pernikahan yang langgeng adalah jatuh cinta berkali-kali pada orang yang sama. Aku juga sepertimu aku ingin menikah sekali seumur hidup ku,jadi ANITA,WILL YOU MARRY ME? ucap Aldo masih menatap lekat Anita.
Lidah anita kelu mendengar ungkapan perasaan Aldo tapi melihat kesungguhan Aldo,hatinya yang tadinya mati suri kini mulai bergerak kembali, ia menjawab dengan anggukan membuat Aldo tersenyum bahagia lalu memeluk Anita erat. Beruntung suasana disana sepi,jika ramai pasti banyak orang yang menyoraki mereka.
"Katakan,aku ingin mendengarnya" ucap Aldo masih memeluk Anita.
Anita melepas pelukanya membuat Aldo keheranan,lalu Anita terdiam sambil menatap Aldo intens. Membuat aldo mengerutkan kening nya. Ia takut Anita berubah pikiran. Tapi rasa takutnya hanya sementara setelah ia mendengar kalimat dari Anita yang ia nantikan sejak tadi.
"Yes I Do" ucap Anita walau hatinya masih ragu tapi ini semua demi ibunya.Dan untuk kedepannya ia akan belajar mencintai Aldo.
"YESSS " teriak Aldo bahagia dan mengepalkan tangannya keatas.
"Terimakasih. Satu-satunya hal yang bisa kujanjikan padamu saat ini adalah hatiku yang tulus. Akan kulakukan yang terbaik untuk mencintaimu dengan cara yang sama seperti hari ini seumur hidupku." ucap Aldo lalu memeluk Anita lagi.
Cup
Satu kecupan mendarat dikening Anita begitu dalam. Hati Anita menghangat saat merasakan benda kenyal itu menempel di kening nya, awalnya ia terkejut tapi setelah itu ia pun memejamkan matanya.
EHEM
Suara deheman seorang suster mengagetkan mereka berdua.
"Kalau mau mesra-mesraan tau tempat dong"ucap suster tersebut lalu pergi meninggal mereka berdua.
"Tak tau tempat,apa dia tak tau sudah membuat iri para jomblo termasuk diriku ini,haisssss"gerutu
suster tersebut.
"Ayo kita kasih tau ibu jika kita akan menikah" ucap Aldo menggandeng tangan Anita dengan penuh semangat.
Awal perjalanan cinta aldo dan anita akan di mulai dan konflik akan mulai berdatangan
stay tune ya readers ku tersayang🥰
jangan lupa like,vote,dan komentar ya😘
biar author tambah semangat nulisnya🥰
matur suwun😘😘
love you all😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 174 Episodes
Comments
Ari Ani
semangat Aldo💪kejar cintamu
2024-07-15
0
Zaky Sinaga
jangan terlalu banyak komplik nya ya Thor...
2023-12-17
2
Ely
Love you aldo..
2023-01-15
0