NovelToon NovelToon
OVERRATED

OVERRATED

Status: sedang berlangsung
Genre:Roman-Angst Mafia / Romansa Fantasi / Penyesalan Suami
Popularitas:25.1k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Bagi Parrie Rose, dunia adalah medan pertempuran tanpa henti. Setelah kematian ibunya, gadis berusia 20 tahun itu terpaksa tinggal di kediaman keluarga Ford, menghadapi kebencian sang ibu tiri, serta perlakuan dingin keluarga barunya. Label ‘anak haram’ melekat erat di dadanya, menjadikannya sasaran hinaan yang seolah tak pernah usai.

Setitik harapan muncul saat Parrie berhasil masuk ke universitas paling bergengsi di New York melalui jalur beasiswa. Namun, takdir kembali mempermainkannya.
Hari pertamanya di universitas langsung berubah menjadi mimpi buruk saat sosok dari masa lalunya hadir kembali: Dimitriou Kaetos Ashford, putra konglomerat dengan kekuasaan besar, kembali hadir di kehidupannya.

Di antara tekanan keluarga tiri, hierarki kampus elit, dan jeratan obsesi Kaetos,
Akankah Parrie mampu melepaskan diri dari bayang-bayang masa lalunya, atau justru tenggelam dalam jerat permainan Kaetos?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28

Lantai teratas mansion megah keluarga Ashford menyajikan kemewahan yang tenang namun menekan. Dinding-dinding berbalut kayu mahoni tua, karpet tebal bernuansa merah marun, serta aroma tembakau mahal mengisi atmosfer ruang kerja pribadi milik sang kepala dinasti—Giovanni Costa Ashford.

Di dalam ruangan berkubah tinggi itu, keheningan mencekam menyelimuti tiga pria tegap yang berdiri di sekitar meja kerja berukir emas.

Giovanni Costa Ashford duduk di kursi kulit raksasanya, memutar-mutar gelas kristal berisi wiski dengan raut wajah yang sangat dingin dan penuh perhitungan.

Di hadapannya, berdiri Leander Ashford—putra pertamanya sekaligus kakak kandung Kaetos yang memiliki perawakan tegap dan tatapan mata tajam khas keluarga Ashford.

Di samping Leander, berdiri sosok pria paruh baya berambut perak dengan pakaian serba hitam, Lucifer—pria kepercayaan keluarga Ashford yang menangani seluruh urusan gelap dan intelijen Keluarga Ashford.

"Peristiwa lima tahun lalu yang merusak mental dan jiwa adikmu..." Giovanni membuka suara, nadanya rendah namun bergetar oleh amarah yang dipendam bertahun-tahun. "...jelas merupakan aksi balas dendam yang dirancang sangat rapi oleh seseorang."

Leander mengepalkan tangannya kaku. Matanya memancarkan kilatan dendam setiap kali mengingat penderitaan Kaetos yang harus mengonsumsi obat-obatan penenang dan berjuang melawan trauma sentuhan selama lima tahun terakhir.

"Namun hingga hari ini... kita belum menemukan titik terang siapa dalang utamanya, Giovanni," Lucifer menimpali dengan suara berat dan sangat menyesal. "Semua jejak terputus begitu bersih."

Mereka bertiga tahu betul alur kejadian berdarah malam itu.

Wanita pelayan hina yang menjadi alat pertama dalam rencana pelecehan tersebut telah mati mengenaskan di tempat kejadian—dieksekusi Langsung Oleh Kaetos tanpa sempat membocorkan siapa yang menyewanya.

Sementara itu, pria tukang kebun yang terlibat malam itu rupanya hanyalah bidak bodoh. Pria itu memang memiliki kelainan seksual, dan ia langsung tergiur ketika diajak oleh si pelayan wanita karena terpesona oleh rupa dan ketampanan Pewaris muda Ashford.

Pria itu tidak tahu-menahu siapa atasan sebenarnya yang merancang skenario gila tersebut.

Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah dinasti Ashford—keluarga paling berkuasa yang sanggup meruntuhkan tatanan hukum—mengalami kesulitan hebat untuk membongkar kejahatan besar yang justru menimpa putra kandung mereka sendiri. Sang dalang bergerak bagai hantu di balik layar, mengubur rapat-rapat setiap bukti dan saksi kunci.

Giovanni meneguk wiskinya hingga kandas, lalu menatap putra sulungnya dengan pandangan penuh peringatan.

"Jangan katakan hal ini pada Mommy-mu, Leander," tegas Giovanni pada Leander. "Kau tahu bagaimana ibumu. Jika dia tahu tragedi lima tahun lalu adalah ulah orang yang sengaja menargetkan Kaetos, dia bisa meratakan kota ini dan bertindak tanpa kendali."

