NovelToon NovelToon
Boy For Rent

Boy For Rent

Status: tamat
Genre:Dosen / One Night Stand / Romansa / Tamat
Popularitas:4.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

Sequel My Hot ART, anak Sean dan Irene

Mendapatkan kado tidak terduga dari temannya. Kado tersebut seorang pria sewaan atau bahasa kasarnya adalah 'gigolo' yang akan menemaninya satu malam.

"Ajari aku berciuman dan bercinta," ucap Jeesany kepada pria sewaan itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BFR-Bab 6

Jeesany merenggangkan otot tubuhnya yang terasa pegal. Akhir ia sudah selesai mengerjakan tugasnya.

“Pak, saya sudah selesai,” ucap Jeesany.

Langit yang sedang mengerjakan tugas lain pun mendongak dan menatap Jeesany. “Ya sudah, silahkan pergi. Untuk apa masih di sini!”

Jeesany semakin sengit saja menatap Langit, kemudian ia beranjak dari duduknya dengan perasaan kesal dan marah. “Sudah minta bantuan, bukannya mengucapkan terima kasih, malah mengusir. Apakah dia tidak tahu, jika perutku sejak tadi keroncongan? Bahkan dia tidak menawarkan minum atau pun makanan. Dasar Dosen Killer menyebalkan! Mati saja sana!” dumel Jeesany dengan pelan, namun masih terdengar oleh Langit.

Langit menatap datar punggung Jeesany yang akan keluar dari ruangan dosen, kemudian ia tersenyum tipis.

*

*

“Ya ampun, lapar sekali,” kesal Jeesany yang kini berjalan menuju kantin kampus untuk mengisi perutnya.

“Bakso dua mangkok!” Jeesany memesan bakso kepada ibu kantin.

“Banyak sekali, memangnya habis?” tanya ibu kantin.

“Saya lagi lapar, Bu. Dari pada saya makan orang, lebih baik makan bakso dua mangkok!” Saat menjawab pertanyaan Ibu kantin, pandangan Jeesany mengarah kepada Langit yang berjalan ke arahnya.

“Mau apa si kaca mata itu!” umpat Jeesany di dalam hati.

“Baiklah, akan segera di buatkan pesanannya. Tapi, tahan laparnya dari pada saya nanti jadi korbannya,” ucap Ibu kantin menyahuti jawaban Jeesany dengan candaan.

Jeesany mengeluarkan ponselnya, ia membuka aplikasi chating berwarna hijau. Lalu ia mendengus kesal saat mendapatkan pesan dari kedua temannya yang mengatakan jika sudah pulang terlebih dahulu.

“Mereka tidak setia kawan!” gerutu Jeesany.

“Siapa yang tidak setia kawan?” tanya seorang pria yang tanpa permisi duduk di kursi berseberangan dengan Jeesany.

“Bapak untuk apa di sini?” Jeesany balik bertanya tanpa menjawab pertanyaan Langit.

“Menurutmu kalau orang datang ke kantin ini mau apa?” Langit menjawab pertaanyaan Jeesany.

“Ish!” Jeesany mencebikkan bibirnya kesal, dan memandang Langit dengan sengit.

Ibu Kantin mengantarkan pesanan Jeesany, dua mangkok bakso dan satu gelas es teh manis. “Terima kasih,” ucap Jeesany.

“Pak Dosen mau makan apa?” tanya Ibu Kantin dengan sopan dan ramah.

“Bakso dan teh manis,” jawab Langit tersenyum tipis kepada Ibu Kantin.

Jeesany menggigit sendoknya sampai penyok, ia tidak berkedip saat melihat Langit tersenyum, bahkan lubang hidungnya sampai melebar karena ia menahan nafas beberapa detik.

“Apa itu tadi? Manis sekali,” batin Jeesany, sungguh terkagum saat melihat senyuman Langit.

“Ada apa?” tanya Langit, menatap Jeesany sampai memiringkan kepalanya, karena mahasiswinya seperti terkena sawan. Mendadak diam, mematung.

“Ti-tidak,” jawab Jeesany gelagapan, lalu segera menarik sendok yang ia gigit itu, dan ia terkejut karena sendok tersebut menjadi penyok. Ia menutupi rasa malunya itu dengan segera memakan baksonya dengan tergesa hingga membuatnya tersedak.

“Uhuk ... uhuk ...” Jesanny terbatuk sampai mengeluarkan air matanya.

“Pelan-pelan,” ucap Langit.

Jeesany segera meminum es teh manisnya untuk meredakan rasa perih di tenggorokannya.

Ah, lega saat es teh manis tersebut membasahi tenggorokannya. Tapi, Jeesany tetap merutuki dirinya sendiri karena hanya karena melihat senyuman Langit yang muaniss membuat dirinya setengah gila.

“Aku sepertinya sudah tidak waras,” ucap Jeesany dengan suara pelan.

“Kamu tidak apa-apa?” tanya Langit, Jeesany menggeleng dengan cepat sebagai jawaban.

“Hanya saja Bapak membuat saya tidak merasa nyaman,” ucap Jeesany.

Langit segera beranjak dari duduknya, lalu berpindah ke meja lainnya.

“Dasar sok tampan!” kesal Jeesany.

1
hana
paling keren cerita anaknya sean daripada anak J4 lainnya🤭.
aku baca berulang - ulang ga pernah bosen.
hana
sean bener2 bijak dan keren
hana
cih, gwen tanya gitu apa gak ngaca gimana masa lalu nya dia😑😑😑
hana
langit ini masih lumayan loh dosen🤔 apa kabar nya jeff suami safira 😑😑😑
retno❤️
Suka banget sama karya2 Kak Othor. Next mau lanjut baca cerita Kak Othor selanjutnya. Semangat trs berkarya Kak dan sukses selalu🙏🏻🤗
Dysha♡💕
terharu nya😍
Luh Nanik
disini aja Thor.. aku ndk punya tetangga sebelah 😁😁
Luh Nanik
/Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
Rahma Wati
Luar biasa
Angelica James
MBA itu apa?
Su pendi
Luar biasa
Maia Mayong
hahahhaha AQ baca ny jg dr td syum2 sndri z . hahhahha
dhedoy wahyudi
Luar biasa
Yunii Wahyunii
semangat kk aku mendukungmu
karyamu selalu KERENN
Syarifah Syarifah
Luar biasa
Tutik Sriwahyuni
hayuk kak semangat.... abaikan jempol yg gak bermanfaat dan tetap semangat dalam berkarya
Dyah Oktina
Aamiin. .. dengan doa yg sama u author sekel
Dyah Oktina
kirain.. bakal gitu doang ending nya... 🤭😁😁.. ma kasih thor ..ada ekstra part nya.. 👍🏻🙏🙏
Dyah Oktina
kuasanya mak2.. memang tiada dua nya
Dyah Oktina
cieeeee... 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!