Seorang Gadis yang harus melewati Rintangan Pada saat Malam hari Dengan Rumah Yang tak tau arti Kedamaian di dalamnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fio Ananta Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bukan ayah....
Gadis itu tampak begitu sangat ketakutan yang membuat kedua kakaknya Melihat ke arahnya Dengan ekspresi wajah yang begitu sangat kebingugan melihat tingkah laku gadis itu
saat gadis itu sadar bahwa kakaknya Melihat ke arah nya Tanpa pikir panjang gadis itu pun segera menunjukan Pesan yang ada Dilayar hp nya tersebut kepada mereka
Ketiganya Sama Sama ketakutan Sehingga tidak mampu berbicara Setelah melihat Apa Yang ada Dilayar Hp Milik Elora
Elora hanya bisa Cepat menghabiskan makanan di depan nya dan Berlari menuju kamar****nya
"Apakah kamu sudah selesai makan Nak?" ucap ayah
"sudah ayah" ucap Elora Dengan menaruh piring di Tempat Pencucian piring
Disusul Oleh kedua kakak nya Yang juga sudah selesai Memakan makanan nya
"Kalian juga selesai makan?.." ucap Ayah
"kita sudah selesai makan ayah" ucap Aluna
"sudah selesai makan, Atau Sudah Tau yang sebenarnya?.." ucap ayah dengan menatap mereka dengan tatapan mata yang tak bisa dijelaskan
Ketiganya pun segera memasuki kamar dan menguncinya rapat rapat
"aku sudah menduganya.." ucap Elora
"Dimana ayah sekarang?" ucap Aluna
"coba kamu telepon dek" ucap Alvaro
"oke kak" ucap Aluna
Gadis itu pun segera mengambil ponselnya dan menelpon ayahnya
"Papa kamu dimana?!" ucap Aluna Dengan nada yang begitu ketakutan
"papa dan mama ada dinas sebentar Keluar Kota apakah kamu dan kak Alvaro baik baik saja dirumah?" ucap ayah
"Aku dan kak Alvaro baik baik aja, papa dan mama cepat pulang sekarang" ucap Aluna
"kalau begitu baiklah nak kita pulang sekarang" ucap papanya
setelah pembicaraan Berakhir Telepon pun Dimatikan oleh gadis itu
"papa bakal pulang nanti kak" ucap Aluna
"baik dek kita tunggu disini saja ya? Gausah takut kan ada kakak disini?" ucap Alvaro dengan mengelus Rambut Milik Aluna
"kapan ya? Aku Disayang sama kak al?" gumam Elora dengan terus menatap mereka
tak berselang lama Ayah dan mama mereka pun tiba di rumah
"kak papa sama mama Udah pulang" ucap Aluna dengan Menggandeng Tangan kakak laki lakinya menuju ke pintu
"eh kalian! Apakah baik baik saja ketika kita tidak ada?" ucap mama Dengan mengelus Rambut Milik Aluna
"mengapa? Ada apa, apa terjadi masalah?" ucap Papa nya dengan Mengelus Rambut Milik Alvaro
"Oh tidak, kami hanya merindukan kalian!" ucap Alvaro
Gadis itu hanya bisa melihat Mereka Dari Pintu kamarnya saja dan tak mampu berbicara apa apa
"ayo kita tidur, ini sudah jam berapa kenapa kalian belum tidur juga!" ucap Mamanya dengan merangkul Keduanya dan membawanya ke kamar untuk beristirahat
Saat sang ayah ingin pergi menuju kamar ia melihat gadis itu yang melihat nya dari pintu kamar nya Dengan tatapan Yang Begitu kecewa Yang terlihat dari tatapan gadis itu
Gadis itu pun segera memalingkan mukanya dan menutup Pintu kamarnya dan menguncinya rapat rapat
Di dalam kamar gadis itu hanya bisa merenung Dengan melihat Foto Almarhum Ibunya yang sudah lama Tiada
"ma? Kapan Aku bisa nyusul mama kesana?" ucap Elora dengan meneteskan air matanya ke foto Kenangan nya bersama sang ibunda
