NovelToon NovelToon
Kawin Gantung

Kawin Gantung

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:51.7k
Nilai: 5
Nama Author: Maya Asviana

Leon dan Valeri bertemu saat gadis kecil itu baru terlahir ke dunia. Ibu mereka yang bersahabat sejak remaja, membuat kedua orang tua itu sepakat untuk menjodohkan Leon Orlando dengan Valeri Elmira.

Rentang usia empat tahun, seolah tak jadi soal bagi kedua sahabat itu untuk menjodohkan anak-anak mereka.

Dan, di sinilah Leon dan Valeri berada.

Leon yang kini berusia tujuh tahun, tengah memangku seorang gadi kecil berusia tiga tahun. Mereka tengah duduk di pelaminan dengan memakai baju pengantin.

Ya, kedua anak kecil itu akan segera melangsungkan pernikahan mereka. Kawin gantung. Itulah istilah yang orang-orang gunakan untuk menamai pernikahan kedua anak di bawah umur itu.

Setelah dewasa, akankah kedua anak itu menerima takdir yang sudah digariskan oleh kedua orang tua mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maya Asviana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KG28

Sejak Valerie menerima masa lalu Leon dengan tulus, kehidupan rumah tangga mereka berjalan harmonis. Valerie kembali menyiapkan pakaian kerja untuk Leon setiap pagi, gadis itu juga kembali memasak dan mengantarkan makan siang untuk Leon.

Leon begitu bahagia karena Valerie kembali mengurusi dirinya. Pria itu begitu menunggu-nunggu kehadiran sang istri di kantornya, setiap hari. Leon bahkan kerap merapikan rambut dan pakaian sebelum Valerie tiba di ruangannya. Dia ingin selalu terlihat tampan di hadapan sang istri.

Pria itu juga berubah menjadi suami posesif.

Hampir setiap jam Leon menanyakan keberadaan sang istri. Leon bahkan kerap melakukan panggilan video jika Valerie tengah berkumpul bersama teman-temannya untuk memastikan tidak ada teman pria yang duduk di samping istrinya itu.

Jika beberapa Minggu lalu Leon masih ingin menyingkirkan Valerie dari hidupnya, kini Leon begitu takut jika Valerie berpaling darinya. Dia jatuh sejatuh-jatuhnya ke dalam lautan cinta Valerie.

“Nah, kan sudah cakep,” ujar Leon sembari menatap pantulan wajahnya di cermin. Leon pun keluar dari toilet, untuk menanti Valerie di ruang kerjanya, seperti biasa.

Tapi, nampaknya, sang istri tiba lebih awal dari biasanya. Karena begitu Leon keluar dari kamar kecil, Valerie sedang berjalan menuju ruang kerjanya.

Leon pun berlari kecil karena tidak sabar untuk mendekap sang istri tercinta.

“Sayaang,” panggil Leon saat tangan Valerie hampir menyentuh handle pintu untuk masuk ke ruang kerja pria itu.

Ya .... Kalian tidak salah dengar.

Leon dan Valerie memang bersepakat untuk saling memanggil dengan sebutan 'sayang.'

Leon langsung mendekap erat Valerie begitu tiba di hadapan pria itu.

“Loh, Abang dari mana? Kok rapi banget,” ujar Valerie sembari memperhatikan rambut Leon yang tampak lebih rapi dari biasanya.

“Habis berdandan di toilet, kan mau bertemu bidadari surgaku,” jawab Leon, kemudian mengecup dahi, pipi, hidung, dagu dan bibir sang istri dengan gemas secara bergantian.

“Abang, ih! Banyak orang. Malu tau!” ketus Valerie seraya memukul lengan sang suami. Leon pun memerhatikan sekitarnya.

Tak peduli tengah mereka sedang berduaan atau berada di kerumunan orang, Leon selalu memeluk dan menciumi gadis itu.

“Kenapa? Mereka semua juga tau kalau kamu istri aku. Lagian, sejak kapan sih kamu tau malu? Biasanya juga malu-maluin,” cebik pria itu.

Valerie kembali memukul lengan sang suami dengan kesal.

