NovelToon NovelToon
Love Milestone

Love Milestone

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Patahhati / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:42.3k
Nilai: 5
Nama Author: Lenny Normalitasari

Aku bisa menghalau semua rintangan dan menebas semua rumput liar yang akan merusak tamanku.

Aku juga sanggup untuk menunggumu kembali.

Namun, apakah akan ada jaminan untukku jika aku memutuskan untuk menunggumu di sisa umurku

Dapatkah engkau memastikan penantianku tidak akan sia-sia?

Aku menunggumu di Festival Bunga Cherry di Jinhae.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lenny Normalitasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pembebasan

4 April 2020

Gimhae International Airport (Busan), pukul 09:00 am.

Rombongan Kumar sudah sampai bandara untuk check in.

Ada Mirna dan Hyeo Ri menemani mereka.

Mirna cemas dengan Surya.

Sebenarnya apa yang telah ia rencanakan.

Tidak ada tanda-tanda apapun.

Surya menoleh ke kiri kanan. Ia menengok ke arah Mirna dan Hyeo Ri. Ia melambaikan tangan. Begitu juga dengan yang lain.

"Sebenarnya apa yang Mas Surya rencanakan. Kenapa tidak ada pertanda papapun?" ternyata Hyeo Ri juga memiliki pertanyaan yang sama.

"Entahlah..semoga saja rencananya dengan Mr Candu berhasil. Mereka tidak mengatakannya," jawab Mirna.

Rombongan Kumar masuk ke ruang tunggu yang hanya bisa dimasuki oleh passenger.

Beberapa saat kemudian pemberitahuan kepada penumpang dengan tujuan Tân Sơn Nhất , Vietnam sudah dibuka menuju Gate 2A.

Surya melihat ke arah Candu.

Suasana tampak tegang.

Candu terlihat sedang menelpon seseorang dengan bahasa Inggris.

Ia ragu apakah Candu benar-benar akan membantunya. Atau justru malah menjebaknya.

"Just wait (tunggu saja)," bisik Candu kepada Surya dari kejauhan.

Surya mulai resah. Ia khawatir rencananya gagal total.

Ia tampak risau.

"C'mmon, dude!" Kumar meminta Surya untuk bergegas ke gate.

Di kursi tunggu ada barisan orang berseragam polisi sedang sibuk dengan hapenya masing-masing. Ada juga yang berbincang.

Saat petugas memeriksa kembali identitasnya, tiba-tiba petugas menahan Surya.

Kumar berada paling depan bersama putri dan cucunya, Mahaya.

Ia yang sudah masuk gate menoleh ke belakang. Ia merasa ada yang tidak beres, kemudian langsung menyambangi mereka.

"What's wrong?! (Ada apa ini?)" tanya Kumar geram mengapa Kana ditahan.

Kemudian datang lagi 2 petugas, mengatakan bahwa dari pihak Kedubes memberikan surat penahanan atas penumpang beridentitas Kana dan Kumar berkewarganegaraan Sri Lanka. Petugas telah mengetahui adanya tindak kriminal berupa pemalsuan identitas atas nama Kana, yang merupakan penduduk asli Indonesia bernama Surya Aji Wijaya.

"No, no, no.. He is Kana!" kata Kumar bersi keras.

Anak buahnya yang berada di belakang berusaha melawan.

Tiba-tiba barisan polisi dari kursi tunggu tersebut berdiri.

Ternyata Polisi itu telah bekerja sama dengan pihak Embassy RI dan Kepolisian Korea Selatan.

"He is Surya , my brother!" teriak seseorang dari ujung.

"Uni!!!" Surya menoleh.

Ia tersenyum dan bersyukur sekali tas kehadirannya yang tepat waktu.

Surya sujud syukur.

"Mas Kana!! Why you did it? (Kenapa kamu lakukan itu?)" Kumar tampak sangat marah karena Surya tidak menepati janjinya.

"I would like to tell you that I’m sorry.. (Aku minta maaf)" kata Surya uang sepenuhnya sadar bahwa yang ia lakukan akan membuat pria tua itu kecewa.

"Baba..!" teriak Rani dan Maya.

