NovelToon NovelToon
ISTRI RASA SIMPANAN

ISTRI RASA SIMPANAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:21.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: renita april

Follow IG : renitaria7796
Elena harus menikah muda di usianya yang baru delapan belas tahun. Karena harus memenuhi amanat dari sang ibu, Elena terpaksa menikahi teman sekelasnya Kevin Adhitama.

Tetapi Kevin mencintai teman sekolahnya Amelia putri. Bagaimana kisah pernikahan Kevin dan Elena. Lalu bagaimana nasib dari cinta Elena pada sahabatnya Dean.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon renita april, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4

Elena masuk kedalam kamar Kevin yang sekarang sudah menjadi kamarnya juga. Elena menyusun semua barang yang telah di bawanya. Baju serta buku pelajaran di susun rapi di samping barang-barang Kevin.

Setelah semua beres Elena beranjak menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

15 Menit Elena telah selesai, Elena mengedarkan pandangan ke arah meja kecil samping tempat tidur. Elena melihat ada foto Kevin bersama teman sekolahnya. Elena juga mengenal mereka yang ada di foto itu termasuk foto gadis cantik yang ada di samping foto Kevin dan temannya.

Elena mendesah. "Hah... apa pernikahanku akan bahagia, jika Kevin menyukai wanita lain?" guman Elena.

Semua siswa di sekolahnya juga tahu jika Kevin menyukai gadis yang mendapat predikat bunga sekolah itu. Kevin bahkan sudah dekat dengan gadis itu sejak pertama masuk SMA.

Entah bagaimana kisah antara mereka Elena sendiri tidak tahu. Elena tidak dekat dengan Kevin bahkan sangat jarang bicara, mereka berdua hanya sebatas teman sekelas saja.

Elena merebahkan dirinya di atas ranjang tempat tidur. Tidak menunggu lama dirinya sudah terlelap.

Kevin tiba di apartemen setelah mengantar mamanya ke rumah. Kevin menenteng kantong plastik yang berisi makanan untuknya dan Elena.

Kevin melihat seisi ruangan tapi Elena tidak tampak. "El... kamu di mana?"

"Koq sepi, di mana Elena," gumamnya.

Kevin menuju ke kamar dan dilihatnya ternyata Elena tertidur. Kevin mendekati Elena dan duduk di tepi ranjang." Ternyata tidur, pantes gak nyahut aku panggil."

Kevin menatap wajah El yang tertidur itu. "Kamu cantik El, gak nyangka kita bakal nikah," gumamnya.

Kevin membangunkan Elena untuk mengajaknya makan malam. "El... bangun kita makan dulu."

Elena mengeliat. "Sebentar lagi bu, El masih ngantuk."

Kevin tersenyum pasti Elena merasa kalau dirinya masih bersama ibunya pikir Kevin.

Kevin menguncang pelan tubuh El. "Ini... aku Kevin, El. Ayo bangun, kita makan malam," ujar Kevin.

Elena mengerjap membuka perlahan matanya. "Kevin... kenapa kau disini?"

Kevin berdecak. "Kamu lupa, kita sudah menikah?"

Elena menyengir kuda. "Maaf... aku lupa!"

Kevin mengusap kepala El. "Lupakan... ayo bangun kita makan bersama."

Elena mengikuti langkah kaki Kevin menuju ruang makan. Kevin mengambil sendok dan juga piring untuk mereka berdua. Elena membuka kantong berisi makanan lalu meletakannya ke piring Kevin dan juga dirinya, tak lupa air putih untuk Kevin.

Mereka berdua makan dalam hening. Selepas makan malam Kevin beranjak ke ruang tamu sedangkan Elena membereskan meja makan.

Elena menyusul Kevin ke ruang tamu dengan membawa teh.

Elena menaruh teh di atas meja tamu. El memperhatikan Kevin yang sedang asyik bermain ponsel. "Ehem... Kev, ini teh silakan diminum."

Kevin mengalihkan pandangannya dari ponsel. "Iya... makasih, taruh saja disitu."

Setelah mengatakan terima kasih. Kevin bermain ponsel lagi. Elena melihat raut wajah Kevin tersenyum kadang juga tertawa kecil.

Elena hanya diam saja, dia tahu pasti Kevin chatting bersama temannya.

Elena mengeluarkan ponsel didalam sakunya. Ada banyak chat dan juga telpon dari teman sekolah dan teman kerjanya di cafe. Elena lupa untuk mengabari pada temannya jika saat ini dirinya tengah berduka.

Elena tidak membalas pesan yang temannya kirimkan biarlah nanti saja dia akan cerita jika sudah bertemu. Elena beranjak pergi ke kamar duluan tanpa pamitan pada Kevin. Pria itu sedang asyik bermain ponsel tanpa peduli jika Elena berada di sampingnya.

Elena masuk kamar tidur, sebelum tidur Elena membereskan buku untuknya pergi sekolah besok. El pergi ke kamar mandi untuk berganti pakaian tidur dan gosok gigi.

Elena membuka pintu kamar mandi ternyata Kevin sudah duduk di atas ranjang tempat tidur.

Kevin melihat Elena yang keluar dari kamar mandi tersenyum. "El... kamu jangan tidur dulu, aku ingin bicara setelah mandi," ucap Kevin.

Elena mengangguk. "Baiklah... akan Aku tunggu."

Kevin mengambil handuk kemudian beranjak ke kamar mandi. Elena membuka lemari untuk menyiapkan pakaian ganti untuk Kevin.

