NovelToon NovelToon
Goresan Takdir

Goresan Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan
Popularitas:46.7k
Nilai: 5
Nama Author: Fernanda Syafira

Dikhianati oleh pria yang sangat ia cintai demi sebuah tahta, membuat Ningmas Danastri Kartawidjaja benar-benar terluka.
Dibawah aturan keluarga, Raden Dwipa Soeradiningrat, tak bisa berbuat apa-apa demi tahta sebagai pewaris dari Trah Soeradiningrat. Ia bahkan harus kehilangan Ningmas Danastri yang sangat ia cintai.
Namun, takdir justru membawa Ningmas Danastri ke arah yang tak disangka-sangka. Karena keterpurukannya, ia justru tanpa sadar menghabiskan malam dengan pria yang memiliki hubungan dekat dengan mantan kekasihnya.
Selain itu, satu persatu rahasia dua Trah (Trah Soeradiningrat dan Trah Kartawidjaja) yang tak pernah akur pun terbuka. Hal yang menyebabkan dua generasi terakhir selalu bersitegang itu, ternyata karena ada masa lalu yang masih belum selesai.
Bagaimanakah kelanjutan hidup Ningmas Danastri Kartawidjaja?
Akankah ia jatuh cinta pada orang yang tepat?
Apakah rahasia masa lalu dari dua keluarga yang masih belum tuntas?
Simak terus keseruan kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fernanda Syafira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

4. Tokyo

Kabut pagi masih tampak tebal ketika Astri berdiri di balkon hotelnya. Ia sengaja pergi ke luar negri untuk menenangkan diri. Selain itu, ia juga ingin menghindari acara pernikahan Raden Dwipa dan Serayu Manika yang digelar tiga hari lalu.

Gendis yang sudah mengatur perjalannya, dengan kedok perjalanan bisnis. Sepupunya itu mengatur dengan baik semuanya, sesuai dengan apa yang ia inginkan.

Lukanya perlahan sudah mulai mengering, ia tak ingin lagi menuangkan air garam di atas luka dengan 'terpaksa' hadir di acara pernikahan Raden Dwipa.

Jika Astri ada di sana, kedua orang tuanya pasti akan memaksa Astri untuk ikut hadir di acara pernikahan Raden Dwipa untuk menghormati keluarga Soeradiningrat.

Bagaimanapun, mereka masih memiliki ikatan saudara. Tak elok rasanya jika mereka tak menghadiri undangan pernikahan dari pewaris tahta Trah Soeradiningrat itu.

Satu minggu berada di Jepang, membuat Astri merasa cukup tenang. Selama satu minggu itu ia hanya menghabiskan waktu di hotel yang ia sewa. Hotel yang memiliki view Gunung Fuji, terasa sangat nyaman dan menenangkan. Cukup untuk melipur lara di hatinya.

Astri menghela nafas panjang. Hari ini ia berencana untuk datang ke sebuah pameran seni terbesar se-Asia. Tiketnya sudah di beli oleh Gendis saat mengatur liburannya ini.

Astri adalah salah satu penikmat lukisan. Ia hampir tak pernah melewatkan setiap pameran lukisan besar yang digelar. Ia selalu menikmati makna dari setiap lukisan yang terpajang di pameran. Baginya, lukisan merupakan sebuah karya seni yang memiliki arti cukup dalam di keheningan.

Setelah menikmati tehnya, Astri segera bersiap. Perjalanan yang akan ia tempuh, memakan waktu sekitar satu jam perjalanan degan menggunakan kereta. Astri juga sudah memesan tiket kereta yang akan membawanya ke Galeri Seni terbesar di Jepang itu.

Astri sangat menikmati perjalannya menuju ke galeri seni. Pemandangan indah yang disuguhkan, terasa sangat menghibur. Setelah sampai di Stasiun Tokyo, ia kemudian menaiki transportasi umum untuk sampai di Galeri Seni terbesar disana.

