NovelToon NovelToon
CINTAKU HANYA SANG MANTAN

CINTAKU HANYA SANG MANTAN

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Beda Usia / Wanita Karir / Romansa / Tamat
Popularitas:153.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rere ernie

Kayla merajut kasih selama hampir dua tahun dengan seorang Dosen di Kampusnya bernama Radit sampai akhirnya mereka bertunangan dan berencana akan segera menikah.

Disaat kecelakaan maut menimpa tunangannya, Kayla baru mengetahui jika dirinya sedang hamil. Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula, setelah tunangannya meninggal dia bahkan dibuang oleh keluarganya karena ketahuan sedang mengandung.

Sampai suatu hari saat Kayla sudah menikah, ada seorang pria yang mirip tunangannya yang sudah meninggal lalu pria itu menghancurkan pernikahannya.

"Bercerailah!" Dengan kearoganan nya, pria yang bernama Melvin itu menyuruhnya bercerai dari suaminya.

Yuk ikuti kisahnya~~~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KENANGAN BURUK

Selama belasan jam berada dalam pesawat, akhirnya Kayla sampai di bandara Paris. Ia turun dengan menenteng kopernya, sudah pagi waktu setempat di Paris.

Tiba-tiba pundaknya ditepuk seseorang, kepalanya berbalik melihat ke belakang.

"Surprise... " Tristan tersenyum manis, dengan kacamata hitam bertengger diatas hidung mancungnya dan koper di tangannya.

"Tris?" Kayla melongo tak percaya.

"Yeah... aku ada kerjaan di Perusahaan cabang. Jadi, disinilah aku sekarang," Tristan nyengir merentangkan kedua tangannnya.

"Kenapa tak bilang kemarin malam?"

"Kejutan Kay, sekarang kamu mau kemana?"

Kayla mengangkat bahunya, "Entah, mungkin mau cari hotel dulu. Cari Apartemen harus teliti juga, gak bisa asal sewa kan."

"Kalau begitu ayo, aku antar cari hotel," ajak Tristan seraya mengambil koper dari tangan Kayla.

"Hei, aku tak mau merepotkanmu Tris," Kayla mengejar Tristan yang sudah berjalan di depannya.

"Aku tidak merasa direpotkan, lagian aku mau pergi ke Apartemen. Kamu tau kan, saat kerja dapat sarana dari Perusahaan. Kita bisa naik taksi bareng, kamu bisa menghemat uang," tangan Tristan melambai memanggil sebuah Taksi.

Kayla menghela nafasnya, menyerah.

Taksi meluncur di jalanan kosong, Tristan melirik ke arah sampingnya menatap Kayla yang memandang keluar jendela.

Kayla larut dalam kenangan buruknya, di kota inilah ia diasingkan oleh keluarganya dan juga tempat ia kehilangan anaknya. Tak terasa air matanya menetes tanpa bisa ia hentikan.

Tristan mengambil saputangan dari sakunya, memberikannya pada Kayla tanpa bicara.

Kayla mengambilnya, "Terimakasih."

Taksi yang mereka tumpangi akhirnya sampai di sebuah Hotel. Tristan memaksa ingin mengantar Kayla sampai dalam tapi ditolak olehnya.

"Baiklah, jika ada apa-apa telepon aku," ujar Tristan saat Kayla sudah turun dari dalam Taksi dengan kopernya.

"Ok, sekali lagi makasih."

Taksi pun berlalu pergi dari depan Hotel, Kayla bebalik badan masuk ke dalam Hotel.

Kayla berjalan melewati lobi Hotel, tapi saat di depan resepsionis ia panik karena dompetnya hilang.

"Ya ampun, dimana aku menjatuhkan dompetku?"

Kayla mencari dompetnya sepanjang jalan di lobi tapi dompetnya tak bisa ia temukan.

"Apa di dalam taksi ya? Tapi aku lupa menyimpan nomer Tristan di ponsel baruku. Bagaimana ini?"

"Ah, aku telepon Thania aja."

Saat panggilan tersambung, suara ceria Thania terdengar. "Kay? Kamu sudah sampai?"

"Ya, baru saja sampai di hotel. Itu Than... dompetku sepertinya ketinggalan saat di dalam taksi. Aku mau minta bantuanmu."

"Bantuanku, mana bisa Kay. Aku di Indonesia, kamu jauh disana, haha. Canda, jadi bantu gimana?"

"Begini... aku sebenarnya juga kaget, saat turun dari pesawat Tristan ternyata datang juga ke Paris katanya ada kerjaan disini. Kamu tau dia datang kesini?"

Lama tak ada jawaban dari sahabatnya itu.

"Tau, Tristan mengajukan proposal sejak lima hari lalu dan di Acc oleh atasan kami. Sorry... tak bilang padamu dulu. Apa kamu gak enak Tristan juga datang kesana?"

"Gak juga, kalau memang ada kerjaan memang harus gimana lagi. Hanya saja, tadi aku naik taksi bareng dia, eh aku lupa save nomernya kan. Aku mau minta nomernya, sepertinya dompetku jatuh di dalam taksi."

"Sebentar, aku kasih alamat Apartemennya sekalian. Jadi kalau dia tak angkat telepon darimu, kamu bisa ke tempatnya."

"Ok Thania, aku tunggu."

Tak lama Thania mengirimi Kayla nomer ponsel dan alamat Apartemen Tristan.

Kayla mencoba menghubungi nomer Tristan tapi mencoba beberapa kali tak diangkat. Akhirnya ia memutuskan naik taksi ke alamat yang diberikan Thania dan akan membayar ongkos taksinya disana.

