NovelToon NovelToon
Naga Medis Dari Puncak Kunlun

Naga Medis Dari Puncak Kunlun

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Dua puluh tahun lalu, malam berdarah menghancurkan Klan Lin di Ibu Kota Yanjing. Lin Xuan, yang saat itu baru berusia lima tahun dan menderita keracunan meridian mematikan, diselamatkan oleh seorang pertapa misterius menuju Lembah Kabut Abadi di Pegunungan Kunlun. Di sana, ia digembleng oleh Tujuh Guru Agung yang masing-masing merupakan legenda hidup di bidangnya: pengobatan kuno, bela diri dalam (Neigong), alkimia, formasi/fengshui, senjata rahasia, strategi finansial bawah tanah, dan intelijen global.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10: Tiga Ratus Pasukan Mengepung Gedung dan Satu Hentakan Kaki Membelah Aspa

Pukul dua belas siang tepat.

Jalan raya utama di depan menara kembar Su Group telah ditutup paksa oleh barisan lima puluh mobil van hitam dan sedan mewah. Ratusan warga dan karyawan perkantoran di sekitar kawasan bisnis tampak menonton dari kejauhan dengan wajah ketakutan, tidak berani mendekat.

Di halaman plasa depan lobi gedung Su Group, tiga ratus pria berbadan kekar dengan tato harimau hitam di lengan berdiri membentuk formasi setengah lingkaran, masing-masing menggenggam pipa baja dan golok panjang yang berkilau dingin di bawah terik matahari. Lebih dari dua puluh satpam gedung Su Group sudah terkapar babak belur di lantai marmer.

Di bagian paling depan, duduk tiga orang di atas kursi kayu cendana yang sengaja diletakkan menghadap pintu lobi:

Di sebelah kiri adalah Wang Teng yang wajah dan hidungnya dibalut perban tebal, menatap pintu gedung dengan mata merah penuh dendam kesumat. Di sebelah kanan adalah ayah Wang Teng sekaligus Patriark Klan Wang, Wang Zhentian, seorang pria paruh baya berwajah garang dengan setelan jas hitam. Dan tepat di kursi tengah, duduk seorang pria botak berusia empat puluhan dengan jubah bela diri hitam tanpa lengan. Di sekujur dadanya yang bidang terdapat bekas luka peluru dan tebasan pedang yang mengerikan, sementara di kedua tangannya terpasang sepasang Sarung Tangan Besi Baja Hitam.

Dialah penguasa mutlak dunia bawah tanah Pelabuhan dan Kota Jianghai selama lima belas tahun terakhir—Lei Qianhu (Harimau Lei), seorang petarung ganas yang telah menembus tingkat Setengah Langkah Grandmaster (Half-Step Zongshi)!

"Sudah pukul dua belas lewat satu menit!" Wang Zhentian melirik jam tangan emasnya, lalu berteriak menggunakan pengeras suara hingga suaranya menggema ke seluruh gedung Su Group. "Su Qingxue! Dan bocah gunung bernama Lin Xuan! Kemarin malam kau berani menyuruh Klan Wang berlutut di depan gerbang kalian pukul dua belas siang ini, bukan?! Sekarang aku, Wang Zhentian, bersama Kakak Besar Lei Qianhu sudah ada di depan gerbangmu! Keluar dan berlututlah untuk menerima kematianmu, atau dalam tiga menit aku akan memerintahkan tiga ratus orang membakar gedung ini sampai ke pondasinya!!"

"Keluar dan terima kematianmu!!"

Tiga ratus anak buah Lei Qianhu serempak menghentakkan pipa baja mereka ke lantai plasa, menimbulkan suara gemuruh (BUM! BUM!) yang membuat kaca-kaca jendela lantai dasar bergetar hebat!

Di lobi dalam gedung, Su Qingxue dan Qin Rou baru saja turun dari lift bersama belasan staf eksekutif yang gemetar ketakutan.

