NovelToon NovelToon
Antara Janji Suci Dengan Kode Etik

Antara Janji Suci Dengan Kode Etik

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Dokter / Diam-Diam Cinta
Popularitas:39.5k
Nilai: 5
Nama Author: Tientien AQuariuzz Girllzz

Novel ini kelanjutan dari Novel. " Cinta Gadis Tangguh Dari Desa."

Luna Haifa Adhitama putri sulung dari Kavindra Adhitama dengan Freya Pratiwi Adhitama. Luna mempunyai adik kembar yang bernama Aryan Zaidan Adhitama dan Aryana Zaidah Adhitama.

Luna seorang Dokter spesialis Anak. Karena pembawaannya yang lembut dan ramah. Dia menjadi Dokter yang diidolakan sama semua pasiennya.

Pada saat dia pergi ke rumah kumuh yang sudah menjadi kebiasaannya satu bulan sekali. Membantu orang-orang yang disana untuk memberikan perobatan gratis disana.

Dia bertemu dengan anggota TNI yang juga lagi membantu menyalurkan bantuannya ke orang-orang yang ditinggal di bawah Jembatan.

Akankah Luna mengenali salah satu dari anggota TNI tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32

SELAMAT MEMBACA !!!

Keesokan harinya karena hari ini adalah hari minggu, waktu yang selalu diluangkan keluarga Kavindra untuk berkumpul bersama. Mereka duduk bersantai di teras rumah sambil menyaksikan keseruan Rena dan Runa yang sedang bermain sepeda. Ya hadiah dari pesta ulang tahun perusahaan itu di ganti oleh Arya jadi sepeda yang memiliki roda empat. Kan nggak mungkin Runa diberi setrika, coba buat apa?.

Freya yang duduk di samping Arya tak mengalihkan pandangannya, hatinya terasa hangat dan bahagia melihat tawa lepas kedua anak itu. Ia bersyukur kini Rena dan Runa bisa merasakan kehangatan keluarga, sesuatu yang sempat hilang saat mereka menjadi anak yatim piatu.

"Dad, Mom. Hari ini aku mau ke proyek pembangunan rumah susun bersama Irfan dan karyawan Perencanaan desain. Abang juga akan ke sana bersama anggotanya dan warga sekitar yang akan ikut bekerja di sana!" seru Arya meminta izin kepada kedua orang tuanya.

"Ya hati-hati, Sayang. Abangmu juga suruh hati-hati," jawab Freya yang belum tau kejadian kemarin.

Arya menatap kedua orang tuanya dengan serius.

"Abang kemarin pagi menelponku, Mom, Dad. Memberitahukan bahwa warga akan digusur paksa oleh pihak yang nggak bertanggung jawab, Dad, Mom. Mereka menyuruh meninggalkan tempat itu tanpa ada ganti rugi atau menyediakan tempat untuk mereka. Ya sebenarnya mereka yang salah menempati tanah bukan miliknya tapi mereka menempati tempat itu kan sudah cukup lama banget. Kalau pun tidak disediakan tempat ya minimal diberi ganti rugi untuk mengganti pembangunan rumah.Tapi saat ditanya, mereka menggelengkan kepala, sungguh menyedihkan sekali mereka," ucap Arya lagi.

"Perusahaan mana itu, Sayang?" tanya Freya kepada putranya.

 "Sebenarnya itu hanya perusahaan berskala kecil, Mom. Cara kerjanya hanya memanfaatkan ketidaktahuan warga soal aturan hukum. Mommy pasti pernah mendengar nama Perusahaan Santosa Sejahtera, kan?" ujar Arya sambil menatap wajah ibunya lekat‑lekat.

Senyum Freya seketika berubah menjadi senyum sinis yang dingin begitu nama itu disebut, seolah ia sudah lama mengetahui niat buruk perusahaan itu.

"Perusahaan Santosa? Milik orang yang tatapannya tidak sopan itu ya? Cih...cih...dia memang selalu saja mencari masalah. Dulu Mommy membiarkan saja kejadian itu, karena dia meminta maaf seolah tulus dan berjanji tidak mengulanginya lagi setelah berusaha melecehkan salah satu pegawai di Cafe milik kita," ujar Freya dengan nada kecewa sekaligus jijik.

"Benarkah, Mom?! Kapan itu, Mom?" tanya Yana yang ikut nimbrung pembicaraan Abang dan kedua orang tuanya.

Freya tersenyum, "Sudah lama sih, Sayang. Waktu kalian masih kelas SMP apa ya, Dad?" tanya balik Freya kepada suaminya.

