NovelToon NovelToon
Transmigrasi Leader Mafia Ke Tubuh Istri Culun

Transmigrasi Leader Mafia Ke Tubuh Istri Culun

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Reinkarnasi
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: Alia Chans

Clarissa Anggreni, pemimpin mafia kejam yang dijuluki Queen of Damnation, tewas ditembak oleh sahabatnya sendiri, Kalina, dan kekasihnya, Rafael, karena perselingkuhan. Saat ajal menjemput, ia justru terbangun di tubuh Alisha Kirana Maharani – istri cupu korban KDRT dari konglomerat Giovan Salvatore Vizcaya, yang wajahnya persis seperti Rafael. Alisha baru saja jatuh dari lantai atas setelah ditembak orang tak dikenal. Keluarga Vizcaya mengira ia sudah mati. Tapi kini, di balik tubuh lemah Alisha, bersemayam jiwa seorang ratu maut. Di keluarga Vizcaya yang kejam, Alisha direndahkan sebagai pelayan. Giovan berselingkuh di depannya. Tapi Clarissa tidak pernah menjadi korban. Dengan kecerdikan, koneksi bawah tanah, dan haus balas dendam, Alisha (Clarissa) mulai menyusun rencana: ·Membalaskan kematian jasad aslinya kepada Rafael (Giovan) dan Kalina. · Menguasai keluarga Vizcaya dari dalam. · Menemukan siapa penembak yang hampir membunuh Alisha.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alia Chans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Anak siapa??

Sebenarnya Alisha agak aneh saat Edward tiba-tiba saja meneleponnya namun, dia tidak terlalu memikirkan apa yang terjadi dan memilih untuk mengabaikannya.

Keesokan malamnya, Edward mengatakan dia akan pulang bersama Giovan. Semua keluarga Vizcaya menunggu kedatangan keduanya di ruang tamu.

Sedangkan Alisha sendiri masih berada di dalam kamarnya sambil merias wajahnya.

Brumm.

Brumm.

Alisha mengintip dari balik jendela. "Astaga, mereka sudah datang," gumam Alisha yang terburu-buru bersiap.

Pengawal di sana membukakan pintu untuk Giovan dan Edward. Namun, ada yang aneh, satu pintu mobil tiba-tiba saja terbuka dan keluarlah Elena.

"Gov, tunggu!!" teriak Elena.

Giovan menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Elena yang saat ini sedang memeluk lengannya.

"Jangan kayak gini, El. Nanti Alisha lihat!" ucap Giovan sambil melepaskan pelukan di tangan Elena.

"Memang kenapa, sih?" tanya Elena sambil cemberut.

"Sudah! Ayo masuk," ajak Edward.

Emeline mengembangkan senyumannya. "Selamat datang kembali," sambut seluruh keluarga Vizcaya.

Mereka semua belum menyadari bahwa Edward dan Giovan tidak hanya datang berdua saja melainkan bertiga.

"Kakek!!" pekik Alisha yang berada di atas tangga.

Edward dan Giovan sama-sama mendongak menatap Alisha yang saat ini sedang menggunakan dress maroon yang indah.

Elena yang bersembunyi di balik tubuh Giovan juga memerhatikan Alisha, dirinya mendadak insecure saat melihat Alisha yang sekarang.

"Sialan, pantas saja Giovan meninggalkanku, ternyata Alisha yang sekarang sungguh cantik," batin Elena.

Alisha berlari menuruni tangga, dan menghampiri Giovan juga Edward.

Grep.

Orang yang pertama kali Alisha peluk bukan Edward, melainkan Giovan.

"Aku merindukanmu," bisik Alisha tepat di telinga Giovan.

Giovan tersentak kaget, lalu tangannya melingkari pinggang Alisha yang ramping.

Alisha melepaskan pelukannya, dan berbalik memeluk Edward. "Kakek, aku merindukanmu!" ujar Alisha.

"Kakek juga, sayang."

Saat memeluk Edward, Alisha tak sengaja melihat seseorang yang sangat dia kenali di belakang Giovan.

"Kamu!!" ujar Alisha sambil menunjuk Elena.

Elena yang sedang bersembunyi di balik tubuh Giovan akhirnya keluar. "Hai, Alisha!"

"Kau, untuk apa kau di sini?" tanya Emeline.

"Aku akan tinggal di sini," jawab Elena.

Alisha menatap ke arah Giovan untuk meminta penjelasan dari pria itu namun, Giovan sepertinya tidak ingin menjelaskan apa pun.