Leander menganggukkan kepalanya paham. "Aku mengerti, Dad. Mommy tidak boleh tahu sampai kita memegang kepala dalangnya sendiri."

Giovanni mengalihkan pandangannya pada pria berambut perak di hadapannya. "Lucifer... gali dan terus gali masalah ini sampai tuntas! Gunakan seluruh jaringan di Eropa dan Amerika. Aku tidak peduli berapa triliun uang yang harus keluar, cari tahu siapa iblis di balik tragedi lima tahun lalu!"

"Baik, Giovanni. Saya mengerti," jawab Lucifer tegas. Pria paruh baya itu memberi penghormatan singkat, lalu membalikkan badan dan memutar gagang pintu untuk keluar dari ruang kerja.

Namun, tepat saat pintu jati itu terbuka—

Seorang wanita paruh baya dengan keanggunan luar biasa dan kecantikan yang tak memudar oleh usia melangkah masuk dengan raut wajah cemas. Tessa O'Conner Ashford—istri dari Giovanni sekaligus ibu kandung dari Leander dan Kaetos.

Melihat kehadiran sang istri, Giovanni seketika merubah raut wajah dinginnya menjadi lebih lembut, sementara Leander membungkuk hormat menyapa ibunya.

"Apakah ini tentang Kaetos?" tanya Tessa langsung. Suaranya bergetar oleh rasa khawatir yang mendalam. Matanya menatap Giovanni dan Leander bergantian. "Apakah Kaetos mengamuk lagi? Apakah obatnya tidak bekerja?!"

Giovanni berdiri dari kursinya, melangkah mendekati sang istri lalu merangkul bahu Tessa dengan hangat untuk menenangkannya. Pria itu menggelengkan kepalanya pelan.

"Tidak, sayang... Kaetos tidak mengamuk," jawab Giovanni lembut. "Bahkan... aku rasa, sejak bertemu kembali dengan wanita bernama Parrie itu, putra bungsu kita memang sudah tidak memerlukan obat-obatan penenangnya lagi."

Tessa menghela napas panjang, namun raut cemas di wajah cantiknya tidak sepenuhnya hilang. Ia menyandarkan kepalanya sejenak di dada bidang suaminya.

"Tidak, Giovanni... aku sungguh khawatir," bisik Tessa dengan nada bersalah yang amat sangat. "Aku khawatir traumanya akan kambuh jika dia jauh dari gadis itu. Aku khawatir Parrie akan pergi lagi dari sisinya seperti satu bulan lalu."

Giovanni tersenyum tipis, mengusap punggung istrinya penuh kasih sayang. "Kau yang paling mengenalnya, Sayang. Bukankah gadis itu adalah mantan karyawanmu dari yayasan?"

Tessa menganggukkan kepalanya perlahan. Sebuah senyuman hangat dan merindu terukir di bibirnya saat bayangan wajah jernih dan keteguhan mata Parrie melintas di ingatannya.

"Ya..." gumam Tessa lembut. "Aku akan bertemu dengannya nanti. Lagipula... aku juga sedikit merindukan mata teduhnya yang selalu menenangkan itu."

Tessa berjalan mendekati jendela raksasa ruang kerja tersebut, menatap pemandangan pelataran mansion Ashford yang megah namun dingin. Angin sore berhembus lembut menggoyangkan tirai beludru, menciptakan suasana hening yang sarat akan beban masa lalu.

"Parrie Rose..." bisik Tessa pelan, menyuarakan nama itu dengan ketulusan yang teramat dalam. "Gadis itu tidak pernah tahu betapa besar pengaruh kehadiran dirinya di dalam hidup Kaetos. Sejak kecil, Kaetos selalu memutari dunianya sendiri dalam cangkang yang keras dan tak tersentuh. Namun saat Parrie hadir... untuk pertama kalinya aku melihat putra bungsu kita bernapas sebagai manusia biasa yang tahu caranya mencintai."

Giovanni melangkah mendekati istrinya dari belakang, melingkarkan kedua tangan tegapnya di pinggang Tessa dan menyandarkan dagunya di bahu wanita itu. Ia bisa merasakan degup jantung istrinya yang penuh dengan rasa cemas khas seorang ibu.

"Kau tidak perlu secemas itu, Sayang," ujar Giovanni dengan nada suara yang tenang dan berwibawa. "Kaetos adalah seorang Ashford. Jika dia sudah mengunci hatinya pada satu wanita, tidak akan ada satu hal pun di dunia ini yang sanggup merebut gadis itu dari tangannya. Lagi pula, Parrie juga memiliki perasaan yang sama besarnya pada putra kita."

