Dihina, dipandang rendah, dan hidup tanpa harapan di dalam Keluarga Zhang, Zhang Tian tumbuh sebagai pemuda lemah yang bahkan tidak mampu membangkitkan energi spiritual.
Di mata semua orang, hidupnya tidak lebih dari beban dan aib keluarga.
Namun semuanya berubah karena Sambaran petir yang membuat hidupnya hampir di ambang kematian.
Ini membuat Zhang Tian memperoleh warisan legendaris yang telah hilang selama ribuan tahun. Itu adalah warisan Kaisar Naga Petir, penguasa petir kuno yang pernah mengguncang dunia kultivasi di era kuno.
Sejak hari itu, takdirnya berubah.
Dia bangkit menjadi tak terkalahkan setelah di kenal sebagai sampah di seluruh kota.
Lalu bagaimana kisah selanjutnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Niana Eve., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Petir Pertama
Saat ini, banyak murid bahkan merasa otaknya berhenti bekerja.
“Tingkat tujuh?”
Bukankah Zhang Tian adalah sampah keluarga Zhang? Bagaimana bisa dalam sehari dia sudah berada di tingkat tujuh alam penempaan tubuh?
Wanita berdada besar dan wanita yang mengenakan rok mini seolah-olah tersambar petir.
Wanita berdada besar bahkan bertaruh akan menggonggong seperti anjing dan siap lehernya di ikat lalu di tarik seperti anjing jika Zhang Tian mencapai alam penempaan tubuh.
Sementara wanita dengan rok mini siap telanjang di depan umum dan di perkosa oleh semua orang jika Zhang Tian berada di alam penempaan tubuh.
Namun sekarang, bukan hanya Zhang Tian mencapai alam penempaan tubuh setelah menjadi sampah selama tiga tahun, dia bahkan sudah berada di tingkat ketujuh alam penempaan tubuh.
“Palsu.. Itu pasti palsu!” Dua wanita yang sebelumnya membuat taruhan berteriak serentak.
Mereka jelas tidak mau mengakui hasil ujian milik Zhang Tian. Bahkan jika hasil ujian itu benar tingkat tujuh, mereka tidak ingin menjadi anjing dan di perkosa beramai-ramai.
Zhang Lei juga tersadar dari rasa terkejutnya lalu berkata dengan suara keras, “Mana mungkin dia tiba-tiba mencapai tingkat tujuh, dia pasti melakukan kecurangan.”
Lalu dia menunjuk ke arah Zhang Xue yang menjadi pengawas, senior, Zhang Tian ini pasti menipu hasil latihan. Tolong hukum dia dan patahkan seluruh anggota tubuhnya. Dia sudah mencoreng kemuliaan keluarga Zhang kita.”
“Benar.. Benar.”
Zhang Han dan Zhang Yu mengangguk setuju.
“Zhang Tian ini pasti dia curang!” Zhang Li juga berkata dengan cepat.
Namun para tetua justru mengabaikan kata-kata mereka semua, ekspresi mereka semua terlihat sangat serius. Karena mereka yang paling tahu bahwa Batu Pengukur Roh tidak mungkin salah apalagi melakukan cara curang untuk mendapatkan hasil seperti ini.
Berarti hanya ada satu jawaban, kultivasi Zhang Tian memang berada di alam Penempaan tubuh tingkat tujuh.
Di kursi utama, Zhang Guocheng perlahan berdiri menatap Zhang Tian. Tatapannya juga dipenuhi keterkejutan.
“Benar-benar tingkat tujuh?” dia bergumam kecil.
Sebelumnya dia bahkan sempat berpikir dirinya salah melihat, namun melihat aura Zhang Tian, itu memang nyata berada di tingkat tujuh alam penempaan tubuh.
Di tengah kerumunan, wajah Zhang Lei mulai berubah semakin jelek dan menggertakkan gigi kuat-kuat.