"Gov?"

"Alisha, aku.."

Kepala Alisha menggeleng kecil. "Ada apa ini, Kakek?" tanya Alisha pada Edward.

Edward menarik napasnya dalam-dalam. "Alisha, tenangkan dirimu dulu, ya," ujar Edward sambil memegang tangan Alisha.

Namun, Alisha justru menepis tangan Edward. "Kenapa kalian membawa wanita itu?! Usir dia!" titah Alisha.

"Kamu tidak bisa mengusirku, Alisha!" seru Elena.

"Kenapa, hm? Aku berhak untuk.."

"Karena aku sedang hamil anak, Giovan!"

"Apa?!"

Tubuh Alisha mendadak lemas, wanita itu mengepalkan kedua tangannya.

"Brengsek!"

Bugh.

"AAHK!" pekik yang lain.

Giovan tersungkur ke lantai dengan sudut bibir yang berdarah. Elena yang melihat calon suaminya terkapar segera membantu Giovan.

"Gov, kau tidak apa-apa?" tanya Elena yang terlihat sangat khawatir.

Giovan menggeleng kecil. "Tidak, aku baik-baik saja," jawabnya.

Mata Elena menatap ke arah Alisha. "Kau kasar sekali, Alisha. Pantas saja Giovan memilihku karena.."

"Karena apa, hah?!"

Alisha hendak melawan Elena namun, Edward dan Emeline dengan sigap menahan tubuhnya.

"Ehh, Alisha, tenangkan dirimu dulu," ucap Emeline.

"Iya, Alisha, tenang. Elena sedang hamil," ujar Edward.

Alisha menjauhkan dirinya. "Kalian.. Jelaskan semuanya padaku!"

---

Kini keluarga Vizcaya sedang berkumpul di ruang keluarga, di sana ada Elena dan juga Alisha.

"Kakek hanya meminta waktu satu tahun saja, Lis. Agar Giovan menikahi Elena. Setelah itu, mereka berdua akan bercerai," ucap Edward.

Alisha masih diam, wanita itu mengambil segelas anggur merah yang berada di meja dan meneguknya.

"Alisha?"

"Kakek pikir waktu satu tahun itu, cepat kah? Tidak, Kakek! Satu tahun itu, sangat lama!"

Edward menganggukkan kepalanya. "Iya, Alisha. Kakek tahu tapi, ini demi kebaikan anak yang berada di perut Elena."

Alisha menatap ke arah Elena yang sedang tersenyum mengejek ke arahnya. "Ciih!"

"Memangnya Kakek yakin, kalau anak yang berada di perut Elena itu anaknya Giovan?" tanya Alisha.

Mendengar pertanyaan dari Alisha, wajah Elena seketika pucat. Bahkan beberapa keluarga Vizcaya pun ada yang kelihatan tegang.

"Kalian yakin, anak itu anaknya Giovan?"

"Tentu saja anaknya Giovan, Alisha! Emangnya Elena pernah tidur bersama siapa lagi?" tanya Fiona.

Alisha memiringkan kepalanya sambil tersenyum miring menatap Fiona.

"Tidur dengan suamimu, mungkin," jawab Alisha.

Uhuk. Uhuk.

Farrel langsung tersedak minumannya sendiri, jawaban Alisha membuatnya terkejut.

Sedangkan Alisha yang melihat Farrel tersedak, langsung tersenyum puas.

"Lihatlah, suamimu tampaknya kaget. Padahal aku hanya bergurau saja," ujar Alisha sambil tertawa kecil.

Fiona menatap suaminya dengan curiga. "Kamu kenapa harus tersedak, hah?!" tanyanya.

"A-aku hanya kaget," jawab Farrel.

"Kaget? Memangnya apa yang membuat kamu kaget?" tanya Fiona.

"Apakah, perkataanku benar, Om. Makanya kau kaget!" seru Alisha.

Glek.

Farrel meneguk ludahnya secara kasar. "I-ini kenapa jadi bawa-bawa aku sih! Yang menghamili Elena itu, Giovan, suamimu, Alisha," kesal Farrel.

"Iya, tapi orang yang tidur dengan Elena bukan hanya suamiku saja. Om Farrel!"

"Memangnya siapa saja yang pernah tidur denganmu, Elena?" tanya Christian.

Wajah Elena mendadak pucat pasi. "A-aku tidak pernah tidur dengan siapa pun kecuali, Giovan."