Suasana cukup ramai ketika Astri sampai di Galeri seni itu. Astri segera masuk setelah menunjukkan tiket yang sudah ia beli. Di dalam gedung besar itu, Astri berjalan pelan. Ia menikmati setiap lukisan yang dipamerkan di sana.

"Haah! Puas sekali..." Lirih Astri sambil tersenyum. Ia benar-benar merasa puas setelah menikmati keindahan lukisan-lukisan yang dipamerkan disana.

Tak langsung kembali ke tempatnya menginap, Astri memutuskan untuk berkunjung ke beberapa tempat wisata lain yang ada disana. Astri begitu menikmati setiap langkahnya. Angin dingin musim gugur yang bertiup, membuat suasana terasa semakin syahdu.

"Ah, sial!" Astri mengumpati dirinya sendiri.

"Kenapa aku memilih pergi ke tower ini?" Imbuhnya lagi.

Ia kini berdiri di salah satu bagian dari Tower Tokyo. Entah mengapa, kakinya membawanya ke tempat ini. Mungkinkah karena permintaan hati yang masih belum pulih?

Di Tower Tokyo itu, Raden Dwipa dulu mengungkapkan cintanya. Kenangan bersama Raden Dwipa pun kembali berputar di benaknya. Hatinya kembali terasa sakit saat mengenang masa-masa indah bersama mantan kekasihnya itu.

"Mati-matian aku melupakannya. Kenapa tubuhku justru membawaku kesini." Lirihnya penuh penyesalan.

Rasa sesak kembali membelenggu hatinya. Astri buru-buru turun dari Tower tinggi yang menyuguhkan indahnya Kota Tokyo pada malam hari.

Langkahnya gontai ketika semakin menjauh dari Tower itu. Astri melamun bak kehilangan tujuan. Udara dingin tak lagi bisa menyembuhkan rasa panas karena hati yang terluka.

Ia kemudian melangkahkan kaki menuju ke sebuah Bar. Ia masuk dan memesan minuman untuk meredakan panas hatinya. Netranya kembali berembun, meratapi takdir kisah cintanya yang memilukan.

Karena tak mungkin kembali ke penginapannya malam ini, Astri kemudian memesan sebuah kamar di Hotel terdekat dari Bar itu. Dalam kondisi mabuk Astri mencari-cari kamarnya di Hotel baru.

Astri kembali memeriksa nomor kamarnya dengan seksama, meskipun kesulitan karena mabuk. Setelah menurutnya nomor kamar itu benar, Astri segera masuk ke dalam kamarnya.

...****************...

"Aduuh!" Astri memegangi kepalanya yang terasa berdenyut. Tentu aja itu adalah efek dari alkohol yang ia tenggak semalam.

Namun, dirinya semakin terkejut kala melihat tubuh polosnya di balik selimut. Terlebih, ada seorang pria yang tidur di sebelahnya. Astri memekik hingga membangunkan pria yang tidur di sebelahnya itu.

Ia hampir pingsan saat mengetahui siapa pria yang semalam tidur dengannya. Matanya membulat sempurna, sementara lidahnya terasa begitu kelu. Ia menelan ludah berkali-kali saat melihat pria tampan dengan tubuh tegap dan proporsional itu mengenakan pakaiannya.

Pria itu memang tak telanjang bulat. Ia masih mengenakan celana pendek. Hanya saja ia tidur dengan bertelanjang dada sembari memeluk Astri.

"Raden Mas! Kenapa Raden Mas ada disini?" Tanya Astri.

"Aku yang harusnya bertanya, kenapa kamu ada disini? Ini kamarku." Jawab pria itu.

"Hah? Gimana bisa ini kamar Raden Mas? Ini kamarku." Sergah Astri dengan percaya diri.

"Coba kamu lihat, berapa nomor kamarmu. Ini adalah kamar enam kosong enam." Ujar si Pria yang membuat Astri terdiam.

