NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Zahra (END)

Cinta Untuk Zahra (END)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:392k
Nilai: 4.8
Nama Author: kiki rizki

SEASON 1 END

Namanya Azzahra Kirana, dia adalah gadis pendiam, tidak mudah bergaul dengan orang baru. Sejak kecil ia dekat dengan adik sepupunya Rio dan temannya Ega. Mereka bertiga tak pernah terpisahkan. Di mana ada Zahra, kedua lelaki itu akan selalu ada di dekat gadis itu.

Hingga beranjak dewasa mereka tetap selalu bertiga. Tak ada yang menyadari perasaan Zahra kepada teman kecilnya. Ia memendam rasa yang lebih dari sekedar sahabat. Begitupun Ega, lelaki itu selalu memperlakukan Zahra dengan spesial.

Sampai pada akhirnya, setelah kelulusan mereka di salah satu SMK negeri tiba-tiba Ega menghilang tanpa kabar. Membuat Zahra kehilangan sosok cintanya dan menutup rapat hatinya untuk siapapun.

Takdir mempertemukan mereka setelah enam tahun berlalu. Berbagai kejadian membuat Zahra trauma untuk melabuhkan cintanya pada siapapun. Termasuk Ega yang datang membawa cinta untuknya.

Berbagai cara dilakukan Ega untuk mendapatkan cinta Zahra. Berusaha sekuat hati dan tenaga memberikan cinta untuk Zahra.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiki rizki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32. Pencarian Zahra

Mobil Ega melaju dengan kecepatan tinggi menuju arah timur kabupaten Malang. Mengikuti GPS yang menunjukkan arah mana yang harus ia tempuh. Berbekal google map itu ia berharap bisa menemukan Zahra secepatnya.

"Yo, coba kamu hubungi nomor tadi. Masih aktif ga?" Ega meminta Rio untuk menghubungi nomor itu.

Rio mengutak-atik ponselnya, mengetikkan balasan pada pesan yang dikirim oleh Zahra. Ternyata pesan itu terkirim, Rio sangat yakin karena ada bukti laporan yang baru saja masuk.

"Terkirim, Ga!" seru Rio.

Ega menolehkan kepalanya melihat pada Rio yang terlihat senang karena hal itu.

"Telpon gak?" tanya Rio meminta pendapat.

"Jangan. Pesan Zahra jangan hubungi nomor itu. Mungkin dia juga khawatir sama keselamatan orang yang nolong dia," kata Ega mengingatkan Rio.

"Om sama tante gimana, Yo? Mereka bakal nyusulin kita atau gimana?" tanya Ega.

"Tadi Efelin bilang, pihak polisi sedang mencari Brian sama Bian. Dengan mengandalkan bukti pesan yang dikirim Zahra itu."

"Semoga dua ******** itu segera tertangkap!" geram Ega.

Ia menambah kecepatan laju mobilnya begitu memasuki wilayah Tumpang, yang sudah dekat dengan tujuan mereka.

Telepon Rio berbunyi, lelaki itu segera mengangkatnya begitu tahu yang menelponnya adalah ayah Zahra.

"Ya, Om?"

"Polisi sedang menuju ke tempat yang kamu kirim. Mereka dari Polsek Tumpang, jadi lebih dekat ke sana. Tolong bertindaklah sesuai anjuran mereka. Demi keselamatan kakakmu," punya ayah Zahra.

"Baik, Om. Om tenang aja, kita bakalan hati-hati kok," jawab Rio.

"Om dan tante juga akan segera menyusul ke sana, jaga diri kalian baik-baik," ayah Zahra memberi pesan pada keponakannya itu.

Ega memperhatikan Rio yang sedang berteleponan. Ia yakin pasti ada sebuah kabar

tentang Zahra.

"Gimana?" tanya Ega menunggu, tetap fokus pada jalanan yang berliku di depannya.

"Kata Om Irwan, akan ada polisi dari Polsek Tumpang yang akan menuju tempat Zahra di sekap," Rio menjelaskan.

"Kita diminta untuk mematuhi aturan yang di buat polisi," lanjutnya.

"Mana bisa! Kalo mereka bergerak lambat aku bakal masuk sendiri!" ucap Ega penuh Emosi.