Vindra hanya mengangguk membenarkan ucapan istrinya. "Betul, saat itu kalian masih duduk di bangku SMP," ujarnya pelan.

Yana mengerutkan kening, wajahnya tampak kesal mendengar kisah itu. "Benar‑benar kejam orang itu, Mom. Kenapa tidak langsung saja dimasukkan ke penjara? Keberadaannya hanya merusak suasana saja!" serunya tak habis pikir.

"Kalau korbannya saja memaafkan, mau bagaimana? Kok kamu yang emosi sih, Dek. Makanya Mommy selalu menyuruhmu belajar bela diri, supaya kamu mampu menjaga dirimu sendiri. Dan aku selalu menekankan untuk menjaga penampilan, itu pun biar kamu terhindar dari tatapan buruk dan niat jahat orang lain!" seru Arya kepada adiknya.

"Siap dilaksanakan, Komandan Arya!" seru Yana dengan tegas sambil memberi hormat seperti prajurit.

"Hahaha... Kak Yana persis sekali gaya Bang Nathan ya!" seru Runa sambil menunjuk sambil tersenyum lebar.

Inilah suasana yang selalu diharapkan Freya, menyisihkan waktu khusus agar keluarga bisa berkumpul, saling berbagi cerita tentang apa saja yang dialami sepanjang minggu. Mulai dari hal menyenangkan, kesulitan, hingga hal-hal yang lainnya.

Baginya kebersamaan seperti ini jauh lebih berharga daripada apa pun, karena dari situlah ikatan kasih sayang semakin erat dan kuat.

Akhirnya Arya berpamitan kepada keluarganya untuk pergi ke proyek pembangunan rumah susun.

\*\*\*\*\*\*\*\*\*

Di lokasi proyek, Warga yang berminat bekerja sudah berkumpul sejak pagi, hanya menunggu kelengkapan rombongan lain. Tak lama kemudian datanglah pasukan prajurit TNI, dan dari kendaraan yang baru datang turunlah Kapten William.

"Assalamualaikum, selamat pagi semuanya!" sapa Kapten William dengan sangat ramah.

"Walaikumsalam, selamat pagi, Kapten," jawab mereka serempak.

Dari kejauhan tampak sekelompok bapak‑bapak yang memperhatikan dengan rasa ingin tahu. Perlahan mereka pun berjalan mendekat ke arah rombongan yang sudah duduk berkelompok itu.

Salah satu dari kelompok bapak‑bapak itu maju selangkah dengan ragu namun sopan.

"Mohon maaf mengganggu, Bapak... Sebenarnya ada apa ya di sini? Mengapa semua berkumpul di tanah lapang ini? Kami adalah warga yang rumahnya ada tepat di belakang tanah ini," tanyanya sambil menunjuk ke arah deretan rumah sederhana yang berdiri persis di batas belakang tanah tersebut.

Sebelum Kapten William sempat menjawab, terdengar suara kendaraan lain mendekat. Sebuah mobil berwarna abu‑abu berhenti, dan turunlah Arya bersama Irfan serta beberapa orang yang membawa peta dan berkas desain bangunan.

"Kami datang tepat waktu sepertinya," ujar Arya sambil tersenyum ramah menghampiri mereka.Ia lalu menghampiri Kapten William sambil mencium tangannya.

Siapa sih yang tak mengenal Arya, orang-orang di sana pasti sangat mengenal dan mengagumi kepribadiannya. Di lingkungan perusahaan memang ia dikenal sebagai Ceo yang tegas dan dingin, namun kesopanan serta sikap menghargai orang lain tidak pernah luntur sedikit pun, baik berbicara dengan pejabat maupun warga biasa.

Kapten tersenyum menanggapi ucapan sepupunya. Ia menoleh ke arah rombongan Bapak-bapak yang berjumlah lima orang itu.

"Jangan sungkan Bapak-bapak. Izinkan saya memperkenalkan diri terlebih dulu, saya Kapten William, dan untuk apa kita berkumpul di sini...Begini Bapak-bapak, tanah lapang ini milik keluarga saya. Rencananya saya dan rekan-rekan ini akan membangun rumah susun, pak. Dan beliau Arya, pemilik Perusahaan Adhitama. Mungkin, Bapak sudah mengenal beliau, Ceo muda yang sering muncul di layar Televisi," ucap Kapten William sambil menoleh ke arah Arya.

