NovelToon NovelToon
My Lovely Husband Is Mafia

My Lovely Husband Is Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Misteri / Mafia
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.4
Nama Author: Happy Blue

Seorang wanita yang memiliki trauma dengan lelaki dijodohkan kedua orang tuanya untuk menikah dengan Pria yang ternyata seorang bos mafia. Arini merupakan nama wanita itu, dia gadis yang cantik dan baik dia sangat dilindungi kakaknya yang juga bos Mafia di Eropa.

Bagaimana kisahnya ?
Ikuti terus cerita ini untuk mengetahuinya
happy reading with happy blue
Up everyday

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Happy Blue, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah Baru

Arini bangun lebih awal, terlihat dia sedikit kesusahan saat

ingin bangun karena dekapan tangan Vico di pinggangnya yang tidak lepas dari

semalam. Arini berusaha memindahkannya pelan-pelan agar Vico tidak terbangun

tetapi dia tidak berhasil.

“ Vic bisakah kamu memindahkan tanganmu aku ingin bangun.”

Bisiknya pada Vico.

“ Mmmmhhhhm.” Jawaban dari Vico tetapi tetap tidak bergerak.

“ Vic, aku harus bangun sekarang untuk sholat subuh.” Bisik

Arini lagi.

“ Mmmmmhhhm.” Jawab Vico lalu melepaskan dekapannya pada Arini

Arini lalu bangun langsung menuju kamar mandi dan melakukan

rutinitasnya.

Karena ucapan Vico kemarin, dia tidak turun ke bawah di

menunggu Vico di kamarnya.

Arini duduk di ranjang dengan kepala bersandar. Dia melihat

Vico yang masih tertidur pulas.

Dia tampan dan baik, maaf jika aku menyulitkanmu. Batin

Arini

Arini mengambil ponselnya dan membaca berita sambil menunggu

Vico bangun.

Vico terlihat sudah membuka matanya, dia lalu memandangi

Arini yang sedang duduk di sampingnya.

“ Pagi Arini.” Ucap Vico lalu mendekat ingin mengecup puncak

kepala Arini

Arini mendapat perlakukan itu hanya terdiam membeku.

“ Aku mandi dulu.” Ucap Vico lalu pergi ke kamar mandi

Arini menyiapkan pakaian Vico di ruang pakaian dan dia

menunggunya di kamar dengan memegang dasi yang ingin dipasangkan pada Vico.

Saat Vico keluar sudah berpakaian rapi Arini menghampirinya

dan memasangkan dasi tersebut.

Setelah selesai Vico mencium puncak kepala Arini lagi dan

mengucapkan terima kasih.

Vico lalau menggandeng Arini menuju meja makan.

Mereka lalu duduk tidak lama kedua orang tua Vico datang dan

mulai mengambil sarapan masing-masing.

Seperti kemarin Arini mengambilkan makanan untuk Vico lalu

dirinya dan mulai makan.

“ Vic kamu pindah kapan ?” Tanya Ayah Vico saat sudah

menyelesaikan sarapan paginya.

“ Lusa pah.” Jawab Vico singkat sambil tangannya meraih segelas

air putih.

“ Kenapa buru-buru sekali, apa karena ingin segera

memberikan papah cucu ?” Ucap papah Vico menggoda anak semata wayangnya itu.

“ uhuk uhuk uhuk.” Arini tersedak mendengar hal itu

“ hati-hati Arini.” Ucap Vico dan menyodorkan segelas

minuman pada Arini.

“ Kenapa kamu tidak ingin memberikan Vico cucu anak.” Ucap

mamah Vico sinis terhadap Arini.

“ Mah.” Ucap Vico dan memandang mamahnya yang mengucapkan

hal yang keterlaluan menurutnya itu.

“ Kenapa ? dia terlihat tidak bahagia di sini, kalau kamu

tidak menyukai anakku kamu berpisah saja dengannya, aku akan mencarikan wanita

lain yang sangat mencintai anakku.” Ucap mamah Vico sedikit emosi karena

anaknya yang membela wanita yang belum dia akui sebagai menantunya itu.