Ia mencengkeram setir mobilnya dengan erat. Menahan semua amarah yang berkecamuk di hatinya.

****

Gadis yang bernama Lina membaca pesan balasan dari nomor yang dikirimi pesan oleh Zahra. Ia membaca pesan itu dengan seksama.

+62 87xx xxxx xxxx

Siapapun kamu, aku percaya kamu orang baik. Tolong jaga kakakku. Aku dalam perjalanan menuju tempatmu.

Semoga saja kamu segera diselamatkan, mbak Zahra, batin gadis itu.

Gadis itu segara menuju halaman belakang villa untuk melanjutkan pekerjaannya bersih-bersih.

****

Lobi kantor tempat Zahra dulu bekerja terlihat ramai lebih dari biasanya. Di sana terlihat juga beberapa orang mengenakan seragam polisi lengkap dengan senjatanya. Mereka dibekali persenjataan untuk berjaga-jaga agar proses pennggrebekan berjalan lancar.

"Selamat siang, kami mencari karyawan atas nama saudara Bian Noto Atmadja," ucap salah satu polisi yang merupakan pimpinannya.

Alia dan Diana yang berada dibalik meja resepsionis terkejut dengan pernyataan polisi itu.

"Maaf, Pak?" kata Alia memastikan.

"Kami membawa surat penangkapan atas nama tersebut dengan tuntutan tindakan penculikan kepada saudari Azzahra Kirana," polisi itu menjelaskan.

Kedua gadis itu terkejut bukan main. Azzahra Kirana, Zahra teman mereka. Alia bergegas keluar dari balik meja resepionis. Ia mengantarkan para polisi itu ke ruangan di mana Bian berada.

****

Ega dan Rio sampai di sebuah villa yang berada di ujung bukit. Di belakang mereka ada banyak polisi yang berjaga.

Di luar halaman ada seorang bapak-bapak tua yang sedang merapikan taman. Orang itu terkejut dan ketakutan melihat banyak polisi. Ia hendak pergi dari situ. Namun dengan gesit salah satu polisi menangkapnya.

"Ampun, Pak! Ampuni kulo. Kulo namung dikengken tiyan njagi dalem niki, Pak! Ampun!" ucap lelaki tua itu.

(Ampun, Pak! Ampuni saya. Saya hanya disuruh orang menjaga rumah ini, Pak!)

"Bapak bisa jelaskan nanti di kantor," jawab pemimpin polisi itu yang berada di samping bapak tua itu.

"Di mana nona Zahra disekap?" tanya pimpinan polisi itu.

Karena gemetar bapak tua itu hanya mampu menunjuk ke arah villa. Ia buru-buru merogoh kantong celana lusuhnya dan menyerahkan sebuah kunci.

Pimpinan polisi itu mengangguk pada Rio dan Ega. Kedua lelaki itu ikut masuk ke dalam villa untuk mencari keberadaan Zahra.

"Zahra! Zahra!" teriak Ega tak sabaran.

Di dalam kamar Zahra mendengar begitu jelas suara Ega. Ia buru-buru bangun dari ranjang yang ia tempati dan menggedor-gedor pintu kamarnya.

"Ega! Ega! Aku di sini!" Zahra menjawab panggilan itu dengan terus menggedor pintu.

Mereka yang ada di luar mencari sumber suara yang berada di lantai atas itu. Tanpa menunggu lama, pimpinan polisi itu memasukkan kunci yang diberikan oleh lelaki tua ke salah satu kamar yang diyakini tempat Zahra di sekap.

Begitu pintu terbuka, terlihat Zahra yang berlinang air mata berdiri agak jauh di belakang pintu. Ega yang melihatnya langsung saja menerobos masuk. Ia segera memeluk Zahra dengan erat.

"Aku takut. Aku takut," Zahra menangis dipelukannya.

"Kamu udah aman. Kamu udah bebas. Jangan takut lagi," bisik Ega di telinga Zahra yang sedang menangis didekapannya

****

Di tempat lain, para polisi juga menggrebek salah satu rumah di kawasan kumuh yang diduga tempat Brian bersembunyi.

