NovelToon NovelToon
PESONA SINGLE DADDY (Derita Istri Ketiga 2)

PESONA SINGLE DADDY (Derita Istri Ketiga 2)

Status: tamat
Genre:Duda / Cinta Seiring Waktu / Beda Usia / Tamat
Popularitas:205.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ivan witami

SEBELUM MEMBACA INI, BACA DULU DERITA ISTRI KETIGA YA.


Setelah bercerai dengan istrinya yang pertama dan istri kedua meninggal dunia, Arya Sanjaya fokus bekerja dan membesarkan kedua buah hatinya. Ia tak lagi memikirkan tentang cinta, sebab ia juga masih mencintai mantan istrinya yang ia ceraikan.

Ditambah dengan kerumitan rumah tangga sang Papa yang rupanya tidak seindah yang ia bayangkan selama ini

Adakah seorang wanita atau gadis yang bisa membuat dirinya jatuh cinta kembali dan bisa menjadi Ibu sambung bagi anak-anaknya? Dan bisakah Arya menjadi penengah bagi kedua orang tuanya.

Ikuti terus kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ivan witami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34 BUKAN IBU YANG DIINGINKAN

“Zea!” panggil Arya yang begitu panik saat mendengar dari gurunya jika Zea masuk rumah sakit lantaran terjatuh dari prosotan saat jam istirahat sekolah.

Zea saat ini berada di UGD bersama Audy, guru sekolah sekaligus wali kelasnya. Zea menangis saat selesai dagunya dijahit.

“Papa, sakit!” Zea memeluk Arya.

Audy begitu terkesima melihat Arya, selama ini Ia tidak mengetahui Papa Zea, ia hanya bisa melihat Arya dari Surat kabar dan majalah bisnis. Dan setelah melihat langsung, Audy begitu terkesima dengan ketampanan Arya.

“Maaf tuan, atas kejadian ini. Kami sudah lalai mengawasi Zea saat sedang bermain.”

“Tidak apa-apa. Saya mengerti pekerjaan Anda mengajar dan mengawasi banyak murid.” Arya melihat Audy sekilas dan masih memeluk Zea.

"Zea!” seru Kemala yang baru saja tiba saat di kabari pihak sekolah. Kemala menghampiri Zea dan Arya.

“Sayang, mana yang sakit. Maaf Mama baru sampai, tadi macet dijalan.“ Kemala mengusap lembut rambut Zea.

“Tidak penting Tante datang kemari. Ada Ibu guru yang jaga Zea!” ketus Zea menepis tangan Kemala.

Kemala melihat Arya. Arya hanya bisa mengedipkan matanya tanda Zea baik-baik saja. Sedangkan Audy hanya melongo melihat Zea bersikap ketus terhadap mama tirinya.

“Zea tidak suka ada Tante Mala. Pergi!”

"Zea ... Tidak boleh seperti itu sama Mama” ujar Arya.

"Tante bukan Mama Zea! Mama Zea cuma Mama Lau!”

“Zea ... tidak boleh seperti itu sama orang tua, sayang. Harus hormat ya,” sela Audy mengusap punggung Zea lalu melirik Arya yang sedang mengusap punggung istrinya. Audy baru mengetahui jika Zea tidak mengakui Ibu sambungnya. Mengetahui hal itu tanpa sadar Audy tersenyum dalam hati, entah apa yang ia pikirkan seolah mendapat kesempatan.

“Zea, harus sopan sama Mama. Mama itu sayang sama kamu.“ Arya mencoba menasehati Zea. Zea hanya diam melirik Kemala yang juga diam tidak bisa berbuat banyak untuk mengambil hati Zea. Sudah segala macam cara Kemala mengambil hati Zea, akan tetapi Zea selalu ketus seperti sang Mama.

“Maaf, Bu guru. Apa Zidan masih disekolah? atau ikut kemari, Kemana Narti?” tanya Kemala.

“Zidan masih disekolah. Tadi mau ikut tapi saya larang dan Narti juga masih disana menunggu Zidan. Saya datang kemari bersama kepala sekolah dan kami yang bertanggung jawab penuh. Maafkan kami sudah lalai menjaga anak Anda, Nyonya.”

Kemala tersenyum ingin sekali ia marah, kenapa pihak sekolah bisa lalai dan teledor dalam mengawasi anak-anak. Akan tetapi Kemala tidak mempunyai keberanian untuk marah apalagi emosi.

“Iya, Bu. Kami memaklumi, karena menjaga banyak murid itu tidak mudah, tetapi untuk kedepannya, tolong lebih di perhatikan lagi keselamatan anak-anak. Saya pribadi takut orang tua murid ada yang tidak terima jika kejadian ini terulang.”

“Iya, Nyonya. Pasti! Ini adalah pembelajaran kami untuk memperbaiki semuanya.”

“Papa, pulang!” rengek Zea.

"Iya, tapi minta maaf dulu sama Mama.”

“Memangnya Zea salah apa? Kenapa harus minta maaf, Zea tidak pernah merepotkan Tante itu!”

