Menikah bukan karena terpaksa, bukan karena keinginan orangtua, bukan karena adanya hutang, juga bukan karena keuntungan bisnis semata. Tetapi karena ....
Kaili adalah seorang gadis yang memiliki keterbatasan, yaitu tidak bisa melihat. Kaili terpaksa menikah dengan Presdir Lee yang terkenal akan kekejamannya.
Tak ingin membantah Sang Daddy, Presdir Lee terpksa menikahi Kaili yang sama sekali tidak dia cintai. Ketika menikahi Kaili, ternyata Presdir Lee telah menikah lebih dulu dengan kekasihnya yaitu, Yuki. Pernikahan keduanya diketahui oleh semua anggota keluarga dari pihak Presdir Lee. Bahkan, Tuan Shilin merestui keduanya.
Lantas, kenapa Tuan Shilin menikahkan kembali Putranya dengan seorang gadis buta seperti Kalii? Misteri apa yang sebenarnya dia sembunyikan?
Lalu bagaimana sulit kehidupan Kaili selanjutnya? Akankah Presdir Lee mau menerima Kaili sebagai istri? Akankah tumbuh benih-benih cinta antara keduanya?
Sekuel : My Boss Is My Husband
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oniya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
IBPD BAB 29
"Daddy, Mommy. Apa yang terjadi dengan Paman Yong dan Bibi Aurel?" Tanya Lee dengan raut wajah yang begitu khawatir.
"Sebenarnya, tidak ada sesuatu apapun yang terjadi. Hanya saja, Mommy melupakan bahwa nanti malam adalah ulang Bibi-mu Aurel. Mereka mengundang kita untuk merayakannya bersama di pulau pribadi kita." Jawab Nyonya Aeri membuat Presdir Lee lega tapi juga ingin marah karena telah dikerjai oleh sang Mommy.
Setelah menempuh berjam-jam perjalanan, akhirnya helikopter pun mendarat di sebuah pulau pribadi keluarga Mou. Keluar dari helikopter, sudah ada tiga mobil mewah yang siap mengantarkan mereka menuju Villa Keluarga Mou—yang berada di pulau khusus itu. Dengan wajah lelah masing-masing, mereka menuju mobil. Presdir Lee tampak menuntun Kaili untuk masuk kedalam mobil, sedangkan Yuki tampak biasa saja. Dia tidak mempermasalahkan Lee yang membantu Kaili. Presdir Lee terlihat senang, setidaknya dia tidak harus lelah untuk terus berdebat.
Tidak butuh waktu lama, mobil telah berhenti disebuah Villa yang berada didekat pantai. Semua langsung memandang ke arah pantai yang terlihat begitu indah. Hamparan pasir putih, laut perpaduan warna biru dan hijau, langit cerah dengan awan putih bersih, jangan lupakan pohon kepala yang berjejer disekelilingnya. Walau sudah sering berlibur ke pulau pribadi itu, tapi semua tidak berhenti takjub dengan pemandangan pantai paling mempesona yang pernah ada. Jika semua orang terpesona. Maka beda lagi dengan Kaili. Kaili yang tidak dapat melihat apa pun, hanya menghirup udara seger yang dapat menenangkannya.
"Kalian semua sudah datang. Ayo langsung masuk dan istirahat lebih dulu. Kalian semua pasti lelah bukan," sapa Tuan Yong. Tuan Yong adalah adik kandung dari Tuan Shilin.
"Dimana Aurel, Yong?" Tanya Nyonya Aeri langsung mencari keberadaan Nyonya Aurel yang tak lain adalah adiknya.
"Ada dikamar Girren," jawab Tuan Yong menunjukkan wajah sedihnya—kala mengingat nasib malang Putrinya itu.
"Apa Girren masih Trauma?" Tanya Nyonya Aeri turut bersedih.
"Iya, wanita mana yang tidak sedih bila hamil karena diperkosa. Ini semua salahku, andai saat muda aku tidak brengsek, pasti Putriku tidak akan jadi seperti ini." Jawabnya menyalahkan dirinya yang sewaktu muda adalah seorang Cassanova.
"Sudahlah, Yong. Semuanya terjadi bukan salahmu. Tenang saja, bukankah Garren telah pergi untuk mencari siapa pelakunya." Bujuk Tuan Shilin.
"Semoga saja, Kak" jawab Tuan Yong. Yong dan Aurel memilki anak kembar sepasang yang bernama Garren dan Girren. Beberapa bulan yang lalu, Girren ditemukan di sebuah hotel dengan kondisi yang telah dilecehkan. Tuan Yong yakin semua itu adalah perbuatan musuhnya ketika dulu dia masih menjadi ketua Gangster Cruelblood. Karena usianya yang sudah tak muda lagi, Tuan Yong pun menyerahkan Gangster Cruelblood untuk dipimpin oleh Putranya Garren. Saat ini, Garren pergi untuk menyelidiki siapa yang telah merusak adik kesayangannya.
Tuan Yong dan Nyonya Aurel membawa Putrinya untuk tinggal di pulau ini, berharap kondisi Putrinya membaik. Apalagi saat ini, gadis cantik itu tengah mengandung kira-kira tiga bulan.
"Aku akan menemui Aurel dan Girren." Pamit Nyonya Aeri menuju kamar Girren.
Sedangkan yang lainnya, telah duduk rapi di sofa ruang tamu.
"Tenang saja, Paman. Aku juga telah mengirimkan orang-orangku untuk menyelidiki kasus ini. Kita tinggal tunggu saja kabar dari mereka." Saut Presdir Lee.
greget ihkkkk😡
happy ending buat pasangan Lee - Kaili..
tapi sad ending buat Shilin - Aeri.. 😭😭😭
ya walopun emang Aeri udah cukup berumur dan memang mungkin sudah waktunya pulang, tapi tetep aja nyesek bacanya kak..,😭😭😭
sehat2 terus ya kak..
tetap semangat untuk berkarya.. 😘🥰🤩😍
mslh yuki aja blm selesai kok dh tamat
krn pd kejadian itu kai pergi sm tuan garod