"Lin Xuan, jangan keluar!" Qin Rou menarik lengan kemeja Lin Xuan dengan wajah cemas. "Lei Qianhu bukan petarung biasa seperti Master Hei Xiong kemarin! Lima belas tahun lalu dia seorang diri membantai tiga geng besar di pelabuhan dan sudah mencapai tingkat Setengah Langkah Grandmaster! Bahkan kakekku bilang, di seluruh Kota Jianghai hampir tidak ada yang sanggup menahan tiga pukulannya!"

Su Qingxue juga berdiri di depan Lin Xuan dengan wajah tegas meski tangannya dingin. "Benar, Lin Xuan. Aku sudah menghubungi pihak kepolisian kota dan Tuan Besar Hong, kita tahan pintu lobi sampai bantuan datang!"

Lin Xuan tersenyum lembut melihat kedua wanita cantik itu berusaha melindunginya. Ia menepuk punggung tangan Su Qingxue, lalu mengambil secangkir kopi hangat yang baru saja diseduh oleh sekretaris di meja resepsionis.

"Polisi tidak akan berani menyentuh pertarungan dunia bela diri, dan kalau urusan sekecil ini saja harus menunggu Hong Tianba, kapan aku bisa minum kopi dengan tenang?"

Tanpa menunggu jawaban keduanya, Lin Xuan melangkah santai melewati pintu kaca otomatis lobi yang hancur, berjalan keluar menuju plasa terbuka seorang diri sambil menyesap kopinya!

Begitu melihat Lin Xuan keluar seorang diri tanpa membawa senjata apa pun, Wang Teng langsung melompat berdiri dari kursinya dan menunjuk Lin Xuan dengan histeris:

"Ayah! Paman Lei! Itu dia bocah gunung yang mematahkan hidungku dan merampas batu giok Paman Kedua! Bunuh dia! Cincang tubuhnya jadi sepuluh ribu potong!!"

Wang Zhentian menatap Lin Xuan dengan seringai kejam. "Bocah muda, aku akui nyalimu besar karena berani keluar sendiri. Kau pikir dengan mengandalkan sedikit ilmu silat dan gertakan kartu bank kemarin, kau bisa menumbangkan fondasi tiga puluh tahun Klan Wang di Jianghai? Hari ini, dengan Kakak Besar Lei Qianhu di sini, bahkan jika Dewa Langit turun pun tidak akan bisa menyelamatkanmu!"

Lei Qianhu yang duduk di kursi tengah perlahan mengangkat kelopak matanya. Sorot matanya yang tajam bagai harimau lapar mengamati langkah kaki Lin Xuan, namun karena Qi Lin Xuan telah menyatu sempurna dengan alam setelah membuka Segel Pertama, Lei Qianhu sama sekali tidak merasakan fluktuasi tenaga dalam dari tubuh pemuda itu—ia mengira Lin Xuan hanyalah petarung Tenaga Dalam biasa yang mengandalkan kecepatan!

"Wang Zhentian membayarku lima puluh juta dolar dan separuh saham dermaga timur untuk mengambil kepalamu serta Giok Darah Hati Naga milikmu," suara serak Lei Qianhu terdengar berat, disusul batuk tertahan dua kali sambil tangannya sedikit menekan dada kirinya. "Bocah, potong sendiri kedua tanganmu dan serahkan giok itu, maka aku, Lei Qianhu, akan berbaik hati menyisakan mayat yang utuh untukmu."

Lin Xuan berhenti sepuluh meter di depan ketiganya, lalu menyesap kopinya sekali lagi sambil menatap dada kiri Lei Qianhu.

"Lei Qianhu, lima belas tahun lalu saat kau merebut Pelabuhan Jianghai, dada kirimu tertembak peluru kaliber berat dari jarak dekat, bukan?" ucap Lin Xuan tenang. "Meskipun pelurunya sudah diangkat melalui operasi, serpihan timah beracun dan darah beku masih menyumbat titik meridian Feishu di paru-parumu. Setiap kali tengah malam atau saat turun hujan, dadamu terasa seperti ditusuk ribuan jarum es, dan kalau kau memaksakan diri mengerahkan tenaga dalam tingkat Setengah Langkah Grandmaster hari ini... kau tidak akan hidup lebih dari tiga hari lagi."

