NovelToon NovelToon
Ayo Tinggalkan Papa, Nak

Ayo Tinggalkan Papa, Nak

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:33.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mur Diyanti

Azarin mengira, setelah ia melahirkan anak, Fajar akan bersyukur dan menganggapnya istri.

Namun semua harapan itu hancur setelah ia mendengar percakapan suami dan Ibunya.

Fajar, tidak pernah menganggapnya istri. Baginya hadirnya Mia dalam hidupnya adalah aib. Dan akan membuang Mia dengan dalih kecelakaan.

Mendengarnya Azarin langsung lemas. Ia pun memutuskan untuk kabur malam itu juga, dan tidak lagi mengharapkan belas kasih Fajar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mur Diyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebar Undangan

3 hari sudah berlalu. Setelah menemani Dean hingga boleh pulang, Azarin langsung menuju warung makan miliknya lebih dulu.

"Bagaimana warung selama ku tinggal?" tanya Azarin pada para pekerjanya.

Fitri mendekat lebih dulu, tersenyum manis, "Tentu saja lancar dong, bos! Semenjak Tuan Dean bikin postingan makan disini, banyak penggemarnya yang datang!"

"Iya bos, bahkan orang-orang kaya juga ada yang mampir kesini!"

Senyum tipis terbit di bibir Azarin. Syukurlah, ternyata ia tidak perlu terlalu khawatir dengan warung makan.

Sejak Dean mencarikan pekerja bagian dapur untuk toko Azarin. Para pembeli tidak protes masakan pekerjanya berbeda dengannya.

"Syukurlah, ini oleh-oleh untuk kalian. Dan gaji kalian akan saya tambah untuk bulan ini."

Mendengar itu para pekerja Azarin langsung bersorak ria. Mereka langsung berebut melihat oleh-oleh yang bos-nya berikan.

Sementara Azarin bangkit dari duduk. Berniat ke toko buku dengan Mia di gandengannya. Tentu memberi oleh-oleh juga untuknya dan juga Azril.

"Naya aku pulang...!"

Baru saja ia membuka pintu, Azarin sudah di kejutkan oleh Naya dan Gani yang duduk berdampingan sambil cekikikan melihat postingan di handphone. Sukses membuat ketiganya bengong berjamaah.

"Hehh??!!"

Azarin melotot lebar. Bagaimana tidak, ia melihat Naya dan Gani, mantan suaminya saling duduk berdampingan dan tertawa bersama.

Padahal kemarin mereka masih bermusuhan. Benar-benar suatu kebetulan yang sulit di mengerti.

"Kalian?! Sejak kapan kalian baikan?!"

Naya dan Gani spontan saling menjauh, merapihkan diri masing-masing. Gani segera berpindah ke ruangan tertutup. Sementara Naya segera mendekati sahabatnya.

"Tante, Azlil mana?" tanya Mia pada Naya di depannya.

Naya merunduk, tersenyum ramah pada Mia.

"Azril ada di kontrakan sayang, sana temuin dia pasti senang."

Mia langsung mengangguk antusias. Berlari keluar dari toko buku menuju tempat Azril berada. Sementara Naya segera membawa Azarin masuk, duduk di sampingnya dan Gani.

"Jadi sejak kapan kalian deket?" tanya Azarin lagi.

Naya dan Gani saling berpandangan, meremat celana di pangkuan masing-masing.

"Sebenarnya udah dari 3 hari lalu, Rin." jelas Naya. Dibalas anggukan oleh Gani.

Azarin memanyun saja, menatap keduanya intens. Ia mengangguk pelan sebagai respon.

"Jadi begitu....selamat yh!" serunya, menyalami Naya dengan heboh.

Dalam hati Azarin merasa sangat senang sekali. Ia sudah mendambakan sedari dulu Naya rujuk lagi dengan Gani. Bagaimanapun, Azril juga butuh sosok ayah yang baik untuknya.

"Dan ini, jangan lupa datang."

Melihat Azarin menyodorkan undangan pernikahan padanya, Naya tentu saja heboh. Merebutnya cepat.

