NovelToon NovelToon
Ketulusan Cinta JONATHAN

Ketulusan Cinta JONATHAN

Status: tamat
Genre:Duda / CEO / Ibu Pengganti / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:535.6k
Nilai: 5
Nama Author: Rossy Dildara

Akibat insiden penculikan dan pemerkosaan, Syifa menjadi trauma serta takut jika berdekatan dengan seorang pria, selain Abinya. Termasuk kepada Joe, yang telah menjadi suaminya.


Semua hal yang dialami Syifa, seolah menyulitkan Joe. Jangankan untuk melakukan malam pertama setelah pernikahan, duduk bersebelahan saja gadis itu merasa enggan.

Namun, seolah tak ada kata 'menyerah' di dalam kamus hidup Joe. Sehingga sampai sekarang pun—dia masih berupaya meluluhkan serta mengejar cinta duplikat dari mendiang istrinya itu. Dan tanpa diduga, rasa cinta pria itu terhadap Syifa semakin hari menjadi semakin dalam.


Akankah ketulusan cinta dari seorang Jonathan mampu membuat Syifa mengikis rasa traumanya? Dan apakah benar, Syifa telah diperkosa? Sebab Syifa sendiri tak ingat dengan semua itu.


Semua jawabannya hanya ada di novel ini, yuk baca~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rossy Dildara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Gantengan

"Biar putih lah! Diem dulu kek, Abi akan keluar satu jam lagi!"

"Lama amat. Itu di depan ada tamu, Bi! Cepatlah!"

Ceklek~

Pintu itu terbuka, dan sontak Umi Maryam terkejut lantaran kepala Abi Hamdan yang terpenuhi busa sabun menyembul dari balik sana.

"Astaghfirullahallazim! Abi!" teriak Umi Maryam sambil menyentuh dada. Jantungnya seketika berdebar kencang lantaran sungguh kaget.

"Umi kenapa? Dan siapa tamu yang diluar?"

"Kenapa, kenapa, orang kaget!" omel Umi Maryam. "Lagian, kenapa juga itu busa banyak banget, sih? Cepat bilas dan udahan lulurannya! Orang tua Joe ada diluar!" Sambil menggerutu, Umi Maryam melangkah keluar dari sana.

Abi Hamdan pun langsung menutup pintu, lalu menuju bak air dan mengguyur semua tubuhnya yang terpenuhi sabun mandi.

"Ah, padahal aku belum lama pakai lulur. Tapi malah sudah dibilas gara-gara orang tuanya si Jojon datang." Abi Hamdan menggerutu. Dia tampak kesal.

Padahal, di dalam aturan pemakaian—body scrub itu hanya didiamkan 5 sampai 10 saja sebelum akhirnya dibilas. Namun menurut Abi Hamdan, lebih lamanya krim itu menempel ke kulit—malah makin bagus dan lebih meresap. Supaya cepat berkhasiat juga tentunya.

Dan ternyata, body scrub yang Abi Hamdan pakai hanya untuk arena tongkat dan telornya saja. Tidak dengan seluruh tubuhnya.

Sebab yang dia idam-idamkan untuk putih adalah asetnya. Supaya tak minder.

Tapi bukannya akan aneh, ya, jika hanya asetnya saja yang putih tapi tidak dengan seluruh tubuhnya? Bisa-bisa Abi Hamdan akan mirip seperti kotoran cicak yang memiliki dua warna berbeda.

Tapi ya sudahlah, terserah dia saja. Toh, yang menjalani hidup adalah Abi Hamdan.

'Besok-besok ... aku harus bangun lebih pagi dari biasanya dan langsung mandi saja. Biar enak, lulurannya bisa lama,' batin Abi Hamdan penuh tekad.

Setelah selesai mandi serta memakai pakaian, Abi Hamdan langsung keluar dari kamar. Kemudian duduk bergabung bersama Papi Paul, Mami Yeri dan Umi Maryam.