Rani bertanya kepada Candu apa yang sedang terjadi.

Candu mengatakan bahwa rencana mereka berhasil.

Mahaya tiba-tiba menangis. Rani menggendong putrinya.

Polisi menahan mereka semua.

Candu memohon kepada pihak kepolisian untuk membiarkan kedua adik dan keponakannya itu melakukan penerbangan.

Petugas telah mengizinkannya.

"Rani, Maya.. you should take off. Bring Mahaya, we are okay," kata Kumar meminta agar saudari-saudarinya beserta Mahaya untuk terbang.

Rani dan Maya yang sejak awal sudah mengetahui rencana ini, mereka langsung masuk kembali ke gate.

"Take care baba please!" kata Rani.

Candu mengangguk. Karen menemani Candu dan mertuanya.

Sebuah pengumuman bahwa pesawat dengan tujuan Ho çi Minh, Vietnam telah lepas landas.

"Sepertinya tidak berjalan sesuai rencana," Mirna menitikkan air mata.

"Mas Surya," Mirna menangis. Dipeluknya Hyeo Ri.

"Kalau gagal terpaksa kita melapor ke pihak kepolisian dan kedubes di Vietnam," kata Hyeo Ri.

"Jinjja? (Benarkah itu?) tanya Mirna.

"Ne..kokkchonghajima!! (Jangan khawatir!)" Hyeo Ri berjanji.

Tiba-tiba keluar para polisi membawa rombongan Kumar.

Hyeo Ri menarik bahu Mirna yang hendak meninggalkan ruangan.

"Surya-nim!" teriak Hyeo Ri. Mirna langsung menoleh.

"Mas Surya.., alhamdulillah.." ucap Mirna bahagia melihat Surya kembali.

"Uni Nindya?" kata Mirna.

"Hai, Mirna kamu di sini? Apa kabar?" kata uni.

"Alhamdulillah baik uni, senang bisa bertemu dengan uni dalam keadaan sehat wal afiat," ucap Mirna tersenyum.

"Mengapa kamu tidak memberitahu uni dek kalau ada Mirna juga di sini?" tanya uni mulai penasaran.

"Ceritanya sangat panjang! kita simpan dulu, hehe.." sahut Surya.

Kumar dan pengawalnya tampak melawan. Polisi memborgolnya

Di kantor polisi mereka dimintai keterangan. Mereka mengatakan bahwa kepolisian telah menerima informasi dari pihak perusahaan , Mr.Candu dan Kedubes RI.

Namun mereka masih harus memintai keterangan dari korban dn tersangka.

Surya menceritakan bagaimana mulanya, dari Mr.Kumar yang membelinya dan membuat perjanjiaan hingga ia diangkat sebagai Manager Teknik.

Kumar tidak pernah melakukan kekerasan fisik.

Surya menjamin bahwa beliau adalah orang yang sangat baik.

"Orang baik tidak akan mendukung kejahatan, bahkan transaksi perdagangan manusia," ujar uni tidak sependapat.

"Ia membeliku karena .." kata-kata Surya terpotong karena polisi memintainya keterangan.

"On March 27, 2020 before flying from Ho çi Minh I secretly sent a letter via the post office. I bought corn milk and lotus seed milk at the store as an excuse. Arriving in Seoul we met the Mr.Kumar's children. They do not agree with their father's act of changing my identity to the identity of his son that was die, because it is criminal and unethical. Mr. Candu and his sisters tried to help me. Mr. Candu asks for an email from people which I can trust. Because I still felt that I had a responsibility to my company in Jakarta, I finally gave Ms.Anindya's email address, which is our HR. Mr.Candu said that he has sent an email. The next day our HR, Mrs. Anindya, contacted Mr. Candu and the Embassy. The Embassy of RI asked for information, they were willing to provide assistance and contact the police in Seoul, it the last information i was got," Surya memberikan keterangan.

