Kisah seorang ilmuan gila yang melawan pemerintah dunia yang dzalim
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Michael Jack, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Serangan Dadakan
Setelah berbincang beberapa saat, Jack, Rey, dan Jihan pun diantar untuk bertemu dengan sang raja. Mereka diantar oleh Diana dan Raymon menggunakan beberapa mammoth putih.
"Hewan-hewan ini sangat mirip dengan hewan roh di Hutan Roh," ucap Jihan.
"Maksud anda?" tanya Jack.
"Hewan-hewan ini jumlahnya sangat banyak dan tidak seperti hewan pada umumnya," jawab Jihan.
"Sepertinya kau memang butuh lebih banyak berpetualang, nona," saut Raymon.
"Aku pernah melihat banyak hewan aneh di Asia Tengah dan Asia Barat," ucap Rey.
"Ya... saya juga beberapa kali hampir mati karena hewan purba di Indonesia," ucap Jack.
Wajah Jihan memerah. "Huft... sombong sekali."
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih tiga jam, mereka akhirnya sampai di gerbang kerajaan es.
"Wah... ini benar-benar di luar bayangan saya," ucap Jack dengan kagum.
Jack terkagum-kagum melihat betapa majunya teknologi negeri es ini. Meskipun rumah dan bangunan di sini dibuat dari es, industri mereka berkembang sangat maju, terutama teknologi tempur yang sangat menarik perhatian Jack.
Mereka kemudian menuju istana menggunakan sebuah kereta bertenaga energi es ungu.
Es tersebut merupakan es yang telah terkontaminasi oleh energi Aurora Borealis.
"Aku ingin tahu, ada berapa jenis es di tempat ini?" ucap Jihan.
"Izinkan saya menjelaskannya," balas Raymon.
Raymon pun menjelaskan bahwa es yang digunakan untuk kehidupan di negeri es bukanlah es biasa, melainkan es dengan jenis khusus. Ada beberapa jenis es yang umum digunakan di negeri es.
Es biru, yaitu es yang diambil dari laut dengan kedalaman lima belas meter di bawah permukaan laut. Es ini biasanya digunakan untuk menghasilkan energi listrik.
Es ungu, yaitu es yang diambil dari pegunungan yang telah terkontaminasi oleh Aurora Borealis. Es ini digunakan sebagai sumber energi panas yang dapat menyalakan berbagai mesin.
Es logam, yaitu es yang diambil dari bawah tanah Antartika. Es ini biasa digunakan untuk membuat senjata, peralatan tempur, dan berbagai teknologi canggih lainnya.
Es angkasa, yaitu es yang diambil dari luar angkasa melalui sebuah portal. Es ini digunakan untuk meningkatkan kekuatan para jenderal yang dianggap sanggup dan siap.
Inti es, yaitu inti yang diambil dari mayat spesies hewan penjaga negeri es seperti kalajengking es. Inti ini biasanya digunakan untuk menciptakan pasukan baru seperti Golem Es.
"Ah, sungguh menakjubkan," ucap Jihan.
Raymon tersenyum. "Ya, tentu saja."
Kereta pun berhenti di stasiun yang berada di depan istana.
"Kita sudah sampai," ucap Diana.
"Hah? Sudah sampai? Cepat sekali," ucap Jihan. "Padahal aku masih memiliki banyak pertanyaan."
Jack menepuk pundak Jihan.
"Sudahlah, nanti saja... ayo turun."
Mereka pun masuk dan menghadap sang raja.
Saat mereka baru saja tiba di depan singgasana sang raja, salah seorang tetua tiba-tiba mengaktifkan aura es ekstrem ke arah mereka.
Jihan langsung marah melihat hal itu.
"BERANI SEKALI!!!"
Jihan mengeluarkan aura Raja Naga Emas yang membuat es di sekitarnya perlahan berubah menjadi emas.
Salah seorang tetua langsung berdiri.
"LANCANG!!!"
Tetua itu pun menggunakan es ekstrem miliknya untuk menjatuhkan Jihan.
Rey mengaktifkan kekuatan naga putih.
"Begini kah cara negeri es menyambut tamu? Baiklah kalau begitu... aku akan mengikuti permainan kalian."
Jika kekuatan Yin milik Rey adalah menyerap, maka kekuatan Yang miliknya adalah menghempaskan.
"Maaf ya, jika cara kami menyambut kalian terasa kurang sopan," ucap sang raja.
Namun bukannya menghentikan para tetua, sang raja justru ikut mengeluarkan aura es ekstrem miliknya.
Fenghuang yang berada dalam diri Jack pun terbangun.
"Jack, waspadalah."
