NovelToon NovelToon
Abandoned Princess

Abandoned Princess

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Contest / Romansa Fantasi
Popularitas:738.4k
Nilai: 5
Nama Author: Pyxels

Qiao Rong, putri ke-7 Kaisar Qiao dari Kerajaan Wen sudah langganan menjadi bahan olokan rakyat. Itu semua karena dirinya yang belum memiliki roh pelindung di usia 16 tahun. Belum lagi tunangannya yang ingin memutuskan pertunangan mereka, putra kedua Jenderal Su.

Suatu hari, karena jebakan mematikan dari putri lainnya, Qiao Rong kehilangan nyawa dan tergantikan oleh Li Wenhua, seorang kultivator yang hidup 1000 tahun yang lalu.

Li Wenhua berjanji akan membalaskan dendam Qiao Rong, begitu juga menjalani hidup yang menyenangkan kali ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pyxels, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perpisahan

"Apa?" Qiao Rong memelototi Shen Haofeng, namun pemuda itu malah mundur perlahan dan berjalan dengan cepat untuk kembali ke rumahnya.

Qiao Rong yang baru selesai mencerna maksud pemuda itu tersenyum dengan lebar. Ia segera berlari menyusul punggung pemuda itu.

Cup!

Shen Haofeng menatap Qiao Rong dengan terkejut. Qiao Rong yang baru saja melompat untuk mencium pipi Shen Haofeng segera merona dan berlari dengan cepat kembali ke rumah.

Pemuda itu hanya bisa berdiri mematung sambil memegangi pipinya.

*****

"Ekhem!" Li Junyan berdeham dengan canggung. Ia tentu tahu perbuatan Qiao Rong tadi. Sekarang ini Qiao Rong sedang berguling-guling di ranjang. Ia merasa sangat senang, ingin teriak tapi tak bisa. Bahkan saat pulang langsung memeluk Chu Yue dengan gembira. Chu Yue hanya bisa menggelengkan kepalanya karena kebingungan. Bukankah seharusnya Qiao Rong kesal karena Xu Fang Yin?

"Aiya.. jadi ada sepasang kekasih sekarang?" Kata Bai Lao yang tiba-tiba muncul bersama Lan Long.

"Kalau begitu tunanganmu itu bagaimana?" Celetuk Lan Long. Benar juga, status tunangannya masih diisi oleh Su Xiao walaupun bukan Qiao Rong yang memutuskannya. Qiao Rong harus segera menyelesaikan hubungannya dengan istana agar dia bisa terbebas.

Qiao Rong menjadi terdiam seketika. "Kalau begitu.. aku harus cepat membereskan Su Xiao." Li Junyan lalu mengangguk.

Namun belum saja Qiao Rong sempat memikirkan kelanjutan caranya untuk menyingkirkan Su Xiao, suara derap kaki orang banyak membuatnya terbangun dari ranjang.

"Kyaaaaa!" Chu Yue berteriak sekencang mungkin.

Qiao Ring segera keluar kamar dan menemukan rumah mereka sudah dikepung oleh banyaknya pria berbaju hitam.

Melihat Qiao Rong yang merupakan target mereka, ketua dari pria-pria berbaju hitam itu malah terkejut. Hal itu dikarenakan ia melihat tanda lahir Qiao Rong yang berbentuk bunga di dahi gadis itu. Qiao Rong sudah tidak memperhatikan tanda lahirnya lagi sejak lama. Namun ia sadar walaupun sudah agak memudar dan mengecil hingga pas dengan dahinya dan malah membuatnya menjadi tambah menarik, tanda lahir itu sama sekali tidak bisa hilang. Qiao Rong mengira awalnya tanda lahir itu merupakan akibat dari segel meridian di tubuhnya, namun setelah segel itu hilang bahkan tanda lahir itu tidak bisa hilang. Oleh karena itu Qiao Rong tidak menghiraukan tanda lahir itu.

Namun melihat ekspresi terkejut salah satu pria berbaju hitam itu, Qiao Rong menjadi penasaran. Jelas-jelas pria itu terkejut dan langsung berubah pucat saat melihat dahinya.

Padalah, Qiao Rong sudah mempersiapkan diri untuk kabur jika mereka menyerang. Karena pembunuh bayaran yang datang kali ini bukan lawannya, mereka sudah berada pada tingkat Bulan Awal. Mungkin apabila Qiao Rong memiliki Pil Kultivasi Instan dia dapat mengalahkan mereka, namun mengingat efeknya yang lalu, ia tidak mau mengambil resiko.