Karena tingkatan alam Zhang Tian berada di tingkat tujuh, itu berarti Zhang Tian hampir menyamai dirinya.
Dan yang paling penting Zhang Tian baru pulih dalam semalam. Kalau itu dibiarkan berkembang maka dirinya pasti akan dilampaui cepat atau lambat. Belum lagi tiga tahun lalu Zhang Tian memang terkenal sebagai jenius pertama di kota Qing.
Tatapan iri mulai muncul di matanya, tentu saja juga ada niat membunuh yang dia sembunyikan dengan baik.
Dalam hati dia bertekad tidak akan membiarkan Zhang Tian melampui dirinya. Dia tidak ingin pujian yang di berikan keluarga Zhang padanya di rebut oleh Zhang Tian.
Sementara itu, Zhang Tian perlahan menarik tangannya dari batu. Dari awal sampai akhir, ekspresinya tetap tenang.
Namun meskipun dia terlibat tenang di permukaan, hanya dia yang tahu bahwa di dalam hatinya ada kepuasan besar dan rasa bangga.
Dalam hati dia merasa bersyukur pada langit karena saat dia hampir putus asa, dia mendapatkan warisan dari kaisar naga petir.
Penderitaan selama tiga tahun ini, akhirnya dia bisa mengangkat kepala lagi di depan semua orang.
Di dalam tubuhnya, Roh Kaisar Naga Petir tertawa bangga.
“Hahaha… Lihat wajah mereka. Inilah wajah asli manusia. Kamu harus terbiasa dengan sifat seperti ini dimasa depan.”
Beberapa saat kemudian, Zhang Xue mengumumkan hasil ujian Zhang Tian di depan semua orang. “Zhang Tian, alam penempaan tubuh tingkat delapan.”
Namun tepat saat suasana masih dipenuhi keterkejutan Zhang Lei tiba-tiba melangkah maju.
Tatapannya dingin menatap ke arah Zhang Tian. “Aku menolak hasil itu, dia pasti berbuat curang.”
Semua orang langsung menoleh ke arah Zhang Lei yang naik ke atas arena pengujian.
Zhang Lei menunjuk Zhang Tian. “Dia pasti menggunakan trik curang. Zhang lei menatap semua oranga lalu berkata, “Kemarin Zhang Tian masih menjadi sampah yang tidak bisa merasakan energi spiritual. Namun hanya dalam semalam dia sudah berada di tingkat ketujuh.”
Mendengar hal ini, banyak orang juga menunjukan keraguan di mata mereka termasuk Zhang Guocheng. Karena apa yang dikatakan Zhang Lei benar.
Tidak mungkin dalam satu malam orang bisa berubah dari orang biasa menjadi alam penempaan tubuh tingkat tujuh. Jika itu tingkat pertama atau kedua semua orang masih akan percaya, namun tingkat tujuh itu jelas mustahil.
Di atas arena Zhang Lei berkata lagi, “Kalau dia memang benar-benar tingkat tujuh, maka berani atau tidak bertarung denganku sekarang?”
Seketika mata semua orang tertuju pada Zhang Tian.
Karena tantangan di arena ujian keluarga tidak dilarang.
Bahkan banyak orang justru menantikannya karena mereka juga ingin tahu apakah benar Zhang Tian berada di tingkat tujuh alam Penempaan tubuh atau dia memang menggunakan trik.
Zhang Xue yang menjadi pengawas, Zhang Guocheng kepala keluarga dan tiga tetua lain juga menatap Zhang Tian dengan tatapan serius. Karena mereka juga ingin melihat apa respon Zhang Tian. Mereka berharap Zhang Tian akan menerima tantangan bertarung dari Zhang Lei.
Zhang Lei menyeringai dingin ke arah Zhang Tian.
Dia yakin satu hal, meski Zhang Tian berhasil berkultivasi lagi, Zhang Tian pasti pondasinya belum stabil.