"Maaf menunggu lama, Bu, Pak," ucapnya sambil tersenyum.

"Nggak apa-apa Pak Hamdan," sahut Mami Yeri membalas senyuman.

Umi Maryam mengerutkan keningnya sambil memerhatikan wajah, leher serta tangan sang suami. Pasalnya lebih cerah meskipun tak terlalu kentara.

"Habis mandi kok Abi kelihatan gantengan sih? Pakai apa?" tanyanya penasaran. Selain itu, aroma pria itu juga tercium lebih wangi dan juga wanginya sangat berbeda dengan sabun yang biasa mereka pakai.

"Ah Umi ini ngomong apa, sih?" omel Abi Hamdan yang terlihat malu-malu. Kedua pipinya itu langsung merona dan dia pun mengalihkan pandangan.

"Abi memang ganteng dari dulu kali, Uminya saja yang ke mana? Kok baru muji sekarang?" tambahnya yang memang sangat senang jika dipuji oleh sang istri. Umi Maryam juga satu-satunya wanita yang mampu membuatnya bertekuk lutut. Cinta pertama yang juga berharap menjadi cinta terakhir.

'Berarti produknya si Jojon beneran nggak kaleng-kaleng. Baru sekali pakai sabunnya saja udah dipuji ganteng aku, apalagi kalau sebulan sampai setahun? Bisa-bisa ... Jojon pun iri, ngerasa kalah saing,' batin Abi Hamdan yang begitu berbunga-bunga. Bisa dibilang, seumur hidup bersama—baru kali ini istrinya itu mengatakan jika dirinya ganteng. Tentu hal tersebut mengundang banyak sekali kekagumannya pada produk milik sang menantu. 'Umi juga harus melihat tongkatku nanti malam, dan kira-kira ... dia akan memuji juga nggak, ya?'

"Nggak ah, Bi, baru sekarang Umi lihat gantengan. Abi juga pakai apa, sih? Kok wangi banget?" Umi Maryam langsung duduk di sofa dekat suaminya, lalu mengendus dalam aromanya.

"Dari aromanya sih kayak familiar gitu, ya?" Papi Paul menyahuti. Dia juga tentu punya hidung dan dapat menciumnya. Produk milik anaknya tak mungkin dia lupakan, sebab dia sekeluarga juga memakainya.

"Kayak sabun mandi produknya si ...." Belum sempat Mami Yeri meneruskan ucapannya, tapi tiba-tiba Abi Hamdan langsung menyerobot.

"Ngomong-ngomong, kedatangan Bapak dan Ibu mau apa, ya?" Bukan maksud ingin tidak sopan, bersikap seperti itu. Hanya saja kalau sampai ketahuan Abi Hamdan ikut memakai produknya Joe karena ingin tongkatnya putih—dia tentu akan malu sendiri. Ini tentang sebuah harga diri.

"Oh. Mau membahas masalah resepsi Joe dan Syifa, Pak," jawab Mami Yeri. "Aku dan Papinya Joe ingin segera mengelar pesta, supaya semua orang tau ... Joe sudah menikah lagi," tambahnya.

"Oh boleh, Bu." Abi Hamdan menganggukkan kepalanya. "Kebetulan Syifa juga sudah sehat, jadi kapan rencananya?"

"Lusa bagaimana, Pak? Soalnya hari ini 'kan langsung mencetak undangan," usul Papi Paul.

"Boleh." Abi Hamdan mengangguk.

"Tapi aku maunya, nanti Joe dan Syifa pakai hanbok ya, Pak, pas pestanya," pinta Mami Yeri. "Baju pengantinnya dua. Siang hanbok dan malamnya Syifa pakai gaun."

"Masa si Syifa dan Jojon, eh maksudnya Joe pakai handuk? Apa nggak malu mereka nanti?" tanya Abi Hamdan yang meralat ucapannya.

