NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Nona Arrogant

Takdir Cinta Nona Arrogant

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:7.7k
Nilai: 5
Nama Author: khitara

Namanya Esterlita Hanggara Suparapto, putri bungsu pengusaha transportasi terkenal Anthony Hanggara Suprapto dan Hagia Selvia Suprapto.
Ester adalah gadis cantik berusia 20 tahun, karena statusnya yang merupakan putri bungsu ia mendapatkan kasih sayang berlebih dari kedua orang tuanya dan kedua kakak perempuannya.

Namun ternyata perlakuan itu menjadikan Esterlita menjadi sosok nona muda dengan segudang sifat dan sikapnya yang menyebalkan. Estelerlita menjadi sosok yang sangat arrogant dan suka merendahkan orang lain.

Pergaulannya kian liar,

Keributan demi keributan seringkali ia ciptakan, Titik kesabaran tuan Anthony mencapai batas ketika ia bertemu dengan sang putri di loby hotel bersama seorang pria yang sangat tidak ia suka.

Tuan Anthony marah bukan main,

keputusan di buat,
Jika Ester tak ingin kehilangan haknya atas semua fasilitas dari sang ayah maka ia harus mau menikah dengan Yoga Setyawan.

Supir pribadi sang ayah,

brugh....
Ester pingsan....

apa yang akan terjadi.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 27 salah paham

" bang....aku nggak rela ya abang kerja sama orang gila kayak dia " omel Zahra sambil menuding Ester dengan wajah geram.

Yoga menghela nafas, sikap Ester baru saja memang bar bar dan keterlaluan menurutnya.

Lihat saja apa yang baru saja ia lakukan kepada Zahra,

Hampir saja Zahra terjungkal karena ulahnya jika saja ia tak sigap menangkap lengannya tadi.

" sudahlah Ra...

jangan di besar besarkan, Dia tidak sengaja " ucap Yoga sembari melepaskan tangannya dari lengan Zahra.

" tidak sengaja apa bang ?! dia itu sengaja ya...

aku ingat, dia cewek songong tempo hari itu kan ?! "

" Ra..."

Thin thin thin....

Suara klakson membuat Yoga tak melanjutkan ucapannya,

Ia menoleh ke arah mobilnya di sana.

Pasti Ester yang sudah melakukan itu. Dan benar...gadis itu berdiri di sisi mobil sementara satu tangannya masuk ke dalam jendela mobil yang terbuka.

" tuhkan....

yang seperti itu abang bilang nggak sengaja ?! Dia itu bermasalah bang....

udahlah, abang berhenti aja...nanti aku yang bantu bicara sama pakde ya... " ucap Zahra sangat gemas melihat kelakuan Ester yang menekan nekan klakson tidak jelas.

" nggak usah Ra...."

Thin thin thin.....

Lagi lagi Ester menekan klakson tanpa aturan dan sukses membuat Yoga sedikit panik.

" Woi.....!!! kalau mau pacaran, berikan kunci mobilnya padaku.

aku mau pulang !! " teriak Ester dari mobil sana kepada Yoga.

Yoga menghela nafas.

Kelakuan Ester benar benar seperti preman. Bagaimana seorang gadis bisa berteriak dengan jarak lumayan jauh seperti itu.

" Ra aku pulang dulu,

maaf nggak bisa anter kamu ya..." pamit Yoga sambil mengusap lembut lengan Zahra.

Zahra pun akhirnya hanya bisa mengangguk dengan raut wajah keruh.

Netranya menatap Yoga yang melangkah lebar dan terkesan berlari mendekati Ester di sana.

Tak lama Ester dan Yoga sama sama masuk ke dalam mobil dengan Ester yang lebih dulu masuk ke dalam mobil dan membanting pintu mobil dengan kasar,

kemudian baru di susul oleh Yoga setelah sebelumnya pemuda itu mengusap dadanya karena terkejut dengan tingkah Ester barusan.

Yoga melajukan mobilnya dan meninggalkan area parkir rumah makan itu setelah menyapa Zahra.

Di sisinya Ester hanya diam tanpa suara.

Mobil Yoga menyusuri jalan raya yang nampak padat dengan pengendara lain.

Ia hanya bisa diam tanpa berani berucap sepatah kata.

Di sisinya,

Raut wajah Ester begitu horor menurutnya.

Jujur ia tak tahu apa yang membuat gadis itu bersikap seperti itu.

" kenapa tadi di bayar dulu ?! Kenapa tidak menungguku ?! " Yoga memberanikan diri untuk bertanya.