"Pada tanggal 27 Maret 2020, sebelum melakukan penerbangan saya sempat mengirim sebuah surat melalui kantor pos secara diam-diam. Surat itu saya tujukan kepada uni Anindya menggunakan alamat perusahaan di Jakarta. Saya membeli susu jagung dan susu biji lotus di toko sebagai alasan agar tidak dicurigai oleh Kumar dan anak buahnya. Saat sampai Korea anak-anak Kumar terkejut melihat saya yang mirip dengan mendiang saudaranya, yaitu Kana. Mereka tidak setuju dengan tindakan ayahnya yang melanggar hukum dan tidak beretika karena mengganti identitas saya dengan identitas asli Kana. Anak-anak Pak Kumar bersedia membantu saya untuk kembali ke Indonesia. Candu meminta emaik dari orang yang saya percaya. Kemudian saya memberikan email Ibu Anindya yaitu HR kami, karena beliau masih berhubungan dengan perusahaan dan saya merasa masih memiliki tanggung jawab terhadap perusahaan, karena mereka juga butuh kejelasan mengenai keberadaan saya. Mr Candu menghubungi beliau lewat email dan pihak embassy. Pihak embassy meminta informasi lengkap dan keterangan. Mereka akan memberikan pengawalan dan menghubungi polisi di Seoul, itulah informasi terakhir yang saya dapat," ucap Surya menjelaskan.

Dari situlah Kepolisian di Seoul menyusun rencana bersama pihak Embassy RI dan Kepolisian di Busan.

Akhirnya mereka menginformasikannya kepada pihak bandara untuk mencekal rombongan Kumar.

Surya bernapas lega.

Selesai interogasi..

"Terimakasih uni..," ucap Surya.

"Sama-sama," uni terharu, ia bahagia ternyata Surya selamat dari kecelakaan itu.

"Lalu bagaimana dengan mereka? Apa mereka akan ditahan?" tanya Surya.

"Mereka akan ditahan kecuali Mr. Candu," jawab uni.

"Kupikir aku akan gagal," kata Surya.

"Kami tidak akan membiarkanmu menjadi tawanan di negeri orang. Pihak manjemen telah memberiku surat tugas untuk menjemputmu. Selesai ini kita ke kedubes untuk memberikan keterangan dan mengucapkan terimakasih," kata uni.

Tampak kegembiraan di wajah keduanya.

Mr Candu menagatakan kepada Surya agar tidak perlu khawatir.

Surya tidak mempermasalahkan hal ini. Ia tidak ingin menuntut Mr Kumar.

Ia berhutang budi karena Mr Kumar telah menyelamatkannya dari perompak dan memperlakukannya dengan baik.

Meskipun begitu, namun negeri Ginseng tetap memberikan ketegasan hukum.

"Aku bangga padamu. Tindakanmu sangat tepat Surya!" kata uni memuji.

"Sekali lagi terimakasih kepada uni dan pihak manajemen yang sudah berupaya keras.

Saat keluar dari kantor polisi, Mirna dan Hyeo Ri sudah menunggu di lobi.

"Misi berhasil," kata Surya kepada keduanya.

"Terimakasih Ms Hyeo Ri telah menjaga Mirna," kata Surya.

"Sama-sama. Ikut senang atas kebebasan Mas Surya," jawab Hyeo Ri.

Surya memperkenalkan Hyeo Ri pada uni Anindya.

"Dek, kamu belum cerita mengapa Mirna bisa ada di sini?" tanya Uni.

"Dia klien kami. Aku tidak ingin melibatkan Mirna dan Ms Hyeo Ri. Aku tidak mau memberinya kesulitan," jawab Surya.

"Oh, jadi begitu.. yang sulit-sulit dilemparkan ke uni ya.. begitu kamu ya ,dek!" kata Uni memukul Surya dengan kipas kecilnya.

Semuanya tertawa.

"Mr Surya!" Candu memanggilnya.

Mr Candu mengatakan bahwa ayahnya ingin berbicara dengannya untuk yang trrakhir.

Surya menemui Mr Kumar.

"I'm sorry make you dissapointed! (Maaf membuat bapak kecewa)," kata Surya kepada lelaki berwajah seram tersebut.

"I'm sorry too, dude.." Kemudian Kumar memeluknya sambul menitikkan air mata.

