NovelToon NovelToon
Benang Takdir

Benang Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Cinta Istana/Kuno / Time Travel
Popularitas:595
Nilai: 5
Nama Author: Borraaa

Takdir membuat wanita bernama Anna terlempar ke zaman sebelum abad pertengahan. Menuntut agar ia bisa mengubah sejarah dan takdir kelam seorang raja tirani.

Namun, alih-alih kekejaman seperti yang di katakan semua orang, yang ia temukan hanyalah sesosok jiwa rapuh yang selalu memperlakukan dirinya dengan penuh kepedulian. Dan perlahan, sebuah rasa mulai tumbuh bersama raga yang ia tempati, tapi, apakah itu pantas? Apakah takdir sudah mengizinkan?

Anna terus menahan perasaanya, sampai ketika ia melihat raja datang dengan darah yang menetes di tangannya, sebuah permintaan akhirnya tidak bisa lagi ia tahan. Jauh di dalam hatinya terucap sebuah permohonan.

"Tolong biarkan aku tetap di sisinya, biarkan aku tetap di tempat ini untuknya, biarkan aku mencintanya sampai
akhir."

Tepat setelah permohonan itu terucap, ia langsung berlari, melangkahkan kakinya menuju orang yang telah menjadi sebagian dari jiwanya.

Namun, mampukah ia bertaruh takdir tidak akan membuatnya kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Borraaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hujan malam itu

...  Pintu kamar besar itu masih terkunci, seolah tidak akan pernah di buka untuk Anne. Dari tadi hanya ada beberapa pelayan yang masuk membawakan makanan untuknya, dan selain itu pintu kamarnya memang tidak pernah di buka sama sekali....

...Anne terus terdiam dengan pandangan yang tertuju ke luar jendela. Beberapa kilatan petir seperti menandakan akan ada hujan deras malam ini. Dan sepertinya suasana hati Anne cukup buruk setelah ia mendapat bisikan dari Anneliese setelah pertengkarannya dengan Leopold sore tadi. Ia juga masih memikirkan bagaimana cara untuk berdamai dengan Leopold....

...Sekilas Anne melihat ke arah beberapa makanan yang tadi di antarkan oleh pelayan, namun selera makannya benar-benar telah hilang untuk malam ini. Perlahan ia membaringkan tubuhnya, memutuskan untuk tidur dan melewati malam yang buruk ini....

...Mungkin karena pikirannya terlalu kacau dan lelah, tidak butuh waktu lama bagi Anne untuk tertidur....

...Waktu terus berlalu, dan hujan lebat perlahan turun dari langit, membawa mimpi buruk bagi orang yang tidak menyukai kehadirannya. Beberapa sambaran petir juga membuat malam ini terasa cukup mencekam di tambah dengan udara dingin yang berhembus membuat semua orang menggigil kedinginan. Tidak terkecuali Anne, bahkan dengan selimut tebal yang ia gunakan untuk menutupi tubuhnya masih belum cukup untuk membuat tidurnya terasa nyaman, apalagi dengan mimpi yang terus mengusiknya....

...Dalam mimpinya ia melihat sebuah ruangan besar yang sangat gelap. Suasananya sama dengan malam ini, hujan lebat yang di sertai petir. Pandangan matanya tertuju ke seluruh penjuru arah, seolah mencari sesuatu di tengah kegelapan yang menyelimuti. Sampai saat sebuah cahaya kilatan petir yang terang dari luar jendela besar yang terbuka menembus kegelapan di ruangan ini, barulah ia menemukan sesuatu yang ia cari. Sosok yang meringkuk tepat di bawah jendela dengan kepala yang terbenam di antara kedua lututnya. Tubuhnya bergetar seolah menahan sebuah ketakutan besar dalam dirinya....

... " Leopold! " teriaknya terkejut saat sosok itu mengangkat pandangan untuk melihat ke arahnya....

...Tepat satu detik kemudian Anne terbangun dengan rasa cemas yang memenuhi hatinya. Ia langsung bangkit dan bergegas untuk mencari Leopold. Detak jantungnya berpacu lebih cepat saat pikirannya terus memikirkan bagaimana keadaan Leopold malam ini....

...Anne mengetuk pintu kamarnya berkali-kali dengan keras seraya memanggil para pelayan agar membukakan pintu untuknya. Tapi bahkan setelah ia menggedor pintu cukup lama, sama sekali tidak ada respon yang di berikan oleh para pelayan, karena mereka masih patuh pada perintah Raja yang tidak mengizinkan Ratu keluar dari kamarnya....

... " Tidak, tidak bisa dengan cara ini, aku harus memikirkan cara lain agar mereka membukakan pintu untukku. " Anne berulang kali berjalan bolak balik di depan pintu yang bahkan tidak bisa ia buka, untuk memikirkan dengan cara apa agar bisa membuat para pelayan itu membuka pintu besar ini untuknya....

