NovelToon NovelToon
The Secret Of My Secretary

The Secret Of My Secretary

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying di Tempat Kerja / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Menceritakan tentang Davidson Mahendra seorang pria dengan sikap dingin dan perfeksionis yang tak sengaja di hadapkan dengan Nindi, gadis biasa yang pernah menjadi bagian dari masalalunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9 : Perjalanan ke luar kota

"Apa hubungan kalian berdua?" Tanya Surya pada David.

"Kami teman, teman kuliah" Katanya.

"Temen apa yang buat kamu bisa membantah papa sekarang?" Tanyanya.

"David gak bermaksud membantah papa, tapi David pengen papa liat gimana David mutusin semuanya sendiri, David gak bisa selamanya berada di bawah bayang bayang keputusan yang papa ambil"

Surya terdiam, ia berusaha mencerna sebaik mungkin, David ada benarnya, tak selamanya pemuda yang sudah berusia 27 tahun itu harus mengikuti kemauannya.

"Papa percaya sama aku, dan kalau memang om rudi itu baik dan bijak dia pasti ngerti, lagipula ini bukan masalah besar"

"Yaudah, nanti papa bicara lagi sama dia, kamu boleh istirahat" Perintahnya.

"Selamat malam pa"

Surya mengangguk mempersilahkan putranya pergi.

"Papa berharap kamu gak ngecewain papa Dave" Gumamnya lirih.

...****************...

Nindi berlari kecil menuju kantor dengan menenteng tas berukuran sedang, namun belum sempat ia masuk David berdiri dan bersendikap dada di depan pintu masuk.

"Selamat pagi pak?" Sapanya.

"Kamu telat" Katanya.

Nindi melihat jam tangan, sebenarnya ia sudah tepat waktu.

"Tapi ini jam 7 pak"

"Lewat 14 detik" Katanya.

Nindi mendengus samar, David selalu memiliki alasan untuk membuatnya bersalah.

"Kamu ngapain sih? saya aja yang jadi direktur udah prepare dari tadi!"

"Tapi saya udah dateng setengah jam awal seperti yang bapak mau"

"Tapi telat kan?"

"Maaf Pak" Pasrah nindi.

"Ayo berangkat!" David berjalan menuju parkiran di ikuti oleh nindi du belakangnya.

...****************...

Sepanjang perjalanan hanya ada keheningan yang terjadi antara keduanya, nindi hanya terlalu malas memulai basa basi dengan David, pria itu pasti akan berakhir marah nantinya.

"Kamu sengaja ya make up gitu biar saya tertarik sama kamu?" Tanyanya tiba tiba.

"Enak aja, pede banget" Tutuk nindi dalam hati

"Ya kalo perempuan kan emang sukanya dandan pak, saya kan juga perempuan, apalagi kita mau pergi ke luar kota, emang bapak mau di katain punya sekertaris yang dekil?" sarkasnya.

Sialan, benar juga katanya.

"Saya gak mau liat kamu ke kantor pakek make up gitu" Katanya

"Kenapa pak?"

"Saya mau kamu fokus aja kerja, gausah dandan segala" Katanya.

"Dandan kan gak ganggu kerjaan pak"

"Mulai besok Saya tambah peraturan kantor, gausah pake dandan dandanan segala"

"Berarti semua karyawan perempuan di kantor gak boleh dandan dong pak?"

"Ya kalo mereka terserah, kan kamu yang tiap hari berinteraksi sama Saya"

"Berarti mbak Sarah juga, Saya liat juga bapak berinteraksi sama dia setiap hari, buktinya dia juga bolak balik ruangan bapak" Balas nindi.

"Kamu kenapa sih bantah Saya terus?"

"Ya habisnya bapak gak punya alasan jelas kenapa saya gak boleh dandan? bapak takut suka sama saya?"

"Pede banget kamu?" Kekeh David remeh.

"Ya kalo enggak berarti gak papa dong"

Bug

Tiinn

Nindi terhenyak kaget saat tiba tiba David memukul klakson, ia telah berhasil membuatnya kesal ternyata.

"Suruh siapa mancing mancing"

...****************...

Sarah menghampiri ivan di ruangannya, wanita itu bahkan masuk tanpa mengetuk pintu.

"Van!" Panggilnya kuat.

Ivan mendengus malas, apa yang dilakukan wanita ini pagi pagi di ruangannya.

"Ketok pintu dulu kek" Katanya.

"Gausah bacot deh! lo bilang sama gue, lo kan yang ngerekomendasiin nindi buat kerja di sini?" Tanyanya.

"Iya tuh, kenapa?"

"Ngapain sih lo sok sokan begitu, lo gak liat gara gara lo posisi gue terancam gini?"