"Kamu udah mau nikah sama Dean?!" seru Naya syok, yang dibalas anggukan antusias Azarin.

"Do'ain yah, semoga lancar."

Naya dan Gani kompak membuka undangan, membacanya baris demi baris penuh antusias.

"Jadi akhirnya dia berhasil menangis cinta pertamanya yah." lirih Gani tersenyum tipis.

Naya dan Azarin relfleks menoleh ke arahnya. Menatapnya penuh tanya.

"Cinta pertama?" tanya Naya.

Gani tergagap. Ia tepuk bibirnya cepat. Sialan, bagaimana bisa mulutnya tiba-tiba bocor begini.

"Jelasin mas, maksudnya Azarin sama Dean itu udah kenal dari dulu?" Naya goyang-goyangkan lengan Gani gemas.

Gani gigit bibir bawahnya gusar. Bagaimana ini, jika Azarin tau Dean itu cowo yang dulu pernah nguntitin dia, apa Azarin tidak akan marah?

Bagaimanapun Dean sudah mewanti-wanti agar tidak cerita kepada siapapun, terlebih Azarin.

Namun karena kali ini ia terpojok, dirinya pun tak punya pilihan.

"Bagaimana ini, bisa-bisa aku kena streak sama Dean." batin Gani bingung.

Sementara Azarin dan Naya saling melotot ke arahnya.

"Cerita ngga!" sentak Azarin habis kesabaran, memberengut sebal.

Gani merunduk seraya meremat pangkuan. Sebelum akhirnya ia mendongak. Menatap keduanya serius.

"Oke aku cerita."

Pagi itu, Gani benar-benar menceritakan seluruh tentang Dean pada Azarin dan juga Naya. Dari Dean dulu di bully, gendut dan dijauhi banyak teman.

Dean dulu sangat menyukai Azarin. Hanya saja ia memilih memendamnya di dalam hati karena pada masa itu, Azarin adalah milik Fajar.

Mendengar cerita keseluruhan dari Gani, betapa terkejutnya Azarin di situ.

"Pantas saja! Aku ngerasa ga asing dengannya!"

Sementara Gani makin cemas, ia hanya bisa menghela nafas pasrah. Dan akan meminta maaf jika bertemu dengan Dean nantinya.

"Aku juga syok. Ternyata dia Dean yang dulu kaku dan gagap itu? Dia juga gendut dan pemalu kan, makannya di jauhin banyak teman dan jadi target bully."

Gani mengangguk antusias, "Aku juga heran, dia bisa jadi seberubah dan sesukses itu. Padahal pas masa kuliah dia gapernah pamerin kekayaannya. Ehh ternyata anak konglo."

"Dean. Dulu dia tiba-tiba ngilang pas aku pulang dari KKN. Ternyata maksud dari kata-kata sampai bertemu lagi tuh maksudnya dia ke luar negeri."

Sekarang benang-benang merah mulai terurai. Tentang Dean yang tiba-tiba mendekat dan mengenalnya, ternyata itu bukan iseng semata. Tapi mereka memang sedekat itu dulu.

Hanya saja karena fisiknya berubah drastis. Azarin sampai tidak mengenali sosok Dean yang ia kenal dulu.

Dan ia juga baru tau kalau ternyata dulu Dean mencintainya. Bahkan ia rela melajang hingga sekarang demi bisa bersama dengannya.

Dalam hati Azarin merasa berbunga-bunga. Bagaimana tidak, ternyata dari kejauhan dia di perjuangkan sehebat itu. Padahal ia berfikir mungkin tidak akan ada cinta lagi untuknya.

"Tapi walau bagaimanapun juga selamat yah, Rin. Akhirnya kamu bakal menikah dengan dia." ucap Naya menengahi kebisuan mereka.

Azarin tersenyum manis, "Iya makasih."

"Soal Fajar...."

Hening.

Gani spontan melotot, "Ahh ngga! Gajadi!" merunduk cepat.

Hampir saja ia keceplosan. Naya sudah melotot seperti itu mana berani dia buka mulut.

"Mas Fajar kenapa?" tanya Azarin pada keduanya yang terlihat menghindar.

"Heh aku nanya lho."