Puluhan polisi itu mengepung tempat itu. Tak disangka di sana mereka tidak hanya menemukan Brian, mereka juga menemukan orang-orang yang ada di sana sedang pesta minuman keras dan barang haram.

Tanpa menunggu waktu lama mereka segera meringkus orang-orang yang ada di sana. Tanpa perlawanan mereka semua digiring keluar dari pemukiman itu. Menuju mobil polisi yang berada di ujung gang.

****

Kedua orang tua Zahra telah mendapatkan kabar bahwa anaknya ditemukan dalam keadaan selamat. Saat ini mereka dan Efelin dalam perjalanan menuju Polsek Tumpang.

Rio, Zahra, dan Ega diminta untuk menunggu kedatangan orang tua Zahra di Polsek Tumpang. Ketiganya tengah duduk di salah satu kursi panjang yang berada di luar halaman kantor polisi itu.

Sebuah mobil polisi dan mobil jazz memasuki halaman kantor polisi. Dari dalam mobil jazz itu keluar kedua orang tua Zahra dan Efelin. Zahra yang melihat itupun segera berdiri dan sedikit berlari menghampirinya.

Bunda Zahra menangis bahagia memeluk anaknya. Beliau tak henti-hentinya mengucap syukur kepada Allah atas keselamatan anak gadisnya.

Ayah Zahra membawa dua perempuan itu ke dalam pelukannya. Lelaki setengah abad itu tak kuasa menahan butiran bening yang menggenang dimatanya. Keluarga kecil itu menangis bahagia atas keselamatan putri sulung mereka.

1
kiki rizki
.
Ratna Kumala
abang ireng kalo disini biasanya buat nyebut parahnya masuk angin orang yg kerokan..
Maulidah. Ahmad
seru banget bikin gemes
Indah Nihayati
sukakkk kak cerita nya
Indah Nihayati
baguss
haniaz
goooooooooodddd👍👍👍👍👍👍👍👍
haniaz
rasanya pengen jungkir balik guling2 aq kak,,,,
wkwwkwkkwkw
degdeg serrrrr
sweet paraaahhhhh
😍😍😍😍💃💃💃💃
Qomariyah Kom
thor lanjut dong seasean 2 nya udh kagak sabar ni untuk baca nya thor
Andi Fitri
byk banget masalahx thor bahagiax dikit cuman dikit
Andi Fitri
suka dgn krakterx zahrah gk gampang suka sm cowok setia sm ega thornya. 👍👍👍
Naoki Miki: Haii ijin promote thor🙏
Yuk mampir dikrya Miki 'ZEHNTARA'
Mncritakan lika liku perasaan dua anak sma, juga Geng Motor, Persahabtan, Komedi, Broken Home, meringkas kisah anak sma smakin menarik😉Tkan profil lngsung ya!!!,jangan lupa tinggalkan jejak!!!
total 1 replies
Andi Fitri
aku mampir baru part ini udh seru dan pasti tinggalkan jejak buat author 😊
💕febhy ajah💕
ais pelakor ada di mana2 memang
Naoki Miki: Haii ijin promote thor🙏
Yuk mampir dikrya Miki 'ZEHNTARA'
Mncritakan lika liku perasaan dua anak sma, juga Geng Motor, Persahabtan, Komedi, Broken Home, meringkas kisah anak sma smakin menarik😉Tkan profil lngsung ya!!!,jangan lupa tinggalkan jejak!!!
total 1 replies
💕febhy ajah💕
konflik terus, kpan bahagianya. ahhhh aku tmbh penasaran jdinya.
💕febhy ajah💕
gara gara bunda tuh, zahranya nga mau ikut, eh malah d suruh ikutan. gitu tuhhh klw bnda paksain sesuatu.
💕febhy ajah💕
wah rosa dn dion ada disini jg ya, tp aku nga ska dion,tp skanya sama mas rud ku,mas rud aku padamuuuuuu.
💕febhy ajah💕
mnkin rio, knpa ya????
💕febhy ajah💕
wow adik sepupu yg pengertian
💕febhy ajah💕
sini aku yg cium, aku jg kangen loh.
💕febhy ajah💕
zahra yg mau d cium, aku yg deg2 kan.
💕febhy ajah💕
br mampir dn tak lupa tinggalkan like.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!