Awal kisah di sebuah kontrakan mewah. Mempertemukan dua orang insan yang bertolak belakang.
Dia seorang gadis yang angkuh, arogan, cuek dan jutek. Tetapi dia sangat peduli sama orang terdekatnya saja.
Telah di pertemukan dengan sosok polisi yang dingin, penyayang dan posesif.
Akankah mereka saling menyukai atau malah sebaliknya..???
Inilah kisahnya...😁😁😁
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Airien, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SEMUA GARA-GARA MEYKA
Kemudian Ribbye merebahkan badannya tepat di samping Reyhan tapi kursi yang lain. Namun Ribbye tidak nyaman karna kursi yang dia tempati pendek. Beda sama yang di tempati oleh Reyhan.
Aduhh,,,, mana bisa gue tidur kalau kaya'gini.. Ucap Ribbye sebel. Kemudian ia melirik ke arah Reyhan.
Enak bangat dia tidur dengan nyenyak, sedangkan gue nggak bisa tidur, mana hujan makin deras lagi... Ucap Ribbye sedikit bergetar karna ketakutan.
Tidak lama kemudian guntur dan kilat kembali menggelegar. Ribbye yang ketakutan dari tadi, kini makin bertambah dan memeluk kedua lututnya. Tanpa pikir panjang ia membangunkan Reyhan.
Kak Rey..... Bangun dong, aku takut.... Ucap Ribbye sambil menunjuk-nunjuk pipi Reyhan.
Reyhan yang merasa terusik tidurnya karna gangguang Ribbye, akhirnya membuka matanya.
Kamu belum tidur..?? Ucap Reyhan bangun dari tidurnya dan duduk, lalu mengusap pipi gadisnya itu.
Aku takut kak, suara guntur dan kilat nyeremin sekali, Di tambah lagi hujan makin deras. Aku nggak bisa tidur.. Ucap Ribbye masih ketakutan
Mendengar perkataan gadisnya, ia hanya tersenyum.
Ya udah sini dekat aku.. Ucap Reyhan sambil menepuk di sampingnya
Tapi.... Ucap Ribbye
Udah nggak papa sini, aku nggak akan macam-macam kok sampai kita jadi halal. Ucap Rey menenangkan dan mengusap kembali pipi gadisnya.
Ayo.. sambil menarik tangan gadisnya sengan lembut.
Kini Reyhan dan Ribbye merebahkan badannya di sofa, lengan Reyhan di jadikan bantalan oleh Ribbye. Baik Ribbye maupun Reyhan sama-sama tidak bisa bergerak karna merasa sempit di sofa. Tetapi keduanya hanya diam. Mereka berusaha memejamkan matanya tetapi tetep tidak bisa. Malahan mereka menjadi kepanasan.
Sayang... Kamu udah tidur belum...? sahut Reyhan
Belum kak,, nggak bisa tidur nih.. Balas Ribbye dengan suara manjanya
Sama, aku juga nggak bisa tidur.. Ucap Reyhan lalu membelai rambut kekasihnya.
Gimana mau tidur kalau tempatnya sempit gini.. Ucap Ribbye
Iya kamu benar, sempit di sini. Ucap Reyhan lalu ia pun bangun kemudian menarik Ribbye
Kita mau kemana kak,,, Tanya Ribbye
Kita tidur di kamar saja, di sana luas, di banding di sini kita kesempitan.. Ucap Rey
Lalu mereka pun sampai dalam kamar, Ribbye segera merangkak ke atas tempat tidur Rey, kemudian di susul oleh Reyhan. Reyhan menarik selimutnya batas perut.
Ribbye yang membelakangi Reyhan segera memejamkan matanya. Sedangkan Reyhan menghadap ke arah langit-langit kamarnya. Matanya belum bisa terpejam karna hujan kian deras menerpah seng kamarnya. Lalu ia berbalik kearah gadisnya dan langsung memeluknya dari belakang.
Ribbye terkejut dan membuka matanya, tetapi ia hanya diam. Kemudian Reyhan bertanya tetapi Ribbye hanya diam mendengarkan tanpa berniat membalas ucapan Reyhan
Sayang kamu sudah tidur belum...???
Aku nggak bisa tidur sekarang, apalagi hujan makin deras. Reyhan berpikir gadisnya sudah tertidur, makanya ia tidak menyahut.
Tapi Reyhan tetap bercerita sendiri.
Bye,,,, sebenarnya aku khwatir sama kamu, entah kenapa aku merasa takut, apalagi kita tidak sebanding, mantan tunanganmu mungkin benar, aku tidak bisa sebanding denganmu.. Ucap Reyhan sambil tambah mengeratkan pelukannya.
Ribbye mendengar penuturan Reyhan merasa gelisah hatinya, akhirnya ia membuka pelukan Reyhan dan berbalik menghadap ke Reyhan
Kamu ngomong apa tadi...? kenapa bisa kak Rey bicara seperti itu.. Sahut Ribbye tidak suka.
Kamu belum tidur.. ??
Nggak usah mengalihkan pembicaraan kak...
Iya maaf,,, aku hanya takut kamu meninggalkanku, karna perbedaan kita sangat jauh, kita tidak sebanding..
Bagaimanapun kondisi kak Rey, aku tulus menerimamu, bukan karna materi, aku menyukaimu tulus dari dalam sini. Sambil menujuk dadanya.
Jadi kak Rey nggak perlu mikir macam-macam, yang penting kak Rey mau berusaha.
Terima kasih sayang.. Ucap Reyhan sambil mengelus pipi gadisnya dan mereka saling tersenyum
"Terima kasih bye karna kamu tidak memandang status keluargaku. Tapi kamu tenang saja sayang, mantan tunanganmu salah menilaiku, karna keluargaku bukanlah orang biasa, keluargaku bahkan lebih dari mantan tunanganmu." Ucap Rey dalam hati