BACALAH BAGIAN "BAB 1 TERBARU" PALING BAWAH, JANGAN BACA YANG "1" KARENA CERITA TENGAH DI REVIEW.
Cerita ini mengisahkan tentang Synus Yang berusaha mendatangi dan membebaskan Yusuf yang terpenjara di penjara abadinya. Tidak mudah memang, Synus pun melewati negeri-negeri yang misterius, berbahaya, mencengangkan, menakjubkan dan mampu merenggut nyawa. Namun itu semua dilakukan untuk Yusuf yang bukan kekasih nya dan hanya sekedar teman. Aryan kekasih Synus, ia tinggalkan demi Yusuf yang hanya sekedar teman.
LALU, APA YANG SEBENARNYA TERJADI DIBALIK SEMUA INI ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon I Firmo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29
Di puncak Pegunungan Pelangi, bertarunglah Aryan dan Yusuf. Mereka saling melempar wajah sinis, dan masing-masing dari mereka saling percaya diri, bahwa mereka dapat membunuh.
Sedangkan Pegasus-pegasus yang terbelenggu lemah, hanya bisa menyaksikan pertarungan dua pemuda ini.
Ketika suasana sedang getir-getir nya, dengan begitu saja pedang Yusuf terpelanting ke arah Pegasus-pegasus.
"Ha... !siap kalah haaah.... ?!"
Ungkap Aryan, penuh rasa bangga.
Wajah Yusuf menjadi panik, keringat nya mengucur dari kepala. Kemudian, panahan yang ada di punggung nya, langsung dinyalangkan ke arah Aryan.
Spontan, Aryan menghindar hebat.
"Ups..... !meleset......"
Lalu Yusuf marah, ia menggeram kesal.
"Dimana Kendalim..... ?!?"
Setelah Yusuf berkata begitu, Aryan celingak-celinguk ke atas udara. Diri nya mulai menyadari, bahwa Kendalim sudah tidak ada di sekitar nya.
Dengan jurus liciknya, Yusuf berlari ke arah Aryan sembari menyalangkan panahannya. Baginya, adalah kesempatan besar, karena Aryan sedang teralihkan oleh ucapannya.
Ia berteriak, sambil berlari,
"Mati lah kau........... Aaryaaan !"
Busur panah pun, lepas dari tangan Yusuf. Dan benda tajam itu, mengarah ke dada Aryan. Dan, Ha ! Busur panah itu, berhasil menembus dada Aryan.
Aryan terjatuh lemah ke tanah, ekspresi nya mulai sekarat. Rasa sakit yang luar biasa
ia rasakan.
Dan Pegasus-pegasus yang terbelenggu, hanya bisa saling meringking sedih.
Kemudian,Yusuf berdiri di sisi Aryan yang terbaring.
".... Apa kata terakhir mu ?"
Namun sayang, Aryan tak bisa berkata-kata lagi. Ia hanya merintih kesakitan, sembari air mata nya terus menetes deras.
Lalu Yusuf duduk, dan berkata.
"... Sebelum kau mati dan pergi untuk selamanya, aku ingin memberitahu diri mu satu hal.... Sebelum ke satu hal itu, aku ingin memberitahu diri mu sebuah rahasia .Dan Ya ! Aku telah membuat diri mu pusing dengan perkataan ku ini........"...
Wajah Yusuf di ekspresikan lebih jahat. Ia memperhatikan Aryan yang sedang sekarat menuju sakaratul maut.
Tetapi, Tuhan memiliki rencana lain. Tangan kiri Aryan, tanpa Yusuf sadari. Terangkat lalu bergerak ke kerah baju Yusuf.
Tiba-tiba, kristal yang menempel di kerah baju Yusuf, di ambil langsung oleh Aryan. Kemudian langsung di tempelkan ke dadanya yang terluka.
Spontan, Cahaya biru tua menerangi seluruh jagat raya. Dan ujungnya, Yusuf berteriak kencang penuh kepanikan.
Sedangkan Layen, yang terbang cepat menuju Aryan. Menjadi tidak stabil terbangnya, tatapan nya pun terganggu.
Dan Pegasus-pegasus yang terbelenggu, hanya bisa melongo takjub.
Setelah cahaya itu hilang, tanpa Yusuf sadari. Yusuf sudah terduduk lemah. Dan Aryan sudah berdiri dengan pedangnya di sisi Yusuf.
Aryan berkata,
"Dimana kekuatan mu sekarang.... ?"
Nafas Yusuf tak beraturan, tanpa kristal itu. Ia tidak bisa melakukan apapun. Yusuf memang pria lemah, ia sebenarnya tak memiliki bakat apapun dalam diri nya. Oleh sebab itulah, dirinya menggantung kan diri nya dengan kristal itu. Kristal nya itu, ia dapat kan dari ibunya. Karena ibu nya juga tahu, Yusuf adalah anak yang dengki lagi tidak ada guna.
