Setelah selesai mandi Anita memakai kaos oblong dan hotpant kebanggaanya.
Tok tok tok
Bunyi ketokan pintu.
"Nit ayo buruan makan" panggil Diana
"Iya bentar Bu," sahut Anita sambil berjalan keluar kamar dan berjalan keruang makan.
Sampai di meja makan Diana sudah duduk dan disusul Anita.
"Sepertinya enak ini Bu rendang dagingnya" ucap Anita sambil nasi dan teman temannya di isikan kepiringnya.
"Lho iya donk masakan Ibu gitu" ucap Diana membanggakan diri.
"Ibu gak makan?" tanya Anita ke Ibunya yang hanya duduk sambil melihatnya makan.
"Ibu udah makan tadi nak" jawab Diana dengan memperhatikan putrinya makan dengan lahap.
"Hemmm Ibu masakannya emang paling the best" puji Anita.
"Nita nambah lagi ya Bu laper banget soalnya".
"Apa menangis membuatmu kelaparan nak" tanya Diana.
Anita yang mendapat pertanyaan dari Ibunya itu pun hanya mengangguk sambil makan dengan lahap. Setelah selesai makan dan mencuci piring,kini Anita dan Diana nonton televisi bersama.
"Bu,diumur Anita yang 35 tahun ini apa ada yang masih mau denganku" tanya Anita.
''Pasti banyak yang mau lah nak,kamu itu cantik putih mulus dan body mu itu juga sexy kayak Ibu"jawab ibu dengn bercanda.
"Ihh ibuu" rengek Anita.
"Emang benar kok,lha wong Gen mu itu dari ibu yang cantik dan bohay ini" jawab Diana tergelak.
Pada dasarnya emang iya Diana itu keturunan dari ayahnya warga Negara Amerika dan ibunya asli Surabaya,maka dari itu Diana walau usia sudah 52 tahun pun masih tetap cantik dan kecantikannya munurun ke anaknya Anita yang berwajah kebulean,sedangkan suaminya Diana berkulit eksotis dan berbadan gempal.
"Ibu mah,tapikan Ibu tau sendiri Anita sudah gak muda lagi dan bisa disebut PERWAN TUA" lirih Anita.
"Nak jodoh maut itu rahasia Allah,jangan Ineskur gitu donk" sahut Diana.
"Bukan Ineskur Bu tapi Insecure" ralat Anita.
"Hehehe maklum lidah Ibu kaku".
"Jangan dipikirkan Nak,pasti Allah sekarang sedang mempersiapkan jodoh yang terbaik buat kamu,semua kejadian yang kamu alami pasti ada hikmahnya Nak jadi jangan merasa ineskur ya" nasehat Diana.
"Iya bu,aminnn" sahut Anita.
"Ya udah Bu,aku tidur dulu ya udah tengah malam" pamit Anita menuju kamarnya.
"Iya Ibu juga dah ngantukk " sahut Diana juga memasuki kamarnya.
Setelah sampai kamar Anita merebahkan tubuhnya dan menatap langit-langit kamarnya.
'Jujur aku masih mencintainya walaupun akan sulit melupakannya akan aku coba' batin Anita.
"Aku tak boleh menangisi lelaki brengsek seperti dia,cukup kali ini aja disakiti aku tidak mau jatuh cinta lagi" ucap Anita menarik nafas dalam dan menghembuskannya perlahan.
"Air mata sialann kenapa tidak mau berhenti" isak Anita.
Hiks hikss hikss
Rasa sakit hati dan kecewa semua bercampur jadi satu membuat dadanya terasa sesak
terlalu banyak menangis membuat dirinya lelah dan terlelap dalam tidurnya.
*****
Dibelahan bumi lainnya.
"Stoppp ,ini menyakitiku tolong lepaskan aku" mohon wanita itu.
"Tidak akan aku lepaskan,karena kaulah yang membuat dia pergi dari hidup ku" geram lelaki itu yang tak lain adalah Bram.
"Ampun Bram,ini sangat sakit" mohon Siska lagi.
"Hiks hikss " tangis Siska.
Hanya bisa menangis dan pasrah sudah memohon berkali kali untuk menghentikannya akan tetapi Bram seakan tidak mendengarkan permohonannya.
Bram tak peduli karena dia sangat marah dengan Siska dan inilah hukuman yang pantas untuk orang seperti Siska.
Sakit sangat sakit mungkin ini karma untuknya yang kata orang 'Karma di bayar tunai'.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 174 Episodes
Comments
Eli Elieboy Eboy
𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚂𝚒𝚜𝚔𝚊 𝚍𝚘𝚊𝚗𝚔 𝚡 𝚢𝚐 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚔𝚎𝚗𝚊𝚔 𝚔𝚊𝚛𝚖𝚊
𝚢𝚊 𝚋𝚛𝚊𝚖 𝚋𝚛𝚞𝚖 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚔𝚎𝚗𝚊𝚔 𝚔𝚊𝚛𝚖𝚊 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚍𝚘𝚗𝚔
𝚎𝚗𝚊𝚔 𝚋𝚎𝚗𝚎𝚛 𝚋𝚛𝚊𝚖 𝚋𝚛𝚞𝚖 𝚒𝚝𝚞
2024-08-10
0
Akun Tiga
bram harusnya dapat karma juga
2024-05-20
0
Rusiani Ijaq
karna terlalu banyak yg sdh dibaca jd ada di titik jenuh eeeeee tiba" LG scroll" ketemu dg cerita ini auto ketawa" bacanya. Krn emaknya jg menghibur kata" 👍💪
2024-05-01
0