Sebelum membaca novel ini di harapkan membaca novel pertama yang berjudul
Tawanan Sang Penculik Kejam
Agar mengerti jalan ceritanya yah....ini season keduanya...
❤️❤️❤️❤️
Putri Mikhaylarisa kembali ke masa lalu karna cinta sejati..namun yang terjadi adalah sang pengeran melupakan ingatan kebersamaan mereka..
Sementara di sisi lain ada pria yang mengejarnya dengan kekuatan penuh yaitu Alex...sang prajurit dengan latar belakang penuh misteri...
Bagaimana usaha Putri Mikha untuk mengembalikan ingatan pangeran kepadanya...dan bagaimana cara Putri Mikhayla menghindari Alex yang cenderung memaksanya..
Akankah dia menyerah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vitanov, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Meminta Maaf
Zack membeku ketika dia menyadari Alex mendekatinya dengan mengangkat tangan tinggi-tinggi hendak menjatuhkan belati di bagian punggung Mikha namun dengan cepat Ruby berlari dan menghalau belati itu dan mengenai punggungnya...
Mikha menjerit histeris ketika tubuh Ruby jatuh membentur tanah...
Zack langsung mengarahkan pedang dan melukai Alex hingga pria itu terdorong ke belakang...
Alex terjatuh dengan belati di tangannya...sementara dia membeku ketika dia salah sasaran..
''Ruby......''
Mikha menangkap tubuh Ruby...gadis itu memunt*hkan darah segar dari mulutnya..belati itu telah melukainya dengan sangat dalam..
Airmatanya menetes...
''Putri......''
''Apa yang kau lakukan......mengapa kau melakukan itu..''
Ruby tertawa....
''Aku menyanyangimu Putri.....aku....ingin mengatakan kepadamu kalau aku minta maaf...''
Tangisan Mikha pecah sembari memeluk Ruby yang sudah terluka parah..
Sementara rombongan prajurit kerajaan Cristal Biru telah tiba dan mengepung barisan....Alex kalah dalam jumlah hingga ia hanya bisa pasrah...ketika Zack mendekatinya dan menghajar wajahnya hingga babak belur...
''Beraninya kau melakukan kekejian Alex....''
Bughh....
Zack kembali memukul Alex hingga pria itu tak berdaya...sementara ketika dia membuang pandangan air dalam danau mulai berputar.....dan gelembung keluar dari sana...
Apakah ini waktunya...?
''Ruby bangun...aku mohon...Ruby,....'' jerit Mikha histeris..
''Putri berbahagialah dimanapun putri berada dan jangan lupakan aku..''desah Ruby dengan airmata menetes..
''Yah...aku mengerti aku memaafkanmu Ruby...''
Seketika itu juga Ruby mulai mengerang kesakitan..ketika tubuhnya bergetar menahan kesakitan...
Dan sesaat kemudian Ruby meninggalkan dunia..
Mikha histeris dan begitu terpukul..bagaimanapun Ruby adalah teman baiknya...
''Ruby...bangun....Ruby,...''
''Mikha cukup...dia sudah meninggal...''ucap Zack menariknya berdiri..
Keduanya bertatapan...
''Ini salahku Zack...aku penyebabnya..aku...''
''Cukup sayang...ada yang lebih penting aku ucapkan padamu...''
Wajah Mikha berubah pucat...
''Zack....''
''Waktumu hampir habis disini....kau akan kembali ke masa depan Mikha..''
''Tidak.........''
Mikha menggeleng tak ingin menerima kenyataan...namun gelang di tangannya seketika memuai dan menghilang...disaat yang sama...tubuhnya mulai memudar,..
Alex yang melihat kenyataan itu bangkiit berdiri...melihat tubuh Mikha yang mulai memuai membuatnya tak terima...
tentu saja Alex pernah melihat bagaimana Mikha kembali ke masa depan....dan menghilang di depan matanya..
''Mikha jangan pergi aku minta maaf...Mikha...''
Mikha meneteskan airmatanya,....ternyata walau dia sudah berusaha tetap saja....ia tak bisa merubah sejarah...dan sejarah cinta mereka aalah perpisahan yang menyakitkan...
''Bisakah aku melihat kalian berdua berdamai sebelum aku kembali....bisakah aku melihatnya...''
Alex dan Zack saling menatap tajam...
''Tapi Mikha...''
''Aku akan pergi...''ucap Mikha dengan mata yang basah..
Mau tak mau Alex dan Zack saling memeluk dan meminta maaf...
Alex mendekati Mikha dan menatapnya...
''Aku minta maaf.....''
''Hum....jadilah pangeran kerajaan Cristal Putih dengan baik....aku yakin kau akan menjadi Raja yang hebat...''
Alex menganggukan kepalanya.....
Lalu memeluk Mikha dan mendekapnya untuk terakhir kalinya....lalu Alex menjauh..memberi kesempatan pada Zack dan juga Mikha untuk mengucapkan selamat tinggal...
Alex beserta pasukannya pergi meninggalkan tempat itu,....