Kevin keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit di pinggangnya. Elena yang melihat Kevin keluar dengan handuk melilit mengalihkan pandangannya. Wajah El sudah merah karna malu melihat roti sobek Kevin. Bagaimana pun baru kali ini dirinya melihat pria bertelanjang dada secara langsung.

Kevin tersenyum melihat baju yang sudah disiapkan oleh El lalu segera memakainya.

Kevin duduk di samping Elena di sofa. Kevin menatap El sedangkan yang di tatap hanya menunduk. El masih malu dan sedikit canggung berdua dengan Kevin.

Kevin menarik nafas lalu mengembuskannya perlahan sebelum bicara. "Elena... !"

Elena mendongkak. "Hemmm...."

Kevin terlihat gugup untuk bicara. "Begini El... sekarang kita sudah menikah, kamu adalah istriku dan aku adalah suamimu. Sebagai suami aku akan menjalankan peranku. Bertanggung jawab atas seluruh hidupmu dan aku berharap dirimu juga bisa menjalankan peran sebagai seorang istri."

Elena tersenyum lalu mengangguk."Iya Kev... InsyaAllah, aku akan menjalankan peranku sebagai istrimu."

Kevin menggengam tangan Elena. "Tapi El... aku hanya bisa menjagamu saja, memberi apa yang seharusnya menjadi hak kamu sebagai istri. Aku minta maaf padamu, aku tidak bisa memberimu cinta."

Jlebb

Hati Elena bagai tertusuk duri, perih tapi tidak berdarah. Kevin berjanji akan memberinya hak sebagai istri tapi tidak dengan hatinya. Elena sudah menduga ini dari awal. Tidak mungkin bagi Kevin berpaling dari gadis yang di cintainya.

Elena tersenyum getir. "Aku paham Kevin... !"

Kevin juga tidak tega mengatakan ini semua pada El. Tapi dirinya juga tidak bisa berbohong, kalau hanya ada nama satu gadis saja yang ada di hatinya bukan hanya untuk saat ini tapi untuk selamanya. Kevin sudah jatuh cinta kepada gadisnya itu sejak pertama kali masuk SMA.

Kevin membelai rambut panjang El yang terurai. Se-sekali tangan itu mengelus pipi El yang mulus. "Maaf El... kamu pasti tahu aku hanya mencintai dia, tidak ada yang bisa menggantikan dirinya di hatiku."

Elena meraih tangan Kevin yang membelai wajahnya, lalu di genggamnya tangan Kevin seolah-olah memberikan Kevin ketenangan agar tidak merasa bersalah.

"Jangan minta maaf Kev, akulah yang seharusnya minta maaf. Kalau bukan karna aku, kamu tidak akan terjebak di pernikahan ini," ujar El.

Kevin menggeleng. "Tidak El... bukan salah dirimu ataupun siapapun. Aku menerima pernikahan ini, sungguh aku akan menjagamu sesuai janjiku pada mendiang ibu."

"Kevin... kapanpun, aku siap jika kamu ingin melepaskanku. Aku tidak ingin kau merasa terbebani dengan pernikahan ini."

Kevin menutup bibir El dengan telunjuknya. "Shuttt... jangan berkata seperti itu, sampai kapanpun kau tidak akan aku lepaskan. Aku akan selalu ada untukmu."

"Terima kasih Kevin," ucap Elena.

Biarlah waktu yang akan menjawab bagaimana akhir dari pernikahan ini, batin Elena.

Tbc

Dukung Author dengan vote, like dan juga koment.

1
Jane Hutagalung
oooh... ternyata memang kevin tolol toh? sengaja ikhlas masuk perangkap keluarga amel? tolol dipelihara sih 😜
Jane Hutagalung
beneran si an**ng
Jane Hutagalung
si an**ng
Jane Hutagalung
bipolar akut lu vin.
Jane Hutagalung
tabrakin aja vin biar lu pisah beneran sm el. pisah dunia akhirat. 🤣🤣🤣
Jane Hutagalung
kevin emang sialan
Jane Hutagalung
moga2 goblok atau lugunya el gak keterusan ke kevin ya kak thor. gak ikhlas bener baca ceritanya ..
Jane Hutagalung
tengik lu vin
Jane Hutagalung
kevin sm amel pake pengaman gak tuh. el kyk jd nan serep. padahal dia yg harusnya jd prioritas. belum juga diduain kevin udh kebakaran jenggot. 💩 lu vin
Agustiany
suka
Megawaty Usman
dr kecil biasa dipukul oleh ibunya,kemungkinan hal yg sama bisa iya lakukan ke Are / anaknya..
Megawaty Usman
katanya Davin lebih berotot & Rury kurus,loh fotonya malah kebalikannya sih/Facepalm/
Megawaty Usman
yg salah dirimu sendiri Are,udh diperingati Arden jgn dekat2 Davin,kamu malah dg gampangnya tidur dg dia/Doubt/
Nicky Andong
kamu memang istri yg hebat n sempurna Are, so Ruri emang bodoh gak bersyukur dpt istri kaya are....
Nicky Andong
si Ruri ni kayaknya lebih parah pil nya dr Davin, di bilang saudara ko di makan....😡
Nicky Andong
iya Thor gantengan si ruri dr pada si pecundang davin
Nicky Andong
Davin makan nangkanya, si ruri dpt getahnya
Nicky Andong
wah si Davin ni Ternyata srigala berbulu domba, apes Lo Are....
Nicky Andong
he..he....itu upah yg pantas buat Kevin, agar bisa bercermin dulu sblum bertindak,...😡
Nicky Andong
mumpung ada yg perhatian sama Lo El, mending balas tu kelakuan Kevin...😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!