Arya begitu malu melihat dan mendengar ucapan putrinya itu, ucapan siapa yang sang putri tiru. Arya menatap tajam ke arah Zea, Namun Zea acuh. Kemala hanya tertunduk dan tersenyum tipis lalu mengusap lengan Arya.

“Tidak apa-apa. Zea tidak salah dengan Mama.” Kemala kemudian keluar dengan hati begitu kecewa dengan Zea. Anak sekecil itu sudah berhasil membuat dirinya menangis, apa iya tidak pantas menjadi ibu sambungnya? Entah lah, hanya Zea yang tahu alasannya.

“Zea ... tidak boleh seperti itu ya.... Mama, kan baik sama Zea, Sayang sama Zea dan Kak Zidan,” ucap Audy menasehati. Namun matanya tak lepas dari wajah tampan Arya.

“Bu guru, Kalau gitu saya dan Zea permisi. Terima kasih sudah membawa Zea ke rumah sakit.”

“Sama-sama, tuan. Sudah tanggung jawab kami.”

Arya kemudian keluar sambil menggendong Zea dan menemui kepala sekolah yang sedang berbicara dengan Kemala, setelah itu mereka pulang ke rumah.

Sesampainya di rumah Arya menidurkan Zea di kamarnya, Sebab sepanjang jalan ia tertidur lelap di kursi belakang. Sementara Kemala menuju kamar untuk istirahat. Ia juga lelah karena bawaan sang bayi.

Kemala berbaring disofa sambil memikirkan ucapan Zea yang selama ini Zea lontarkan padanya. Apalagi setelah kejadian penculikan tersebut, Zea semakin tidak menyukai Kemala. Tapi apa benar semua itu murni dato pikiran Zea sendiri. Rasa-rasanya tidak mungkin seorang anak berusia 5 tahun buda tidak menyukai sikap manis Kemala terhadapnya selama ini. Apa ada seseorang yang mempengaruhinya, pikir Kemala.

Kemala tanpa sadar meneteskan air mata, dengan cara apa lagi ia mengambil hati anak sambungnya itu. Arya melihat istrinya berbaring disofa pun menghampirinya dan mengusap lembut rambutnya.

“Aku sudah menasehati Zea, Maafkan anak itu. Wataknya memang seperti Mamanya, keras dan tidak mau mengalah.” Arya tersenyum melihat Kemala.

“Tidak apa-apa. Mungkin aku bukan IBU yang diinginkan Zea.”

“Maksudmu?”

“Maksudku ... em ... Lupakan. Oh iya, Aku pengen rujak yang tadi dibeli.”

“Baiklah, Ayo!”

“Gendong...,” ucap Kemala manja. Arya tertawa kecil lalu membalikkan tubuhnya lalu menggendong Kemala di punggungnya seperti anak kecil. Beruntung perutnya belum terlihat membuncit.lll

Arya menurunkan Kemala di ruang makan. Kemudian ia mengambilkan rujaknya dan menyajikan dipiring.

“Wah ... ini enak, Mas. Hemmm!” Kemala mulai memakan rujaknya dengan lahap.

Arya tersenyum dan teringat Bella saat ngidam rujak. Andai waktu itu ia tidak terburu-buru menceraikannya Mungkin saat ini Bella masih di sampingnya. Arya menggelengkan kepalanya menepis ingatan tentang Bella. Kemudian ia ikut makan rujaknya tersebut dan merasakan asam saat mengingat buah mangga setengah matang tersebut.

“Asem!” Arya pun langsung melepehnya. Sedangkan Kemala tertawa kecil.

“Namanya juga rujak, Mas. Pasti sedikit asam. Tapi enak. Oh iya, Mas Bu guru Audy cantik ya?”

“Hm.” Arya mengambil buah yang menurutnya tidak asam lalu memakannya.

“Suka?”

“Biasa saja! Cantik Istriku!”

Kemala hanya memajukan bibir bawahnya lalu keduanya tertawa. Tanpa tahu ada seseorang yang memperhatikan mereka, siapa lagi kalau bukan Daniel, Opa Kemala.

Daniel begitu bahagia melihat cucunya di perlukan begitu baik oleh Arya. Ia tidak khawatir ada yang menyiksanya lagi. Mungkin dalam waktu dekat Daniel akan menyerahkan semua hartanya untuk cucu satu satunya, Kemala. Karena hanya Kemala ahli warisnya. Di tambah Arya adalah cucu menantu, sudah pasti akan membantu Kemala untuk memimpin perusahaannya.

“Kalian sedang apa?” tanya Daniel sambil berjalan menghampiri Keduanya. Kemala dan Arya melihat ke arah Daniel.

"Opa, Opa datang kenapa tidak memberitahu Kemala?

“Apa Opa harus membuat janji untuk bertemu cucu Opa sendiri?” Daniel duduk di samping Kemala.

“Bukan begitu opa Opa, Setidaknya Kemala menyiapkan sesuatu untuk Opa.”

