NovelToon NovelToon
SEKALI TEMBAK JADI ANAK!

SEKALI TEMBAK JADI ANAK!

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: SariRani

Guntur Abimanyu, seorang CEO muda yang hampir berumur 30 tahun dipaksa untuk menikah tapi tidak ingin menikah.

"JIKA AKU MENIKAH HANYA UNTUK MENGHASILKAN ANAK, AKU BISA LAKUKAN SEKALI TEMBAK KEPADA WANITA MANAPUN! JADI TIDAK PERLU MENIKAH" serunya kepada kakek serta ayah ibunya.

Rustam sang kakek yang memegang kendali perusahaan ingin cucu laki laki satu satunya ini segera menikah. Begitupun Randi dan Ela, orang tua Guntur juga ingin segera menikahkan putra sulungnya itu.

"Baiklah kalau begitu, buktikan kemampuan menembak benihmu kepada wanita yang kakek dan orang tuamu pilih" ucap sang kakek.

"OKE SIAPA TAKUT!!" seru Guntur menerima tantangan.

Tapi ternyata takdir berkata lain, setelah kesepakatan ini dibuat, Guntur bertemu dengan wanita yang meninggalkannya dengan cinta terdalam.

Jadi siapa yang menang dalam taruhan keluarga ini? Apakah wanita yang kembali datang atau wanita yang dipilihkan kakek serta orang tuanya, mampu membuat Guntur membuktikan keperkasaannya? Baca novel ini dan dukung terus yaa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SariRani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MAKAN SIANG DI PANTI

Panggilan sudah terhubung.

"Hello, Jun. Gw mau minta bantuan lo nih. Bisa gak restauran lo nyiapin 100 porsi buffet makanan untuk makan siang di panti werdha keluarga Argomuro? Siang ini" ujar Guntur.

"HAH?? SERIUS LO SIANG INI? SKRNG UDAH JAM 10 GUNTUR!!" seru Juno kaget menerima pesanan mendadak.

"Tinggal jawab bisa apa nggak? Ya bisa direadykan jam 1 siangan gitu" sahut Guntur santai.

Terdengar Juno menghela nafas panjang.

"Yasudah lah. Bisa, tapi cuma 3 menu yaaa" ujar Juno.

"Gitu dong. Gw telepon lo karena gw tau lo mampu" ucap Guntur.

"Next gw gak mau nerima pesanan dadakan lo ini. Minimal h-1" ancam Juno.

"Beres!" balas Guntur.

"Yaudah, gw bilang ke kepala chef restauran. Lo bisa sharelok lokasinya" minta Juno.

"Oke, kawan. Thank youu" ujar Guntur.

Panggilan selesai.

Guntur menginfokan kepada istri dan Agustin sebagai penanggungjawab panti untuk makan siang bersama di panti werdha setelah izin anak pemilik yayasan yang mengelola.

Sambil menunggu, Guntur, Ratih, Elora, dan Julian mengobrol dengan orang orang panti. Dari orang tua serta perawatnya.

Apalagi Elora, wanita muda yang masih menempuh S2 bidanh arsitek ini ternyata suka mengobrol dengan para lansia. Terlihat antusias.

Hingga 2 jam lebih menunggu, tiba tiba ada mobil box datang. Guntur menyambut kawannya didepan panti.

"LUAR BIASA!!! KUBAYAR 2 KALI LIPAT!" serunya bangga.

"OKE, GW TUNGGU TF NYA!!" balas Juno yang ikut mengantar pesanan.

Mereka berdua pun saling lempar senyum antara pertemanan sohib kedua lelaki.

Ada 4 orang yang membantu menurunkan makanan dari mobil box masuk ke panti, sedangkan Juno sebagai bos hanya mengawasi dan ngobrol dengan pemesan.

"Lo belum cerita apa apa ya, gw tunggu" serang Juno.