"Pembohong!" bantah Alisha.

Tuk.

Alisha menaruh gelas wine-nya dengan kasar dan menatap tajam ke arah Elena.

"Aku tidak bohong, Alisha.. Aku, ahkk!"

Tiba-tiba saja Elena memegangi perutnya sendiri dan membuat Edward dan Giovan jadi tidak fokus.

"El, kamu kenapa?" tanya Giovan.

"Ahhk, perutku sakit, Gov!" jawab Elena sambil menangis.

Edward yang khawatir dan takut anaknya Elena kenapa-apa segera menyuruh pelayan untuk menghubungi dokter.

"Cepat, Gov, kamu bawa dia ke kamar untuk istirahat," titah Edward.

Giovan mengangguk dan segera menggendong tubuh Elena. Diam-diam Elena tersenyum tipis pada Alisha.

Namun, sayangnya tidak ada yang melihat senyum Elena selain Alisha sendiri.

"Sialan, dia berhasil mengalihkan perhatian yang lain!" batin Alisha.

"Aww, sakit, Gov!"

Dengan sengaja, Elena menunjukkan kemesraannya pada Giovan di depan Alisha.

"Tunggu dulu!" ucap Alisha berhasil menghentikan langkah Giovan.

Alisha segera berjalan menghampiri Giovan dan berdiri di hadapan pria itu.

"Kau pasti capek, kan perjalanannya jauh. Jadi biarkan aku yang menggendong Elena."

"Hah, memangnya kamu kuat?" tanya Giovan yang terkejut.

"Ciih, kau pikir aku lemah, hah?!"

SREKK.

"AAHKK!" Elena tersentak, ketika Alisha menarik tubuhnya begitu saja.

Hap!

"Biarkan aku yang membawanya ke kamar!" ujar Alisha sambil menggendong tubuh Elena ala-ala bridal style.

"Alisha, tapi Elena pasti berat," ucap Edward.

"Tidak, dia tidak terlalu berat kok!"

Elena menahan kegeraman di dalam hatinya. "Alisha, kau benar-benar!!"

"Apa, hah?!"

Cutt.

"Aww, sakit, Alisha!" pekik Elena saat Alisha mencubit pahanya.

"Bodoamat, biar kau tahu rasa ulet bulu!"

---

Ceklek.

Alisha segera membawa Elena ke kamar tamu dan langsung melemparkan tubuh Elena begitu saja ke atas ranjang.

BRUKK.

"AAWWW!"

Yang lain langsung buru-buru masuk kamar, untuk melihat apa yang terjadi.

"Kenapa, El?" tanya Giovan.

Elena meringis sambil memegangi pinggangnya yang sakit. "Istri mu, Gov. Dia.."

"Maafkan aku, aku tidak sengaja melemparnya," ucap Alisha dengan raut wajah yang sedih.

Edward yang melihat raut wajah Alisha tentu saja merasa tak tega. "It's okay, sayang."

---

Bersambung

1
Lucky Ferdinand Sihombing
mana nih up nya😄
Lucky Ferdinand Sihombing
apa itu Alisha 🤭🤭
Lucky Ferdinand Sihombing
lanjut dong
Lucky Ferdinand Sihombing
lanjut
jeeny sihombing
double dong thor🤭
jeeny sihombing
lanjut
Nelson Sihombing
lanjut dong
Anne Soraya
lanjut 👍
SANG
Semangat terus ya dek👍💪
SANG
Like iklan plus komen
Alia Chans: thanks 😍😣
total 1 replies
SANG
Ceritanya seru dek👍💪
SANG
Novel baru semangat baru ya dek👍💪
☾⚘ `ᴿᵃ | тια.яα↬ˢᵃʲᵃⁿᵍ⁻ⁿⁱᵐ
Kak, tadi aku sempat ngira “PRANGG!” itu dialog karakter, baru sadar ternyata suara gelas pecah 😭 Mungkin bisa tanpa tanda petik biar lebih jelas kalau itu SFX.
Alia Chans: wk" thanks dh mampir
total 1 replies
Wawan
Salam kenal buat Alisa💪✍️
Amila FM,IG:amilaeditslife
waa female fatal nih go go alisha
Alia Chans
Halo guys
ini Novel baru aku👈✍️
☾⚘ `ᴿᵃ | тια.яα↬ˢᵃʲᵃⁿᵍ⁻ⁿⁱᵐ: Haloo~
Aku mampir ☝🏻✨
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!