“Tidak perlu repot-repot. Oh Iya besok kamu datang ke rumah Opa ya, ada sesuatu yang ingin Opa berikan padamu, sebelum Opa kembali ke London.”

Kemala mengangguk dan tersenyum. Ia juga ingin tahu seperti apa rumah yang dulu ia tempati sewaktu kecil.

1
Meri Meri
Luar biasa
Diah Anggraini
makasih ka.. ceritanya ok
Diah Anggraini
keren banget abi.. saya bangga deh
Diah Anggraini
ceritanya bagus ka
Diah Anggraini
keluarga yang harmonis saling dukung.. salut juga saya
Diah Anggraini
narti kocak.. bisa bisa nye mgecengin tuan nya..
haaaa
Marlialeeya
👍👍👍
🌹🌺gemini🌺🌹
tega2nya dirimu Thor bikin Abi n Utari berpisah, q ngg trima bngt ya Allah, pas buka noveltoon liat crita Arya n dicrita Arya Utari n Abi berpisah pdhal mrka psnagn favorit q selain Bianca n Reza,, tegax dirimu Thor sampai ngg bisa q baca smuax ,MRSA ngg trima dgn karakter abi aplgi Utari.. pdhal ingat bngt di crita cinta Abi n Utari bikin ngiri keromantisan mrka, ngg trimaaaaa😭😭
🌹🌺gemini🌺🌹
q ngg menygka kisah Utari n Abi mexkitkan,, pdhal q penggemar mrka stlah Bianca n suamix,, bikin nyes
🌹🌺gemini🌺🌹
si putra knpa bsa nikah lgi
Norhanis Hashim
menarik jalan ceritany
𝔦𝔳𝔞𝔫 𝔴𝔦𝔱𝔞𝔪𝔦: terima kasih kk🫰
total 1 replies
Periska Icha
extrapart thorr
Dewi Roisita
endingnya pas pacaran bagus epas Uda tua selingku semua jadi malas bacanya
🌹🌺gemini🌺🌹: q ngg trima loh krna Utari n Abi psnagn favorit q,, author tega bngt misahin mrka,, q garda terdepan loh belain Utari n Abi,, ngg trima mrka pisah,, bisa ngg sih mrka bsa kayak bram n wina
total 2 replies
guntur 1609
kalau dari siji tindakan abi sdh kulai benar...hiduplah berbahagia dengan pasangan kalian masing2
guntur 1609
kan betul. utari sm bobroknya sma suaminya. makanya dia berubah. tapi cocok kalau dia bercerai
biat sm2 menyesal tk kedepanya
guntur 1609
emang keluarga gak benar. keluaega snjaya
abi beserta abang dan adiknya juna dan putra. sms2 tukang selingkuh. mereka mengarasnamakan agama agar bisa berpoligami. padahal itu hanya untk menutupi nafsu syahwat mereka yg tdkbterkendali. aku memenagvtdk membenaekan sikap angkuh utari. tapi kalau sj abi bertndk tegas pada utari. pasti utari akan berubah. ya paling tdk kalau sdh gak bisa dikasih tahu kepas sj. dan dia menikah lagi. itu baru benar. inibtdk sdh 11 tahun utari merasa di bodohi. kalau keadaanya dibalik gmna. semua istri dari keluarga sanjaya. seperti itu selingkuh apa. para suaminya akan menrima dengan lapang dada. saya rasa tdk. emang utari dan wilina gak akan berubah. wilona lagi kalau sdh kena dia baru jyahok loe
guntur 1609
abi. adim dan abngnya sm2 gak tahu diri. mereka keluarga yg egois. mengatasnamakan agama agar mereka boleb menikah.
aku tahu utari istrnya abibitu jahat. tapi gak sepertj itu juga x. kalau istrinya gak bisa di bilangi lagi. atau gak mau dipakai lagi ya ceraikan sj. jadi sakit hati utari hanya sebentar sj. dia gak seperti di khianatai. coba keadaanya dibalik. iatri dari keluarga sanjanya yg seperti itu. apa mereka menerima setelah tahu keadaanya. tentu tdk. mereka hanya menyalahkan org lain demi membenarkan keadaan mereka.
guntur 1609
putra pun iuga gitu puhya istri lain emnag. judulnya salah ni thor....seharusnya pria yg tdk cukup dengan 1 istri
𝔦𝔳𝔞𝔫 𝔴𝔦𝔱𝔞𝔪𝔦: lanjut kk NNT ada kok alasannya 😁
total 4 replies
guntur 1609
itulah menikah sm keturunan yg hanya mementingkan nafsu.
guntur 1609
arya memang tdk oernah berubah...anaknya sama abibya dama sj...suka sm wanita manapun. tdkboernah setia. wong indujknya saja seperti tu.sika menyakiti hati wajuta secara diam2. merrka tdk memikirkan sj tasya adik peremouan atau ank mereka. kalau sempat digitukan sm suamibyabapa perasaan merrka.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!