NovelToon NovelToon
You Decided

You Decided

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: camey smith

Cerita ini adalah Sequel dari "Wanita pekerja malam."

Harap bijak dalam membaca dan menulis komentar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon camey smith, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Seperti Keluarga

Alvino baru saja kembali ke rumah, seperti biasa lelaki itu langsung melenggang menuju kamar utama diikuti James yang sudah selesai menemani Bianca tentang toko kue.

Perjalanan menuju kamar utama, Alvino harus melewati kamar-kamar yang lain yang diisi oleh anggota keluarga yang lain. Dan lelaki itu pasti saja selalu mengintip ke kamar Sam sebelum menuju kamar utama.

"James. Tunggu aku di ruang kerja." Titah Alvino kepada James yang sedang mengikutinya.

"Baik Tuan.. Apa Anda ingin disiapkan sesuatu?" James yang berjalan mengikuti Alvino mengiyakan perintah itu dan menanyakan keinginan Tuan_nya.

"Siapkan satu botol minuman, sepertinya aku butuh tenang malam ini. Masalah-masalah di kantor benar-benar membuatku penat."

"Baik Tuan."

James kemudian menuju ruang kerja Alvino, sementara Alvino melanjutkan perjalanan menuju kamar utama sendirian. Dan saat lelaki itu akan menghampiri kamar Sam, Alvino melihat Alice sedang berdiri di depan pintu. Gadis itu terlihat sedang mengintip.

Kenapa dia berdiri disitu? biasanya kan dia selalu setia disamping Sam..

"Alice.." Alvino menyapa lebih dulu saat dirinya hampir tiba di depan kamar Sam, membuat Gadis itu sedikit terperanjat kaget karena kedatangan Alvino yang tiba-tiba.

"Eh.. Kau.. Maksudku kak,." Tiba-tiba Alice merasa gugup, seperti maling yang tertangkap basah gadis itu menjadi sedikit salah tingkah.

"Sedang apa disini? Kenapa tidak masuk?"

"Eh.. itu.. Sam sedang melakukan panggilan, Aku hanya tidak ingin mengganggunya." Mata Alice melirik sebentar kedalam ruangan dimana Sam berada. Lalu menoleh ke arah Alvino juga. "Aku mau pamit pulang, tapi aku mau menunggu sampai Sam selesai menelpon dulu."

"Siapa yang sedang ditelepon Sam? Sejak kapan dia sudah bermain ponsel? bukannya..." Belum selesai berucap, Alvino membuka sedikit pintu ruangan Sam. Terlihat Sam memang sedang melakukan video call, entah dengan siapa tapi Sam sedang tersenyum sambil menatap layar ponsel itu.

"Kalau begitu lebih baik aku pamit sekarang, a-ku hm tolong katakan pada Sam bahwa aku pulang. Maaf merepotkanmu." Alice menatap Alvino sebentar kemudian melangkahkan kakinya meninggalkan tempat itu tanpa menunggu Alvino menjawab.

Ada apa sebenarnya? gadis ini sepertinya sangat gugup.. Wajahnya juga cemas. Apa Sam menghubungi wanita rubah itu lagi?

"Tunggu.." Refleks tangan Alvino meraih tangan Alice.

Alice menatap lengan yang ditahan oleh Alvino kemudian menatap wajah lelaki tampan itu. Kenapa dia menahanku pikirnya. Entah kenapa jika melihat Alvino rasanya gugup sekali.

"Ini sudah malam dan di luar sedang hujan.. Lebih baik kau menginap malam ini." Alvino menuturkan alasan kenapa dirinya menahan tangan Alice, namun setelah selesai mengucapkannya tangan itu belum juga dilepas.

"Ada apa Al? sepertinya kalian membicarakan hal serius." Monica hadir di tengah adegan itu, membuat Alvino refleks langsung melepaskan tangan Alice.

"Eh..Hm.. Alice ingin berpamitan Mam, tapi aku menahan nya karena di luar sedang hujan." Lumayan gugup Alvino berujar.

"Sepertinya kau memang lebih baik menginap, Alice.. di luar sedang hujan dan itu cukup lebat." Monica juga mendukung apa yang Alvino sarankan. "Ada yang ingin aku bicarakan juga denganmu. Apa kau tidak keberatan?"

"A-ku.. Tentu.. sepertinya kau ingin membicarakan sesuatu yang penting."

Alice yang semula akan berpamitan kini digiring menuju ruang tengah. Ada sesuatu yang katanya ingin Monica bicarakan. Entah apa~

Alvino yang melihat dua wanita itu ingin mengikuti tapi ia juga ingin memastikan dengan siapa Sam sedang melakukan panggilan. Apakah itu dengan Laura? Wanita yang sama sekali tidak disukai Alvino.

"Al.... kau juga ikut." Monica memanggil saat melihat Alvino justru mematung ditempatnya berdiri.

Tiga orang itu kemudian sudah duduk di ruang tengah, menunggumu Monica memulai pembicaraan yang ingin ia sampaikan.

"Besok aku harus pergi menemani Dady ke luar negri, aku akan meninggalkan Sam yang belum pulih disini." Monica menatap Alice dan Alvino bergantian.