“Enak saja!” pekik gadis itu. “Bagaimanapun tidak tau malunya Erie, masih lebih tidak tau malu Bang Leon,” ucapnya lagi. Leon hanya tertawa dan kembali menciumi pujaan hatinya itu dengan gemas.

“Ayo sayang buruan. Aku sudah lapar banget, nih. Nanti suapi aku, ya,” ucapnya seraya bergelayut manja pada lengan Valerie.

Jika dulu Leon selalu menghempaskan tangan Valerie setiap gadis itu menggandeng lengannya, kini, Leon lah yang lebih dulu menyambar tangan Valerie untuk digandengnya.

Valerie tak perlu lagi mengejar cinta Leon secara ugal-ugalan. Karena kini, Leon sudah menunjukkan rasa cintanya pada gadis itu secara ugal-ugalan.

Valerie merasa begitu bahagia dengan pernikahannya. Begitupun dengan Leon. Pria itu bersyukur di malam pertama bulan madu mereka, Valerie memakai lingerie hingga bisa menahannya untuk tak menghampiri Alexa, kala itu.

Jika saja dia memperkenalkan Alexa kepada Valerie dan mengakui jika Alexa adalah satu-satunya wanita yang dia cinta, tentu dirinya tidak akan bisa merasakan begitu bahagia seperti sekarang ini.

Jika dia lebih memilih Alexa, sudah pasti dirinya tidak akan pernah bisa merasakan dicintai dengan tulus, seperti cinta Valerie untuknya.

Leon bahkan berencana untuk merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang pertama dengan pesta besar-besaran. Leon akan menunjukkan pada dunia bahwa dia memiliki seorang istri yang luar biasa cantik paras dan hatinya.

Valerie pun melibatkan kedua sahabatnya untuk membantu menyiapkan acara peringatan ulang tahun pernikahannya yang pertama. Namun, Leon menolaknya.

“Sayang, kan sudah ada wedding organizer. Jadi, kita tidak perlu terlalu terlibat menyiapkan acara itu. Apalagi sahabat-sahabat kamu itu. Tidak ada hubungannya dengan mereka. Apalagi si bocil sok keren itu!” ketus Leon.

“Siapa bocil sok keren? Nico?”

“Iya, dia. Dari awal bertemu dengan bocil itu, aku tidak terlalu suka dengannya. Jadi, tidak perlulah melibatkan mereka,” ujar Leon.

“Bang Leon juga dulu benci banget sama bocil berisik!” ketus Valerie dengan wajah ditekuk.

“Itukan dulu. Sekarang aku mencintaimu dengan ugal-ugalan. Hehe ....”

“Maka dari itu, Bang Leon kan sudah lama tidak bertemu dengan Nico dan Suci. Mereka juga sama seperti Erie. Mereka sudah dewasa. Bukan bocil lagi!” ucap Valerie yang tak terima sahabatnya direndahkan.

“Keluarga Erie sudah tidak ada, Bang. Selain Mami, Papi, dan Bang Leon, merekalah yang selalu ada untuk Erie. Terlebih Nico. Kita sudah bersahabat sejak SD. Jadi, Erie ingin melibatkan mereka di hari-hari bahagia Erie.

“Bukannya Bang Leon ingin mewujudkan dream wedding Erie? Pernikahan impian Erie, melibatkan dan menghadirkan mereka berdua.”

Melihat netra sang istri sudah mengembun, Leon pun mengabulkan keinginan gadis itu.

“Kamu boleh melakukan apa saja,” ungkap pria itu.

Dan di sinilah mereka berkumpul. Valerie, Leon, Nico dan Suci berada di sebuah kafe sebelum bersama-sama mengunjungi beberapa wedding organizer terbaik di Ibu Kota.

Leon tak pernah melepaskan Valerie dari rangkulannya sejak Nico dan Suci tiba di sana.

“Terima kasih ya, Nic, Ci, kalian mau nemenin gue pilih-pilih konsep untuk anniversary pernikahan gue dan Bang Leon. Apalagi lu, Nic. Terima kasih banyak ya,” ucap Valerie. Nico tersenyum lembut dan menganggukkan kepalanya.

Sementara Leon menatap pria itu dengan tajam.

