NovelToon NovelToon
Tentara Tampanku (Nial & Maudy)

Tentara Tampanku (Nial & Maudy)

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Tamat
Popularitas:113.2k
Nilai: 5
Nama Author: elaretaa

Sequel Tentara Tampanku

Menceritakan tentang perjalanan cinta Nial dan Maudy mulai dari pertemuan mereka dan perjuangan mereka berdua untuk tetap bersama hingga akhirnya mereka bisa bersatu, tapi apakah setelah mereka bersama mereka bisa hidup dengan tenang dan bahagia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elaretaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melamar

Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang akhirnya keluarga besar Nial sampai di daerah rumah keluarga Maudy, setelah memarkirkan mobil mereka di parkiran militer, keluarga besar Nial pun berjalan menuju rumah Maudy.

Saat sampai di sana, Nial dapat melihat beberapa warga yang juga berada di sana melihat keluarga besar Nial yang akan ke rumah Maudy.

"Ini rumahnya?" tanya bunda Rea.

"Iya Bun, bunda gak masalah kan?" tanya Nial.

Bunda Rea pun tersenyum, "Gak kok, lagipula buat apa bunda mempermasalahkannya," ucap bunda Rea.

Nial pun mengucapkan salam terlebih dahulu dan setelah itu pak Ruslan pun keluar menyambut keluarga besar Nial, "Silahkan masuk, maaf kalau rumahnya kecil," ucap pak Ruslan.

"Tidak apa-apa pak, kami sangat berterima kasih karena diperbolehkan ke sini," ucap ayah Alan.

"Kalau begitu silahkan di nikmati hidangan yang sudah di siapkan," ucap pak Ruslan dan diangguki keluarga besar Nial.

"Maudy nya mana pak?" tanya bunda Rea.

"Astaga iya saya lupa, sebentar ya saya panggilkan Maudy," ucap pak Ruslan.

Pak Ruslan pun masuk ke dalam kamar Maudy, "Cepat keluar keluarga besar sersan Nial sudah datang, ingat jangan buat malu bapak," ucap pak Ruslan.

"Iya pak," ucap Maudy, yang berusaha mengatur rasa gugupnya.

Beberapa saat kemudian, Maudy pun keluar dan hal itu tentunya membuatnya menjadi pusat perhatian, "Cantik banget calon menantu bunda," ucap bunda Rea dan menghampiri Maudy lalu memeluk calon menantunya itu.

"Maaf, kalau boleh tau dimana ibunya Maudy?" tanya nenek Nara.

"Ibunya Maudy ada di kamar Bu, tapi ibunya Maudy mengalami stroke dan lumpuh jadi tidak bisa ada di sini dan ada di kamar," ucap pak Ruslan.

"Bagaimana kalau acara pertunangannya kita laksanakan di kamar tempat ibunya Maudy saja pak biar beliau juga bisa melihatnya," ucap ayah Alan.

"Boleh, kalau begitu saya siapkan semuanya dulu," ucap pak Ruslan.

"Mari saya bantu," ucap Nial.

"Tidak perlu, ini kan acaranya sersan Nial jadi biar saya saja," ucap pak Ruslan.

"Biar saya saja yang bantu, ayo kalian juga bantu," ucap Kak Noah pada teman-teman Nial.

"Siap letnan," ucap mereka.

Akhirnya setelah semuanya selesai, mereka pun berada di kamar tempat Bu Aini dirawat hanya Nial, Maudy, bunda Rea, ayah Alan dan pak Ruslan yang berada di dalam kamar dan sisanya menyaksikan di luar karena memang kamar tersebut juga sempit tidak muat jika banyak orang yang masuk, tali meskipun begitu pintu kamar tetap dibuka sehingga semua orang dapat menyaksikannya.

"Jadi, kedatangan kami sekeluarga ke sini adalah untuk meminang putri bapak yang bernama Maudy Azzurri untuk putra kami yang bernama Danial Aziel Dhananjaya," ucap ayah Alan.

"Saya sekeluarga sangat berterima kasih pada pak Alan dan sekeluarga karena memiliki niat baik pada putri kami, tapi untuk masalah tersebut semua keputusan ada di tangan Maudy, saya hanya akan mendukung apapun keputusan Maudy karena itu pasti yang terbaik buat dirinya," ucap pak Ruslan.

"Bagaimana nak Maudy? apa nak Maudy menerima pinangan dari Nial?" tanya ayah Alan.

"Bismillah, insyaallah saya terima pinangan dari kak Nial," ucap Maudy.

Semua orang yang ada di sana mengucapkan syukur karena apa yang mereka takutkan tidak terjadi yaitu dimana Maudy menolak Nial, "Kalau begitu kalian silahkan tukar cincin," ucap bunda Rea.

Setelah tukar cincin mereka pun mengobrol santai, "Sebelumnya maaf pak, tapi kalau boleh tau Bu Aini sudah berapa lama sakit seperti ini pak?" tanya bunda Rea.

"Sudah lama Bu, semenjak putri pertama kami meninggal," ucap pak Ruslan.

"Maaf pak, saya tidak bermaksud membuka luka lama pak Ruslan," ucap bunda Rea.

"Iya, tidak apa-apa Bu," ucap pak Ruslan.

"Kalau begitu kita ke ruang tamu saja bagaimana, karena saya yakin Bu Aini juga butuh istirahat," ucap bunda Rea.