Tapi nihil,

Ester hanya diam dan cuek saja, tak merespon apalagi memberi jawaban atas pertanyaa dari sosok di sampingnya itu.

" ekhem...." Yoga berdehem demi menetralkan perasaannya yang tiba tiba saja terasa tak baik baik saja.

Ia merasa di diamkan oleh Ester, seharusnya ia tidak merasa apa apakan ?!

tapi kenapa rasanya sangat tidak nyaman sekali....

Monolognya.

" kau...marah padaku ?! " cicit Yoga lagi dan lagi lagi ia tetap tak mendapat respon apa apa dari Ester.

Gadis itu hanya diam dan diam seolah tidak ada yang mengajaknya bicara sama sekali.

Sampai akhirnya mereka sampai di rumah, Ester hanya diam dan langsung turun dari mobil begitu saja tanpa berucap sepatah kata.

" dia kenapa sih ?! Kok kayak marah padaku begitu ?! " cicit Yoga dengan netra yang terus mengikuti langkah lebar Ester masuk ke dalam rumah.

" ya Tuhan....

ini sulit sekali, sanggupkah aku menghadapinya...."

Yoga masih bermonolog.

Sementara Ester,

Sesampainya di dalam rumah, tidak seperti biasanya yang setiap dari mana mana ia akan mencari sang mama,

Kali ini ia langsung menaiki anak tangga menuju kamarnya.

Sesampainya di kamar, ia masuk ke kamar mandi. Hati dan jiwanya juga raganya tiba tiba terasa panas tak terkira...

dan ia ingin mendinginkan diri dengan mandi.

Di bawah sana,

Ketika Ester sibuk menyiramkan air pada tubuhnya,

Yoga nampak masuk ke dalam ke kamar setelah berbasa basi sedikit dengan pelayan yang lain.

🍀

Hari telah sore ketika Ester terlihat membuka pintu ruang kerja sang papa.

" pa...

Ester mau bicara " ucap Ester setelah ia masuk ke dalam ruangan itu dan berdiri di hadapan sang papa.

Saat itu, sang papa nampak duduk di meja kerjanya dengan layar lap top yang menyala di hadapannya.

Sebelumnya ia bertanya lebih dulu kepada sang mama tentang di mana keberadaan sang papa.

" ada apa lagi Ester ?! "

" bisakah papa membatalkan niat papa untuk menikahkanku dengan laki laki itu ?! "

" Yoga...namanya Yoga..."

" ya baiklah, Yoga....bisakah papa membatalkannya ?!

Aku ingin kuliah di luar negri, dan aku janji aku akan berubah.

aku akan belajar bersikap lebih baik dan lebih bertanggung jawab pada diriku sendiri.

Aku janji aku tidak akan lagi membuat masalah apalagi mempermalukan papa dan mama " ucap Ester penuh ketegasan,

Tuan Anthony sampai sampai tak berkedip menatap sosok sang putri yang nampak berbeda itu.

" kenapa ?! Kau merasa patah hati dan hancur hanya karena laki laki brengsek seperti Pietter itu....?!

lalu kau ingin lari begitu ?!

andai kau tahu seberapa brengsek laki laki itu di belakangmu,

dan jika kau mau...papa akan memberinya pelajaran...." sergah sang papa.

" tidak pa...

biarkan saja, aku tak lagi memiliki hubungan dengannya.

Jadi menurutku, apa yang dia lakukan bukan urusanku...."

" lalu ?! "

" aku hanya ingin berubah menjadi lebih baik dan belajar bertanggung jawab.

Aku sadar...selama ini, sikapku seperti anak kecil..." ucap Ester lagi.

Tuan Anthony diam sejenak, di tatapnya putri bungsunya itu dalam dalam.

" jadi intinya ?! Kau menolak rencana papa dan memutuskan ingin melanjutkan kuliahmu ke Luar Negri begitu ?! "

" iya pa.."

" kau yakin ?! "

" yakin..."

" ok...kalau begitu, tentukan universitas mana pilihanmu...

selebihnya papa yang urus " jawab Tuan Anthony tak kalah tegas.

Tanpa ia sadari,

Di balik pintu yang tak tertutup, Yoga yang juga ingin bicara dengan tuan Anthony untuk meluruskan sesuatu yang baru saja ia sadari, terhenyak mendengar percakapan ayah dan anak di dalam barusan.

Entah kenapa mendengar permintaan Ester, tubuhnya tiba tiba terasa lemas.

Baru saja ia akan menemui tuan Anthony untuk meluruskan kesalah pahaman Ester padanya tentang Zahra.

Tapi ia malah mendengar semuanya.