Dan hari ini, dia akan menghancurkan Zhang Tian di depan semua orang agar Zhang Tian tidak tumbuh melampaui dirinya. Dengan pertarungan ini, dia juga bisa melumpuhkan Zhang Tian tanpa menanggung kesalahan apapun.
Semua orang memandang arena dengan mata penuh antisipasi.
Zhang Tian menatap Zhang Lei yang percaya diri dengan aneh, “Apakah kamu meragukan hasil ujian keluarga?” Zhang Tian berkata dengan datar, “Tidak masalah jika pandanganmu sempit, namun apakah kamu akan mengatakan jika pandangan semua tetua dan kepala keluarga juga sempit dan buta sepertimu?”
Suara Zhang Tian yang acuh tak acuh dan tajam membuat semua orang yang hadir bergidik ngeri.
Barulah saat ini semua orang sadar akan satu hal, disini bukan hanya ada mereka para murid keluarga, tapi juga ada tetua dan kepala keluarga yang alamnya jauh lebih tinggi di atas mereka.
Di tengah arena, tatapan mata Zhang Lei menjadi dingin. “Apa, apakah kamu takut? Jika kamu takut, kamu tinggal mengakui kalau kamu menggunakan trik curang untuk menampilkan kultivasimu saat ini.”
Setelah berkata, Tekanan tingkat delapan Penempaan Tubuh langsung menyebar di atas arena.
Banyak murid muda mulai mundur beberapa langkah karena takut terkena dampak.
Mayoritas tetap tidak percaya kepada Zhang Tian akan berani menerima tantangan bertarung, karena bagaimanapun juga Zhang Lei adalah genius keluarga selama tiga tahun terakhir. Sementara Zhang Tian baru pulih satu malam.
Di kursi utama, Zhang Guocheng juga menatap ke atas arena dengan wajah penuh minat.
Meskipun sebenarnya ingin menghentikan pertarungan ini, namun dia juga berharap melihat kemampuan Zhang Tian. Jika benar dia melakukan trik licik, maka dia tidak akan sungkan mengusirnya dari keluarga.
Pada saat ini, tetua berambut merah berkata sambil tertawa, “Biarkan mereka bertarung, kami juga ingin melihat apakah Zhang Tian benar berada di tingkat tujuh alam Pemurnian tubuh atau tidak. Jika dia menggunakan trik, maka dia akan dilumpuhkan anggota tubuhnya lalu di usir dari keluarga.”
Tetua lain mengangguk setuju, jelas mereka punya pemikiran yang sama. Hanya kepala keluarga yang masih diam.
Zhang Tian menatap kepala keluarga dengan wajah datar lalu bertanya, “Apakah kepala keluarga juga bermaksud sama?”
Setelah diam beberapa saat, Zhang Guocheng hanya menjawab dengan anggukan kecil.
Di mata para tetua, mereka juga penasaran apakah Zhang Tian benar-benar kembali menjadi genius seperti tiga tahun lalu atau dia hanya menggunakan cara licik untuk tetap bertahan di keluarga.
Di arena, Zhang Lei perlahan mengepalkan tinju.
Aura spiritual mulai berkumpul di lengannya. “Kau seharusnya tetap menjadi sampah selamanya. Kenapa harus kembali?” Zhang Lei berkata dingin, “Karena kamu sudah kembali, maka aku akan membuatmu menjadi sampah lagi.”
“Apakah sudah selesai?” Zhang Tian menjawab datar.
Namun jauh di dalam matanya ada kilatan dingin yang tidak bisa dia sembunyikan.
Selama tiga tahun terakhir, Zhang Lei adalah orang yang paling sering mempermalukannya, menginjak harga dirinya dan bahkan sering menghina ayahnya yang pergi entah kemana.
Dan sekarang sudah waktunya membayar semuanya.
Mendengar jawaban datar Zhang Tian, wajah Zhang Lei langsung berubah mengerikan.
“Kau cari mati..”
Wushh!