Anehnya, ketua dari pria berbaju hitam yang memiliki token giok merah di ikat pinggangnya itu segera memberi kode untuk mundur dan pergi.

Qiao Rong tentu tercengang. Ia yakin pria itu seperti begitu terkejut melihatnya, namun masih tidak yakin bahwa tanda lahir di dahinyalah penyebabnya.

*****

"Mengapa kalian begitu tak berguna!" Qiao Lan membanting salah satu piring ke lantai hingga pecah berkeping-keping.

"Kami Hongxiesha akan dengan senang hati memberikan uang anda kembali, tapi tidak akan pernah berani menerima perintah untuk membunuh gadis itu." Si ketua dari pria berbaju hitam tadi menunduk.

"Kenapa??! Aku tidak perlu uangku kembali! Aku perlu kalian bunuh saja gadis itu!" Putri Lan kini sangat marah. Ia hanya perlu menyingkirkan Qiao Rong saja agar bisa menikah dengan Su Xiao. Gadis tidak berguna seperti itu apakah sangat sulit disingkirkan?

"Hongxiesha tidak akan berani. Jangankan Hongxiesha, bahkan organisasi pembunuh bayaran lainnya yang bertingkat lebih tinggi dari Hongxiesha, semuanya tidak akan berani. Putri tidak tahu sedang terlibat dalam apa, saya sarankan Putri tidak macam-macam dengan gadis itu." Setelah memberi penjelasan panjang lebar, ketua itu langsung pergi tanpa meninggalkan jejak sedikitpun.

"Arrghhh!" Qiao Lan membanting dan melempar segala benda yang ada di atas meja riasnya ke lantai.

"Yang Mulia..." Salah satu dayang yang ketakutan di sebelah Putri Lan mulai gemetaran. Pecahan dari benda-benda yang Qiao Lan lempar tadi mengenai kakinya. Ia menahan sakit dengan mata berkaca-kaca tapi tidak berani bersuara.

"Menyewa pembunuh bayaran yang bertingkat rendah tak mempan, sekarang yang bertingkat tinggi malah tak mau. Harus aku apakan kau Qiao Rong?" Putri Lan mengacak-acak seprai ranjangnya dengan frustasi.

*****

"Waktunya tidak banyak lagi. Kita harus segera kembali." Qiao Rong mendesah. Dia benar-benar harus membereskan dulu masalahnya di Istana.

"Benarkah? Sayang sekali, padahal kalian baru ada kemajuan." Li Junyan terkekeh kecil. Qiao Rong langsung memelototinya dengan tajam. Ia langsung menyuruh Chu Yue untuk membereskan rumah dan berkemas. Mereka akan pergi besok pagi.

Setelah selesai membereskan kamar dan pakaiannya, Qiao Rong bergegas keluar untuk memberitahu Duan Yi.

Duan Yi, Hu Fei, dan Gao Ping sebenarnya masih sangat nyaman tinggal di Desa Nanshan. Mereka tidak harus memikirkan kewajiban mereka berjaga seperti di Istana. Di desa, mereka dapat hidup santai dengan dana dari Kaisar. Sungguh disayangkan, andai mereka bisa tinggal lebih lama.

Namun, mereka hanya menyetujui ucapan Qiao Rong, dan Duan Yi segera ke kota untuk mencari kereta kuda. Sementara Gao Ping dan Hu Fei bersiap-siap di rumah mereka dan berkemas.

*****

"Shen Haofeng." Qiao Rong memanggil Shen Haofeng dari kejauhan. Ia dapat melihat bahwa pria itu sedang menguliti hewan buruannya.

Mendengar suara Qiao Rong, Shen Haofeng pun menoleh padanya dan menghentikan pekerjaannya sejenak. Sangat berbeda dengan kondisi dulu, Shen Haofeng yang dahulu akan terus mengerjakan pekerjaannya. Dalam waktu tiga bulan, Qiao Rong berhasil mengubah pria yang seperti itu menjadi lebih baik padanya.

Ia merasa sangat sedih jika harus mengatakan perpisahan pada Shen Haofeng, namun ia harus segera menyelesaikan balas dendam dirinya. Baik Li Wenhua maupun dalam tubuh Qiao Rong sekarang, dirinya akan menuntut balas dendam sampai tuntas. Hanya itulah yang tidak akan berubah dari dirinya.