"Kenapa begitu?" tanya Jack.
"Es ekstrem miliknya setara dengan api abadiku. Jika api abadiku bertemu dengan es ekstrem miliknya, maka keduanya akan saling menghancurkan," jelas Fenghuang.
"Lalu harus bagaimana?" tanya Jack.
"Aku akan mengeluarkan kekuatan absolut api ungu, sedangkan kau gunakan ilmu hewan purba yang dikombinasikan dengan tenaga dalam," jawab Fenghuang.
Fenghuang pun mengaktifkan kekuatan absolut api abadi.
Seketika sang raja merasakan kekuatan yang sangat besar. Kekuatan yang setara dengan miliknya.
"Anak muda... kau benar-benar hebat," ucap sang raja.
Bentrokan aura itu berlangsung cukup lama hingga membuat istana bergetar dan beberapa pondasi mulai runtuh. Meski begitu, tidak ada satu pun dari kedua belah pihak yang mau mengalah.
"Raja... saya masih memiliki satu kejutan lagi," ucap Jack.
Jack mengambil kuda-kuda, lalu melancarkan satu pukulan ke depan. Seketika para tetua langsung jatuh, termasuk sang raja.
Jihan dan Rey pun terengah-engah, namun masih berusaha mempertahankan postur tubuh mereka.
"Andaikan saya terlambat sedikit saja... pasti semua yang ada di sini sudah mati," ucap Jack kepada Fenghuang di dalam alam pikirannya.
"Untung saja kau memiliki kekuatan tambahan. Jika kau hanya mengandalkan kekuatanku, pasti hal itu benar-benar akan terjadi," balas Fenghuang.
Sang raja dan Jack saling bertatapan.
Seketika suasana menjadi hening dan sangat tegang.
"Apakah kau yang bernama Michael Jack?" tanya sang raja.
"Ya, kau benar... Raja Ace," jawab Jack.
Salah seorang tetua lainnya berdiri.
"Lancang! Berani sekali kau menyebut nama raja!"
Sang raja mengangkat tangannya, memberi isyarat kepada tetua itu untuk kembali tenang.
"Lalu, siapa kalian berdua? Dari mana asal kalian?" tanya Raja Ace.
"Perkenalkan, aku Rey, salah satu ketua Four Eyes," ucap Rey memperkenalkan diri.
Raja mengangguk mengerti.
"Baik, lalu siapa kamu?" tanya sang raja kepada Jihan.
"Perkenalkan, aku Jihan, jenderal utama Kekaisaran Xianying," jawab Jihan.
Emosi raja langsung meningkat ketika mendengar nama Kekaisaran Xianying. Sang raja menatap Jihan dengan tatapan penuh kebencian.
Melihat hal itu, Jack segera melangkah ke depan Jihan seolah ingin melindunginya.
"Raja, seharusnya anda tahu bahwa organisasi saya telah beraliansi dengan Kekaisaran Xianying. Jadi, jika anda membenci Kekaisaran Xianying, bukan hanya aliansi kita yang batal, tetapi negeri es juga akan saya hancurkan!" ucap Jack dengan kesal.
Mereka berdua saling bertatapan dengan aura yang mengerikan.
Sang raja mengeluarkan armor naga es miliknya, sementara Jack juga mengaktifkan mode hybrid phoenix.
Keduanya tidak berani bertindak gegabah, karena mereka menyadari bahwa kekuatan masing-masing mampu menghancurkan sebuah negeri dalam waktu singkat.
Saat kondisi tegang itu mencapai puncaknya, alarm bahaya tiba-tiba berbunyi.
Hal itu menandakan bahwa ada pihak yang sedang menyerang negeri es.
"Sial! Siapa yang berani menyerang kita?!" ucap Ace dengan wajah kesal.
Ace menatap Jack sekali lagi, lalu menatap ke arah Diana.
"Diana, bawa tamu kita ke tempat yang aman."
Diana pun menunduk.
"Mengerti."
Diana kemudian menarik Jack agar segera pergi menuju tempat persembunyian kerajaan.
Sementara itu Raymon dan para tetua mulai mengevakuasi para warga.
Dan sang raja secara langsung memimpin pasukan untuk mengusir para penyerang.
Di perbatasan antara laut dan daratan es, Altamir, salah satu penguasa dunia, memimpin pasukan elit untuk menyerang negeri es.
Altamir memiliki kemampuan untuk menggunakan kekuatan Fenrir, termasuk berubah menjadi wujudnya.
Fenrir merupakan serigala raksasa dalam mitologi Nordik. Anak dari dewa Loki dan raksasa Angrboda yang diramalkan akan membunuh Odin saat Ragnarok.