Kemudian, semuanya semakin kacau dan tidak karuan. Setelah Layen si Singa terbang, sedang menghebuskan nafas panas nya itu, tatapan tajam layen terarahkan ke Aryan dan Yusuf.
Ujungnya, Yusuf menjadi semakin panik,
"Tidaaak.... ! Dia sudah bukan lagi budak ku. Bagaimana ini...... !"
Tiba-tiba, Layen berlari cepat ke arah Aryan dan Yusuf.
Yusuf menjadi gemetaran, ia pejamkan matanya.
Sedangkan Aryan, semakin berdiri gagah dan penuh keberanian.
Si Layen mengaung, aungan nya itu mengeluarkan api biru yang membekukan.
"Aaaahhhhh........... !!!"
Teriak Aryan penuh keberanian.
Lalu Aryan berlari ke arah Layen, ia langsung bertarung hebat dengan Layen.
Sedangkan si licik Yusuf, lari terbirit-birit.
|
Pertarungan hebat antara manusia dan hewan sedang berlangsung.
Pegasus-pegasus yang terbelenggu di depan gua, hanya bisa menyaksikan nya penuh terbelalak.
°Bagaimana anak lelaki biasa dapat bertarung begitu hebat dengan Singa yang tidak terkalahkan selama ribuan tahun...... ? sedangkan Pangeran Yusuf, anak dari penguasa setengah dunia. Lari begitu saja..... !°
pikir para Pegasus.
Pedang yang Aryan pegang, terus berusaha dilayangkan ke Layen. Namun Layen, selalu berusaha menjauh dari Aryan. Dan mulutnya tiap detik, banyak mengeluarkan api biru itu.
HA !
HA !
HA !
Pedang Aryan, mampu menahan semburan api dingin dari Layen.
Hingga pada akhirnya, Layen semakin emosional. Ia berdiri dengan keempat kaki kecil nya, wajah nya penuh amarah ke arah Aryan.
Aryan yang berada jauh didepan Layen, terengah-engah. Tanda ia lelah namun puas bisa membuat si gagah kurang ajar, kewalahan melawan nya.
Kaki-kaki Layen di kuatkan ke tanah, dan kemudian. Layen menggeram hebat, dan Geraman Layen terdengar ke seluruh dunia.
Para Pegasus yang terbelenggu, mendadak pingsan. Karena mereka sangat ketakutan dengan Geraman layen yang penuh amarah.
Tetapi Aryan, hatinya tidak gentar dan tidak ada rasa ketakutan yang muncul di dirinya. Justru karena Geraman Layen, ia semakin penuh keberanian.
Dan Aryan, berdiri gagah bersama pedangnya yang kusam.
Sedangkan Layen, telah bersiap untuk berlari ke arah Aryan.
Tiba-tiba, didalam benak Aryan, ada yang berbisik.
KAKI NYA...
KAKI NYA...
Hal ini membuat Aryan bingung, ia celingak-celinguk ke udara.
Namun, pikiran Aryan serasa di pukul oleh sesuatu. Bisikan suara lelaki tadi, adalah petunjuk bagi nya.
Tatapan Aryan pun, tertuju pada Layen. Ia angkat dagunya, tanda meledek ke Singa terbang yang telah berbuat ulah selama ribuan tahun.
Lalu, dengan secepat kilat. Layen berlari ke arah Aryan.
Dan Aryan semakin mempertegak kaki nya.
Layen berlari begitu cepatnya, mulutnya tak sama sekali ia buka. Tatapan nya penuh diam namun penuh dendam.
Tiba-tiba, Aryan melempar pedang satu-satu nya itu ke arah kedua kaki kecil Layen. Dan HA ! Layen terjatuh hingga terbaring sakit.
Keempat kaki nya menjadi lenyap, dan Layen berusaha untuk berdiri. Tetapi tidak nampu, sedikit demi sedikit kekuatan Layen mulai sirna.
Kemudian Aryan, menghampiri Layen sambil berjalan pelan. Ia tatap Layen penuh amarah !
"Hmm... Jadi ini si pembuat kacau..... ? Hmm....... Jadi ini si tukang culik.... ? Ha ! Berapa juta anak lelaki yang telah kau makan..... ? Ha ! Dan dimana kekuatan mu sekarang ? Hmm... Bukannya kaki mungil mu adalah sumber dari kekuatan itu......... !?"
Spontan, Layen berteriak histeris. Teriakan nya ini, membangunkan para Pegasus yang terbelenggu.
Lalu pedangnya yang tergeletak di tanah, Aryan ambil.
Layen yang terbaring lemah, berkata.
"Aku telah jatuh cinta kepada kejahatan...... Maafkan Akuuu........"