Karena Arini terlihat sudah menyelesaikan makanannya Vico

lalu menggandeng tangan Arini pergi dari meja makan untuk berangkat bekerja

tanpa berpamitan dengan kedua orang tuanya.

“ Mamah ini apa-apaan baru juga 2 hari mereka menjadi pasangan

suami istri sudah bicara perpisahan malah mengatakan hal yang menyakiti Arini.”

Ucap Papah Vico sedikit meninggi dengan wanita yang menjadi istrinya selama ini

itu.

“ Lihat sendiri itu menantu kesayanganmu dia terlihat tidak

mencintai Vico.” Jawab Mamah Vico sambil sorot matanya memandang Vico dan Arini

yang berjalan menjauh.

“ Mamah jangan menilai hal yang mamah sendiri tidak yakin

dengan hal itu.” Ucap papah Vico masih mencoba meredakan emosinya.

“ Papah apa tidak bisa melihatnya, Arini itu tidak

menyayangi anak kita Pah mamah tidak mau Vico menikah dengannya sejak awal.”

Ucap Mamah Vico lalu pergi meninggalkan suaminya di ruang makan.

Vico dan Arini sudah berada di dalam mobil yang dikendarai

sekretaris Kim.

Terlihat Arini hanya diam saja dari keluar rumah sampai

sekarang.

“ Arini apa yang mamah ucapkan kamu jangan masukkan ke hati

ya.” Ucap Vico sambil menggenggam tangan Arini erat.

“ mmm.” Respon Arini sambil menganggukkan kepala dan

tersenyum pada Vico

“ Terima kasih.” Ucap Vico dan mengecup puncak kepala Arini sambil

menangkup kedua tangannya pada wajah Arini.

Sepertinya hari kedua pernikahan sudah ada kemajuan

sekarang sudah bisa mencium kening nona. Batin sekretaris Kim memandang

dari cermin di depannya.

“ Arini kamu langsung ke kantor Perusahaan Horison atau

kantor dulu ?”Tanya Vico

“ Kantor dulu ada yang perlu aku siapkan di kantor.” Jawab

Arini

“ Jangan lupa hari ini kita akan melihat beberapa rumah

untuk kita tempati.” Ucap Vico mengingatkan agendanya hari ini dengan Arini.

“ Baiklah.” Jawab Arini

Sesampainya di dekat kantor Arini, Vico lalu mencium puncak

kepala Arini lagi dan meninggalkannya ke kantor.

“ Kim bukankah istriku manis ?” Tanya Vico sambil tersenyum pada

sekretaris Kim

“ Iya Tuan.” Jawab sekretaris Kim singkat.

“ Kim menurutmu perlukan aku bulan madu sekarang aku ingin

mengajaknya jalan-jalan dan membuatnya nyaman saat berada di dekatku.” Ucap

Vico terlihat memikirkan rencana lebih dekatdengan Arini.

“ Iya tuan.” Ucap sekretaris Kim

“ Aturkan kim setelah aku pulang dari Italia dan siapkan

beberapa pengawal untuk menjaga kita selama di sana, kalau bisa carikan tempat

yang romantis ya.” Ucap Vico lagi

“ Baik Tuan.” Jawab sekretaris Kim

Kantor Arini

“ Vivi ayo berangkat sekarang, kita naik taxi saja ya aku

tidak bawa mobil.” Ucap Arini

“ Iya Nona.” Ucap Arini

Mereka lalu berangkat dengan menaiki taxi menuju kantor

Perusahaan Horison.

Terlihat banyak perwakilan perusahaan yang hadir mengikuti

presentasi itu.

Haris CEO perusahaan itu masuk untuk melihat rapat penentuan

desain untuk pembangunan Kawasan perumahan mewah yang menjadi proyeknya saat

ini.

Semua melakukan presentasi dengan baik tak terkecuali Arini.

Presentasi tersebut selesai dan semua orang akan meninggalkan

ruangan itu, Haris menarik tangan Arini saat mereka keluar dari ruangan menuju

ruangannya.

