Ivy Zhang, seorang pengacara cerdas, akhirnya ingin mengakhiri pernikahannya dengan Leo Fung setelah kehilangan bayi mereka.
Namun Leo, suami yang masih mencintainya, menolak melepaskan Ivy.
Di saat yang sama, Calvin Duan, pria berkuasa sekaligus rival Leo, tiba-tiba menjadikan Ivy sebagai pengacara pribadinya. Dengan tujuan yang sulit ditebak, Calvin menyeret Ivy ke dalam perseteruan dengan suaminya sendiri.
Di antara suami yang berkuasa dan klien yang tak kalah berkuasa, siapa yang harus dibela Ivy?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 5
Tiga hari kemudian.
Wendy menjemput Ivy pulang dari rumah sakit.
“Nyonya, Tuan baru pulang dari luar negeri semalam. Saat ini beliau berada di ruang kerja,” kata Wendy.
“Baiklah.”
Ivy melangkah menuju ruang kerja Leo.
Di dalam ruangan, Leo sedang fokus membaca beberapa dokumen. Ivy masuk tanpa mengetuk, lalu meletakkan berkas perceraian tepat di hadapan suaminya.
“Tanda tangan!” ucap Ivy dingin.
Leo menatap berkas itu beberapa saat sebelum mengambilnya dan membaca isinya.
“Apa ini?”
Ia kemudian mengangkat wajah menatap Ivy.
“Ivy, kau tahu aku tidak akan melakukannya.”
“Leo, lebih baik kita berpisah baik-baik saja. Jalani kehidupan masing-masing. Kau masih bisa menikah dengan wanita pilihanmu sendiri.”
Tatapan Ivy tetap dingin.
“Tiga tahun pernikahan kita tidak pernah memberikan kebahagiaan. Kalau kau benar-benar bahagia dengan pernikahan ini, tidak akan pernah ada Ella di antara kita.”
“Aku mengakui kesalahanku dan aku akan menebusnya. Tapi perceraian tidak akan terjadi dalam keluarga Fung,” jawab Leo tegas.
“Sejak awal hingga akhir, setiap anggota keluarga Fung hanya mementingkan diri sendiri. Tidak pernah menganggapku sama sekali. Termasuk kau.”
Suara Ivy bergetar menahan luka.
“Menurutmu, apakah seorang wanita biasa sepertiku pantas mendapatkan perlakuan seperti itu dari keluargamu?”
Leo bangkit dan menghampiri istrinya.
“Ivy, kita mulai dari awal. Lupakan semua yang sudah terjadi. Mengenai keluargaku, kau tidak perlu bersabar jika tidak sanggup. Kau berhak membela diri kalau mereka menindasmu. Aku akan berada di pihakmu.”
“Tapi sekarang aku sudah tidak membutuhkannya.”
Ivy menatap Leo tanpa sedikit pun keraguan.
“Kalau dulu kau mengatakan ini kepadaku, mungkin aku masih akan berharap padamu. Tapi sekarang tidak lagi. Semua itu sudah tidak penting.”
Leo meraih tangan istrinya.
“Ivy, bagaimana kalau kita pergi ke luar negeri? Kau bisa pergi ke mana saja yang kau suka. Beli apa pun yang kau inginkan. Aku akan memberikan semuanya untukmu.”
Ivy langsung menepis tangannya.
“Aku tidak membutuhkan semua itu. Aku hanya ingin hidup tenang tanpa dirimu. Tolong lepaskan aku.”
Air mata menggenang di mata Ivy, tetapi suaranya tetap tegas.
“Sejak perselingkuhan itu terjadi, saat itu juga hubungan kita berakhir. Aku bisa menerima hinaan dari keluarga besarmu. Aku bisa menerima ketika kau mengabaikanku. Tapi pengkhianatan tidak bisa aku terima.”
Tangannya mengepal.
“Terlebih setelah aku kehilangan anakku. Jadi aku tidak membutuhkan suami sepertimu lagi.”
“Ivy, dengarkan baik-baik. Tidak ada perceraian di antara kita.”
Leo mengambil kembali dokumen perceraian itu.
Sret!
Ia merobeknya menjadi beberapa bagian dan menjatuhkannya ke meja.
“Aku tahu saat ini kau masih tertekan. Kau harus beristirahat dan menenangkan pikiranmu.”
Leo menatap Ivy dalam-dalam.
“Besok aku akan pergi ke luar negeri. Mungkin aku akan berada di sana lebih lama. Selama kita tidak bertemu, aku berharap kau bisa menenangkan pikiran dan tidak mengambil keputusan gegabah. Lakukan apa saja yang kau inginkan. Selain bercerai.”
Leo kembali mendekati istrinya. Ia hendak mengecup dahi Ivy, tetapi Ivy langsung mendorong tubuh suaminya.
Plak!
Tamparan keras mendarat di wajah Leo.
“Jangan menyentuhku. Aku tidak suka pria yang suka menyentuh wanita lain,” kata Ivy dingin.
“Aku tidak peduli kau setuju atau tidak. Aku tetap tidak akan tinggal di sini. Aku ingin pindah.”
Leo menenangkan dirinya, lalu menatap istrinya.
“Apakah itu akan membuatmu lebih baik?” tanyanya.
“Tanpamu, aku akan lebih baik.”
Leo menghela napas panjang.
“Ivy, aku tahu kau sangat membenciku. Kau boleh melakukan apa pun yang kau inginkan. Tapi apa pun caramu untuk menceraikanku, tidak akan berhasil.”
Tatapan Leo berubah tegas.
“Karena aku menolak.”
“Aku adalah seorang pengacara. Aku akan menggunakan segala cara untuk menceraikanmu,” ujar Ivy.
“Bahkan jika kau seorang pengacara, kau tetap tidak akan berhasil. Kau tahu aku bukan pria yang mudah menyerah.”
Leo berbalik dan berjalan menuju pintu.
“Termasuk dalam urusan rumah tanggaku. Aku akan mempertahankan pernikahan ini. Selama aku masih hidup, aku tidak akan berpisah darimu.”
Leo meninggalkan ruangan.
Ivy menatap punggung suaminya dengan penuh kebencian.
“Leo Fung... kau benar-benar bukan manusia,” gumamnya.
sebagai penyemangat untuk memulai harimu😍😍😍😍😍
tambah lagi dooooong. supaya kita gak nunggu lanjutannya dengan penasaran.🙏🙏🙏🙏🙏