"Justru itu yang membuatku takut, Giovanni," potong Tessa seraya memutar tubuhnya, menatap lurus ke dalam mata suaminya dengan raut wajah yang amat rapuh. "Dunia keluarga kita terlalu gelap dan berbahaya. Musuh-musuh kita bertebaran di luar sana, menunggu celah sekecil apa pun untuk meruntuhkan keluarga kita. Jika musuh-musuh itu tahu bahwa Parrie adalah kelemahan terbesar Kaetos... mereka tidak akan ragu untuk menghancurkan gadis itu demi melumpuhkan Kaetos!"

Leander yang sejak tadi berdiri diam menyimak percakapan orang tuanya, kini melangkah maju satu langkah. Kakak kandung Kaetos itu mengukir sebuah senyuman dingin yang sarat akan dominasi dan ancaman terselubung.

"Jika ada bajingan yang berani menyentuh Parrie Rose..." potong Leander dengan suara rendah yang membekukan, "...maka aku sendiri yang akan memastikan seluruh garis keturunan musuh itu musnah tanpa sisa dari muka bumi ini, Mom! Aku tidak akan biarkan tragedi lima tahun lalu terulang kembali pada Kaetos."

Tessa menatap putra sulungnya, lalu menghembuskan napas panjang yang sarat akan keharuan. Kehangatan perlahan-lahan kembali menyelimuti dadanya saat menyadari betapa kuatnya ikatan darah dan perlindungan di dalam keluarga mereka.

"Terima kasih, Leander," ucap Tessa lembut seraya mengusap lengan tegap putra sulungnya. Wanita itu kembali memandang ke luar jendela, menatap langit sore New York yang perlahan berubah menjadi gelap keemasan.

1
Yusry Ajay
kurang Thor 😁😁up lg🤗🤗
Rosdianah 🌷: author up satu bab saja kak🫶
total 1 replies
Vtree Bona
ko serem yah kak Thor 🥴
Vtree Bona
cocok banget pasangan iseng🤭
Rosdianah 🌷: hehhe🤭
total 1 replies
Yusry Ajay
makasih uda up bnyk Thor 😁😁😁
Nita Nita
kira2 kendrick msh tengil ga ya 🤭
Rosdianah 🌷: kwkwk🤭
total 1 replies
Yusry Ajay
makasih Thor uda up bnyk 🤗🤗
Rosdianah 🌷: oke kak🫶
total 1 replies
safaana
kan kan kanemang Rey itu jodohnya Ken,bagaimana ke depannya ya
Vtree Bona
akhirnya kak Thor
Rosdianah 🌷: hehhe🤭
total 1 replies
winpar
smoga ken sama wanita jdi2an bisa berjodoh yh 🤣
Rosdianah 🌷: hahah🤣
total 1 replies
Vtree Bona
ayo kak pertemukan kembali kasian parie sama kae
Yusry Ajay
semangat up kk Thor 🤗🤗🤗💪
Yusry Ajay
Aduhhh thor nama bayi nya lucu 2🤗🤗
nayla tsaqif
Dahlahhhh ken-rey nikah aja kalian ini,, udah cocok,,
Rosdianah 🌷: wkwkwk🤣
total 1 replies
kagome
ya ampun lidahq blibet baca tu nama
tapi bagus bagus namanya😘
Rosdianah 🌷: author minta maaf ya 🤭
total 1 replies
Asriani Rini
Lagi thor 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Asriani Rini
Akhirnya kebahagian dtg di hidup perri rose
Rosdianah 🌷: happy 🥳
total 1 replies
Yusry Ajay
kembar empat ga kebayang report nya Thor 😁😁
Rosdianah 🌷: wkwkwk tenang banyak uangnya 😭🤣
total 1 replies
safaana
takkan ada yang bisa memisahkan parrie dan kae Rey,,meskipun kamu udah hidup bersama dengan parrie selama 6 bln itu belum cukup mengerti tentang kehidupan parrie dan kae
Rosdianah 🌷: benar kak🥰
total 1 replies
safaana
akhirnya ketemu juga,trima kasih Thor tlah mempertemukan mereka karna bagaimnapun juga melahirkan tanpa di dampingi suami itu menghawatirkan
Rosdianah 🌷: Author nggak tega😭
total 1 replies
Vtree Bona
sedih banget aslinya kak Thor 😭
Rosdianah 🌷: huhuhu😭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!