“Lepaskan apa yang Anda lakukan ?” Tanya Arini sambil

menghempaskan tangannya dari genggaman Haris.

Haris membawa Arini sendirian ke kantor karena saat itu Vivi

ijin ke toilet dan Arini berdiri di depan ruang rapat itu.

“ Arini apa kamu lupa denganku ?” Tanya Haris yang memang

dari tadi memandangi Arini selama rapat bahkan tidak memperhatikan peserta lain

saat menyampaikan desainnya.

“ Tidak, anda siapa ?” Ucap Arini

“ Aku Haris Verhoven, kamu ingat ?” Ucap Haris Lagi

“ Iya sekarang aku ingat, ada apa ?” Tanya Arini yang sudah

ingat dengan sosok Haris orang yang selalu mengejar-ngejarnya saat SMA tetapi

Haris baik dan selalu menunggu Arini walaupun di tolak Arini berkali-kali

karena dia tidak ingin menjalin hubungan saat SMA.

“ Kamu kapan ke Indonesia ? Jika aku tahu aku pasti akan

menemuimu.” Ucap Haris Lagi

“ sudah hampir satu tahun aku di sini, dan aku membuat

perusahaan desain di sini.” Ucap Arini

“ Jika saja kamu tidak pindah ke Inggris, kita pasti sudah

menjalin hubungan yang serius, saat itu sebenarnya aku ingin pergi ke sana

untuk kuliah di Universitas yang sama denganmu tapi orang tuaku tidak

menyetujuinya.” Ucap Haris memandang Arini dengan lekat.

“ mmmh.” Ucap Arini

“ Bagaimana keadaanmu ?” Tanya Haris lagi

“ seperti yang kamu lihat aku baik-baik saja.” Jawab Arini

“ Bagaimana kalau kita makan siang ?” Tanya Haris

“ Tidak bisa aku ada janji hari ini.” Jawab Arini

“ Bagaimana kalau makan malam.” Tanya Haris lagi

“ Aku belum tahu.” Jawab Arini

“ Ayolah Arini, aku sampai sekarang belum memiliki pasangan

dan mencarimu tapi tidak ada yang mengetahui keberadaanmu saat aku menanyakan

pada anak-anak lain.” Ucap Haris

1
Utari
lanjutt thorr,penisirinn jadi nya😌😌
Utari
koq ga ada visual nya thor
مي زين الش
ceritanya semakin lama ruwet
مي زين الش
langsung tak kasih vote kak... hahhah
Yokelin Ririhena
parkir dulu,Thor....
afaamalia Okeee
.
Salsha Bila Maharani
thor sy kangen dengan kelanjutan cerita novel ini, smpai gak tau sdh berapa kali sy baca ulabg ulang, bisa kah up lagi
Salsha Bila Maharani
kapan novel ini di lanjut, sampai kangen
Andi Fauzyyah
lanjut Thor 💪💪💪
Osie
sekian purnama sdh terlewati eh ini cerita msh mati suri..apa sdh g ada lanjutannya??
Wine Widianti
lanjut,dobel crazy up
Agus tinur
kok habis ..
Salmah S
nyimak thor
Su Warti
visualnya boleh boleh boleh...cocok
Inung Kiting
lanjutkan 🤭 jangan lah lama" thorrrr, please..., lov u..😘😘😘
Osie
hadeeehh rumah mafia tp gampang bgt disabotase penjahat..segampang itu bs msk kekmr arini n mencium bibir arini...sungguh sangat miris dan arini g terbangun krn dicium? segitu gampangkah arini di kerjai seorg penjahat? huufftt
Elizabeth
lanjut
Resi Ani
ka ap yang bnyk dong ka,greget nih,arini baru aja seneng,ehhhhhhh sendih lagi🥺
Elizabeth
lanjut
Resi Ani
kakaka......di tungguuuuuin lama bingit,app ya yg bnyk dong ka,pingin meewek nih ka di gantungggggggh🥺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!