Pria itu adalah Raden Daksa Soeradiningrat, Kakak kandung Raden Dwipa Soeradiningrat. Entah bagaimana, mereka justru berada di kamar yang sama semalam.

Tentu saja, Raden Daksa mengenal dengan baik siapa wanita yang tiba-tiba masuk ke kamarnya ketika ia membuka pintu karena hendak keluar untuk membeli minum.

Ningmas Danastri, adalah wanita yang ia cintai dalam diam. Raden Daksa jatuh cinta saat pertama kali bertemu dengan Astri di sebuah acara keluarga besar Trah Soeradiningrat.

Astri yang masih sepupunya, datang bersama keluarga besarnya termasuk Nenek Buyutnya yang saat itu masih hidup. Saat itulah, Raden Daksa mulai menaruh hati pada gadis cantik, anggun dan humble itu. Namun, cintanya harus pupus saat ia yang dulu menyandang tahta sebagai pewaris Trah Soeradiningrat itu di jodohkan dengan gadis yang merupakan putri seorang Mentri Negara.

Mau ataupun tidak mau, ia harus menjalankan perjodohan itu, meski ia sama sekali tak mencintai istrinya. Di hatinya, Ningmas Danastri masih memiliki tempat tersendiri sebagai cinta pertamanya.

Sayangnya, pernikahan Raden Daksa dan istrinya -Sasiwi, hanya bertahan selama sembilan bulan. Sasiwi meninggal dunia akibat komplikasi kehamilan dan penyakit auto imun bawaan. Ia meninggal setelah menjalankan operasi untuk melahirkan anaknya di kehamilan tujuh bulan.

Sejak saat itu, Raden Daksa melepaskan tahtanya sebagai pewaris Trah Soeradiningrat dan memberikannya pada sang adik, Raden Dwipa yang memng sangat menginginkan tahta itu. Sementara itu, ia fokus merawat putrinya yang terlahir prematur dan hanya mengurus Perusahaan Properti dan Galeri Seni yang ia bangun sendiri.

1
Santi Seminar
panas membara
Fisca vis vis
novel ini bnyak adegan mantap2nya 🤣, mngkin karna raden daksa pak duda sndiri di bnding tokoh novel yg lain jdi dibuat beda 🤣🤣🤭
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
novel yang ini lebih byk adetan mantap2nya dr yang sebelum nya. pasangan hp mereka.
Rahmawati
hareudang hareudang
Nyai Aksara 👩‍🦯
Ealah, kenapa gini terus adrgannya
This Is Me
Jadi kepikiran, apakah Yg dikandung istrinya itu anak Dwipa?
🤔🤔
ika
Peh ...
othor kie...🤣😄
Sukarti Wijaya
cuaca sudah panas tambah panas...🤭😄🤣
Intan Nurwulan
Hareudang gini ka othor,,jdi pengen honeymoon lg😂😍
citraalief
fanasss oeyyyy.... fanasss...🤣🤣🤣 maternuwun Kak sampun up seng puanass... puanassss🥰🙏
Reni Setia
hot hot haredang 😄😄
citraalief
😘 Semangat Up Kakk👍🙏💪
Nur Wakidah
pasangan teruwuuuuu😍😍😍😄😄😄
Rahmawati
itulah rasa iri timbul karna ketidakadilan, , tambah lope lope deh sama raden daksa
This Is Me
Astri & Daksa pasti jadi pasangan ortu idaman 🩷🩷
Rahmawati
astri. harus rajin olahraga biar bisa ngimbangi raden Daksa yg sll on fire😂
This Is Me
Terlalu lama puasa nih🤣
Reni Setia
raden Daksa lagi maruk,,, maklum duda lama 😄😄
🟢Rafifah
bsk sblm honeymoon terakhir mantap2 ny di kolam renang nich pasti seru
ika
wadowwww🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!