"You are a kind person. Thankyou for all thing that you give to me. That is very precious thing. I have familly, I must back to them. Don't hate me please, Mr!" kata Surya.

Ia mengatakan bahwa Pak Kumar adalah orang yang baik. Ia sangat berterima kasih atas kebaikan yang diberikan kepada Surya selama si Vietnam. Hal itu sangat berharga. Akan tetapi ia harus segera pulang karena ia memiliki keluarga yang sangat mencintainya. Ia memohon agar Pak Kumar tidak membencinya.

Kumar memeluknya kembali.

Candu memberinya sebuah amplop besar.

Kumar ingin memberinya ongkos sebagai permintaan maafnya.

"Accept ,please.. as my apologies," kata Kumar.

Pak Kumar juga menitip salam dan permintaan maaf karena telah menghalangimu untuk bertemu dengan mereka.

"Please, send my greetings to your parents and my apologies!"

Surya tersenyum mengangguk dan memeluk pria tua tersebut.

la memeluk Candu dan melambaikan tangan kepada semuanya.

"Thankyou ,brada. Goodbye!" ucap Surya matanya memerah tak sanggup melihat kondisi Kumar.

🍃🍃🍃

"See you!" kata Surya membelai kepala Mirna.

Ia juga pamit kepada Hyeo Ri.

Di kantor Kedubes ada 2 orang manajemen yang sudah menunggu kemudian memeluk Surya.

"Assalamualaikum!" Surya dan Nindya mengucap salam.

"Wa'alaikumussalam.wr.wb! Alhamdulillah..," Jawab Pak Tanoto dan Pak Harun.

"Wah, pakaianmu rapi sekali Mas Surya! Bagaimana kabarnya!" kata Pak Tanoto menepuk-nepuk pundaknya.

"Mas broku..," Pak Harun menitikkan air mata. Diusapnya dengan selempar sapu tangan biru.

"Alhamdulillah sehat wal afiat. Sempat khawatir jika pihak manajemen tidak akan datang," kata Surya.

"Tentu saja kami akan datanh, tidak mungkin kami mengabaikanmu. Siapapun itu karyawannya, kami akan menyelamatkan kalian dari penyanderaan," kata Pak Harun.

Pihak kedubes dan manajemen menyambut kedatangan mereka ditemani oleh beberapa orang dari pihak kepolisian.

Setelah menyampaikan ucapan terima kasih,

akhirnya mereka langsung pamit untuk terbang ke Jakarta.

Di dalam pesawat..

"Ini misi perusahaan, tidak ada jalan-jalan. Padahal uni pengen sekali mumpung di Korea. Huhu...," kata uni.

"Lain kali kita ke sini," sahut Surya.

"Setuju! Anak muda ini sudah keliling Asia," kata Pak Tanoto.

"Hikmah di balik Musibah ya Mas Surya!" sahut Pak Harun.

"Bapak mau juga?" tanya uni.

"Jangan dong, seram kalau harus klelep dulu," kata Pak Harun, yang lain tertawa.

"Kalau selamat, kalau dimakan hiu atau mati? hiiii," kata Pak Tanoto.

Kemudian hening, mereka mengenang kembali kecelakaan maut tahun lalu.

Uni menanyakan bagaimana Surya dan Mirna bisa di tempat yang sama.

Kemudian Surya menceritakan bagaimana pertemuannya.

"Jadi adek saya ini diam-diam sudah punya cewek ,Pak!" kata uni.

Uni tersenyum ke arah Surya.

🍃🍃🍃

"Dasar anak nakal!" kata Kumar kepada Candu.

"Maafkan kami ayah! Bukankah di dalam ajaran Wedha kita tidak boleh melakukan tindakan yang menimbulkan dosa!" jawab Candu dengan santai.

"Yaaaaaaaaa!!!" Kumar tampak kesal.

"Aku akan mengunjungi ayah sebulan sekali, aku pamit dulu! Selamat menjalani penebusan dosa," kata Candu.

"Awas kalian ya!" teriak Kumar.

Kumar dan pengawalnya tetap menjalani hukuman penjara di Korea Selatan.

