NovelToon NovelToon
Bos Yang Angkuh

Bos Yang Angkuh

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:16M
Nilai: 4.9
Nama Author: rosshie

Dona Anggita

Wanita berparas cantik dengan rambut bergelombang, dan mempunyai lesung pipi kedua pipinya yang menambah kecantikannya semakin terpancar. Setelah Papa nya meninggal, Dona menjadi tulang punggung keluarga. Dia harus membiayai sekolah kedua adik kembarnya.

Dia begitu sangat bahagia saat dia diterima kerja di salah satu perusahaan yang dia lamar, tapi dia tidak menyangka, dia akan mendapatkan Bos yang super angkuh dan sambong. Dia adalah Frans Alberto, seorang pria berwajah tampan dan bertubuh kekar, tapi sayang, dia mempunyai sifat yang angkuh dan sombong. Dia sosok pria yang tidak percaya akan cinta, tapi pertemuannya dengan Dona mengubah hidupnya.

"Apa kamu nggak pernah naik mobil mewah?" tanya Frans dengan nada meledek.

"Sombong banget ini orang, rasanya pengen aku tampol itu mulut." guman Dona dalam hati.


Mau tau kelanjutannya, ikuti terus ceritanya, ini cerita atas karangan aku sendiri, jika ada saltik dan typo harap maklum, kerena menulis sebuah cerita itu tidak mudah, dan butuh ketenangan untuk menulisnya.

Selamat membaca..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rosshie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hadiah tak terduga

Sudah satu bulan Dona tinggal di rumah Frans, semakin hari perasaan Dona ke frans semakin dalam. Semua perhatian dan kasih sayang yang Frans curahkan membuat Dona merasa bahagia, kebahagian yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Tari, Kevin dan Dona kini sedang asyik makan sambil mengobrol di kantin.

"Tar, kapan kamu mau mengenalkan cowok kamu sama aku." ucap Dona.

"Memang kamu sudah punya cowok Tar?" tanya Kevin penasaran.

"Memangnya kenapa?" tanya Tari balik.

"Kamu sih Tar, kebangetan, masa kamu nggak peka juga." Sindir Dona.

"Maksud kamu apa Don?" tanya Tari bingung.

"Vin, mau aku yang bilang atau kamu bilang sendiri." goda Dona.

Dona sudah tau kalau dari dulu Kevin menaruh hati sama Tari, karena Dona sering melihat Kevin mencuri-curi pandang kepada Tari, tapi Tari sama sekali tidak peka.

Tari semakin binggung sebenarnya ada apa dan apa maksud dari kata-kata Dona.

"Biar aku bilang sendiri aja." ucap Kevin.

"Kamu mau bilang apa Vin sama aku?" tanya Tari penasaran.

"Tar, sebenarnya aku mau bilang dari dulu tapi aku takut, aku takut kamu akan marah sama aku. Sebenarnya sudah lama aku menaruh hati sama kamu, aku ingin selalu di dekatmu, aku suka sama kamu Tar." ucap Kevin sambil menatap Tari.

"Kamu mau kan menjadi pacar aku." sambung Kevin lagi sambil menggenggam tangan Tari.

Tari tidak menyangka Kevin akan mengungkapkan perasaannya, sebenarnya dia sudah tau kalau Kevin suka padanya dan ternyata Tari juga ada perasaan sama Kevin.

"Aku...aku--"

Tari belum sempat menjawab Kevin sudah memotong ucapan Tari.

"Aku tau aku nggak pantas buat kamu, aku nggak selevel sama kamu, walau kamu nggak suka sama aku, tapi aku harap kamu nggak akan menjauhi aku hanya karena aku suka sama kamu." pinta Kevin.

Tari geram mendengar kata-kata kevin, belum juga di jawab sudah berfikiran macam-macam, akhirnya Tari menarik kemeja Kevin dan mencium bibir Kevin.

Sontak Kevin dan Dona terkejut dengan sikap Tari. Kevin hanya diam, tubuhnya terasa kaku saking terkejutnya mendapatkan ciuman dari Tari. Begitu juga dengan Dona, mata Dona terbelalak tak percaya melihat Tari begitu berani mencium bibir Kevin di depan umum.

Tari menatap wajah Kevin yang bersemu merah. Dia menepuk pundak Kevin dan Kevin pun tersadar dari lamunannya.

"Tar, kamu mencium ku barusan?" tanya Kevin tidak percaya dengan apa yang dirasakannya.

"Ya akulah yang mencium kamu, nggak mungkin Dona kan." sahut Tari dengan santainya.

"Berarti kamu menerima cinta aku, berarti kamu mau menjadi pacar aku." tanya Kevin dengan wajah bahagia.

"Ya, sebenarnya aku juga suka sama kamu, tapi aku nggak mau menunjukannya, takut kalau kamu ternyata sudah punya pacar." ucap Tari.

"Aku seneng banget, aku mencintaimu Tar." ucap Kevin sambil mencium punggung tangan Tari.

"Caelah, yang lagi kasmaran sampai lupa kalau disini masih ada aku." goda Dona.

Kevin dan Tari tertawa mendengar kata-kata Dona.

"Maaf..maaf.." ucap Tari dan Kevin bersamaan.

"Lagi pada ngobrolin apa ini?" tanya Frans yang sudah berdiri dibelakang Dona.

"Ehhh Pak Frans, cuma mengobrol biasa kok Pak." sahut Tari.

"Yang bener, kok kelihatannya kalian lagi bahagia banget." ucap Frans sambil duduk disebelah Dona.

