mengisahkan penderitaan seorang gadis bernama tiara zaskia (ara) karna perjodohan yang dilakukan kedua orangtuanya dengan seorang CEO dingin nan kejam bernama rifqi yulandres.. ara harus menahan rasa sakit hatinya akibat ulah suaminya juga harus menahan rasa sakit ditubuhnya akibat penyakit mematikan yang dideritanya.. mampukah ara berjuang melawan mautnya dan mendapat cinta rifqi?
"jika matiku membuatmu bahagia aku siap mas.. bunuh aku sekarang dengan tanganmu sendiri.. jikalau aku mati ragaku mungkin akan hilang dari bumi tapi cintaku akan terus mengikuti langkahmu" _ara
"aku tidak akan membiarkanmu mati dengan mudah.. akan kubuat hidupmu menderuta hingga kau sendiri yg menghabisi nyawamu"_rifqi
mampukah ara meluluhkan hati rifqi? apakah akhirnya rifqi mencintai ara?.. ikuti kisahnya CINTA TUAN AROGAN
kisah ini hanya karangan penulis bukan kisah pribadi.. maaf apabila ada kesalahan kata ataupun kesamaan nama tokoh maupun kisah.. semata mata bukan sebuah kesengajaan..
no plagiat..
#klu ga suka ga usah dibaca..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANIVITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kepelukan yang lain
" cukup mas ... cukuppp!! kau tak apa menghinaku.. tapi jangan pernah menghina keluargaku dengan kata katamu itu.. walaupun mereka bukan orang kaya tetapi setidaknya mereka mempunyai hati dan perasaan bukan sepertimu"
rifqi pun geram.. ia mendekat ke ara
***
deg
deg
deg
jantung ara terpompa cepat.. antara getaran cinta dan juga rasa takut bila suaminya akan menyakitinya.
melihat ara gemetar, rifqi menyeringai menyeramkan..
" aku suka melihatmu tersiksa"
rifqi langsung mencengkram dagu ara
" sa - sakit mas"
"sudah kubilang aku suka melihatmu tersiksa"
bentak rifqi
rifqi pun melepaskan cengkramannya
ara menunduk meneteskan air matanya
"apa kau benar benar ingin melihatku menderita dan kesakitan mas?"
" yhap benar"
" kau akan melihatnya beberapa bukan lagi.. ketika aku pergi dari sini.. pergi dari sisimu menuju pelukan yang lain.. sampai kau tak mampu melihat maupun mencariku walaupun kau mengerahkan semua harta bendamu untuk mencariku"
" bagus kalau gitu.. aku juga tidak akan membuang hartaku sia sia untuk sebuah sampah sepertimu" jawab rifqi sambil tersenyum sinis
ara mengucapkan kata kata itu.. ingin sekali ia mengatakan bahwa ia memiliki sebuah penyakit yang akan membawanya ke sisi sang pencipta.. ia ingin berteriak sekencang kencangnya mengatakan bahwa dia sedang dalam perjalanan menuju mautnya..
sedangkan rifqi? ia mengira ucapan ara adalah tentang perceraiannya dengan dirinya.. dan untuk kata "kepelukan yang lain" ia mengira maksudnya ara akan bersama alex.
rifqi meninggalkan ruangan dengan hawa mencekam itu
ar hanya melihat punggung suaminya yang melenggang keluar itu..
ara langsung menangis histeris.. seperti orang yang dalam keadaan benar benar depresi..
entah ada bujukan dari mana, tiba tiba aldy ingin menjenguk ara.. entah kenapa perasaanya tidak enak.. ia menduga ada hal buruk yang terjadi kepada ara..
ceklek
pintu ruang rawat ara dibuka aldy..
aldy yang melihat ara histeris langsung mendekat dan medekap ara dalam pelukannya.. ara hanya diam saat dipeluk aldy.. rasanya nyaman seperti dalam pelukan rifqi tadi.. ia menagis di dekapan aldy.. hatinya sesak.. ia ingin menyerah.. ia ingin tuhan segera membawanya
"aku menyerah kak .. aku menyerah.. aku sudah kalah.. aku ingin pergi kak.. aku ingin pergi.. katakan pada tuhan untuk segera membawaku.. katakan padanya kak.. Tuhannnn bawalah aku bersamamu.. aku ingin segera bertemu denganmu.. aku lelah tuhann aku lelah dengan takdirmu yang terus menyakiti hatiku.. " ucap ara histeris disela tangisnya
"keluarkan semua ar.. keluarkan semua unek unek dan emosimu ar.. aku disini.. berbagilah beban kepadaku.. anggap aku kakakmu" ucap aldy
ara tidak menjawabnya.. ia hanya bisa mengeluarkan tetesan air matanya.. hatinya tercabik cabik ketika mengingat kisah rumah tangganya yang begitu miris
" tuhan, kenapa dia diberi penderitaan seperti ini? apa salahnya hingga kau membiarkannya memikul beban seberat ini.. angkatlah penderitaanya tuhan" gumam aldy dalam hatinya..
aldy ikut meneteskan air matanya
"tuhann apa salahku hingga kau menghukumku seberat ini aku ingin menyerah tuhann.. apa kau dengar ucapanku?" ucap ara yang semakin keras
ruangan ara memang kedap suara..yha karna memang ruangan VVIP jadi pastilah lengkap fasilitasnya.
aldy yang melihat ara semakin histeris pun menekan tombol nursecall.. beberapa saat kemudian dokter nita datang ke ruangan ara dengan membawa suntikan.. ia memberi ara obat tidur agar ara tenang dan tidak histeris lagi.. ia takut jahitan di area bawahnya akan tebuka lagi
Jangan lupa
VOTE
COMEN
LIKE