Tubuhnya langsung melesat maju menuju ke arah Zhang Tian dengan cepat.
Bersamaan dengan itu, tinju kanannya yang dipenuhi energi spiritual mengarah ke wajah Zhang Tian.
Kecepatan Zhang Lei membuat banyak murid terkejut.
“Cepat sekali!” Zhang Han berseru kaget.
“Ini teknik Tinju Pemecah Batu!” ucap Zhang Yu dengan kagum.
Di atas arena, Zhang Lei menyeringai ganas. Saat ini dia tidak berniat menahan diri sama sekali.
Jika pukulan ini mengenai Zhang Tian, satu pukulan ini sudah cukup untuk membuat Zhang Tian terbaring berbulan-bulan di atas kasur tanpa bisa bangun sama sekali.
Whosshh!
Tinju penghancur batu miliknya langsung menghantam wajah Zhang Tian telat di hidungnya.
Namun tepat sebelum tinju mengenai wajah Zhang Tian, tubuh Zhang Tian bergerak sedikit ke samping.
Gerakan yang dia lakukan sangat mudah dan santai seolah serangan itu terlalu lambat dimatanya.
“Terlalu lambat!” Suara dingin Zhang Tian terdengar di telinga Zhang Lei.
Mata Zhang Lei langsung membesar seolah mendengar suara hantu.
“Apa….”
Namun sebelum dia sempat bereaksi…
Brakkkk!
Sebuah pukulan menghantam perutnya dengan keras.
Pukulan itu membuat Tubuh Zhang Lei langsung membungkuk seperti udang dan terlempar beberapa meter kedepan.
Matanya membelalak tak percaya. Matanya melihat Zhang Tian sekali lagi seolah-olah sedang melihat hantu.
Dalam hatinya dia masih belum bisa percaya Zhang Tian baru saja memukulnya dan pukulan itu sangat kuat hingga membuatnya hampir memuntahkan darah.
Padahal dia berada di tingkat delapan alam Penempaan tubuh, sementara Zhang Tian baru berada di tingkat tujuh alam penempaan tubuh.
Saat ini bukan hanya Zhang Lei yang terkejut, bahkan orang lain tak kalah terkejutnya.
Kerumunan langsung gempar.
“Itu mustahil.. Tidak mungkin kakak Zhang Lei kalah, pasti kakak Zhang Lei meremehkan Zhang Tian makanya dia terkena pukulan.”
Beberapa murid mulai menebak alasan kekalahan Zhang Lei, sementara mereka jelas melupakan bahwa tujuan pertarungan ini untuk membuktikan apakah Zhang Tian menggunakan cara licik atau tidak di tes sebelumnya.
Sekali lagi, sebelum keterkejutan mereka selesai, detik berikutnya…
Blarrrr!
Energi spiritual ungu tiba-tiba muncul di tangan Zhang Tian seperti aliran listrik.
Petir kecil mulai bergerak liar dan suara petir menggema di arena seperti guntur.
Crakk! Crakk!
Wajah semua orang langsung membeku.
“Pe.... Petir?!”
“Energi atribut petir?!”
Bahkan para tetua ikut berdiri kaget.
Karena mereka tahu dengan jelas, atribut petir sangat langka. Bahkan jika seseorang mendapatkan atribut petir, belum tentu orang bisa mengendalikan petir.
Karena hal inilah semua orang mengetahui satu aturan yang pasti, mustahil mengendalikan petir.
Jadi saat mereka melihat atribut petir di tangan Zhang Tian, mereka semua terkejut bukan main.
Roh Kaisar Naga Petir berkata di kepala Zhang Tian.
“Haha, aku menikmati ekspresi semua orang disini. Nak, beri pertunjukkan kepada mereka.”
“Baiklah,” Zhang Tian menjawab kecil, lalu petir di tangannya bertambah semakin kuat.