Frans mencium pipi Dona. Dona terkejut dengan perlakuan Frans.

"Apa yang kamu lakukan? malu tau di lihat banyak orang." ucap Dona sambil memegang pipinya yang di cium oleh Frans.

"Kenapa harus malu sayang, semua orang kan tau kalau kamu itu kekasih ku." ucap Frans.

"Ya Don, kenapa juga harus malu, mana ada yang berani membicarakan kamu dan Pak Frans." ucap Tari.

Frans mengambil minuman Dona lalu meneguknya.

"Sayang itu kan jus aku, sudah aku minum lagi." ucap Dona kesal.

"Nggak apa-apa sayang, bibir kamu saja aku cium, apalagi jus bekas kamu." ucap Frans sembari tersenyum.

Tari dan Kevin hanya bisa menahan tawa melihat tingkah Bosnya yang belum pernah dilihatnya, bagi Tari dan Kevin ini adalah suasana yang sangat langka bila melihat sosok Frans yang sangat angkuh dan sombong tapi bisa langsung melembut dihadapan Dona.

"Sayang aku punya berita bagus." ucap Dona.

"Apa itu?" tanya Frans penasaran.

"Hari ini Tari dan Kevin jadian, nembaknya aja didepan banyak orang." ucap Dona.

"Wah..jentel juga kamu Vin." ucap Frans.

"Selamat ya buat kalian, sebagai hadiah kalian aku traktir, silahkan pesan apa saja yang kalian mau." sambung Frans lagi.

"Beneran Pak, terimakasih ya Pak." ucap Tari.

"Oya Pak, sebentar lagi kan ulang tahun perusahaan, ngomong-ngomong mau ada acara apa Pak?" tanya Tari.

"Mungkin cuma pesta kayak tahun kemaren. Tapi sayang, kita nggak bisa ikut gabung dalam pesta itu, sayang." ucap Frans sambil menggenggam tangan Dona.

"Memangnya kenapa?" tanya Dona.

"Karena aku ada urusan bisnis di Paris dan aku ingin kamu ikut menemaniku." sahut Frans.

"Wah asyik, enak ya Don jadi kamu, aku juga ingin pergi ke Paris. Paris adalah kota yang terkenal dengan keromantisannya." ucap Tari.

"Kalian juga boleh ikut kok, anggap saja sebagai hadiah dari aku, karena kerja keras kalian selama ini." ucap Frans.

"Beneran Pak, Terimakasih ya Pak." ucap Tari bahagia.

"Terimakasih ya Pak Frans." ucap Kevin.

"Sama sama." ucap Frans.

"Sayang aku bahagia banget, terimakasih karena sudah mau mengajak teman-temanku juga." ucap Dona.

"Teman-teman kamu juga teman-teman aku sayang." ucap Frans sambil memegang tangan Dona.

"Ya sudah ayo kita balik kerja, selamat sekali lagi buat kalian." ucap Frans lalu berdiri dan berjalan meninggalkan kantin.

"Ayo kita balik kerja, kita harus semangat biar hasil kerja kita memuaskan." ucap Tari bersemangat.

Dona, Tari dan Kevin kembali keruangan kerja masing-masing.

¤¤¤¤

Selamat membaca, jangan lupa like dan coment nya ya, kasih rating bintang 5 buat menaikan rating novel ini, terimakasih..

1
Rumini Parto Sentono
apakah Frans gak punya keluarga...?
ww
koq geli bngett ya, jijai🤣🤣🤣
ww
lebay cukk
ww
orang koq lebay bnget ya
Tutik Rahayu
lanjuuut
Rosshie: Aku ada naskah baru kak, judulnya Istri Pilihan Kedua Orang tuaku, boleh mampir juga kak 😁😁😁
total 1 replies
halimah abdul hayes
Terlalu baik hati nanti akan banyak yg korupsi
Bundha Shantie
mampir thor...
Bunga Dia Bunga
. ..., ol

.⁷
Bunda
nyimak
Kinan Rosa
tak coba kok kayak nya seru
FUZEIN
Best pulak layan cerita ni..amu percaya pada cinta pandang pertama....sebab aku dan suamiku...begitu..hehehe
Suma Wati
⭐⭐💤💤⭐⭐⭐
Yoga Yoga
tuh kan udah jadi rebutan, buat frans angkuhnya yg lama 👍😄
Yoga Yoga
nah lo sukron ya frans
Yoga Yoga
jangan songong Frans ujung ujungnya kamu bucin juga nanti 🤣
Fransiska Siba
tanggung akibatnya, makanya jgn kekanakan. jujur thor pasangan paling aku ga suka itu Mery egois, kekanakan, pemikiran sempit
Fransiska Siba
sebenarnya Mery kamu yg salah dari awal egois
Fransiska Siba
dlu ngajar Sandy, skrg diajak serius malah egois
Fransiska Siba
gimana rasanya org dicintai dipeluk sama org lain sakit kan Dona? begitu juga Frans lihat kamu masih berpelukan sama Sandi apalagi saat itu Sandi mantan kamu sedangkan Frans hanya fansnya doang. kamu Dona pacar pertamanya Frans.
di sini kamu harus bisa belajar menjaga perasaan suami kamu kelak
Fransiska Siba
bukan egois Dona, wajar dong Frans kangen sama mamanya karna dari umur 8 thn ditinggalkan sama mamanya. skrg dia baru dapat sedangkan Sandy sdh dari dlu, dasar istri tidak pengertian
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!