NovelToon NovelToon
Resep Cinta Om Dokter

Resep Cinta Om Dokter

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Cinta Seiring Waktu / Konflik etika
Popularitas:159.5k
Nilai: 5
Nama Author: dtyas

Bertemu sebagai dokter dan pasien, dengan first impression yang baik dan meninggalkan kesan berbeda. Edward (31), dokter dengan status duda terlibat dengan urusan pribadi pasiennya, Cahaya Sekar Janitra (24).

Entah karena sumpah atau memang takdir Tuhan. Ketertarikan itu berubah menjadi perasaan mendalam saat Edward menolong Cahaya dari jebakan calon suaminya.

====

"Bilang apa kamu? Om? Aku dokter pribadi kamu."

"Dokter dan pasien, berlaku kalau lagi di ruang praktek. Di luar itu, ya bukan dokter aku. Sesuai dengan penampilan, cocok aku panggil Om. Om dokter, gimana om?"

------
Hai, ketemu lagi di karya aku yang kesekian. Baiknya baca dulu Diam-diam Cinta dan Emergency Love

Ikuti sampai tamat ya dan jangan melompat bab. sampai bertemu di setiap babnya 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dtyas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35. Sempurna ....

Bab 35

 

 

Tangan Edward merangkul pinggang Aya, berjalan meninggalkan kamar mengekor Argo dan Mbok Yem. Pesta masih terlaksana, tapi sang pengantin sudah sejak sore meninggalkan pelaminan. Melepas semua atribut busana pengantin bahkan sudah membersihkan diri dan berganti pakaian, dengan busana yang masih rapi khawatir ada tamu yang harus mereka temui.Makan malam pun mereka lewati seperti candle light dinner, 

Sayup-sayup masih terdengar suara gamelan dari area pesta.

“Masih jauh?” bisik Edward. Aya tersenyum dan menggeleng.

Mereka dipersilahkan istirahat di kamar khusus, biasa digunakan untuk tamu dari keluarga terhormat dan juga biasa digunakan untuk malam pengantin keluarga Janitra secara turun temurun.

Kamar yang terpisah dari bangunan utama, melewati taman dan kolam. Ada pohon besar mungkin cukup berumur di sekitarnya. Tampak seperti villa dengan pilar-pilar jati dengan ukiran khas di seluruh bangunan kediaman tersebut.

Argo membuka pintu, Mbok Yem membungkuk mempersilahkan pasangan itu memasuki ruangan.

“Kamarnya bagus nggak? Apa mau ke hotel aja?”

Aya memeluk, setengah menengadah menatap Edward menatap sekeliling ruangan.

“Hm, bagus kok. Mirip di villa. Agak sedikit seram kalau di luar,” seru Edward lalu terkekeh. “Over all, it’s okay. Semakin private semakin bagus,” lirih Edward tersenyum penuh arti.

“Mas dan ndoro Ayu, kami pamit. Kalau butuh sesuatu, di pendopo sana ada yang jaga,” ujar Mbok Yem.

“Iya, mbok. Makasih ya.” Aya yang menjawab.

“Nggih ndoro. Kotak obat ada di atas nakas.”  Pintu perlahan ditutup dari luar. Aya mengurai pelukannya, menuju pintu dan menguncinya. Edward duduk di tepi ranjang menatap pergerakan istrinya.

“Om, mau aku buatkan kopi, wedang jahe atau teh?” ada meja dengan nampan berisi toples-toples mini berisi kopi, teh, bubuk jahe, juga sebotol susu murni. Meja satunya menampung beberapa bungkus snack, mini cake dan sepiring buah anggur dan jeruk.

Edward menghampiri Aya, memeluk dari belakang. “Mau kamu.”

Aya tersenyum, mungkin wajahnya sudah merona. Ada gelenyar ada di tubuhnya disentuh Edward seperti itu. pelukan seorang pria, pria yang sudah halal untuknya. Ada rasa menggelitik di bawah perut, bagai kepakan sayap kupu-kupu. Inikah rasanya bahagia, jatuh cinta. Rasanya bangga karena ia didamba oleh sang suami.

“Loh, ini apa ya,” gumam Aya. Meraih kemasan plastik seperti berisi jamu dengan penjelasan komposisi yang tidak dimengerti. Edward mengambil alih kemasan itu membaca penjelasan di bungkusnya lalu terkekeh.

“Jamu kuat. Keluargamu meragukan keperkas4anku Ay.”

Aya berbalik lalu mencibir, Edward menarik pinggangnya membuat tubuh mereka menempel. Beradu tatap dengan jarak yang begitu dekat, bahkan hembusan nafas terasa di wajah. Perlahan Edward semakin mengikis jarak, dengan tujuan bibir semerah ceri menggoda dan menggemaskan. Mengecup singkat bibir itu dan mengulanginya lagi. Bukan sekedar kecup4n, melainkan pagutan. Cukup lama saling memagut panas dan li4r. tangan Edward yang tadinya berada di pinggang Aya, mulai nakal turun ke bawah menyentuh bok0ng dan menelusup ke dalam dress meraba di dalam sana.

“Om,” lirih Aya saat pagutan mereka terlepas.

“Ay ….” Tatapan sendu seolah permintaan untuk tidak menolak apa yang akan dan harus dilakukan. Perlahan Edward kembali mendekat, memulai dengan mencium, mendekap dan menyentuh. Keduanya sudah berpindah ke ranjang, bahkan dress Aya sudah teronggok di lantai seolah tidak lagi dibutuhkan. Begitu pula pakaian Edward termasuk dal4mman milik Aya.

