NovelToon NovelToon
Kesayangan Sang Pewaris

Kesayangan Sang Pewaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Balas Dendam / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial
Popularitas:365.1k
Nilai: 5
Nama Author: anggi (@ngie_an)

Sinopsis

Warning!!!
Adegan dalam cerita ini mengandung unsur dewasa 21+, harap bijaklah dalam membaca.

Grael Arabella, seorang gadis belia yang hanya tinggal bersama sang Kaka dan ibunya, semenjak sang ayah meninggal dunia, dia membantu kakaknya untuk mencari nafkah. Grael juga memiliki cinta pertama di bangku sekolah menengah pertama yang bernama Rangga Louis, sosok pria yang sudah membuatnya merasakan jatuh cinta untuk pertama kali.

Takdir berkata lain. Grael justru bertemu dengan Erlangga Louis, seorang artis terkenal yang menjadi salah satu idola Grael. Pertemuan mereka justru membuat Grael menjadi benci dengan Erlangga. Namun, berbeda dengan artis tersebut, dia justru semakin ingin memiliki gadis belia itu.

Apalagi saat Erlangga tahu, bahwa Grael akan dijodohkan dengan Rangga, adik tirinya. Sekaligus ahli waris kedua dari keluarga Grup Jaya. Erlangga semakin menjadi ingin merebut kembali apa yang semestinya dia miliki. Baik itu, tahta, hart

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anggi (@ngie_an), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33. Ujian untuk persahabatan mereka.

...Warning!!...

...Adegan dalam episode ini tidak pantas untuk ditiru!! Khususnya bagi usia remaja yang sedang duduk di bangku sekolah!! Mohon bijaklah membaca!!...

Hampir sepekan telah berlalu, Grael dan Rangga yang sudah resmi bertunangan kini tidak menutup-nutupi hubungan mereka di sekolah. Hubungan Irfan dan Rangga pun sangat baik karena Irfan benar-benar merelakan orang yang dia cintainya bahagia dengan orang yang dia suka.

Berbeda dengan Grael dan Veby, meskipun Veby sudah akur dengan Grael tapi persahabatan mereka tidak sehangat dulu, sedangkan dengan Ernata, hubungan persahabatannya mereka semakin hangat.

Semua teman-temannya di sekolah begitu baik memperlakukan Grael, karena mereka tahu bahwa Grael calon mantu dari Group Jaya. Berbeda dengan cara orang-orang yang memperlakukan Veby dengan banyak berbagai cibiran yang membuat Veby merasa dunia kebahagiaan dia sudah direbut oleh Grael.

Veby sering dibully saat Grael dan Ernata tidak berada didekatnya, karena Veby sendiri yang lebih memilih untuk tidak terlalu dekat dengan Grael. Namun sayangnya, Ernata yang dia harapkan lebih akrab dengan Grael dari pada dengan dirinya.

"Veb, mau ke kantin bareng?" tawar Grael dengan ramah.

"Duluan aja, gue mau ke perpus," jawab Veby.

"Oh, Lo mau ke perpus? Ya udah, kalau gitu, kita ke perpus." Grael menggandeng tangan Ernata untuk pergi ke perpus bersama.

Veby yang ingin menolak sekali lagi, tapi Grael juga sudah merangkul tanganya lebih dulu. Akhirnya Veby pun juga ikut bersama Grael dan juga Ernata.

Sesampainya di perpus, seperti biasanya Rangga dan kedua sahabatnya duduk bergabung bersama ketiga wanita itu. Di mana Rangga duduk di samping Grael sedangkan Veby duduk di depan mereka berdua.

Pemandangan yang sangat membuat Veby sakit hati, di mana Rangga terus memberikan perhatian lebih kepada Grael di depan matanya. Dia pun tidak tahan bila terus menerus melihat keromantisan Rangga dengan Grael, akhirnya air mata yang tanpa dia sadari sudah menetes membasahi kertas yang ada di atas meja.

"Sorry, gue duluan ke kelas!" Veby mengelap air matanya dengan cepat dan menutup buku yang dia baca.

Semua teman-temannya melihat ke arah Veby, Grael yang merasa tidak enak, berniat untuk menyusul tapi Rangga mencegahnya. Ernata yang juga berniat menyusul Veby justru mendapat pertanyaan dari Irfan.

