NovelToon NovelToon
Gairah Musuhku

Gairah Musuhku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Perjodohan / Teen / Nikahmuda / Enemy to Lovers
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: HyMaira

Emily, Ratu Jalanan sekaligus ketua geng Sport Queen, dipaksa memilih antara masuk pesantren atau menikah setelah terus membuat orang tuanya khawatir. Tak disangka, pria yang dijodohkan dengannya adalah Reyze, ketua geng rival Black Lion Riders sekaligus musuh bebuyutannya.

Meski saling membenci, mereka terpaksa menikah diam-diam dan merahasiakan status mereka. Di depan publik mereka tetap rival, tetapi di balik pintu rumah harus belajar hidup sebagai suami istri.

Saat Emily masih terikat dengan pacarnya dan persaingan di dunia balap berubah menjadi ancaman mematikan, Emily dan Rey harus memilih: mempertahankan permusuhan atau memperjuangkan cinta yang perlahan tumbuh di antara mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HyMaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10

Deru mesin mulai meraung-raung, asap tipis mengepul di udara malam. Semua mata terarah ke dua motor yang sudah siap di garis start. Ziva dengan motornya yang lincah, sementara Gilang dengan tampang tenang tapi penuh percaya diri.

“Woooooyyy ZIVA!!!” teriak Caca di pinggir lintasan.

“Gas Gilaaang!!!” sorak pendukung WK dari seberang.

Lampu dari HP penonton berkelap-kelip, tanda balapan akan dimulai. Hitungan mundur terdengar, lalu…

BRUUMMMMMMMM!!!

Kedua motor melesat bagai panah. Angin malam seperti ikut terbawa derasnya kecepatan. Ziva menunduk rapat, tangannya lincah memutar gas. Gilang tak mau kalah, badannya condong, memotong tikungan tajam dengan mulus.

“WOYYYY GILA!!!” teriak Dion.

“ZIVA TETEPIN POSISI!!!” suara Nara sampai pecah.

Keduanya saling mendahului, saling pepet, bahkan hampir bersenggolan di tikungan terakhir. Semua orang menahan napas. Hingga akhirnya—

WUUUUSHHHHHH!!!

Dua motor itu melewati garis finish bersamaan. Penonton sontak meledak.

“ANJIRRR SERIIII!!!”

“GILA GILA GILA!!!”

“Sama kuatnya, cuyy!!!”

Sorakan semakin riuh, sebagian puas, sebagian kecewa. Namun dari kubu WK, wajah-wajah mereka berubah. Marcel melangkah maju dengan senyum miring, menatap Emily yang berdiri di antara teman-temannya.

“Kalau gini caranya, lo yang harus turun,dong sebagai ketua,Sport Queen. Jangan cuma jago ngomong,” tantang Marcel sambil menunjuk Emily.

Teman-teman Emily langsung riuh.

“Anjir, gila! Jangan dipancing,!”

“Udah lah, gausah turun!”

Tapi sorakan massa makin memanas, menekan Emily.

Dari kejauhan, Emily melihat Rey berdiri bersandar pada motornya, tatapannya menusuk ke arah Emily. Batin Emily bergejolak. Ia meraih ponselnya, jemarinya cepat mengetik:

From:Cowogila

“Sekali ini saja please. Gue janji nggak lagi.”

Pesan terkirim. Rey menatap layar HP-nya, lalu kembali menatap Emily. Ia tidak mengangguk, tidak menggeleng—hanya diam dengan rahang mengeras. Itu sudah cukup buat Emily.

Helm ia pasang, sarung tangan dikencangkan. Emily melangkah ke motor, sorakan semakin menggila. Marcel sudah siap, dengan tatapan penuh ejekan.

“Ready, Queen? Kali ini lo gue pastiin kalah.”

Emily hanya tersenyum miring di balik helm. “Lo kebanyakan mimpi, Marcel.”

Tangan penanda terangkat tinggi. Semua orang menahan napas.

3… 2… 1… BRUUUMMMMM!!!

Motor mereka melesat. Emily langsung ambil posisi depan, Marcel mengejar ketat. Tikungan demi tikungan mereka lewati, nyaris bersenggolan. Penonton teriak histeris.

“EMILY JAGA POSISI!!!”

“MARCEEL TIKUNG!!!”

Sampai di garis lurus terakhir, Marcel mencoba menyalip. Tapi Emily lebih cepat memutar gas, tubuhnya condong sempurna, angin seakan jadi sekutu.

WUUUSSSHHHH!!!

Motor Emily melesat lebih dulu, melewati garis finish.

Penonton meledak lagi.

“EMILYYYYYY!!!”

“SPORT QUEEEENNNNN!!!”

“MARCEEEEL KALAH LAGI HAHAHA!!!”

Emily berhenti, melepas helmnya dengan napas terengah. Senyum puas muncul di wajahnya. Namun dari kejauhan, ia menangkap tatapan Rey. Tatapan itu dingin, tajam, bercampur marah.

Emily menggertakkan giginya.

“Sial… kali ini gue

menang, tapi harga yang harus gue bayar mungkin jauh lebih besar.”

Setelah kemenangan diraih oleh Sport Queen, sorak ramai itu terdengar lagi.