Meski terkesan terlambat, Yoga baru menyadari meski tak terlalu yakin.

Sebelumnya sikap Ester biasa biasa saja meski terkesan jutek padanya,

Gadis itu bahkan makan dengan lahap di hadapannya.

Tapi itu sebelum Zahra datang.

Setelah Zahra datang...dan mengingat setiap ucapan gadis itu,

Yoga menarik kesimpulan, Ester marah padanya karena Zahra.

Ester pamit keluar kepada sang papa,

" kau..." cicit Ester ketika ia melihat Yoga berada di luar pintu.

Tatapan mata Ester terlihat sinis kepada Yoga.

" sekarang bernafaslah dengan lega, jangan khawatir...

aku pastikan hubunganmu dengan pacar rahasiamu itu akan tetap baik baik saja " ucap Ester ketus.

" dan ya...Katakan padanya...

perbaiki sikapnya padaku karena aku tidak suka sikapnya tadi padaku.

Dia sama sekali tak selefel denganku, dan aku sama sekali tak berminat menjadi pelakor untuknya.... " lanjut Ester lagi dengan nada yang kian tajam.

" kau salah paham, tidak ada hubungan seperti itu antara aku dan Zahra " Yoga mencoba menjelaskan.

Ia semakin yakin akar kemarahan Ester itu.

" lepaskan tanganmu, aku tidak perduli..." jawab Ester ketus sambil menepis kasar tangan Yoga yang memegang lengannya untuk kemudian ia berlalu dari sana.

" nona...tunggu,

aku ingin bicara.... " Yoga berniat mengejar Ester.

tapi...

" Yoga...kau di sana ?!? "

" ya tuan " jawab Yoga menghentikan niatnya sambil menatap sendu kepada Ester yang mulai menaiki anak tangga.

" masuklah...aku ingin bicara padamu "

" baik tuan...."

1
Tuti Tyastuti
𝘦𝘪𝘢 𝘺𝘰𝘨𝘢 𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳 𝘮𝘢𝘳𝘢𝘩 𝘥𝘢𝘯 𝘤𝘦𝘮𝘣𝘶𝘳𝘶 𝘴𝘮 𝘻𝘢𝘩𝘳𝘢
shinta
nahh lho, plot twist apa lagi ini..... aku kirain hubungan mereka bakal cemburu, marah dan mais kemudian... tapi ini, sepertinya ga akan mudah. duh Yoga sabar yah




makasih udah up di hari Minggu ya Kak Thara, aku beneran ga nyangka, love sekebon deh😍😍😍😍
shinta: sama-sama, Kak Thara... semangat terus yah!!
total 2 replies
partini
good story
Tuti Tyastuti
𝘤𝘪𝘦𝘦𝘦 𝘢𝘥𝘢 𝘺𝘨 𝘤𝘦𝘮𝘣𝘶𝘳𝘶🤭😂😂
shinta
Kamu cemburu dan marah ga dilakuin calon istri ya Esther....
ngakuuuuuuuuuu udah mulai tersepona dan teryoga yoga🤣🤣🤣
shinta
deeuuuhhhh udah nyaman ya Neng...... bentar lagi jatuh cinta deh ke Yoga!
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳🤣🤣🤣
Tuti Tyastuti
𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳 𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘮𝘢𝘭𝘶" 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘨𝘦𝘯𝘨𝘴𝘪😂
Mega Maharani
ceritanya menarik
shinta
nah lho ... mulai ada titik...titik nihh 😍😍😍
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Mardia Emailvivo
deh penasaran binggit deh kek mana kelanjutan nya,semoga nona muda ini sadar lelaki yg harus dia percaya,,😄😄😄
shinta
waaahhhh harus nunggu besok iniiii, padahal penasaran banget!
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘯𝘢𝘩 𝘣𝘢𝘳𝘶 𝘬𝘢𝘶 𝘱𝘦𝘳𝘤𝘢𝘺𝘢 𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘭𝘢𝘬𝘶𝘢𝘯 𝘴𝘪 𝘱𝘪𝘦𝘵
Tuti Tyastuti
𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮 𝘬𝘦𝘯𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘪 𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳
shinta
padahal biarin aja tuh Esther makan dulu yoga, biar dia tahu kelicikan Pieter!!
Tuti Tyastuti: 𝘦𝘪𝘢 𝘣𝘪𝘺𝘢𝘳 𝘬𝘢𝘱𝘰𝘬 𝘴𝘪 𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳
total 1 replies
shinta
bukan Pieter kan, seseorang yg mungkin membahayakan hidup Esther
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!