Di sisi lain, ketika langkah Veby ingin masuk ke dalam kelas, dia pun mendapat panggilan dari temannya bahwa dia dipanggil ke ruangan guru BK. Firasat Veby pun mengatakan bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi.

Benar saja, saat Veby sudah berada di ruangan tersebut dia mendapat teguran dari guru soal iuran bulanan sekolah ditambah soal simpang siur kebangkrutan yang dialami oleh keluarganya.

"Maaf, Bapak tidak bisa membantu lebih," ucap Pak Handoko yang merasa iba.

"Iya, Pak. Terima kasih." Veby pun keluar dengan raut wajah sedihnya. Dia berjalan menuju ke arah kelasnya. Matanya pun menangkap sosok gadis dengan tawa yang begitu bahagia bersama teman-temannya.

"Cinderella? Mimpi!" Veby menyunggingkan senyumannya saat melihat Grael tertawa begitu bahagia bersama Rangga dan kedua temannya.

***

Bel jam pulang sekolah pun telah tiba, semua murid berhamburan keluar, tersisa Grael dan juga Ernata yang masih di dalam kelas menunggu Veby yang meminta izin ke kamar mandi.

Veby yang enggan untuk pulang ke rumah, karena rumah mewahnya sudah di sita oleh pihak bank. Memilih untuk menghubungi saudara ayahnya untuk mencari tempat tinggal malam ini bersama dengan ibunya.

Satu persatu Veby mencoba untuk memohon kepada tante dan juga pamannya tapi sama sekali tidak ada yang mau menerima Veby bersama ibunya. Veby mulai geram dengan keluarga ayahnya yang bersikap acuh.

"Aaakkkhh!" kesal Veby yang meremas rambutnya sendiri ketika dia duduk di atas closed yang tertutup. Dia pun memilih untuk keluar dari dalam toilet tersebut.

Namun, pada saat dia ingin keluar, sebuah ember yang berisi air kotoran tumpah mengenai atas kepalanya hingga ke seluruh tubuhnya. Dia terkejut sampai tidak bisa berkata apa-apa, dia mencium aroma bau yang tidak sedap dari tubuhnya.

"Ya ampun ... Veby, Lo bau banget!" ujar Lucy.

"Cocok kali, sama statusnya sekarang, anak korup!" tawa Sylvia dan Lucy yang melihat Veby begitu kotor dan bau.

"Heh, anak korup! Denger ya ... jangan coba-coba sok banyak gaya dan tingkah deh, apa lagi belagu!" Lucy menendang kaki Veby hingga gadis itu tersungkur ke bawah.

Tidak terima dirinya di bully, Veby bangun dan menjambak rambut Lucy. Hingga perkelahian tarik menarik rambut pun terjadi. Sylvia yang melihat kejadian tersebut merekam kejadian dimana Veby menyerang Lucy lebih dulu dan akan menjadikan bukti kuat untuk menendang Veby dari sekolahan.

Mendengar ancaman dari Sylvia, Veby pun melepaskan Lucy dan membiarkan mereka terus memberikan kata umpatan untuk dirinya. dan menampar pipinya dengan keras.

Puas nge-bulli Veby, Lucy dan Sylvia langsung pergi sembari tertawa. Tidak lama kemudian Ernata dan Grael pun datang untuk menyusul Veby yang terlalu lama pergi ke toilet dan ternyata saat mereka datang, mereka melihat Veby yang sudah basah kuyup dengan air yang kotor.

"Astaga, Veby!" terima ke dua temannya.

"Veb, kenapa bisa gini?" tanya Grael.

"Siapa yang udah berani nge-bully, Lo? Bilang ama gue!" ucap Ernata yang mengelap wajah Veby dengan tisu.

Veby masih bergeming dari posisinya, hatinya benar-benar muak dengan sikap Grael. Dia pun mengepalkan tangannya dan mengangkat wajahnya ke arah Grael yang sedang membersihkan dirinya.

"Ini semua gara-gara lo, lo yang udah ngerebut semuanya dari gue! Sekarang, lo puas ngeliat gue kayak gini? Hah!" Veby terus mendorong tubuh Grael.

"Veby!" teriak Ernata yang menarik bahu Veby.

"Gue kecewa sama Lo, Nat!" Veby menabrak bahu Ernata dan langsung pergi begitu saja meninggalkan kedua sahabatnya.