Sementara Zhang Lei wajahnya berubah menjadi panik saat melihat petir di tangan Zhang Tian semakin besar. Jelas dia berfikir Zhang Tian akan melakukan serangan mematikan padanya.
Dia buru-buru mundur beberapa langkah dengan pantatnya. Sementara tatapannya dipenuhi ketidakpercayaan, syok dan rasa takut di matanya.
“Kau… Kau.. Bagaimana kau bisa memiliki energi petir?” Zhang Lei bertanya dengan. Suara bergetar.
Namun Zhang Tian tidak menjawab, wajahnya tetap datar sementara matanya dingin menatap Zhang lei.
Tubuhnya langsung melesat maju dengan kecepatan yang jauh lebih cepat dari Zhang Lei.
Whosshh!
Petir di bawah kakinya meledak setiap kali dia bergerak, bersamaan dengan itu, semua orang hanya melihat sambaran kilat saat Zhang Tian melesat ke arah Zhang Lei.
Dalam sekejap dia muncul tepat di depan Zhang Lei.
Mata Zhang Lei membesar ketakutan, wajahnya pucat Pasih. Karena gerakan Zhang Tian terlalu cepat.
Dia bahkan tidak sempat mengeluarkan kata-kata apapun sebelum Zhang Tian meninju ke arahnya.
“Tinju Petir!” suara Zhang Tian menggema di atas arena.
“Tidakk.” Suara memelas Zhang Lei terdengar.
Boomm!!!
Tinju Zhang Tian langsung menghantam dada Zhang Lei bersamaan dengan ledakan petir juga mengguncang arena.
Tubuh Zhang Lei terpental keras, dia menghantam tanah sambil terus memuntahkan darah dari mulutnya.
Tubuhnya hitam seperti habis di sambar petir, rambutnya mengembang dan asap tipis keluar dari pakaiannya yang hangus.
Suasana langsung sunyi total, tidak ada yang bicara ataupun bergerak.
Semua orang hanya menatap Zhang Tian dengan wajah tidak percaya seolah-olah mereka sedang melihat monster.
Karena bagi mereka, hasil pertarungan itu terlalu mengejutkan.
Zhang Lei yang berada di alam penempaan tubuh tingkat delapan kalah hanya dua kali serangan oleh Zhang Tian yang berada di alam penempaan tubuh tingkat tujuh.
Bahkan Zhang Guocheng yang dari awal sampai akhir yang terlihat tenang juga tak kuasa menahan rasa terkejut dimatanya.
Di tengah keheningan, Zhang Tian berdiri tenang sementara matannya menyapu seluruh arena.
Petir kecil masih bergerak di sekitar tubuhnya membuatnya terlihat seperti manusia listrik.
Saat ini, untuk pertama kalinya dalam tiga tahun dia melihat semua orang, tidak ada lagi yang menunjukkan penghinaan di mata mereka, yang ada sekarang hanyalah keterkejutan dan ketakutan.
...----------------...
Dan plot twistnya:
Game Changer: Zhang Tian dihadapi suara kuno yang menyambarnya dengan petir (Di sini kondisi Zhang Tian gaakan sama lagi, set-up yang harus dibayar di konflik ke depannya).
Rating 8/10 dari segi aspek storytelling.
Rating 7/10 dari segi narasi.
Rating 9 dari segi tone.
Rating 8, pacing aman walau agak terasa cepat, dan bagus karena ini bisa dibilang chapter prolog (pembukaan), dan langsung menanamkan benih konflik.
saranku, bisa dipadatkan jadi lebih simple langsung dekat kepala tokoh utama, agar lebih hidup tokohnya.
Zhang Tian meremas tangannya hingga jari-jari tangan memutih, ia bisa menerima segala hinaan yang tertuju padanya, tapi tidak demikian jika ayahnya diperlakukan sama seperti dirinya.
Mendengar ayahnya direndahkan, mata Zhang Tian menatap dingin.
Itu apa naga petir ungu masuk ke raganya Zhang ?