Wajah garang Lei Qianhu langsung berubah drastis!

Rahasia tentang luka lama di paru-parunya yang semakin memburuk adalah rahasia hidup dan mati yang bahkan tidak diketahui oleh istri maupun wakil kepercayaannya sendiri! Bagaimana mungkin pemuda berusia dua puluhan yang baru pertama kali melihatnya ini bisa menebak letak luka, gejala tengah malam, hingga sisa umurnya hanya dengan sekali pandang?!

"Jangan dengarkan omong kosongnya, Kakak Lei!" teriak Wang Zhentian yang takut Lei Qianhu ragu. "Bocah ini memang pandai menipu dengan kata-kata medis! Anak-anak, maju semua dan cincang dia sekarang!!"

"SERAAANG!!"

Tiga ratus preman elit pelabuhan di belakang Lei Qianhu langsung meraung buas dan menerjang maju secara serentak bagaikan gelombang pasang hitam! Tiga ratus pipa baja dan parang diayunkan ke arah Lin Xuan dari segala penjuru!

Di balik pintu kaca lobi, Su Qingxue dan Qin Rou menjerit histeris melihat Lin Xuan ditelan oleh kerumunan ratusan orang bersenjata!

Namun, di tengah kepungan tiga ratus parang tersebut, ekspresi wajah Lin Xuan bahkan tidak berubah sedikit pun. Tangan kirinya tetap memegang cangkir kopi tanpa menumpahkan setetes pun, sementara kaki kanannya diangkat sedikit lalu dihentakkan ke atas lantai plasa marmer!

"Tunduk!"

BOOOOOOMMM!!

Suara ledakan dahsyat yang terdengar seperti bom dinamit meledak di bawah tanah mengguncang seluruh plasa gedung Su Group!

Dari bawah telapak kaki kanan Lin Xuan, gelombang kejut Qi Kaisar Hijau menyapu keluar ke segala arah membentuk lingkaran cahaya transparan! Lantai batu granit dan aspal jalanan dalam radius tiga puluh meter langsung hancur terbelah dan terangkat ke udara bagaikan diterjang gempa bumi berkekuatan delapan skala Richter!

"AAARGH!!"

Tiga ratus preman kekar yang sedang berlari menerjang itu bahkan belum sempat menyentuh ujung pakaian Lin Xuan ketika gelombang kejut udara yang mengerikan menghantam dada mereka! Bagaikan barisan jerami yang disapu angin topan, ketiga ratus orang itu terlempar ke udara secara serentak bersama senjata-senjata mereka yang patah menjadi dua, lalu jatuh bertumpukan di sepanjang jalan raya sambil memuntahkan darah!

Hanya dalam satu hentakan kaki, tiga ratus pasukan elit bawah tanah Pelabuhan Jianghai rata dengan tanah!

Di tengah debu dan serpihan batu yang berterbangan, hanya Lin Xuan seorang yang masih berdiri tegak di pusat kawah retakan, menyesap sisa kopi hangatnya dengan tenang.

1
Eko🍤
ayooooo bantaaaaaaaiiiiii bantaaaaaaaiiiiii bantaaaaaaaiiiiii
Eko🍤
genre nya kultivasi modern ya Thor??
Surianto Tiwoel
💪💪💪
Aman Wijaya
gaaas terus Thor di tunggu updatenya 💪💪💪
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Aman Wijaya
gaaas terus Thor lanjut terus
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Aman Wijaya
gaaas pooolll njeduk terus Thor 💪💪💪
Aman Wijaya
jooooz kotos kotos Lin Xuan lanjutkan aksimu
Aman Wijaya
mantab Thor lanjut terus
Surianto Tiwoel
🔥🔥🔥
Nanik S
Lambang Sekte Matahari Hitam... ada tiga Orang.... bantai saja
Nanik S
Saling Provokasi👍👍👍
Nanik S
Keren.... injak saja kepala Tuan muda Wang
Nanik S
Shiiiiip💪💪💪
Nanik S
Bagus sekali
Nanik S
Awal yang menarik👍👍👍
Nanik S
Hadir...🙏🙏
andi_jinan_zain
kopi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!