calla terlahir dr keluarga yang sederhana dan memiliki impian menikahi orang kaya tetapi seiring waktu ia tidak ingin menikahi orang kaya karena takut tidak setara dan takut dikucilkan oleh orang sekitar,calla berusaha untuk mencari uang untuk kehidupannya dan kedua orang tua tiba-tiba saya dipaksa menikah untuk membayar utang ayah saya dengan seorang mafia yang kaya raya dan terkenal dgn kekejamannya.
apakah calla bahagia atau sebaliknya?
mampukah calla lari dr kehidupan mafia yg keji itu?
yuk dibaca novel pertama saya,maaf jika ada yang kurang karena ini pengalaman pertama saya membuat novel.
Semoga suka dengan novel ini 🥰
start: 2 Januari 2021
finish: 24 juli 2021
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cindy Elvina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 30
saat calla menggenggam tangan axel calla merasa tangan axel bergerak
"axel"panggil calla
tetapi tidak ada jawaban dari axel,axel menggenggam tangan ku lebih erat
akhh!
"axel sakit"ucap calla
tetapi tangan axel menggenggam tangan ku lebih kuat hingga calla meringis lagi
"axel lepas"ucap calla mencoba melepas genggaman dari axel
axel tetap menggenggam tangan ku tiba tiba ada air mata yang jatuh dari mata axel
"calla jangan pergi"ucap axel
calla menghapus air mata yang mengalir di mata axel
"aku disini tak apa"ucap calla
calla yang sedang duduk berpindah ke samping axel dan memeluk nya axel pun sudah tenang tidak mengigau lagi
axel
axel terbangun dan melihat calla di samping nya aku terkejut mengapa calla bisa di sini dan lagi tidur disamping ku
kepala ku terasa sangat berat dan ku lihat jam sudah pukul 7 malam.
end
calla terbangun dan melihat axel sedang duduk di pinggir kasur
"axel"panggil calla
axel tidak menjawab calla atau pun melihat ke arah calla
"axel''panggil calla lagi sambil menepuk pundak axel
"ya"jawab axel
"bagaimana keadaan mu?"tanya calla
"aku baik baik saja mengapa kau bisa di sini"tanya axel
"ohh tadi siang bi nem menelepon kalau kau tak sadar kan diri dan terus terusan memanggil nama ku jadi aku datang untuk melihat mu"jelas calla
"memanggil nama mu?"tanya axel lagi
calla mengganguk pelan
"tunggu aku kebawah dulu mau mengambil makanan kau seharian ini belum makan"ucap calla lalu pergi
"bi apa ada makanan untuk axel"ucap calla pada bi jum
"ada non apa tuan axel sudah sadar"tanya bi jum
"sudah bi"balas calla
"tadi bibi ke atas melihat keadaan tuan axel tapi bibi melihat kalian berdua tidur bersama bibi rasa non calla sangat cocok kalau sama tuan axel"ucap bi jum
"hahaha mana mungkin bi axel sudah memiliki pacar"ujar calla
"ah masa si non orang cuma non calla doang yang pernah kesini cewe lain ga pernah,ini non buburnya"jelas bi jum
"makasi bi"ucap calla lalu membawa makanan itu ke kamar axel
"masa si axel tidak pernah membawa jane ke sini"batin calla
"axel ini makan dulu"ucap xalla
axel pun memegang sendok ku lihat tangan axel bergetar hingga sulit untuk memegang sendok
"sini aku suapin"ucap calla
calla memasukan sesendok bubur ke dalam mulut axel
"bubur nya tidak enak"ucap axel
"masa?"calla pun mencoba bubur nya
"enak kok"ucap calla
"ga enakk siapa si yang masak"ucap axel
"yang masak chef lah siapa lagi makanan ini ga enak karena kau sedang sakit,ini makan lagi cepat"paksa calla
"ga mau kau saja yang makan,aku ingin makan sup"alasan axel
"uda lah makan ini saja cepat nanti keburu dingin"ujar calla
"tidak aku mau sup,gimana kalau kau saja yang masak sup untuk ku"ucap axel
"ok tapi janji ya makan hingga habis kalau tidak ku masuk kan sup itu dalam mulut mu"ucap calla
"janji"ucap axel
"dasar uda sakit banyak mau nya lagi dasar bayi besar"celetuk calla
"apa?"tanya axel
"tidak apa apa tunggu sebentar ya tuan"ucap calla
calla menggerutu dari kamar axel hingga dapur
bahkan bi jum dan bi nem heran melihat ku
biasanya cerita nya cenderung lebih greget2 gmn GT🤣😂🤣