“Si Ikan Remora ini sampai ambil cuti dari kantor, loh, Bang. Semua demi menemani kita,” ungkap Valerie haru. Leon hanya menanggapinya dengan berpura-pura tersenyum pada pria yang duduk persis di hadapannya.

Beginilah kalau punya istri yang tidak peka. Dia tidak tau apa, kalau alasan Bocah sok keren ini hanya untuk bertemu dengannya!

Leon begitu geram karena sedari tadi Nico berulang kali menatap istrinya.

“Sebenarnya alasan Nico cuti bukan hanya untuk menemani kalian,” ucap Suci.

“Lalu, karena apa?”

Nico dan Suci saling tatap dan saling melemparkan senyum.

“Karena kita juga sedang cari referensi untuk pernikahan kita berdua.”

Valerie melongo. Gadis itu masih bingung harus berekspresi seperti apa. Terkejut, bahagia dan kesal menjadi satu. Tapi akhirnya air mata gadis itu tumpah, hingga membuat Suci menggenggam jemari sahabatnya itu. Tidak hanya Suci, Nico pun melakukan hal yang sama.

Rasanya, Leon ingin sekali memotong tangan pria yang sudah berani menyentuh istrinya itu. Tapi Leon berusaha menahan amarahnya karena istrinya tengah tersedu-sedu.

“Tega banget sih kalian baru memberitahukan ini ke gue. Kalian berdua sudah tidak menganggap gue sebagai sahabat kalian ya? Apalagi lu, Ci! Padahal kita satu kampus tapi lu tidak pernah buka obrolan soal pernikahan kalian!” ketus Valerie.

“Lu juga kan sibuk terus sama suami lu. Memangnya lu ada waktu untuk kita berdua?!” balas Nico.

“Gue hanya tidak mau jadi nyamuk kalau berada di antara kalian berdua!”

“Tidak mau jadi nyamuk atau cemburu lu?” sahut Nico.

Leon berang. Pria itu tidak bisa lagi menahan amarahnya. Leon yang sudah tau bahwa Nico menaruh hati pada istrinya sejak dulu, tidak terima dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh Nico.

“Buat apa istri gue cemburu dengan lu! Dia punya suami super tampan dan kaya di sini!”

“Istri lu sendiri kok yang bilang begitu. Dasar Om-om freak!”

1
RieNda EvZie
/Good//Good//Good//Good//Good/
Niè
keren si Nico iihhh....drpd leon..
Niè
gedeg yaa....eman2 valerie....
Namika
bacaan bagus..
Namika
perjuangan cinta valerie yg ugal2an ahirnya hepi ending..
Namika
keluarga besarrr
syumkia
lah Mak..
lalu lanjut d mana Mak
Namika
gws mamak
Namika
😂😂😂
Rita Riau
kebaikan tak akan pernah sia sia permata tak akan kalah walaupun ditimbun kaca,,,
Rita Riau
cuekin aja Rei suami rese mu itu biar dia tau rasa 🤔🤭
Rita Riau
nah ini dia yg ku tunggu" si Leon ketangkep basah terus nyebur ke air comberan,,, tinggalin pergi aja Rei
Rita Riau
nah bener kan Leon nemuin si Alexa,,
kasihan bgt Erie yg di bohongi Leon
awas Leon kamu bakalan nyesel 🤔🤭
Rita Riau
apa mgkin Leon pergi nemuin Alexa
awas ntar ada penyesalan 🤔🤭
Rita Riau
kayak nya ada rencana tersembunyi si Leon ,,, 🤔🤭
Rita Riau
yah,,,, kasihan Erie dgn cinta tulus nya,,,, selagi Erie belum capek ngejar Leon,,,ntar kalo Erie udah diem baru Leon sadar 🤔🤭
Rita Riau
sekarang Leon nolak tapi nanti Leon posesif,,, biasa lah di awal cerita 👍🏻🥰🥰
Rita Riau
nunggu waktu lama tuch baru bisa unboxing 🤔🤭😁🥰
@sulha faqih aysha💞
sebelumnya Valerie di nyatakan hamil 12 Minggu kok ini hamil 9 Minggu yang bener yg mana 🤔
Rita Riau
seru,,, persahabatan jadi besan,,,
perjodohan,,, awal ngelak ujung bucin. diri ku mampir Thor 🙏🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!