"Hanbok, Pak, bukan handuk," sahut Papi Paul membenarkan ucapan besannya yang salah.

"Hanbok itu pakaian tradisional orang Korea, Pak," balas Mami Yeri, kemudian menjelaskan. "Meskipun Joe sudah lama tinggal di Indonesia, tapi aku nggak mau dia meninggalkan pakaian adat tanah kelahirannya."

"Jadi benar, ya, Bu Yeri orang Korea asli?" tanya Umi Maryam. Pertanyaan itu sudah keluar dari pembahasan tentang resepsi anak-anak mereka.

"Benar." Mami Yeri mengangguk. "Ibu dan Ayahku orang Korea Selatan. Hanya saja mereka sekarang sudah almarhum."

"Memangnya beneran ya, Bu, Jackie Chan itu bukan orang Korea?" tanya Abi Hamdan. Pembahasannya makin melenceng saja.

"Kurang tau aku, Pak." Mami Yeri menggeleng bingung.

"Jackie Chan itu orang Hongkong, Pak." Papi Paul menyahuti. "Aku kebetulan pernah ke Hongkong dan bertemu dengannya."

"Serius?" Abi Hamdan dan Umi Maryam berucap secara bersamaan dengan kedua mata yang melebar sempurna. Mereka tampak kaget.

"Iya. Ada fotonya kalau Bapak dan Ibu nggak percaya." Papi Paul merogoh kantong celananya untuk mengambil ponsel lipatnya, kemudian memperlihatkan sebuah foto dirinya dan Jackie Chan di sana.

Umi Maryam dan Abi Hamdan langsung menatap takjub, tapi yang terlihat sangat berbinar adalah Abi Hamdan. Sebab dia sendiri juga sangat menginginkan untuk bisa bertemu Jackie Chan.

Pria sipit itu salah satu aktor yang hampir semua filmnya banyak ditonton Abi Hamdan. Dan poin utama yang membuatnya suka adalah karena dia pandai bersilat.

"Ini bukan editan, kan, Pak?" tanya Abi Hamdan memastikan. Meskipun gambarnya sangat jelas, tapi tetap dia merasa tak yakin.

"Mana mungkin editan. Ini asli," jawab Papi Paul jujur. "Tapi foto ini sudah lama, mungkin sekitar 3 atau 5 tahun yang lalu."

'Lho, aku juga pengen foto bareng sama Mas Jackie,' batin Abi Hamdan sedih.

"Bapak sekalian minta diajarin silat nggak, sama Jackie Chan?" tanya Abi Hamdan yang kembali bertanya.

"Nggak, Pak." Papi Paul menggeleng.

"Kok enggak? Kalau aku yang diposisi Bapak sih ... langsung minta diajarin silat," sahut Abi Hamdan. "Kapan lagi, coba, bisa silat bareng artis terkenal? Iya, kan?"

"Masalahnya pas foto itu diambil, dia sedang—"

"Kok jadi bahas Jackie Chan, sih?" potong Mami Yeri cepat dan tampak marah. Sehingga Papi Paul tak jadi meneruskan ucapannya. "Ini gimana masalah hanbok? Jadi setuju atau nggak?" tanyanya lagi. Kembali mengingatkan pada pembahasan yang utama.

...Sabar ya, Mami Yeri🤣 besanmu memang agak lain dia. Gelarnya aja Ustad, tapi dalemnya pelawak 😆...

