NovelToon NovelToon
Because Baby

Because Baby

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:6.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: shangrilla

Devan, adalah pria dewasa pecinta wanita.
Suatu hari Devan terlalu merindukan wanitanya hingga melupakan pengaman dan terjadilah pembuahan.

🌴🌴🌴

Delima : Siapa ayah dari anak yang ku kandung?

🌴🌴🌴

Devan : Siapa anak itu? kenapa wajahnya mirip sekali denganku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shangrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 28

*

*

Devan langsung menarik kerah jaket Reno. "Dimana Delima??!!"

"Gue tidak tau." jawab Reno.

"BUKK!!"

Devan melayangkan kepalan tangannya di pipi Reno hingga sudut bibirnya berdarah. "KASIH TAU GUE DIMANA DELIMA!!"

"Ampun ampun, gue beneran tidak tau dimana Delima berada."

Devan menghempaskan tubuh Reno kasar. "Kalau gitu lo harus nganter gue ke tempat persembunyiannya Ayah Delima!"

"Gue nggak bisa, gue lagi kerja."

Devan kembali menarik kerah jaket Reno. "Antar gue atau tempat lo ini gue bakar?!!"

"Oke, gue antar." ujar Reno pasrah, dia tidak mau kalau sampai Devan nekat membakar tempat ini.

Devan menarik kasar lengan Reno untuk mengikuti langkahnya keluar dari gedung tersebut.

Devan sampai di tempat parkiran tadi bersama Reno di belakangnya. "Masuk!!" titah Devan pada Reno setelah membuka pintu mobilnya.

Mau tidak mau Reno tetap masuk.

Alvin mengernyit, dia bingung kenapa yang di bawa Devan bukan Delisha tapi seorang pria. "Delisha mana Dev?" tanya Alvin.

Devan menyandarkan tubuhnya di dekat pintu mobil, jaga-jaga jika Reno mau kabur. "Dia tidak disini, mungkin dia masih di tempat Ayah tirinya."

"Terus kita mau kesana?" tanya Alvin lagi.

"Iya, bersama dia." ujar Devan sembari menunjuk Reno dengan dagunya.

Devan mengeluarkan handphonenya lalu mengaktifkan GPS nya. "Kita berpisah disini, lo cari bantuan pada polisi, tapi ingat kita bermain halus disini jangan sampai kedatangan polisi malah akan menyelakai Mommynya Delvin. Gue yang ketempat itu sama dia, dan GPS gue sudah aktif, lo bisa melacak gue dimana pun gue berada."

"Kenapa harus pakai polisi Dev?" tanya Alvin.

"Biar tuntas sekalian, lo mau jika suatu saat nanti si tua bangka itu akan membawa kabur Mommynya Delvin lagi?" jawab Devan.

"Okay, gue setuju kita berangkat sekarang." ujar Alvin lalu dia memasuki mobilnya.

Devan juga segera memasuki mobilnya lalu melajukan mobilnya menuju tempat persembunyian Rey Ayah tirinya Delisha.

*

*

🌴🌴🌴

"Jon, ini si Remon kemana sih? Lama banget, tanganku sudah gatal ingin segera menghitung pundi-pundi rupiah darinya." ujar Rey pada Joni anak buahnya.

"Sebentar lagi Bos." jawab Joni.

"Lepaskan aku!!!" teriak Delisha dengan sisa-sisa tenaganya.

Rey mencengkram rahang Delisha dengan tangannya. "Heh!! Bisa diem nggak!! Sebentar lagi aku akan kirim kamu ke luar negeri biar nggak bisa kabur sekalian!"

Delisha menggeleng. "Aku mohon jangan lakukan itu, aku tidak bisa berpisah dengan anakku."

"Dimana wanita cantik itu?" tanya seorang pria bertubuh besar, membuat Delisha bergidik ngeri.

"Hai, Remon lama banget sih?" tanya Rey.

"Biasa lah, orang penting selalu sibuk." jawab Remon pria bertubuh besar itu. "Mana wanitanya?"

Rey menoleh ke arah Delisha. "Waow ini mah bukan cantik lagi tapi ini bidadari."

"Aku mau kamu bawa dia jauh dari sini dan jangan sampai kabur!!" ujar Rey.

Remon mendekati Delisha sembari menatapnya dari atas sampai bawah. "Ini mah sayang kalau di kasih ke pelanggan, mending buat gue pribadi aja."

Tatapan Remon membuat bulu kuduk Delisha merinding, tatapan dari Remon seolah menelanjanginya hidup-hidup.

Remon melempar segepok uang kepada Rey. "Gue mau mencobanya dulu, lo berdua keluar!"

Dengan senang hati Rey dan Joni keluar dari kamar tersebut.

Air mata Delisha mengalir deras, Delisha beringsut mundur dan terus mundur hingga di sudut ranjang. "Tolong jangan lakukan, kumohon." pinta Delisha.

"BRAKK!!"

Suara dobrakan pintu utama. Remon langsung membekap mulut Delisha.

*

Devan sudah berhasil mendobrak pintu. "Delimaaa." teriak Devan.

"Siapa kamu?!" Rey langsung menghadang Devan.

"BUKK!!" satu pukulan di layangkan Devan ke hidung Rey, membuat hidung Rey mengalir darah segar.