"Tenang. Habis acara ini, nanti malam gw undang lo ke apartemen, kita ngobrol tapi gak lama lama, sekarang lo tau gw udah nikah sama Ratih, jadi lo harus tau prioritas gw istri dan calon anak gw" sahut Guntur.

"Iya gw ngerti, bapak Guntur yang terhormat. Beruntung sekali cinta lo terbalaskan. Cinta lama bersemi kembali" balas Juno.

"Lo juga harus segera nemuin pilihan hati bro. Biar kita bisa double date" goda Guntur.

"Ck...gw mau bebas dulu" ucap Juno.

Tiba tiba salah satu karyawannya datang memberi laporan.

"Tuan, semua makanan sudah ditata didalam" ujar pria memakai seragam restoran yang bertuliskan -The Resto-.

"Oke, kamu sama Hari boleh balik. Biar Kira sama Hani disini buat bantu ambilin makan" ucap Juno.

"Siap, Tuan" sahut si karyawan.

"Udah selesai ya natanya? Ayo masuk" ajak Guntur.

"Lo gapapa kan disini dulu gak balik resto?" lanjutnya.

"Aman. Gw sengaja memang mau disini sampai makan siang selesai sekalian ngeliat ekspresi irang orang suka gak sama makanannya" sahut Juno.

"Oke mantap, ayo masuk kalau gitu" balas Guntur.

Kedua pria bersahabat itu masuk.

Deg!

Pandangan Juno berhenti di satu titik yang ternyata bertemu dengan pandangan yang sama sama membeku saat bertemu.

"Di..dia.." batin Juno.

"Pria..pria ini" batin pandangan yang lain beda gender.

Sampai sampai, pundak Juno ditepuk oleh Guntur.

"Hei! Ngelamun sapa sih? Baru aja masuk udah bengong" ejek Guntur.

Seketika pandangan wanita yang memandang Juni dengan terkejut tadi buyar saat melihat Guntur mengajak bicara pria yang memandangnya tadi. Buru buru wanita itu mencari kesibukan.

Guntur menoleh kearah pandangan Juno namun tidak melihat keanehan atau siapa yang dilihat sahabatnya itu.

"Udah jangan ngelamun. Ayo makan siang bareng" ajak Guntur lagi.

Juno memalingkan pandangannya kearah pria yang membuyarkan lamunannya.

"Kok bisa dia disini?" batinnya masih heran.

Di sisi lain, wanita yang memandang Juno dengan kaget pun masih mengatur nafasnya di balik dinding suatu ruangan.

"Astaga! Bagaimana dia bisa disini?" batinnya.

Tiba tiba lamunannya pun buyar saat perawat datang mencarinya.

"Bu Agustin, anda dicari nenek inun, katanya mau makan kalau ada ibu" ujar perawat tersebut.

Ternyata wanita yang dipandang dan memandang Juno adalah Agustin.

"Oh..iya..ayo kesana" sahut Agustin.

Keduanya pun ke taman panti untuk makan siang.

Agustin seolah olah fokus membantu para orang tua untuk menikmati makan siang, meskipun ia tau ada sepasang mata yang memandangnya tajam.

"Hust! Aku perhatiin kamu ngelihatin Agustin aja..naksir ya?" goda Guntur yang memperhatikan gerak gerik Juno.

"Eh sok tau! Gw memperhatikan respon orang orang habis ambil makannya" alasan Juno.

"Alasan! Kalau lo mau kenal, gw kenalin. Ratih juga bisa ngenalin kalian" sahut Guntur.

"Udah deh, makan siang dulu. Gak usah bahas hal gak penting. Gw masih gak mau hubungan sama cewek apalagi cewek gak jelas" ujar Juno sambil menikmati masakan restaurannya sendiri.

Guntur pun menikmati. Ratih juga menikmati makan siang bersama ibunya serta Elora. Sedangkan Julian yang merasa hanya sebagai driver majikannya, ingin menjauh dari moment keluarga dan memilih bersama security sambil tetap makan siang bersama.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!