Tubuh pol0s Aya ditatap nyal4ng oleh Edward.

“Wow, amazing.”

“Jangan gitu, om. Aku ya, malu.” Tangan Aya akan menutupi area sensitifnya, tapi ditahan oleh Edward. Perlahan ia mengungkung dengan tangan mulai bergerilya menyentuh dan bibir meluncur dengan lancar jaya menyusuri leher lalu turun pada dad4 yang bentuknya seolah menggoda untuk disentuh. Tidak besar dan tidak kecil, sangat pas ukurannya, pikir Edward.

“Om,” lirih Aya. Mulai hanyut pada sentuhan suaminya. Apalagi di bawah sana mulai disentuh.

“Hm. Mau berhenti atau lanjut?” bisik Edward sambil menggigit telinganya.

“Lan-jut.”

Belum memasuki menu utama, tapi Aya sudah kepayahan. Suaminya ini memang suhu, sudah berpengalaman dengan urusan ranjang. Bibirnya mendessah dan menyebut nama Edward tanpa panggilan sayang seperti biasanya. Mendadak dessahan dan racauan itu berganti dengan pekikan, mata yang tadinya terpejam karena begitu terlena langsung membelalak dengan kedua tangan mencengkram lengan Edward. Merasakan sesuatu di bawah sana menekan seakan menusuk. Hasr4t dan gair4h seolah sirna berganti rasa nyeri dan perih.

“Om … udah. Sakit,” rintih Aya.

 “Lah, belum goal Ay. Baru separuh jalan ini.”

“Tapi sakit. Katanya mau pelan-pelan,” rengek Aya.

“Ini juga pelan. Namanya lagi cari jalan. Tahan ya,” seru Edward dan Aya menggeleng sambil menggigit bibirnya.

Bertahun-tahun menahan diri dan malam ini akan ia tuntaskan dan kenikmatan yang sedang dia kejar mendadak harus dihentikan. Padahal rasanya luar biasa. Tidak mungkin menunda sampai besok atau besoknya lagi.

“Cabut lagi,” rengek Aya.

“Astaga,” gumam Edward dengan kedua tangan bertumpu  di sisi kiri dan kanan kepala istrinya. Kembali mendekat, mencoba dengan teknik lain. Mencium kening lalu kembali mencummbu dan tangan yang bermain mengalihkan rasa sakit yang dikeluhkan sang istri. Sampai akhirnya kembali terlena dan Edward kembali menghentak,membenamkan miliknya dengan sempurna.

“Edwardddd,” pekik Aya.

“Ah, Ay, kamu nikm4t. ini luar biasa Ay.”

Rintihan itu perlahan sirna berganti dengan tarikan nafas dan dessahan nikmat saat Edward bergerak pelan, menemukan ritme yang pas untuk mereka. Kesabaran dan penyatuan yang membuahkan hasil begitu … sempurna.

 

1
Nur Wakidah
nikahan anggota genk pria terkutuk yg paleng bontot , lengkap semua jadir se bini2nya 🤣🤣🤣
Kusii Yaati
dasar anji nggak pakai Ng sinting,ku doain pas MP Bella tamu bulanannya datang, pas tegang tegangnya lagi biar tahu rasa,biar cenat cenut luar dalam 🤣🤣🤣
gina altira
ternyata grup pretty angels sama gesreknya 🤭
hiro_yoshi74
kasih tali hasduk sama tali tu yg buat pramukan kan lumayan panjang sil
hiro_yoshi74: yang ado jangkarya yo kk ben anteng
total 2 replies
Shee_👚
siap² bele tar habis sah di unboxing sama a anji gak pake ng😂😂
anji dah siap gasss gak pake kendor🤣🤣🤣
Shee_👚
songong nya anak bu mira satu ini, dah berasa manggil temen aja🤣🤣
Felycia R. Fernandez: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
kk Rama itu kk
total 1 replies
mmh nengmuti
mulut mu losdol amat nji 🤣🤣
mmh nengmuti
bner sap omongan lu🤣🤣🤣🤣
Sahlendi Udiningrum
duo sengklek jalan bareng 😄
Nur Wakidah
wajah tak sama tp kelakuan sama 😂😂😂
Rama P & Anji gk pakek Ng. 🤣🤣🤣
Emak2 yg paling heboh 🤭🤭🤭 nginep semalem berasa nginep seminggu kopernya🤣🤣🤣
Iccha Risa
asyikk 🤣🤣🤣
Shee_👚
kirain segudang berlian, lah segudang cinta mana kenyang a🤣🤣🤣
Shee_👚
yang ada rama ogah punya sodara yang sengklek nya sama🤭
Shee_👚
dimana² yang gratis itu nikmat nya besa🤣🤣🤣
Shee_👚
sapri mau ngintip apa gimana sap??🤭
Shee_👚
mereka beradu tatap kak

typo dikit
Shee_👚
dah tau mode soang terus malah ngajakin ke apartemen, bele abis nanti kamu🤣🤣🤣
Shee_👚
sarav emang a rama🤣🤣🤣
R Melda
wira sableng😬😬😬
mery harwati
Aaannjjiii aq kasih vote ya biar gak salah baca nama pas ijab kobul 💪🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!