Saat ini semua orang sudah berada di ruang tamu ruang Maudy dan menikmati hidangan yang disajikan di hadapan mereka.

"Mau lagi?" tanya Kak Noah setelah menyuapi Kak Lea.

"Udah kak kenyang," ucap Kak Lea.

"Yaudah, minum dulu ya," ucap Kak Noah dan diangguki Kak Lea.

"Mau nyemil?" tanya Kak Noah, ia tau jika Kak Lea memiliki kebiasaan baru yaitu nyemil setelah makan.

"Boleh kak, Lea pengen jeruk deh," ucap Kak Lea.

"Yaudah, aku ke ayah dulu ya, mau ambil jeruk buat kamu," ucap Kak Noah.

"Iya kak," ucap Kak Lea.

Memang tempat jeruk tersebut cukup jauh dari Kak Noah karena berada di dekat ayah Alan dan Nial yang tengah berbicara dengan pak Ruslan.

"Kak ada bibit pelakor tuh," bisik Daisy yang berada di samping Kak Lea.

"Maksudnya?" tanya Kak Lea.

"Tuh," ucap Daisy dan menunjuk ke arah belakang Kak Lea menggunakan dagunya.

Kak Lea pun menatap ke arah belakang dan melihat sang suami yang tengah mengambil beberapa jeruk serta cemilan lain tengah diketahui oleh seorang gadis yang Kak Lea tau adalah adik dari Maudy.

"Pelakornya kok bocil sih," gumam Kak Lea dan Daisy tertawa mendengarnya.

"Jaman sekarang pelakor gak mandang usia kak," ucap Daisy.

"Kak Noah," panggil Kak Lea.

Kak Noah yang selesai mengambilkan cemilan untuk istrinya pun menghampiri Kak Lea dan meletakan cemilan tersebut tepat di hadapan Kak Lea.

Tapi, jangan lupakan Caca yang juga mengikuti Kak Noah bahkan ia sudah duduk tak jauh dari Kak Noah.

"Kenapa?" tanya Kak Noah.

"Pengen ke kamar mandi," ucap Kak Lea.

"Mau Maudy anterin kak," ucap Maudy yang mendengar jika Kak Lea ingin ke kamar mandi.

"Gak usah Maudy, biar kakak sama kak Noah aja," ucap Kak Lea.

"Dimana kamar mandinya?" tanya Kak Noah.

"Itu kak," ucap Maudy dan menunjuk kamar pintu kamar mandi yang ternyata terlihat dari ruang tamu.

"Yaudah ayo," ajak Kak Noah dan menuntun Kak Lea.

"Kak Noah ikut masuk ya," ucap Kak Lea.

Kak Noah menatap ke Ayah sang istri, ia cukup heran dengan Kak Lea karena tidak biasa Kak Lea seperti ini.

"Gak mau ya, yaudah gapapa kok," ucap Kak Lea dan tersenyum.

"Iya mau kok, aku ikut masuk," ucap Kak Noah.

Ya, mereka pun masuk ke dalam kamar mandi berdua dan tentunya hal itu membuat semua orang yang ada di sana menatap pintu kamar mandi yang sudah tertutup.

"Kenapa mereka berdua masuk ke dalam bersama?" tanya bunda Rea.

"Biasa Bun, baby-nya yang pengen," ucap Daisy yang sengaja sedikit meninggikan suaranya.

Caca sendiri yang melihat dan mendengar hal itu pun terkejut lantas ia pun menatap Daisy, "Maksudnya baby apa?" tanya Caca.

"Kak Lea itu lagi hamil," ucap Daisy.

"Terus kenapa letnan Noah yang nemenin kak Lea?" tanya Caca.

"Kan kak Noah itu suaminya kak Lea, jadi wajar dong kalau kak Noah nemenin kak Lea," ucap Daisy.

"Letnan Noah udah nikah," ucap Caca.

"Iya, udah lama kali," ucap Daisy.

"Pasti bohong, gak mungkin letnan Noah udah nikah," ucap Caca.

.

.

.

Tbc.

1
Hera sasuwe
👍
Sulistyowati
tetap semangat thor
Eko Sujatno
dah otw Thor,,,,
Steva Noviyanti Sipupu Walalangi
Luar biasa
Eko Sujatno
kok cuma glodak trus kelar to Thor,,,,,,cemengut sukses slalu,,,,,,
Rika Pulungan
kok ngak enak kali kak endingnya
elaretaa
Terimakasih semuanya yang sudah setia menunggu cerita Nial dan Maudy 😍
Eko Sujatno
lanjutken Thor,,,,,,
Nindya Nafilah
Lanjut lagi thor episodnya🤭🙏
Eko Sujatno
up yg banyak dunk Thor,,,,,,, lanjutken Thor,,,,,,,
dekk du
Thor kok nggk up up,,
Megaanindya Suyeta
ko lama up nya
Fitlin Maylee
saya sangat menyukai ceritanya👍👍👍😊😊😊😊😊😊
Marlin priyama Marlin
ayo donk next
Marlin priyama Marlin
lanjut donk
Marlin priyama Marlin
Biasa
Marlin priyama Marlin
lanjut donk. jgn bkin penasaran
Eko Sujatno
lanjutken Thor,,,,,
꧁༺Clemira_Ayumna༻꧂
first
Eko Sujatno
lanjutken Thor,,,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!