Kini saatnya Zack berdiri dengan Mikha saling menatap...
''Jadi ini akhirnya Zack...maafkan aku...seharusnya aku tidak keras kepala dan mengikutimu dulu...seharusnya aku...''
''Ssst......aku bahagia,....kita bahagia...kita sudah melali banyak hal dan akhirnya menyerah karna kekuatan takdir lebih kuat...''
Mikha menganggukan kepalanya..
''Aku minta maaf Zack.....aku sempat marah padamu padahal bukan maksudmu begitu...''
Zack mendekat...
Menggenggam jemari Mikha yang mulai memudar walau masih bisa dia rasakan..
''Dengarkan aku...jika kau ingin aku tenang maka bersatulah dengan Delano di masa depan agar...aku menjadi lega...dia adalah penerusku....kau juga adalah penerus Putri Mikhayla dari abad ini...jadi...bersatulah dengan Delano...''
Isakan Mikha mulai terdengar pilu.....ia masih menggeleng....
''Aku tidak mau..bagaimana mungkin aku melakukannya hah....bagaimana mungkin aku menggantikan posisimu dan Delano..aku tidak akan menikah...''
''Mikha....''
''Jangan memaksaku Zack...bagiku hanya kau suamiku dan aku tak ingin siapapun..''
''Delano....aku ingin kau bersama dengannya Mikha...jika kau melakukannya maka aku akan tenang...''
Mikha menggeleng namun Zack segera memeluknya...mendekapnya dengan erat,....
Masih di ingat oleh Zack bagaimana pertemuan awal mereka lalu kembali ke masa depan lalu kembali ke masa sekarang..terlalu banyak kenangan indah dan kini...adalah perpisahan terakhirnya dengan Mikha...mereka tak akan pernah bertemu lagi..
''Aku mencintaimu dan dengarkan aku...tak ada yang bisa menjagamu di masa depan selain Delano...''
Mikha hanya diam saja...
''Aku yakin kalau kau akan bahagia bersama dengannya dan aku pun akan bahagia disini...bagaimana...''
Pelukan itu terlepas dan Mikha hanya bisa menangis...
''Aku mencintaimu Zack...terimakasih atas segalanya..terimakasih atas cintamu padaku...aku sangat bahagia...hidup denganmu...''
Zack mengangguk dengan cepat lalu menggenggam jemari Mikha....
''Pergilah karna aku melepaskanmu Mikha.....''
Mikha mengangguk mengabaikan hatinya yang hancur lebur....
''Aku mengerti..jadilah Raja yang baik dan...jangan lupakan aku...''
''Kau adalah permaisuriku tak ada yang bisa merubah itu semua Mikhayla..''
''Hum,....aku mengerti dan selamanya kau adalah panngeranku Zack..aku adalah milik seorang pangeran yang kejam...''balas Mikha dengan suara yang serak..
Matanya sudah bengkak karna terlalu banyak menangis...ia sudah pasrah...sementara Zack mengangguk...
Mereka melangkah...menuju pinggir danau....dan Zack kembali menggenggam jemari Mikha....dan mengecupya..saat itu airmatanya jatuh...
Seakan ada lubang besar di dalam hatinya, Zack tak bisa mengabaikan betapa menyakitkan ini semua....
''Terimakasih untuk segalanya sayang..''
''Terimakasih untumu pangeran...''balas Mikha dengan suara serak penuh tangis..
Zack mendekatkan bibirnya dan melum** bibir Mikha dengan begitu lembut dan membiarkan perasaan cinta mengambil alih....Mikha memejamkan matanya menikmati ciuman panas yang di berikan Zack kepadanya..walau dia tidak menyadari..kalau sedetik kemudian Zack mendorong tubuhnya dan menjatuhkannya ke dalam Danau yang segera menelan dirinya...
Mikha mengulurkan tangannya menggapai namun....bayang Zack menghilang dan menjauh darinya...
*************
Di masa depan....
Tubuh Mikha bergetar di ruang ICU...tubuhnya yang sudah lama tak mengalami respon apapun langsung mengalami perubahan..
berbagai alat penunjang kehidupan berbunyi dan mengejutkan para petugas medis,..
Peristiwa langka bagi pasien koma selama 6 bulan dan bisa sadar lagi..? dalam beberapa menit para dokter mulai memenuhi ruangan, masuk untuk memeriksa...
Delano baru saja kembali dari kantor sedikit terkejut ketika banyak dokter di dalam ruangan Mikha..
Pria itu sontak lari dengann wajah pucat, apa yang terjadi apakah Mikha tak bisa bertahan...?
Sudah 6 bulan sejak ia jatuh koma....Delano terus berharap Mikha bisa bangun dan hidup kembali meski ia harus menunggu seribu tahun...
Bagi Delano itu tak masalah..
Pria itu membuka pintu dan membeku ketika melihat mata Mikha terbuka dia tampak kebingungan...
''Mikha....'' teriak Delano dengan mata yang basah....
Sedangkan Mikha menghela nafas....seperti mimpi.....?
''