Rey menghapus darah yang mengalir di hidungnya. "SIALAN!!" Rey akhirnya membalas pukulan dari Devan.

Terjadilah perkelahian panjang Devan melawan Rey dan Reno melawan Joni.

"Tolooooong..."

"PLAKK!!"

Devan mendengar suara Delimanya minta tolong dan suara tamparan membuat Devan membabi buta lalu memukul Rey habis-habisan hingga terkulai lemas tak berdaya.

"BUKK!" Satu pukulan terakhir Devan layangkan di perut Rey.

"Lo jaga mereka berdua! Tunggu sampai polisi datang." titah Devan pada Reno.

Reno mengangguk lalu Devan kembali mendobrak pintu.

Satu

Dua

Tiga

Tiga kali dobrakan pintu berhasil terbuka.

"Lepasin dia! Atau mau gue pukul habis-habisan kayak teman-teman lo yang di luar?"

Remon mengangkat kedua tangannya. "Ampun ampun, gue nyerah."

"Pergi lo!!!" usir Devan.

Remon berjalan menuju pintu sedangkan Devan berjalan mendekati ranjang.

"BUKK!!"

Tiba-tiba Remon berbalik lalu menendang punggung Devan hingga Devan jatuh tersungkur.

"DEVAANN.." Delisha menjerit histeris.

Devan menegakkan tubuhnya. "SIALAN!!! LO NANTANGIN GUE??!!"

"BUKK BUKK BUKK BUKK BUKK!" Devan memukul Remon membabi buta lagi.

Delisha memejamkan matanya rapat-rapat dia ngeri melihat perkelahian itu.

Devan menyeret Remon keluar kamar dan mengikatnya menjadi satu mereka bertiga.

"Lo tetap harus jaga mereka bertiga." titah Devan lagi pada Reno.

Devan kembali ke kamar menyusul Delisha lalu membuka tali yang mengikat tangan Delisha.

'Cup'

'Cup'

'Cup'

'Cup'

'Cup'

Devan menghujani wajah Delisha dengan kecupan lalu berakhir dengan memeluk tubuh Delisha erat seerat-eratnya. "Kamu baik-baik saja kan Delima?"

"Aku takut Devan." adu Delisha pada Devan.

Devan mengusap belakang kepala Delisha. "Jangan takut lagi, kamu sekarang sudah aman."

Delisha membalas pelukan Devan tak kalah erat.

"Sha."

Suara Alvin membuat tubuh Devan menegang, dengan berat hati Devan melepas pelukannya pada Delimanya.

*

*

Yang penasaran dengan visual Alvin dan Delvin bisa langsung buka di grub Author ya😍

*

Ini hanya khayalan semata jadi jika ada beberapa hal yang tidak masuk akal harap maklum 🙏🙏

*

Jangan lupa budayakan klik jempol setelah membaca, karena energi Author ada disitu.

1
aniez bisha
dengan begonya q ikut ngitung 9angka hrga kalung delisha thor🤭🤭🤭
aniez bisha
u nanya?
u bertanya..... tanya???
ya mana ku tempe pisangnya rame2
Phecekkk
Ceritanya bagus jika di ambil hikmah nya tidak slamanya dunia malam itu sperti apa yang kita fikirin kita bisa blajar sisi hidup dari novel ini
Dee
sama aja lah 😂😂
Ratna Pauziah
lalu bagai mna dengan devan thor...
pdahal devan lebih parah.. sering gonta-ganti pasangan 😔
kasian delima thor.. 😭😭
Fazri Al Malik Ramadhan
terus gw harus tanya siapa dong?🤔
༄༅⃟𝐐Nadhifa 💕👋🔰π¹¹™❣️
hai kak aku mampir
Fida gemoy 😉
kayaknya lestari jodohnya Alvin dehhj🤔
Ilham Risa
Hai Ka k, mampir yuk ke novel aku yang berjudul "suamiku posesif berlebihan" makasih kak🙏
Sribortam
semangat
Epul𝐙⃝🦜
Beuh mantap visual nya 😍
Kᵝ⃟ᴸ 𝙰𝚛𝚘𝚑𝚊🔹𝑒𝐿𝑒_𝒞𝓎𝑒
nitip sandal dulu🚶🏻‍♀️🚶🏻‍♀️
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
mampir dulu semangat yaa ka Ronaaa😍😍😍
Kadek Eni
bagus
cloe
udah tau dipake banyak penjahat kelamin, koq ya gak kb
Ari Ajah
bingung ma author..
dy yg bkin crita tp dy jg yg komplen... ahhaha
tp tu yg bkin ketawa.. author nya lawak mulu
Sevi Hartanti
Alvin jodoh tari👏👍😁
emak ririn: Haiii..mampir yuuk diceritaku dijamin seru..
DIA BUKAN PUTRIKU..dan NAFSU..
Trimakasih😘😘😘
total 1 replies
Sevi Hartanti
bapaknya Devan konyol,tp bener sih???paling yg kasih tau bapaknya Devan bapaknya Alvin 🙄
Sevi Hartanti
bapaknya gk jelas🤣😂
Sevi Hartanti
yg disalahin Devan Sam delisha, author nya yang salah 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!