"aku hanya merindukan Sosok Yang ku Sebut ayah apa itu salah?" ucap Elora Dengan terus meneteskan air matanya di dalam album foto tersebut
Di foto itu Ada gadis itu Arshaka Dan Alvino dan almarhum sang ibunda, Gadis itu Membakar setengah Album yang menampakkan Wajah ayahnya di dalam foto tersebut
"Kapan keluarga ku seperti dulu?" ucap Elora
Gadis itu pun segera tertidur dengan memeluk album foto itu dan tertidur lelap
Keesokan harinya gadis itu pun segera memakai seragam nya dan segera pergi ke sekolah
Saat Ia membuka pintu Pemandangan Yang ia Lihat Pertama Adalah Melihat Orang Yang selama ini ia sebut dengan sebutan seorang ayah Lebih memilih untuk mementingkan Keluarga Orang lain Daripada anak kandung nya sendiri
Gadis itu hanya melihat Mereka sejenak dan segera pergi menuju pintu keluar dan Menaiki sepeda menuju ke sekolah
Saat tiba di sekolah
"hai! Eh kenapa?" ucap Alletha Sahabat Yang selalu menemani Elora saat kecil hingga saat ini masih bersama
"eh? Gapapa kok" ucap Elora
"gapapa gimana? Orang mata kamu aja sembab gitu masih bilang gapapa Jangan sok kuat El" ucap Alletha
"engga tadi cuma Habis nonton Drakor aja makannya nangis" ucap Elora
"oh nonton Drakor?" ucap Alletha
"iya nonton Drakor!" ucap Elora
"gua tau kok El, kalau Lo nangis karena lagi kangen sama mama Lo bukan karena Lo nonton Drakor" gumam Alletha Dalam hatinya
"eh ayo ke kelas" ucap Elora
Keduanya pun segera pergi menuju kelas, Dan Saat ingin menuju ke arah Kelas Gadis itu Melihat Mobil Ayahnya Yang baru saja datang di halaman Sekolah
Ia melihat Alvaro Dan Aluna Yang baru saja diantar Oleh ayah nya
"Pasti kalau mama Masih disini, Keluarga ku bisa seperti itu lagi" gumam Elora dengan tatapan yang Menuju ke halaman sekolah
Alletha Melihat Gadis itu terus Menatap ke arah Halaman Sekolah Dan ia Melihat Bahwa Gadis Itu juga Ingin diperlakukan Seperti itu
"El? Are you okey?" ucap Alletha dengan menepuk pundak milik gadis itu
"eh? I'm fine" ucap Elora
Keduanya Pun Segera Melanjutkan Perjalanan Menuju ruangan kelas
Sesampainya Di Kelas
"El..." ucap Seseorang dari arah belakang nya
"eh, Jessica kenapa?" ucap Elora
Gadis itu bernama Jessica Sahabat Masa Kecil Elora
"Apakah Kita bisa bermain Bertiga Nanti sepulang sekolah?" ucap Jessica
"of course! We'll play later!" ucap Elora
"sejak kapan Kamu bisa berbahasa Inggris?" ucap Alletha
"Aku memang sudah lama belajar berbahasa inggris tetapi aku malu untuk Menunjukkan Bahasa ini Kepada kalian" ucap Elora
"Jadi nanti sore kita akan bermain okey?" ucap Elora
"terima kasih!" ucap Jessica
"tidak Perlu berterima Kasih!" ucap Elora
Gadis itu pun segera pergi ke kelasnya, Jessica Memang Berbeda Kelas Dengan Mereka Berdua
Saat Jam Pulang Sekolah Tiba
"Jadi ga?" ucap Jessica dari Balik pintu kelas
"Jadi kok ayok!" ucap Elora
Ketiga gadis Itu pun segera Pergi ke Sebuah Taman yang sangat indah, Elora Sangat Sering Pergi Kesana Untuk Mengobati Rasa Rindu nya Kepada Almarhum Sang Ibunda
"kangen banget tempat ini.." ucap Elora
"pasti Lo kangen sama mama Lo kan El?" ucap Alletha
"Iya aku kangen banget sama dia" ucap Elora
"eum.. Aku mau bilang sesuatu sama kalian" ucap Jessica
"bilang apa? Udah bilang aja" ucap Elora
"aku...." ucap Jessica
Saat kedua gadis itu mendengar Perkataan yang Jessica lontarkan Ekspresi Wajah Kedua Gadis itu Pun berubah