"Poinnya adalah... aku akan menitipkan Sam kepada kalian, meskipun ada perawat dan juga dokter tapi aku tahu kalian akan menjaga dan memperhatikan Sam dengan lebih baik, terutama kau Alice. Kau sangat berjasa besar untuk Sam. Kau tidak keberatan kan selalu merawat Sam disini?"

Aku? Tidak. Aku sama sekali tidak keberatan. Namun sekarang suasananya berbeda, aku pasti sedikit lebih canggung di depan Sam. Karena aku tahu bahwa lelaki itu menginginkan Laura, bukan aku.

Alice terdiam sejenak, belum bisa menimpali karena masih bingung harus menerima atau menolak. Semenjak kejadian di taman itu Alice belum berbicara dengan Sam lagi. Entah apa dan bagaimana hubungan Alice dan Sam sekarang, yang jelas Alice harus melindungi hatinya agar tidak terluka.

"Berapa lama kau akan pergi?" Alvino menatap sang ibu.

"Hanya satu minggu." jawab Monica untuk pertanyaan Alvino. "Maaf sebelumnya.. tetapi yang kudengar kau sudah tidak memiliki orang tua, Aku tidak akan membiarkanmu tinggal disini dengan cuma-cuma. Bukan berarti aku memberi upah, aku sudah menganggapmu seperti anakku sendiri karena usiamu dengan Fam sepertinya tidak jauh berbeda." Monica melanjutkan apa yang ingin ia sampaikan.

"Terima kasih untuk kebaikanmu, Tapi maaf sebelumnya. Spertinya aku tidak bisa untuk selalu bersama Sam, aku hanya akan menemani Sam waktu-waktu. Aku tidak ingin menggantungkan hidupku kepada kalian." Jawab Alice. Andai saja kejadian di taman itu tidak terjadi, mungkin Alice tidak akan menolak. Ia justru akan senang jika harus terus-menerus bersama Sam, tapi keadaannya sekarang berbeda. Alice harus mulai memikirkan tentang hidupnya lagi. Sebagai Alice yang mandiri, yang berjuang untuk kelangsungan hidupnya.

"Aku tidak akan memaksamu, tapi aku akan tetap menitipkan Sam kepadamu. Kau sangat telaten saat merawat Sam melebihi aku, aku sangat mempercayaimu Alice." Monica menatap Alice dengan tatapan tulus. Gadis itu sudah berhasil mendapatkan hati Monica. Belum pernah keluarga Lucatu memperlakukan orang asing seperti itu. Mereka menerima dan menyayangi Alice.

"Alice juga punya kehidupan di luar, Mam. Mana mungkin dia harus terus menghabiskan waktu bersama Sam." Tanpa sadar perkataan Alvino itu menunjukkan bahwa dia memang tidak ingin Alice selalu bersama Sam. Lelaki itu seperti mendukung Alice untuk menuruti keinginan Monica. "Jika kau akan pergi bersama Dady, pergilah. Jangan khawatir. Banyak yang menjaga dan melindungi Sam disini, jangan membebankan semuanya kepada Alice."

Alice menatap Alvino yang duduk bersebrangan dengannya, entah kenapa raut wajah lelaki itu seperti mengerti perasaan Alice saat ini. Alvino seperti berusaha menutupi kegusaran Alice yang memang sulit disembunyikan dari gurat wajahnya~

1
Rhinduku Ghenio
ceritanya beda sm sama yg sequel sebelumnya
L'sya Lengam
next
Wati_esha
Terima kasih informasinya.
Nia Satya
hebat banget authornya mengaduk2 perasaan eike yg baca... sedih tau😭😭
Nia Satya
sampai saat ini selalu syuuukaaa sm karya nya thor, terus semangat yah... dibuat simple aja buat yg comment jelek, ngga suka yo wis ngga usah diteruskan baca nya... tetep semangat krn buat novel itu susah hrs konsen buat nghalu biar josh gendosh ceritane
Ira Febryan
mana nih lnjutannya
Ami
kak kok GX dilanjut
Ny. Lonely
Rose...gadis baij hati...
Ny. Lonely
ku suka visual laura dan rose...cantiknya...
⚡⚡°~°Pisces^-^⚡⚡
Dari dulu q tetep dukung Alvino sama Alice..
Sulastri Tri
kapan thor up lg...
Dwi Kamty
maless
Dwi Kamty
kog alvino nikah lg ma yg lain sii..hrusny kembali ke bianca stlh ngasih pljran dg mendiamkan bianca.kesanny alvino jg lelaki kyak bpknya....masa gk ngasih ksemptan kedua ma bianca.mles mw nerusin baca
Wida Ria Setyawan
lanjut dong
Sulastri Tri
kapan up lg....
aku tunggu ya
Wita Simanjuntak
ending nya sangat mengecewakan ,, aku kira alviano bahagia bersama Bianca dan juga anaknya 🤣
Yani Mita
Lanjut lagi dong.....
Mustika Rayhan
athour smoga sehat slalu dn bsa melanjutkn episode slanjutnya yaa😘
san_94
salfok sma singkong...😂😂😂😆😆😆
Ibue Attayaabimanyu
kapan nih up nyaaaaaa😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!