Grael dan Ernata masih tidak percaya dengan sikap dan ucapan Veby, tanpa terasa Grael menangis melihat sikap Veby yang sudah berubah.

Veby pun keluar dengan tubuh yang kotor, untungnya saja semua siswa sebagian telah pulang lebih awal. Hingga Veby bisa berlari tanpa merasa terlalu malu.

"Veb, Lo liat Grael gak? Loh, lo, kenapa?" tanya Rangga yang melihat tubuh Veby basah kuyup dan bau.

Veby langsung menangis dihadapan Rangga, dia menumpahkan semua keluhnya kepada kekasih sahabatnya. Merasa iba melihat keadaan Veby, Rangga membawa masuk Veby dalam mobilnya dan berniat untuk mengantarnya pulang.

Di lain sisi, Grael melihat Veby yang masuk ke dalam mobil Rangga, kemudian mobil itu perlahan mulai menjauh tanpa memperdulikan dirinya yang melihat ke arah mereka berdua.

"Nat! Apa gue terlalu jahat sama Veby?" tanya Grael yang masih meneteskan air mata melihat Veby pergi bersama Rangga.

"Udah, Lo jangan terlalu mikirin yang aneh-aneh ... gue rasa, Veby hanya banyak pikiran doang, besok juga baik lagi tuh anak." Ernata mengusap bahu Grael agar dirinya bisa tegar dan kuat.

"Apa gue mundur dan merelakan Rangga untuk Veby? Agar Veby mau jadi sahabat gue seperti dulu!" ucap Grael yang masih menangis melihat kepergian mobil Rangga.

"Gue saranin jangan! Toh, kalian saling cinta. Sabar, ini ujian untuk persahabatan kita, gue yakin kok! Kita bertiga pasti bisa lakuin semua ini." Ernata mengusap air mata Grael.

To be continued...

1
Melani Sunardi
Bintang 5 aja bayarnya dah jut jutan..... bintang 10 gimana thor/Hey//NosePick//NosePick//NosePick//NosePick/
HIATUS: plesetan dengan sistem hiperbola 🤭
total 1 replies
Muna Junaidi
Menyala thor🔥🔥🔥
HIATUS: apanya kak? 🤭
total 1 replies
Hello20 Kitty16
hai
Eka Uderayana
terimakasih Thor 🙏... setangkai mawar untuk mu author 🌹
Eka Uderayana
terimakasih Thor 🙏... setangkai mawar untuk mu 🌹
Eka Uderayana
thanks Thor 🙏.. setangkai mawar untuk mu 🌹.... good job 👍
Eka Uderayana
semangat terus ya Thor 💪... jangan patah semangat.. gara-gara komentar yang tidak bermutu...oke... semangat 💪...aku suka karya mu.. love you author 🥰
HIATUS: makasi ya kak 😍🥺 terhura
total 1 replies
Eka Uderayana
thanks Thor 🙏.. setangkai mawar untuk mu author 🌹
Eka Uderayana
hai Thor... thanks 🙏.. setangkai mawar untuk mu 🌹..
Eka Uderayana
terimakasih Thor 🙏... cerita nya keren 👍.. setangkai mawar untuk mu author 🌹
Eka Uderayana
hai Thor.. salam kenal... aku sedang membaca novel karya mu ini.. very good 👍... setangkai mawar untuk mu author 🌹 dan satu vote untuk mu.. kapan kelanjutan ceritanya... padahal bagus loh ceritanya... lanjut Thor.. please 🙏🥰
Eka Uderayana
thanks Thor 🙏... salam kenal buat author... setangkai bunga mawar untuk mu 🌹
Ass Yfa
Grael terlanjur kecewa.... Er terus mempertahankan Sherly yg jadi momok rumah tangganya
Ass Yfa
duh Sherly mimpinya ketinggian.. kalo jatuh sakit ll... berdarah2
Ass Yfa
duh Irfan nyari masalah kayaknya... bisa berabe nih
Ass Yfa
Rangga ama Emira msih labil dan pingin nyoba sesuatu yg baru
Ass Yfa
Rio sama Ernata aja
Ass Yfa
Grael... penulis novel kali kayak authornya hehehe.... Lydiakah yg dibw polisi
Ass Yfa
fix El udah terlena dlm pesona Er.... dan posisi Rangga mulai tersisihkan...
Siam Ambarwati
Thor ini kelanjutan nya mana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!