JANGAN DIBACA! Revisi total
***
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
27
So happy reading
.
.
.
.
"Diem! gue mau nyanyi, yang gak stay gue gak mau temenan sama kalian lagi." Tuturnya dengan menatap keseluruhan anggota Antranos yang hadir dengan tatapan tajam
"Gue balik lah, males gue temenan sama upil laron"Cakra berkata dengan menaruh kembali gitar ketempat semula
Arga mencekal lengan cakra"heh mau kemana lo cebong, lo disini mainin gitar" cakra hanya memutar bola matanya"lo mau nyanyi ku menangis?
dasar korban ikan terbang!" tukas cakra
"Bacot"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Andai saja waktu itu tak kutunda
'Tuk ungkapkan isi hati kepadanya
Mungkin dia jadi milikku
Bahagiakan hariku
Oh, tetapi kenyataan tak begitu
"Dasar bucin, Rhea nganggep aja kagak awokawok" Cakra bergumam dengan meledek
Di saat 'ku mencoba merajut kata
Dan berharap semua menjadi sempurna
Tiba-tiba ada yang lain yang mencuri hatinya
Hilang sudah kesempatanku dengannya
Rhea menatap Arga dengan bingung.
"dia nyanyi buat gue?kenapa matanya ngelirik sini mulu"gumam Rhea bingung. ia celingak celinguk menatap sekelilingnya
"Dia nyanyi buat dedemit sayang. jangan dipikirin"Sahut gara
"oh"Rhea hanya ber oh ria"Sarap suami gue"batinnya
Terlambat sudah semua kali ini
Yang kuinginkan tak lagi sendiri
Bila esok mentari sudah berganti
Kesempatan itu terbuka kembali
Akan kucoba lagi
"Coba ngerebut? wakakak mana mau Rhea sama si
kuaci rembo" Zayn tergelak"Siap-siap tarung di kandang Beruang awokawok"timpal Algi Dengan menjambak keras rambut Zayn, yang membuat Zayn memekik
Cukup sudah kesalahan kali ini
Jangan sampai semua terulang kembali
Keraguan dalam hatiku harus kubuang jauh
Bila ingin mendapatkan yang terbaik
Terlambat sudah semua kali ini
Yang kuinginkan tak lagi sendiri
Bila esok mentari sudah berganti
Kesempatan itu terbuka kembali
Akan kucoba lagi
Pengalaman pahit yang kujadikan pelajaran
Dalam hidup yang tak akan terlupakan
Oh, jangan menunda sesuatu untuk dikerjakan
Jangan tunda, jangan tunda
"Giliran disuruh emak beli tempe aja nunda-nunda, gaya lo kuaci"Cibir fira
Terlambat sudah semua kali ini
Yang kuinginkan tak lagi sendiri
Bila esok mentari sudah berganti
Kesempatan itu terbuka kembali
Terlambat sudah semua kali ini
Yang kuinginkan tak lagi sendiri
Bila esok mentari sudah berganti
Kesempatan itu terbuka kembali
Akan kucoba lagi
Ho-o ... akan kucoba lagi
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
"Huu suaranya bikin gue meleleh" ujar Anisa yang merupakan salah satu sepupu dari Gara. menatap Arga dengan memuja
Amila mengangguk setuju, dia mengamati semua teman abang sepupunya itu, "hooh. astaga naga buaya, temen bang saga cakep-cakep banget.bibit unggul, apalagi yang dipanggung sama yang diem aja dari tadi" kata mila dengan antusias"Kesana yuk, siapa tau mereka nyantols ama kita."
"hayuk"ujar nisa semangat
Balqis menggeleng keras tanda menolak. dia paling tidak suka jika harus berdekatan dengan teman abang sepupunya itu, selain malas kena gombal dari cakra si buaya laut,dia juga malas jika harus bertemu Arga yang meurutnya sangat menyebalkan.
Dari ketiga sepupunya, Gara dan juga sisil memang paling dekat dengan keluarga balqis. papa balqis merupakan adik dari bundanya
"Gak mau!" katanya keras
"Kenapa sih?lo gak mau deket sama kak rhea?" tanya nisa
Balqis kembali menggeleng "ya mau lah. tapi..."