"Mohon maaf, Kapten. Apa kami boleh ikut bekerja? Saya bisa kok jadi tukang," jawab salah satu dari mereka.

"Tentu saja boleh, Bapak. Syarat utama yang saya minta hanyalah satu yaitu kejujuran. Kita tidak boleh ada sedikit pun kecurangan dalam pekerjaan ini. Silakan Bapak‑bapak mendaftar kepada Sertu Dimas di sana, nanti akan dibuatkan kartu pengenal khusus. Kartu itu wajib dibawa dan dipakai saat bekerja sebagai tanda kehadiran," ujar Kapten William dengan tegas namun tetap ramah.

Setelah urusan pendaftaran warga selesai, rombongan Arya membuka lembaran denah dan gambar rancangan pembangunan rumah susun sepuluh lantai itu, lalu mulai menjelaskan rinciannya kepada seluruh warga yang hadir.

Dijelaskan pula bahwa pengawas pelaksanaan proyek akan diambil dari staf bagian Perencanaan Perusahaan Adhitama, sedangkan pengelolaan keuangan serta pembayaran upah pekerja dipercayakan sepenuhnya kepada Serma Yoga dan Sertu Dimas agar pengelolaannya transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

1
Key
Siapa ya, yg dipojok. Apa Authornya. Pojok kulon🤣
Key
Pesannya Mommy di inget² ya teman²🥰
Key
Betul, setuju nih. love after getting married itu lebih indaaah🤭
pojok_kulon: Hehehee🤭🤭
total 1 replies
Arwondo Arni
coba org kaya seperti itu makmur org ngak punya🤭
pojok_kulon: Semoga saja Ada ya Kak
total 1 replies
Erna Fkpg
kok dikit amat kak perasaan baru baca udah bersambung lagi🤭💪💪💪
pojok_kulon: Hehehe Iya kah Kak
total 1 replies
Sri Supriatin
cara yg mulia,, menolong tapi membangun kehidupan baru...bersyukurlah mereka yg di bantu 🙏🙏💪💪
pojok_kulon: Alhamdulillah ya Kak Sri
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
didikan Freya gak kaleng2,memanusiakan manusia tanpa memandang derajat👍👍
pojok_kulon: Alhamdulillah ya Kak Dewi
total 1 replies
kaylla salsabella
jadi ke inget waktu mommy freya muda😍😍😍
pojok_kulon: Iyakah Kak
total 1 replies
Key
Frans ternyata Royco rasa apa kamu Frans? sapi apa ayam? eh lupa, rasa buaya deng🫣🤣
pojok_kulon: Hehehe
total 1 replies
Key
Seru banget ya kalau punya banyak saudara. Aku pengen punya bnyak saudara begini🥲
pojok_kulon: Iya Kak Key
total 1 replies
Erna Fkpg
bang arya emang the best kaya mommy Freya 🙏🙏🙏💪💪💪
pojok_kulon: Alhamdulillah ya Kak Erna
total 1 replies
Erna Fkpg
GK sabar dengan identitas Luna sebenarnya
pojok_kulon: Iya Kak Erna
total 1 replies
kaylla salsabella
wah.. semoga berkah bang Arya😍😍😍
pojok_kulon: Amin Kak Kaylla
total 1 replies
Sri Supriatin
Arya memang turunan keluarga besar 👍semoga asalusul Luna cepet terungkap, penasaran 💪💪💪
pojok_kulon: Amin semoga saja ya Kak Sri
total 1 replies
kaylla salsabella
kurang tahu 🤭🤭🤭🤭
pojok_kulon: Hehehe Bisa nih Kak Kaylla
total 1 replies
Ariany Sudjana
mampus kamu Angelina, kamu salah cari lawan, masih untung kamu dibawa polisi, harusnya kamu itu sudah dibunuh ..dasar pelacur murahan kamu itu
pojok_kulon: Benar itu Kak Ariany
total 1 replies
Erna Fkpg
wah makin seru nih kak ceritanya 💪💪💪
pojok_kulon: Terima kasih Kak Erna
total 1 replies
Sri Supriatin
memang muka Luna ada bule2nya yach Thor?🤭tks upnya n besok lagi nich😍😍😍
pojok_kulon: Hehehee mungkin saja ya Kak
total 1 replies
kaylla salsabella
lanjut
pojok_kulon: Siap Kak Kaylla
total 1 replies
sri wahyu
ya allah semoga saja memang bener Luna anak dari keluarga lauren
pojok_kulon: Semoga saja ya Kak Sri
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!