Tapi entah kenapa tatapan Rey seolah menusuknya. Harusnya Emily tidak perlu takut bukan , apalagi Rey itu adalah musuhnya. Jadi apa peduli dia? Tapi entah kenapa melihat tatapannya seperti itu membuat bulu kuduknya merinding. Dia bahkan sampai menggerutu dalam hati, gue itu kenapa sih, kenapa harus takut sama dia? Dia itu tetap Reyze Kenzio Alaric, musuh bebuyutan gue, sama halnya dengan Marcel…tapi

Tetap saja, setiap kali dia menengok ke arah geng BLR, dia merasa merinding. Tatapan Rey seolah menusuknya meskipun bersama dengan teman-temannya, tetap saja fokusnya hanya kepada Emily.

“Isshhh, dia kenapa sih…” lirih Emily gusar.

“Ily! Woy! Emi! Emily!!!” teriak Nara kesal.

“Eh iya, iya. Ada apa?” sahut Emily gugup.

“lo dari tadi kenapa sih melamun mulu?” tanya Nara heran.

“Haah? Ngga ko.” jawab Emily cepat.

“Beb, sekarang kan geng kita menang, gimana kalau kita clubbing lagi? Kita poya-poya malam ini,” ucap Alex bersemangat.

“dasar lo mokondo! Giliran poya-poya lo gercep, giliran turun ke jalan loh ogah,” ucap Caca heran.

“Ah itu kan kalian tau alasannya…” elak Alex sambil menggaruk tengkuk.

“Alasannya karena lo mokondo! Karena lo nggak mau ambil risiko dan karena lo nggak mampu ngalahin Marcel…” timpah Ziva bingung.

“Gue juga kadang heran sama lo, Emily. Kenapa lo harus tergila-gila sama cowok mokondo itu…” ucap Dion sambil melirik sinis.

“Jaga bacotan lo! Karena gue setia, dan yang penting wajah tampan gue ngalahin lo yang melambay itu, Dion!” balas Alex dengan nada meninggi.

“Sudahhh! Kalian kenapa sih…” ucap Emily lelah, pikirannya sudah tak karuan.

Sedangkan di geng BLR

“Lo kenapa, Bos? Kok keliatan nggak semangat?” tanya Tama heran.

“Iya, Bos. Dari tadi juga lo nggak aktif di grup, kenapa?” timpal Gio penasaran.

“Lagi ada masalah…” sela Ezra pelan.

“Ngga, gue lagi nggak enak badan aja!” ucap Rey datar.

“Ga enak badan kok lo nyempetin datang? Padahal kita kan cuma mau lihat Marcel kalah doang…” ucap Tama bingung.

“Ya nggak enak aja. Lo pada hadir, masa gue nggak…” balas Rey tenang.

“Udah ke-3 kalinya ya Sport Queen menang. Gila sih, emang si Emily itu cocok banget dijadikan ketua,” ucap Tama kagum.

“Lo nyepelein gue? Karena kemarin gue kalah sama dia?” ucap Rey tajam.

“Ngga gitu, Bos. Cuma ya mungkin dia hoki aja…” jawab Tama ragu.

“Gue bukan kalah, cuma ngalah aja sama cewek. Tapi gue yakin sebentar lagi Emily pasti keluar sebagai ketua Sport Queen…” ucap Rey mantap.

“Yakin banget, Bos?” sahut Ezra heran.

“Lihat saja nanti,” ucap Rey dingin.

“Bos, si Elea chatin gue terus nanyain lo,” ucap Gio sambil melirik HP.

“Ngga peduli! Dia bukan siapa-siapa gue. Gue cabut duluan ya,” ucap Rey ketus.

“Yoi, Bos. Hati-hati kalau lagi nggak enak badan,” timpal Tama.

Sedangkan Emily, yang melihat Rey cabut dari lokasi sirkuit lalu melirik ke arahnya. Bergegas dengan cepat, dia hanya mengambil uang satu juta dari hasil balapan itu.

“Ziv, nih lo yang atur. Kalian mau ke club atau apa terserah kalian. Gue mau cabut duluan ya,” ucap Emily cepat.

“Lho kok gitu, EmiLy? Kan lo yang dapat, harusnya lo yang atur,” timpal Ziva bingung.

“Gak papa, ambil saja. Ca, anterin gue yuk,” ucap Emily lelah.

“Yoi, ayo Ly,” sahut Caca sigap.

“Beb, sama aku aja!” timpal Alex memelas.

“Gausah, sama Caca aja,” jawab Emily tegas.

“Lo kenapa sih? Gue salah apa kok lo dari tadi kaya ngehindar?” tanya Alex heran.

“Gapapa, gue lagi nggak mood. Jangan ganggu gue.” ucap Emily ketus lalu naik ke motor Caca.

“Arhhhhh! Emily!” teriak Alex frustasi.

“Harusnya lo sadar diri,” ucap Dion datar.

“Apa sih lo, bacotttt!” balas Alex emosi.

“Mana, Zivaaa! Gue minta jatah!” ucap Alex dengan nada seenaknya.

“Anjirr, jatah lo? Enak aja!  nih, cepe doang! Enak aja Emily yang balap, lo yang minta jatah! Dasar mokondooo!” teriak Ziva kesal.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!