1
NikenIka Ika
ngikut aja deh kak thor.. yg penting masib bisa nikmatin karya karya kak rossy🥰 Aq seneng banget bacanya kak. lucu, gokil, ngangenin, plus nambah banyak pengetahuan buatku😍. Semoga sehat selalu kak rossy.. semoga sukses selalu🤲🤲🤲
NikenIka Ika
hadeee gitu aja diributin bos bos.. ini kan jg cerita fiktif. Kak author uda bikin cerita sebagus ini malah nuduh macem². Kalo gak suka skip aja bos. jangan bikin kak author jd drop. masih banyak kok fans kak author yg setia seperti aq. Uda tau soal agama ras, suku itu sensitif gt aja dibesar²in. berkat baca novel kak author aq yg sesama muslim aja banyak dpt pgetahuan baru, terutama ttg wudhu, ttg junub dll. Masing² orang/ karya itu ada plus minusnya bos. yg plus bisa dicontoh yg minus bisa dibuang, gt aja kok repot😅. Buat kak rossy author ttp semangat kak, jangan diambil pusing. Semoga sehat selalu kak rossy.. semoga sukses selalu
🤲🤲🤲. Ditunggu lg y kak novel sekuel juna cs dkk😍
IG: @rossy_dildara: terima kasih banyak kak 😍😍
total 1 replies
NikenIka Ika
kak yg novel nissa mommynya juna judulnya apa ya?
NikenIka Ika
semangat trs kak rossy.. aq selalu nungguin novel karya kak rossy. awalnya aq kira novel baru trnyata ada robert dan juna cs langsung deh kupantengin trs🤭😍🤣.
Imang Tiah
Luar biasa
LAILATUN NI'MAH
papi Paul trauma dengan hompimpah🤣🤣🤣
LAILATUN NI'MAH
jadi penasaran ini Yumna asli atau Yumna bohongan ya🤔🤔
LAILATUN NI'MAH
dasar cucu durhakim🤣🤣🤣🤣
Nita Emes
ngidam si Joe
Yeni Suhaeti
l
Amisaroh
yah tamat ya😭
Anik Trisubekti
Terimakasih kak @Rossy Dildara ditunggu karya selanjutnya ,requests kisahnya Gundul in the genk ya 😘😘😘
IG: @rossy_dildara: okeeee
total 1 replies
Amiergaharu
bikin the geng botak dewasa thor.pasti seru tuh
IG: @rossy_dildara: iya, kak, ditunggu ya
total 1 replies
Eva Karmita
sebenarnya belum ikhlas tapi kalau dilihat keluarga om Joe Anderson sudah bahagia ya ngak papa lah ditunggu kisah anak" nya nanti otor 😍 , terimakasih otor sudah menemani hari" ku Slam sehat bahagia dan sukses selalu untuk otor ku 🙏🤗😘
IG: @rossy_dildara: sama² kak Eva😍
total 1 replies
Titi lestari Tari
terima kasih kak othor ... kak othor is the best smoga kedepannya akan lebih dan lebih baik lagi, slmt tinggl klrga joe and syifa smga bhgia
Titi lestari Tari: ya kan masih ada cerita yg lain wkwkwkk...ada om ganteng ada ustadz yunus 😁
total 2 replies
Evrida
Terima kasih Thor karyamu sangat luar biasa ditunggu karya karya lainnya

Meskipun belum rela tamat tapi ndak ppa lah om joe beserta syfa sekeluarga sudah hidup bahagia 😂😂😆😆
IG: @rossy_dildara: sama²😍
total 1 replies
fee2
yah kok tamat seh belum rela ini.... semoga keluarga om joe bahagia selamanya....
IG: @rossy_dildara: ❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Eva Karmita
malang nian nasibmu Sandi jadi aspir nya om Joe bagaimana caranya mau cari pacar coba kalau setiap hari Sandi disibukkan dengan pekerjaan yang ditugaskan om Joe dasar bos tak berperikemanusiaan tega melihat aspirnya jadi jomblo sejati macam sandi 😭😭😭😂😂
fee2
cari pacar cari istri lah om sandy biar gak sendiri...
Titi lestari Tari
makanya sand minta cuti dong sama pk bos buat cari pacar eh slh calon istri biar nggk merana ... tuh om kamu jg udah merried 😁😁😁😁 nanti keburu ubanan rambutnya 🤓
Titi lestari Tari: waduuuhhhh
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!