NovelToon NovelToon
Pendekar Muda

Pendekar Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Anime
Popularitas:547
Nilai: 5
Nama Author: Rhin Pasker

Seorang anak yatim yang tumbuh tanpa arah…
kembali sebagai sosok yang tak bisa diabaikan.
Bima pemuda sederhana dengan senyum tenang, pulang ke kampung halamannya setelah bertahun-tahun merantau. Ia hanya ingin hidup damai… membuka tempat latihan, dan menjalani hari seperti orang biasa.
Namun kampung itu… sudah berubah.
Di balik senyapnya desa, kekuasaan gelap mengakar. Orang-orang tak lagi bebas. Ketakutan bersembunyi di setiap sudut.
Dan tanpa ia sadari…
kepulangannya justru mengusik sesuatu yang seharusnya tetap terkubur.
Diserang tanpa alasan. Diawasi tanpa henti.
Bahkan darahnya sendiri… menginginkan kematiannya.
Tapi mereka melakukan satu kesalahan besar.
Mereka mengira Bima masih belum bangkitkan yang ada dalam dirinya.
Padahal…
di balik sikap polosnya, tersembunyi kekuatan yang besar dalam dirinya yang sedang terkunci.
Saat kegelapan mulai bergerak…
dan para pemburu datang mengincar…
Bima tidak lagi berlari.
Ia berdiri.
Dan untuk pertama kalinya, dunia akan melihat kembangkitan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rhin Pasker, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEMBALI KE JALAN YANG BENAR

Tiga preman yang kabur tadi sudah sampai di rumahnya bima Mereka agak sungkan.

Bingung

"apakah harus kita ketok atau bagaimana?

Mereka berbisik-bisik.

"kamu aja yang ketok

mereka terus-menerus saling berbisik-bisik dan mendorong satu sama lain.

Sampai akhirnya Bima membuka pintu dan keluar.

"hai dek Bima

mereka bingung harus ngomong apa,

Karena sungkan Jadi mereka berniat mau pergi

"eeh bang mau kemana?

bukannya kalian baru sampai

Tidak mau masuk dulu?

"apa boleh kami masuk?

"boleh lah kita kan teman

para mantan preman itu terharu mendengar ucapan bima, yang sudah menggap mereka teman mata mereka berkaca-kaca.

"bang kenapa seperti mau menangis.

tanya bima kepada Mereka.

"tidak tadi ada yang masuk di mata mungkin tai cicak

"hahaha bima ketawa melihat kekonyolan mereka bertiga

"dek Bima sebenarnya ada yang mau kami sampaikan.

"Apa itu bang?

"Sebenarnya kami adalah anggota preman-preman yang meresahkan kampung ini.

Tapi tenang saja sekarang kami sudah berubah, kami berencana keluar dari kelompok mereka.

"Yaa dek kami datang untuk minta maaf kepada dek Bima.

"saya juga mau minta maaf, pokoknya kami bertiga sudah bertobat

Bima tersenyum dan menjawab.

"Ya bang dari awa aku sudah tau karna tidak ada yang beres dengan gerak-gerik kalian

Mereka bertiga kaget dan agak merasa takut.

"Karena kalian sudah minta maaf, yaa aku maafin.

Mereka kembali merasa legah.

"Bukannya dek Bima sudah tau kami ada niat yang tidak baik di awal, kenapa tidak menghajar kami?

"Karena aku lihat kalian sebenarnya orang baik, cuma keadaan saja yang memaksa.

ucap bima kepada Mereka, sambi tersenyum.

Ketiga mantan preman itu tidak bisa menahan kesedihan mereka, mereka menangis dan terus meminta maaf kebima

"sebenarnya kalian tidak perlu meminta maaf ke aku, kalian harus pergi minta maaf ke warga kampung

karna Mereka selama ini sudah merasa tertekan karna ulah kalian

mereka bertiga saling bertatapan.

"kami takut bima,

"sudah lah nanti kita bahas lagi,

kalian bertiga pasti belum makan kan, Aku masak mie dulu untuk kalian.

Mereka bertiga serentak bilang Terimakasih ke bima

"Terimakasih dek Bima

Setelah itu mereka makan, bima melihat mereka makan sangat lahap tersenyum.

"Kalian tidur lah di sini malam ini.

"Kamu tidak takut kami ada niat jahat.

Mereka sampai heran kok bisa bima percaya dengan mereka padahal sudah tau mereka adalah mantan anggota Preman.

Mereka belum tau bima bisa merasakan aura negatif dan positif pada manusia.

Bima merasa tidak ada aura jahat pada mereka, makanya membiarkan mereka tetap tinggal untuk semalam.

Ke esok kan paginya...

Bima sedang berlatih di depan rumahnya.

Para mantan preman itu terbangun mendengar bima sedang berlatih,

Mereka menonton bima yang sedang berlatih.

Satu tendangan dari bima menghancurkan satu pohon besar hingga berkeping-keping

Mereka yang melihatnya sampai kaget dan menelan air ludah,

"Syukur-syukur kita tidak menantang dia kemarin

"Betul kalau tidak hancur semua tulang kita.

Bima Sadar mereka melihat nya sedang latihan langsung menoleh ke arah mereka

"Maaf sudah membangun kan kalian, apa aku terlalu berisik ?

"Tidak...

"Tidak...

"Tidak...

Mereka menjawab dengan serentak.

"Kami memang sudah bangun dari tadi

"Kalian bertiga sangat kompak yah kalau lagi kaget hahaha

Bima ketawa melihat muka mereka yang panik

"Oyah dek Bima ada satu lagi yang mau kami sampaikan.

Bos berencana menemui pak kades, dia berniat bekerja sama dengan pak kades untuk mengusir dari kampung ini.

Kamu harus berhati-hati

Dan satu lagi, Aku sempat pendengar bawah orang yang mengirim untuk membunuhmu kemarin adalah pak kades

"Apa?

Bima sangat kaget mendengarnya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!