🍃

😉

1
Vivi Cicilia Tanaya
Akhirnya Mirna menikah dengan Surya....
Akhir yang bahagia buat semua nya😊😊😊
Sukses untuj karya selanjutnya ya thor dan tetap semangat 🥰🥰🥰
L_light: Hello, assalamu'alaikum sist Vivi.. aku mau ngasih tahu ke kamu kalau novel kedua aku udah rilis berjudul The Rain is Pouring😍
total 2 replies
Vivi Cicilia Tanaya
Semoga si Surya bisa tegas sama Berlian...
Dari awal kurang tegas soalnya, klo emang ga serius sama Mirna lepasin aja.
Karena Mirna orang nya tulus dan baik dan banyak yang suka sama Mirna.
Semoga Mirna bahagia ya thor....
Semangat ya thor 😊😊😊😊
L_light: Harapannya mas Surya bisa tegas, tetapi kita tidak tahu apa yang ada dipikiran Surya. Yukk kita tunggu next episodenya ya sist.

Terima kasih atas kritik, saran ,dan dukunganmu ya sist Vivi Cicilia Tanaya😊🙏😍😍
total 1 replies
Vivi Cicilia Tanaya
Keren kasus terpecahkan semua....
Akhirnya semuanya aman 😊😊
Semangat ya thor 🥰🥰🥰
Ayu Pertiwi
hai kakak author "Suamiku brondong" hadir menyapa
Ayu Pertiwi: hallo juga kakak
total 2 replies
Vivi Cicilia Tanaya
Semoga Ruumi selamat ya thor...
Semakin dewasa Mirna tapi masih berharap dengan Surya.
Dan semoga Hyeo Ri mendapatkan pasangan yang baik 😍
Semangat ya thor dan lanjutkan ceritanya 😘😘😘
L_light: Betul. Terima kasih atas dukungan dan harapan-harapan baiknya dear Vivi Cicilia Tanaya.🙏😍
total 1 replies
Vivi Cicilia Tanaya
Wah wah.... semoga Mirna dan teman-teman baik-baik saja.
Semakin seru kisah Mirna, Hyeo Ri dan Ruumi....
Semangat ya thor, sehat selalu agar bisa up terussss 😍😍😍😍
L_light: Aku terharu.. terima kasih banyak Sist Vivi Cicilia Tanaya. Semoga senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan untuk kamu sekeluarga ya😍🙏
total 1 replies
Vivi Cicilia Tanaya
Semakin menarik cerita Mirna nya...
Semangat ya thor....
L_light: Masya Allah Tabarakallah, terima kasih banyak sissy Vivi Cicilia Tanaya😍🤗🙏
total 1 replies
Fransisca Dj
kapan up
L_light: Sudah up ya sis.. terima kasih atas dukungan & kesabarannya menanti😊
total 1 replies
Anita Jenius
Hadir kak..
5 like buatmu.
Mari kita saling dukung.
Semangat up terus ya..
L_light: Terima kasih Anita🌺🌺🌺
total 1 replies
Anita Jenius
Hadir kak..
10 like buatmu.
Mari kita saling dukung.
Semangat up terus ya..
L_light: Thankyou Anita😊
total 1 replies
Vivi Cicilia Tanaya
Sedih liat Mirna nya...
Belum bisa wujudin apa harapan ibu nya, semoga jodoh Mirna yg baik n tegas n sayang ya thor....
Ditunggu crazy up nya thor hehehehe
Semangat ya 😍😍😍
L_light: Aamiin.. thankyou sis Vivi😊
total 1 replies
Lusi Handayani
semangat 😇
Lusi Handayani
lanjut 😇
Lusi Handayani
semangat 😇
Lusi Handayani
dukung aku juga ya kak😇
Lusi Handayani
up!!
Lusi Handayani
semangat
Lusi Handayani
karya kk lenny selalu bikin penasaran, semangat terus kak. Dan buat pembaca jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak Buat karya kak lenny.😇
L_light: Terima kasih Lusi. Kamu juga semangat ya!!
total 1 replies
Lusi Handayani
buat temen-temen mampir juga dikarya aku yaa😇
Lusi Handayani
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!