Takdirku di tentukan oleh diriku sendiri, jika ada yang mengatakan aku lemah,akan aku hancurkan dengan pedangku,jika ada yang mengatakan aku sampah akan aku bunuh dengan pedangku, jika seluruh dunia ingin menundukkan aku, akan ku tebas dengan pedangku sekalipun itu adalah Dewa.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jin kazama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 35. Bencana yang tak terduga.
Bab 35. Bencana yang tak terduga.
Hari demi hari terus berganti. Dua tahun sudah terlewati begitu saja tanpa terasa. Kini usia Revan sudah 19 tahun. Banyak hal yang terjadi selam dia tahun ini. Alina telah sembuh sepenuhnya dan bisa memanfaatkan tubuh Dewi Es dengan baik. Sekarang dia menjadi seorang Penyihir bintang 5.
Sementara itu kakek Himdal punya hobi baru yaitu menempa senjata. Ternyata kakek Himdal diam diam adalah seorang pandai besi di masa mudanya. Jadi untuk mendukung sang kakek ,Raja Julian mendirikan sebuah Gedung khusus untuknya. Agar dia bisa menyalurkan hobinya, menempa senjata dengan nyaman.
Hubungan Revan dengan para saudara saudaranya juga sangat baik. Mereka belajar banyak dari Revan tentang berbagai macam tehnik pedang dan juga langkah gerakan kaki.
Dia tidak banyak bicara, dia kembali mempraktekkan gerakan langkah kaki seperti yang pernah dia ajarkan pada kakak kelimanya yaitu Pangeran Willy.
Setelah mendengar penjelasan dari Revan kedelapan saudara itu mulai berlatih dengan giat. Mereka sangat bersemangat saat mengetahui bahwa tehnik gerakan yang di ajarkan oleh Revan sangatlah fleksibel dan mudah di fahami. Bahkan untuk jurus pedangpun mereka tak perlu tergantung pada buku latihan.
Buku latihan hanya di jadikan sarana awal untuk inspirasi mereka memulai tehnik pedang. Revan sendiri memperhatikan semua itu dan tersenyum puas. Perkembangan kakak ya sangat bagus. Seperti kakak pertamanya Pangeran Daniel memperoleh langkah Harimau. Gerakannya begitu tangkas tegas dan juga lincah. Di dukung dengan tubuhnya yang besar dan tegap dia terlihat sangat ganas saat bergerak.
Saat berlatih pedang pun dia akhirnya menemukan gaya pedangnya sendiri hingga beberapa Minggu kemudian menciptakan tehnik pedangnya sendiri yang dia beri nama "Tebasan Badai Angin.".Revan mengangguk. Dengan dukungan tubuhnya yang besar dan ayunannya yang kuat kakak pertama itu memang layak jika bisa menciptakan serangan seperti badai.
Begitu juga dengan pangeran kedua yaitu Kevin dia mendapatkan tehnik langkah kilat dan juga menciptakan tehnik pedangnya sendiri yang di sebut "Pedang Gelombang Air." Tehnik ini sangat luar biasa. Dengan elemen airnya kakak keduanya itu menciptakan sebuah tebasan gelombang air yang tajam dan kuat. Bahkan batu pun begitu mudah terbelah seperti tahu.
Sedangkan Pangeran Dion mendapatkan langkah teleportasi jarak pendek. Karena kecepatan langkah ya memang benar benar cepat. Bahkan Revan juga tercengang dengan bakat kakak keempatnya itu. Untuk tehnik pedang di menciptakan sebuah tehnik unik yang di sebut "Ledakan Energi Pedang".
Serangan yang satu ini juga tidak kalah menakutkan. Serangan itu setara dengan Bom yang bisa melubangi gunung sedalam 6 meter dengan diameter 4 meter.
Di sisi lain Pangeran Leonardo juga menguasai tehnik langkah kaki bayangan ganda. Saat dia melangkahkan maka akan ada satu bayangan dirinya yang muncul. Dia menciptakan sebuah tehnik pedang yang sangat mengerikan yaitu "Tehnik Pedang Tebasan Guntur."
Berbeda dengan yang lainnya Pangeran Gio memiliki "Tehnik Langkah Melebur Bumi". Saat dia melangkah tubuhnya tenggelam ke dalam tanah. Sama seperti batu yang di lempar dan tenggelam ke air. Bedanya dia tenggelam dia dalam tanah dan muncul di manapun yang dia inginkan pada batas jarak tertentu.
Tehnik pedang yang dia ciptakan adalah "Tehnik Pedang Penghancur Bumi". Saat pedangnya terhunus maka tanah akan retak dan terkoyak koyak kemudian dalam dalam sekejap tanah itu hancur berkeping keping.
Sedangkan Pangeran Bara dia memiliki Tehnik Langkah Penghancur. Saat dia melangkah tanah di belakangnya akan hancur dan menyala oleh panas api yang membara.
Tehnik pedang yang berhasil dia ciptakannya adalah "Tehnik Pedang Kobaran Api Pelebur Jiwa." Setiap tebasan pedangnya akan membakar lawan beserta jiwanya. Jika jiwa lawannya lemah, maka jiwanya akan terbakar menjadi abu.
Dan Pangeran Panji. Dia telah mengembangkan tehnik langkah kakinya menjadi "Tehnik Langkah Angin." Dengan tehnik ini langkah ya seringan bulu dan dia bisa bergerak dengan sangat cepat.
Sementara untuk tehnik pedang yang dia kembangkan adalah "Tehnik Pedang Hembusan Kekacauan."