Dua puluh menit akhirnya Kayla sampai, ia meminta supir taksi untuk menunggu.

Kayla memijit bel pintu, menunggu.

Tak lama, Tristan membuka pintu. Begitu pintu terbuka Kayla langsung mengangkat tangannya menutup matanya, Tristan hanya memakai handuk di bagian bawah tubuhnya tanpa memakai sehelai benangpun di tubuh bagian atasnya.

"Maaf, aku tak sengaja melihatmu," ucap Kayla.

Wajah Tristan pun memerah menahan malu, "K-kay, sebentar. Tunggu sebentar, aku baru selesai mandi," Tristan tak menutup pintunya, ia masuk ke dalam kamar dan memakai T-shirt putih berlengan pendek dan celana panjang.

Tristan kembali menghampiri Kayla yang masih berada di depan pintu, "Kamu kehilangan dompetmu kan? Ini dompetmu."

"Makasih Tris," Kayla mengambilnya.

"Masuklah dulu, istirahat. Kamu sudah capek berjam-jam di pesawat. Sekarang bolak-balik ke Hotel, masuklah dulu."

Kayla menggigit bibirnya, memang ia merasa kelelahan, "Baiklah, sebentar aku harus membayar taksi dibawah dulu, koperku juga ada di dalam taksi."

Tristan menarik lengan Kayla, "Masuklah, aku yang akan kebawah."

Tristan membawa Kayla masuk dan menyuruhnya duduk. Ia masuk ke kamarnya dan mengambil dompetnya lalu pergi kebawah.

Tak selang berapa lama, Tristan kembali dengan koper Kayla di tangannya.

"Aku buatin dulu teh ya, atau mau kopi? Sebentar, apa ada persediaan disini gak ya?" Celoteh Tristan sambil berjalan ke ruang penyimpanan.

Tristan membuka pintu lemari atas lalu membuka pintu lemari lain, ternyata lemarinya kosong. Ia membuka lemari dingin dan hanya ada botol air mineral.

"Maaf, kamu tau aku juga baru datang. Jadi, hanya ada minuman ini. Sepertinya pegawai Perusahan cabang yang menyimpannya untukku saat tau aku akan tinggal disini."

Kayla tersenyum dan mengambil botol membuka penutup botol lalu meminumnya. "Ini sudah cukup, makasih."

Tristan sedikit gugup karena tak menyangka akan berdua saja bersama Kayla di dalam Apartemen.

"Kay, untuk menghemat uangmu. Gimana kalau kamu tinggal bersamaku disini? Tunggu, jangan salah paham," Tristan buru-buru berkata saat melihat Kayla membuka mulutnya, pasti ingin menolak.

"Aku tak akan macam-macam Kay, lagipula disini ada dua kamar. Kamu tidak tau kan sampai kapan kamu akan mencari anakmu, kamu bisa menghemat uang."

Kayla memainkan tangannya, disatu sisi perkataan Tristan benar karena ia juga belum punya pekerjaan lagi. Tapi ia juga tau perasaan suka Tristan padanya, ia hanya tak ingin terlalu memberi harapan.

Tristan melihat kebingungan Kayla, "Aku takkan berharap apapun padamu Kay, aku memang menyukaimu tapi jika kamu tak ingin aku mendekat dan hanya ingin terus berteman aku takkan melewati batasan itu."

Kayla bimbang tapi akhirnya mengangguk, "Baiklah, aku tinggal disini. Tapi, aku tak ingin memberimu harapan apapun Tris."

Tristan tersenyum, dengan Kayla menerima ajakannya tinggal bersama pun sebenarnya sudah memberikannya harapan.

"Tentu saja, baiklah kamarmu di sebalah kiri. Istirahatlah."

Kayla sekali lagi berterimakasih, berjalan masuk ke dalam kamar yang ditunjuk.

1
ayu cantik
bagus
Annie Soe..
Konflik2 aktor utamanya jelas tp terkesan penyelesaiannya dipaksakan.
Mungkin krn episodenya pendek,
Tetap enak dibaca & menghibur siy,
thanks thor..
Rita Juwita
bagus thor...
sansan
Jarvis humoris begitu... lama" Renata pasti lah bucin juga.. bagus ceritanya.. konfliknya ngga berat..
kurnia rahayu
Luar biasa
Ray Aza
panitia surga jareee.... 🤣🤣🤣🤣
Unai
menetes air mataku....yg kuat ya kay
Unai
ikur tegang..
༄⃞⃟⚡ѕ⍣⃝✰ͩяᷨσͬѕͦηᷠαͥαᷜ 🏀
kk re.. huaaa kok uda end.... blum rela tpi yh uda ditggu up up yg lain nya yh kk.. smngat trs kk 🏃‍♀️
༄⃞⃟⚡ѕ⍣⃝✰ͩяᷨσͬѕͦηᷠαͥαᷜ 🏀
cie renata...... yuk gas trs jarvin
Yunia Afida
semangat terus💪💪💪💪💪, tak tunggu ekstra part ya kisah perjuangan jarvis renata, thania tristan
Yunia Afida
ku kira renata ternyata sabrina to
Yunia Afida
berarti kayla masih saudara renata sama ayah tapi beda ibu
Yunia Afida
jangan jangan kayla anak pak Ahmad
Yunia Afida
🤣🤣🤣🤣🤣renata keceplosan ya
Yunia Afida
saking bahagia ya
Yunia Afida
shock dan sedih banget itu😭😭😭😭😭😭😭
bonusnya anu ya nel🤭🤭🤭
yey tamattttt💗💗
Yunia Afida
jarvis tulus dan baik, semoga renata mau menerima jarvis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!