..." Aku tidak akan membiarkan sesuatu terjadi pada Leopold. Ayolah Anne ... cepat pikiran sesuatu "...

...Beberapa saat kemudian Anne menjentikkan jarinya saat sebuah cara terpikirkan dengan sempurna di kepalanya....

...Ia melangkah dengan cepat, mengambil sebuah vas dari tembikar, membawanya mendekati pintu,lalu melemparkannya ke lantai, dan langsung berteriak keras seolah ia terluka. Anne tahu dengan jelas bahwa tidak mungkin para pelayan itu membiarkan seorang Ratu terluka bahkan saat sedang di kurung seperti ini....

...Tepat ketika pintu besar itu perlahan terbuka, Anne langsung berlari menerobos para penjaga yang masih mencoba menahannya. Dan dengan beberapa usaha yang cukup melelahkan, akhirnya ia bisa lolos dari penjaga yang masih mencoba mengejar langkahnya....

...Sebenarnya berlari dengan gaun yang berlapis-lapis ini cukup membuatnya kesusahan, karena ia harus mengangkat gaun berat itu dengan kedua tangannya agar bisa berlari dengan cepat dan menghindar dari kejaran penjaga....

...Mungkin karena beberapa ingatan Anneliese yang asli masih tertinggal di tubuh ini, Anne bisa langsung mengetahui di mana istana Raja walaupun sejak ia datang ke tempat ini ia belum pernah keluar dari kediaman....

...Hujan masih begitu lebat saat Anne terus berlari melewati kegelapan hanya untuk menemui Raja. Tubuhnya sudah basah kuyup ketika ia sampai di istana Raja yang berjarak cukup jauh dengan istana tempatnya tinggal....

...Memang berlari dengan jarak sejauh itu membuatnya sangat kelelahan, di tambah dengan tubuhnya yang kini telah basah karena air hujan. Saat ia sampai di gerbang istana Raja, Anne mulai memelankan langkahnya karena kelelahan. Ia tahu para penjaga yang mengejarnya masih tertinggal jauh di belakang, mereka tidak mungkin bisa mengetahui kemana ia berlari saat berada di tengah kegelapan....

...Dan saat inilah ia baru merasakan jika kakinya sepertinya terluka, entah itu saat berlari, atau karena terkena pecahan tembikar yang ia lemparkan tadi itu. Bahkan ia juga baru menyadari jika ia berlari ke tempat ini tanpa menggunakan alas kaki....

... " Dasar ceroboh " gerutunya pada diri sendiri....

...Anne pikir setelah ia sampai di istana raja masalahnya sudah selesai, tapi ternyata memang tidak semudah itu. Kali ini ia juga harus menghadapi dua penjaga yang berdiri di pintu masuk istana Raja. Dengan tegas kedua penjaga itu mencegahnya masuk dengan menyilangkan tombak tepat di depannya. Anne yang sudah lelah dengan semua perjuangannya untuk sampai di tempat ini, membuatnya langsung mengancam dengan menggunakan nyawanya, agar penjaga itu membiarkannya masuk....

...Ya, perhitungannya tepat sekali, kedua penjaga itu dengan berat membiarkan sang Ratu masuk, bahkan cara yang sama juga ia gunakan pada beberapa penjaga yang juga ia temui setelahnya. Sampai akhirnya ia sampai ke kamar besar milik Raja....

...Tanpa banyak berpikir, Anne langsung membuka pintu besar di hadapannya yang membawanya menuju ruangan yang sama persis seperti di mimpinya....

...Benar, kejadian ini sama persis seperti yang ia alami dalam mimpi. Pandangannya juga tertuju ke seluruh arah untuk mencari Leopold. Dan saat Anne berhasil menemukannya tepat di tempat yang sama seperti di mimpinya, ia langsung menghampiri pria itu dan membawa Leopold kedalam pelukannya....

...Anne mencoba mendekap erat tubuh Leopold yang masih terus gemetar. Tangannya juga sesekali menepuk pelan punggung Leopold, berharap bisa sedikit menenangkannya, dengan beberapa bisikan lembut yang ia ucapkan tepat di samping telinga pria ini. " Tenanglah, tidak apa-apa, sekarang sudah ada aku di sini. "...

...Beberapa percikan air hujan yang masuk melalui jendela di dekatnya yang terbuka lebar membuat Anne merasa tidak nyaman, di tambah suara keras dari rintikan hujan lebat di luar yang cukup mengganggu membuatnya tidak tahan untuk tidak menutup jendela itu. Dan sepertinya Anne tahu apa yang sedang dirasakan oleh Leopold, yaitu ketakutan dan trauma dalam dirinya saat terjadi hujan, mungkin saja....