"Gimana ya, udah takdir kali, lagian posisi lo udah goyah dari dulu, lo gak pernah sadar sih si david gak mungkin suka sama lo"

"Gausah sok tau deh, gue juga lagi masa pendekatan aama dia, lagian lo gak denger apa kata om Surya kalo gue disini di perkenalkan sebagai calon tunangan David"

"Masih calon kan? lagian om Surya bilang begitu karna dia belum tau aja kelakuan lo, coba aja dia tau lo pernah tidur sama gue, lo pikir om Surya mau jodohin anaknya sama modelan kaya lo?"

"Ck! Lo punya masalah apasih sama gue?"

"Simple aja, berhenti berharap hubungan lo sama David, mending lo nikah aja sama gue gimana? lagian kita udah tidur bareng juga, minusnya lo belum hamil aja"

"Yang bener, siapa lo! lo pikir gue bakalan ninggalin david demi lo! yang bener aja sih!"

Ivan menggeleng pelan dengan sikap sarah yang terlewat keras kepala.

"Gue udah bilang kalo gue suka sama lo dari dulu"

"Gue gak peduli, kalo sampek David sama nindi semakin deket , lo adalah orang pertama yang gue salahin!" Katanya.

"Terserah!"

Sarah mengentakkan kakinya dan pergi dari ruangan Ivan sembari menutup pintunya kuat kuat.

"Sarah Sarah, gila status sosial"

...****************...

David dan nindi tengah mengadakan pertemuan dengan seseorang yang akan menjalankan project iklan produknya.

"Kami memiliki rekomendasi artis yang sedang naik daun untuk ambassador produk anda, silahkan anda pilih" Kata seorang pria sembari menyodorkan sebuah Pad padanya.

Nindi pun melirik penasaran.

"Ada aliando syarief ya? ganteng banget!" Pujinya.

David melirik tak suka, gerah sekali rasanya mendengar nindi memuji pria lain.

"Saya gak mau pake yang ini" Tunjuknya pada gambar artis yang baru di sebutkan nindi.

Nindi memundurkan badannya, ia tadinya berantusias melihat siapa saja artis yang direkomendasikan perusahaan iklan.

"Yang pakek yang cewek aja, yang seksi" Katanya.

"Ohh bisa pakai Ariel Tatum atau amanda Zahra"

"Saya pakai dua duanya!" Tegas David, melirik ke arah nindi.

Nindi memicingkan sebelah bibirnya, ia merasa jengkel dengan sikap sok bosnya ini.

"Beneran pak? pasti fee nya lebih banyak pak karena bapak pakai 2 artis sekaligus"

"Gak masalah, Saya suka yang seksi seksi" Kata David.

"Baik Pak, kami setujui, terimakasih kerjasamanya"

...****************...

"Kenapa kamu suka sama aliando syarief?" Tanya David sambil menyetir mobil.

"Ya kan dia lagi terkenal pak lagi booming sekarang"

"Ck! halah, apa hebatnya sih dia" Cibirnya.

"Ganteng pak, baik jago akting lagi"

"Tau dari mana kalau dia baik? emang kamu pernah jadi asisten pribadinya?"

"Ya keliatan aja sih pak dari orangnya"

"Emang kamu cenayang?"

Nindi diam tak menjawab lagi pertanyaan David, ia kelewat kesal, bisa bisa ia menjambak rambut lelaki di sampingnya ini.

"Lagian kalo dia ganteng baik kaya pasti juga ada minusnya, mana mungkin ada orang sesempurna itu, ngarang kamu!"

"Bener sih pak, buktinya aja kaya bapak, bapak kan ganteng kaya minusnya gak baik aja suka marah marah gak jelas!" Sindir nindi.

"Kamu ngatain saya?"

"Kan bapak sendiri yang bilang, yang penting bapak kaya dan ganteng kan?"

Kenapa ia baru menyadari bahwa nindi baru saja memujinya tampan? David langsung termenung, pipinya terasa panas, mungkin sekarang bersemu kemerahan.

"Kita udah sampek, Saya udah bilang sama kamu kita bakal nginep semalem, kalo pulang sekarang saya udah capek" Kata David.

"Iya pak"

Keduanya turun dari mobil yang berada di parkiran sebuah hotel, David dan nindi berjalan menuju resepsionis nya.

"Selamat malam bapak, untuk 2 orang?" Tanya wanita resepsionis ramah.

David melirik kebelakang dimana nindi berdiri agak jauh dari tempatnya.

"Saya pesan satu kamar"

1
Rian Moontero
lanjooot👍😍
Yourbee Lebah
Ayo baca
falea sezi
David keterlaluan sih ini
falea sezi
cinta di tolak. kok dendam. laki cemen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!