"Gapapa sih, cuma mungkin tuh orang bakal sedih sih. Akhirnya lho nikah juga." balas Gani.

"Ya mampus lah! Heh yang duluan nikah kan dia! Coba bayangin baru cerai dia udah nikah aja sama si Mak lampir, justru yang paling sakit disini tuh Azarin tau!" sungut Naya kesal, pasalnya Gani terlihat lebih menonjol pada Fajar.

Gani garuk tengkuk lehernya kecil, "Iya maaf, maksudku bukan gitu. Hanya saja yah...mungkin ini pembelajaran terbaik buat dia."

Azarin terdiam. Ia tidak menyahut obrolan dua teman di depannya. Ia merunduk, memilin jemarinya lemah.

Memang benar, dia juga sempat memikirkan perasaan Fajar. Bagaimanapun juga, Fajar adalah mantan suami sekaligus cinta pertamanya. Mau sepah dibuang kemanapun, dia akan berbekas.

"Mungkin aku harus minta maaf ke Mas Fajar." lirih Azarin, merunduk dalam.

Naya dan Gani terdiam, saling bertatapan.

"Tapi buat apa, Rin. Kan kamu ga salah." sela Naya kurang setuju.

"Aku cuma ingin tidak ada dendam lagi diantara kita."

"Tapi—!" ucapan Naya terhenti tatkala Gani menahan bahunya.

Pria itu menggeleng lemah. Membiarkan Azarin mengutarakan rasanya sendiri. Alhasil Naya pun tak bisa melawan. Dan hanya menatap sahabatnya iba.

1
Maria Magdalena
itu tante menor tante jalang mia tante murahan yg maunya harta doang 😁 tante mata duitan.
Cicih Sophiana
betul itu rumah di jakarta gak semurah di kampung Nay...
Cicih Sophiana
selama 7 tahun Dean setia menanti yg belum pasti bertemu kembali...
Cicih Sophiana
Azarin bagus 👍... ayo keluarin semua unek unek yg ada di hati mu sekarang... biar Fajar tau gimana sakit hati nya kamu.. waktu itu setelah melahirkan sendiri tanpa perhatian suami...
Cicih Sophiana
gimana Fajar nyesel kan...
dulu aja mau di buang ke panti...
sekarang nangis nengis
Cicih Sophiana
thor banyak typo nya nih...maaf yah
Dynhz: maaf atas ketidak nyamanan ya yah, pdhl dah ku revisi, mungkin ada kesalahan 😄🙏🏻
total 1 replies
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
Cicih Sophiana
Mia🤣🤣🤣🤣🤣 pinter dan lucu 👍😍
Cicih Sophiana
semoga aja mama nya Dean orang baik... mau nerima Azarin dan Mia anak nya
Cicih Sophiana
thor tolong bilang ke Azarin memanggil Dean nya jgn tuan terus... 😆
Cicih Sophiana
jgn cemburu sama wanita seperti itu Azarin... yg ada kamu panas panisin dia
Cicih Sophiana
Dean kok gitu sih.. bukan nya di kenalin klo Azarin calon nya dia... ini malah sibuk dgn yg lain
Cicih Sophiana
ih Azarin knp sih masih mikirin Fajar... laki laki seperti itu gak pantas kamu pikirin...
Azarin knp masih panggil tuan sih sama Dean
Cicih Sophiana
Azarin kok panggil tuan terus gak Dean larang...
Cicih Sophiana
Fajar akhirnya kamu dapat karma nya... punya istri berani memukul suami... baru tau aq ada yah yg seperti si Fani
Cicih Sophiana
jalanin aja dulu Azarin jgn berpikir yg macam macam... sifat orang kan berbeda beda
Cicih Sophiana
waduh klo Mia berkontar jadi ketawa 😆😆 udah menol jeyek puya ya Mia 🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
wih senang nya Mia punya papa yg baik dan ganteng jg kaya... semoga Dean tulus menyayangi Mia...
Cicih Sophiana
semoga berjodoh ya Azarin...
Cicih Sophiana
semangat Naya 💪💪💪 yah...
klo Azarin bandel cubit aja jantung nya 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!