"Gak ada tapi-tapian"interupsi mila dengan menarik tangan keduanya mendekati kedua mempelai dan teman-temannya
Balqis hanya bisa mengehela napas panjang
"Halo kakak-kakak" sapa nisa dengan senyuman memikat yang membuat zayn dan cakra langsung mendekatinya
"Eh ada dedek gemesnya abang" nisa hanya tersenyum menanggapi. dia memang sudah dari smp menyukai cakra, entah mengapa ia bisa menyukai lelaki yak tak pernah setia itu!
"Kak cakra makin ganteng aja" puji nisa dengan mengerling genit"ya iya dong! kamu mau gak jadi pacar kakak?" cakra yang dipuji pun merasa besar kepala, dengan sengaja ia menoel dagu nisa yang tersipu itu
"Pacar kakak yang keberapa?" tanya nisa penasaran
Skakmat
"Aduh ni cewe,kalo gue jujur. dia pingsan gk ya?"batin cakra bertanya
"YANG KE 20" sahut arga dengan berjalan mendekati semuanya. perhatianya teralihkan kala dirinya melihat satu sosok makhluk yang pernah memakinya didepan umum
"20? wow sama kayak aku dong" jujur mila
"20 itu cuman dikelas ips1, kalo sesekolah gue tebak hampir 200, belum tetangga,anak sekolah lain. tante-tante butuh belaian, bayi pun dia embat"imbuh Fira menatap tak suka kepada cakra. dengan cepat dia menarik tangan nisa menjauh
Ketiga sepupu gara menganga, apa tadi?200?bayi?tante?
"Woy sekate-kate lo gentong ajaib"cakra menarik tangan fira kasar"lo ikut gue"tuturnya dan langsung menarik tangan fira menjauh pergi meninggalkan semuanya dengan pandangan bertanya-tanya
Arga menatap adik sepupu dari temannya itu dengan tatapan mengintimidasi.
"Disini juga lo balbal" kata arga
"Balbal? nama saya B.A.L.Q.I.S okay bukan balbal!" sahut balqis ketus. mengeja namanya dengan menatap garang arga yang tengah tersenyum meremehkan
Arga berbalik,menghiraukan balqis yang tengah kesal kepadanya.berjalan mendekati kedua mempelai dan langsung memeluk gara "Congrats on the marriage, and here to making that dream come to life!" tuturnya dan langsung melepas pelukan keduanya menuju rhea. hendak memeluk rhea tetapi dicegah gara yang merapatkan tubuhnya dengan rhea
"wowo posesif amat huh"'keluh arga
dengan menepuk pelan puncak kepala rhea yang membuat gara mendelik
" RHEA, GUE TUNGGU JANDA LO" teriaknya yang langsung melesat menarik tangan balqis dan membawanya pergi
Gara menggeram,ingin sekali dia mengejar dan memukul sahabatnya itu, paling tidak koma setahun lah.
untung-untung koma bukan dead yakan!
Sedangkan rhea mendelik mendengar perkataan arga, "bisa-bisanya dia nungguin gue janda!"batin rhea menggerutu
"Ini kenapa arga sama si cakra seenaknya narik anak orang sih?" tanya reva
"Kenapa sih? lo mau juga gue tarik hm?" orion berujar dengan mengerlingkan matanya
Reva menggeleng"gue boro-boro mau ditarik sama lo, natep lo aja males!"
Zayn menepuk bahu orion keras "Sabar bang, jangan dimasukin hati, Reva emang gitu suka..."
"Suka apa hah?" reva mengintrupsi
"Suka tsundere" bukan Zayn yang menjawab melainkan Orion "lo naksir gue kan rival"imbuhnya dengan mengusap pelan dagu lancip reva
Reva menepis tangan kokoh orion
"listen to me orionaga alexander..."orion meletakan telunjuknya dibibir ranum reva
"Orion Alexander" interupsi Orion cepat
"Gaada naganya!" sambungnya dengan menjepit hidung mungil reva yang membuat si empu memukul keras dada bidangnya "GUE GAK BISA NAFAS ORIONAGA"
"Masa?itu lo nafas" ujarnya yang dibalas tatapan tak suka dari reva. dengan malas reva pergi meninggalkan semuanya yang diam-diam diikuti oleh Orion
.
.
.
TBC
.
.
.
,ᵕ̈ ᴹᴼᴿᴺᴵᴺᴳ 🌵 ᵕ̈ 🌵 ᴹᴼᴿᴺᴵᴺᴳ ᵕ̈
awas typo bertebaran,,,,audah