Dengan penuh keberanian,Aryan berdiri di perut Layen yang lembut sekali. Ia usap perut Layen yang penuh dengan bulu cokelat menawan.
".... Dulu, kamu adalah anak dari Raja Imon dan Ratu Silis. Dulu, ras mu banyak sekali..... Tetapi, setelah kamu menemukan kekuatan hebat di Makedonia. Kesombongan benar-benar membuat mu lupa segalanya, hingga pada akhirnya. Semua ras mu sendiri, kamu bunuh ! dan ujungnya....... Kau hanya menjadi penghuni Pegunungan Pelangipelangi ini. Tak ada teman, selalu buat kacau dan terhina di alam semesta ini........."
Air mata Layen pecah, ingatan nya teringat dengan kejadian 25.000 tahun yang lalu. Dimana, ayah, ibu dan teman-teman serta sesama rasnya masih baik-baik saja.
"Hiksss.......... Aku menyesal......"
Kemudian Aryan berdiri tegap, ia angkat pedangnya ke udara dan siap menusuk perut Layen yang lembut itu.
Layen yang tidak berdaya, hanya bisa menggelengkan kepalanya tanda penolakan.
Awan putih dan biru mulai menggunggung di atas udara. Angin mulai berhembus hebat, dan Layen yang tahu ajalnya sudah didepan mata. Berteriak !
Teriakannya itu, membuat belenggu yang menjerat para Pegasus, lepas.
Dan para Pegasus-pegasus ini, hanya bisa terbelalak penuh tidak percaya ke arah Aryan. Dari mana kekuatan anak lelaki itu berasal ? pikir Pegasus-pegasus itu.
Kilatan besar langsung menyentuh ujung pedang yang tajam, dan kilatan nya dalam sesaat langsung menerangi seluruh dunia.
Aryan yang sudah semakin kuat dan penuh kehebatan, berteriak keras.
"AAAAKUUUU............. AFRILLOOOOOOOS......... !"
HA !
Layen tewas dan langsung berubah menjadi tulang belulang. Pedang Aryan pun, ikut musnah. Dan Aryan hanya bisa terengah-engah !
Tidak lama kemudian, dunia menjadi terang-benderang. Seakan-akan, kejahatan telah berakhir dari muka bumi.
Para pegasus-pegasus itu, hanya bisa terbelalak takjub.
Lalu datang lah kendalim, Efron dan satu teman nya. Mereka akhirnya menunduk penuh rasa hormat ke arah Aryan. Para Pegasus-pegasus yang berada di depan gua pun, ikut menunduk penuh rasa hormat.
Dengan serentak, para Pegasus berkata.
RAJA AFRILLOS TELAH KEMBALI...... !
RAJA AFRILLOS YANG HILANG SUDAH KEMBALI.... !
HORMAT KAMI, RAJA AFRILLOS...... !
Hingga pada Akhirnya, Aryan sadar. Sihir terakhir dari Yusuf yang menguasai tubuh nya. Musnah seketika !
Aryan berkata.
"Aku adalah Afrillos....... ! Aku ingat dahulu, ketika aku di masukkan oleh Yusuf kedalam gua yang aku masuki kembali. Pikiran ku di lupakan, tubuh ku dikendalikan oleh Yusuf. Dan aku benar-benar telah dibodohi oleh Yusuf ! Dan aku diam di puncak Gunung bernama Pangrango, sembari melihat gedung-gedung tinggi jauh dibawah nya. Hingga pada akhirnya, aku ditemukan oleh seorang pria, dan pria itu sampai sekarang menjadi ayah ku. Dan aku, diangkat menjadi anak angkat. Karena aku tahu, kedua orang tua angkat ku tidak pernah memiliki buah hati......."
Kendalim yang sudah berdiri didepan Aryan. Memeluk nya erat,
"Oh sayang ku......... Sudah ku duga, bahwa kamu adalah Pangeran yang hilang itu......."
Tiba-tiba, Aryan terpikirkan Synus.
"... Aku melupakan Synus, dimana ia sekarang.... ?"
Kendalim akhirnya menyeru ke para Pegasus.
"... Temui Synus ditengah-tengah Pegunungan Pelangi iniiiii......... !"
Dan para Pegasus, meringking sembari mengangkat tubuh nya yang indah.
MY TROUBLE MAKER SECRET HUSBAND
Wahh 😱😱 cari Apel?? Enak dong, kalo bisa ketemu Apel saat hacking begitu
Muslihat berkuasa
Saat hati goyah
Maka terjerumus dalam nestapa
Yusuf pasti iri dan cemburu, melihat kebaikan dan kemesraan Firmo
Eh .......siapa cewek yang selalu mengikuti itu 🤔🤔
Itu goa tidak pernah di jamah, kupikir bukan Icallius saja yang takut. Bagaimana tidak 🤔🤔