...Anne yang tadinya bersimpuh untuk memeluk Leopold, kini merubah posisinya, ia berlutut agar bisa meraih jendela untuk ia tutup, tapi masih dengan satu tangan yang mendekap erat Leopold tanpa melepaskannya sedikitpun. Dengan posisinya yang seperti itu memang cukup sulit menjangkau jendela, namun dengan beberapa usaha akhirnya ia bisa menutup jendela itu sekaligus dengan tirainya....

...Anne kembali bersimpuh saat semuanya selesai. "Sekarang sudah tidak takut, kan? " ucapnya dengan pandangan yang perlahan tertuju pada Leopold....

...Namun, senyum yang bahkan belum sempat ia buat, tiba-tiba tertahan saat pandangannya bertemu dengan tatapan tajam Leopold. Tatapan dari pria itu mengingatkannya pada kejadian tadi sore, dan jujur itu cukup membuatnya sedikit takut....

...Beberapa detik berlalu, dan kini Anne mencoba menarik bibirnya untuk membuat sebuah senyuman, dengan rasa takut yang coba ia tahan. Dan ternyata semua tidak seperti yang ia bayangkan, pandangan mata Leopold perlahan berubah menjadi sendu. Pria itu lantas membalas pelukan Anne dengan pelukan yang lebih erat. Bahkan sekarang ia juga membenamkan wajahnya pada ceruk leher Anne....

..." Ku mohon, jangan pernah pergi ...... " Entah kenapa bisikan itu terasa cukup menyakitkan bagi Anne. Apakah karena memori tubuh ini? Ya mungkin saja....

...Anne mungkin memang tidak tahu apa yang telah di alami oleh Leopold selama ini, namun, saat melihatnya dalam kondisi seperti ini, Anne tahu hidup yang di alami Leopold tidaklah mudah....

...Ketika ia melihat sosok yang di kenal kejam malah terduduk dengan keadaan yang begitu menyedihkan di tengah kegelapan, saat itulah hatinya tersentuh. Bagaimana dunia bisa menganggapnya sebagai kutukan hanya dengan sebuah ramalan?...

...Tak terasa air matanya mulai menetes, saat sebuah kesedihan telah menguasai dirinya. Ia mendekap Leopold semakin kuat kedalam pelukannya, berharap bisa menghilangkan semua kesedihan yang di rasakan oleh pria ini....

..." Tidak, aku tidak akan pernah pergi. " Suaranya tercekat menahan tangis....

..." Berjanjilah " pintanya lirih....

..." Aku berjanji "...

...Kini di tengah riuhnya suara hujan yang mengganggu, Leopold mengurai pelukannya, dan dengan lembut menangkup wajah Anne, lalu mendaratkan sebuah kecupan pada puncak kepala wanita yang ia cintai itu. Menghirup setiap aroma yang bahkan tidak berani ia lewatkan sedikitpun. Ketika seseorang yang selalu barada dalam pikirannya kini telah mendekapnya begitu lama, saat itulah ia bisa melupakan dunia....

1
kiu kiu
benhard yg paling tau bagaimna perjuangan leopold.anne memang harus tau kehidupan leopold sebelum mendapatkan tahta rajanya.
kiu kiu
wah...leopold mulai modus tuh..mendekati sang ratu.tp baguslah dia menjadi lembut ketika bersama anne.😄😄
kiu kiu
kenapa leopold tidak menyuruh pergi putra mahkota...dan kenpa pula anne terlalu takut dg putra mahkota.padahal itu wilayahnya leo suaminya.knpa tidakan anak raja bodoh itu di biarkan begitu saja...thor ak jd gereget banget .leopold seperti pecundang membiarkan istrinya berdua dg putra mahkota.
kiu kiu
perdana mentri itu adalah musuh nyata di kekaisaran...kaisar menjadi bodoh karna memiliki perdana mentri tua.orang tua selir nya.klu terjadi perang semoga leopold menghabisi perdana mentri tua alias mertuanya itu.dan selirnya raja serta putra mahkota.yg dianggap adiknya itu.cuih...adik apaan maunya merebut tidak mendapatkan dg cara ksatria.author ak harap cerita ini tk berubah membosankan.gegara peran utamanya kalah mulu..kasian leopold dong...
kiu kiu
bau baunya ini si leo bucin akut...semoga annelise membalas cintanya.walaupun bukan annelise yg asli.
kiu kiu
lanjutkan thor
kiu kiu
suka banget cerita fantasi
kiu kiu
semangat thor....cerita fantasi in paling faforitku...💪💪💪
borraaa: Terima kasih kak😊 dukung terus karyaku ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!