Tehnik pedang ini adalah tehnik pedang yang sangat ganas. Terlihat tidak berbahaya tapi setiap tebasannya, dalam jarak 10 meter udara di penuhi dengan ratusan ribu jarum angin yang sangat tajam.
Jarum ini berbentuk melengkung seperti bulan sabit.
Jarum yang tercipta dari energi mana dan elemen angin yang di padatkan. Saat tebasan ini di arahkan ke sebuah pohon besar. Pohon itu hancur berkeping keping dalam detik.
Begitulah seterusnya hari hari kesembilan saudara itu di penuhi dengan latihan latihan yang tiada henti. Terkadang mereka juga menjalankan misi. Baik itu membasmi bandit. Melawan pemberontakan yang di lakukan oleh sekelompok orang yang menguasai beberapa wilayah selatan.
Sesekali juga melawan binatang iblis yang datang dari Hutan kematian, mereka mengacau dan menghancurkan rumah para penduduk. Hutan kematian adalah hutan yang sangat terkenal dengan banyaknya binatang iblis.
Tapi tidak semua binatang iblis liar dan kejam. Ada juga binatang iblis yang jinak dan berbaur dengan manusia.
Waktu terus berjalan dan tak terasa setahun telah terlewati begitu saja. Saat ini usia Revan sudah 20 tahun. Dia menikmati hari hari penuh dengan kedamaian ini. Tapi Revan tidak tahu jika ini sebenarnya adalah kedamaian sebelum badai.
*****
Tanggal 7 Juni 2012 Kalender Kerajaan Varmillion.
Pagi itu sekitar pukul 10.00 pagi di kejutkan dengan kedatangan kereta kuda yang membawa Pangeran Kedua dengan kondisi kritis. Tubuhnya bersimbah darah.
Dan satu tangan kanan dan satu kaki kirinya telah hilang. Wajahnya di penuhi dengan luka dan sangat berdarah. Selir Diana yang melihat kondisi tragis putranya hanya bisa menangis sekencang kencangnya, hatinya sakit, dadanya sesak dan tidak lama kemudian di pingsan di tempat.
Para tabib segera melakukan yg tindakan perawatan yang terbaik untuk menyelamatkan nyawa Pangeran Kedua. Dan Selir Diana yang pingsan juga di beri perawatan agar kondisinya segera membaik.
*****
Aula Utama Kerajaan Varmillion.
"Jelaskan langsung situasinya." Kata Raja Julian tanpa basa basi.
Setelah mengetahui kondisi putra keduanya. Yaitu Pangeran Kevin Raja Julian segera mengumpulkan semua petinggi Kerajaan untuk melakukan pertemuan mendadak.
Prajurit itu tidak berani berbasa basi dan langsung menjelaskan situasi yang terjadi.
"Yang Mulia sekitar dua jam yang lalu di wilayah Benteng perbatasan semuanya masih stabil seperti biasanya, Namun dari langit tiba tiba muncul sebuah retakan ruang dimensi. Dari ruang dimensi itu muncul dua belas orang dengan aura yang sangat kuat.
Satu orang berada di tingkat Kesatria pedang bintang 9. Dua orang berada di tingkat kesatria pedang bintang 7 dan sembilan orang lainnya berada di tingkat kesatria pedang bintang 5, dan seluruhnya berada di level 10.
Pangeran kedua sebagai pemimpin Benteng perbatasan menjadi waspada, mereka hanya mengatakan kalau mereka semua adalah "Penjajah luar angkasa." Tujuan mereka adalah menaklukkan dan menguasai Galaksi kedua ini. Dan tugas pertama mereka adalah menguasai semua wilayah yang ada di seluruh Benua.
Mereka mengatakan kalau mereka tidak mau tunduk mereka akan di hancurkan dan di ubah menjadi debu.
Pangeran Kevin sangat marah sehingga terjadilah pertarungan sengit di antara Pangeran Kevin dan salah satu kelompok itu. Para Prajurit juga bergegas membantu namun 1000 prajurit di musnahkan
dalam hitungan detik oleh Kesatria pedang bintang 9 itu.
Sementara Pangeran Kevin masih terus bertarung tanpa rasa takut.Namun karena kesengajaan kekuatan yang terlalu besar Pangeran Kevin terluka parah.
Dan mereka juga menyampaikan pesan kepada anda Yang Mulia. Kata Prajurit dengan nada yang bergetar. Ekspresi wajahnya benar benar sangat rumit.
"Pesan ? Pesan apa yang mereka katakan ?" Tanya Raja Julian dengan wajah gelap. Suasana hatinya benar benar buruk saat ini.
"Mereka mengatakan Yang Mulia harus menyerah jika tidak tunggulah kematian." Mendengar itu raut wajah Raja Julian. berbuah jelek. Ekspresinya berubah menjadi sangat dingin. Tapi sebelum dia mengatakan sesuatu tiba tiba suara yang keras menggelegar datang dari arah Aula.
"LANCANG ! BAJINGAN MANA YANG BERANI MENYAKITI KELUARGAKU !"
"BOM !"
Di saat yang bersamaan keluarlah tekanan aura yang luar biasa mengerikan dari Kesatria Pedang bintang 10 menyeruak memenuhi seluruh Aula.
Di sertai dengan aura membunuh yang luar biasa pekat membumbung ke atas, sehingga membuat ruang Aula berguncang hebat bagaikan telah terjadi gempa Bumi dahsyat. Retakan demi retakan mulai bermunculan. Dan itu menyebar seperti jaring laba laba.
Maksudnya "merawat orang sakit" kah ....??? 😭😭😭😭
Masa 1 chapter bs 2-3 di ulang2 🙄🙄🤦♀️🤦♀️
apa gak ada