Lagipula, dengan kultivasi Shen Haofeng, Qiao Rong sudah memperkirakan bahwa Shen Haofeng bukanlah orang biasa. Alangkah baiknya jika Shen Haofeng memang pemburu biasa, ia bisa langsung membalaskan dendamnya dan kembali ke Desa Nanshan untuk tinggal bersama pria itu dengan damai selamanya. Namun, Qiao Rong dapat melihat bahwa identitas pemuda itu tidaklah sesederhana itu. Hal itu membuatnya agak kecewa, namun di satu sisi ia terlalu menyukainya hingga dapat menerimanya apa adanya.

"Ng?" Shen Haofeng menatapnya dengan bingung, Qiao Rong kelihatan seperti sedang memikirkan sesuatu.

"Lewati saja tahap kekasih, apakah kau mau menjadi tunanganku?" Qiao Rong memutuskan untuk menyampaikannya tanpa basa-basi. Toh lagipula, bertunangan kurang lebih sama seperti hubungan kekasih.

Melihat Shen Haofeng mengangguk pelan, sebuah senyum merekah di wajah Qiao Rong.

"Kalau begitu, kau harus menungguku. Aku punya seseorang yang harus disingkirkan." Qiao Rong mengela napas. "Bisakah kau menungguku?" Qiao Rong memberikan semuanya pada pertanyaan ini. Kalau Shen Haofeng menjawab tidak bisa menunggunya, maka ia akan segera pergi dan tidak akan pernah kembali lagi.

"Aku akan menunggu. Tapi, aku yang akan mendatangimu." Mendengar tiga kata pertama dari Shen Haofeng, Qiao Rong rasanya ingin melompat bahagia. Namun mendengar kalimat terakhir Shen Haofeng, ia bingung, apa maksudnya?

"Tidak usah bertanya. Tunggu saja aku datang. Aku akan datang di momen yang tepat." Lanjut Shen Haofeng. Qiao Rong mempercayai pemuda itu dan tidak bertanya lebih jauh.

"Aku akan berangkat besok." Mendengar Qiao Rong berkata begitu, Shen Haofeng sontak berdiri. Ia tidak menyangka Qiao Rong akan pergi begitu cepat. Ia kira Qiao Rong setidaknya akan pergi beberapa hari lagi. Namun sepertinya, demi menyelesaikan masalah yang ada akan semakin bagus jika gadis itu semakin cepat kembali.

"Kalau begitu bawalah ini." Shen Haofeng mengeluarkan sesuatu dari sakunya. Qiao Rong melihat benda itu dan terkagum-kagum. Benda itu adalah sebuah anting yang sangat indah. Anting itu berbentuk bulan yang berbahan perak. Persis sama seperti bulan yang ia lihat di baju Jiang Junwei tempo hari. Shen Haofeng memakaikan anting itu di telinga Qiao Rong.

"Kenapa cuma ada satu?" Qiao Rong bertanya dengan penasaran.

"Karena satunya lagi milikku." Shen Haofeng tersenyum.

1
Leni Ani
aku jg.kok tambah2 ya orang nya.🤔🤔🤔🤔
Leni Ani
kasar kl rong tu.masak cuma gara2 itu aja langsung pukul.siofeng nya.pakai qi lagi.🤔🤔🤔
Leni Ani
kayak orang punya hubungan aja tu mereka berdua.marah ngak tentu aja apa lagi turong rong.
Aprilia NackBorneo
suka sama alurnya penuh dengan teka teki bikin penasaran good job buat autornya
yumin kwan
lah....kok ga lanjut, pdhl seru bgt ceritanya....aku baca marathon Lo....
tp kecewa, ternyata ga lanjut 😭
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Luar biasa
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Lumayan
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
yang mei
sumpah aku masih kepo banget sama kelanjutannya gimana, jadi huhuhu tor lanjut dong semangat semangat 🥺
nury
good
khariliska
sukaa
Aii
suka ceritanya walaupun jarang update, sering2 update thor
Aii
makasih krn msh ingat novel ini utk update
fifid dwi ariani
trus bahagia
fifid dwi ariani
trus semangat
fifid dwi ariani
trus sukses
fifid dwi ariani
trus ssbar
fifid dwi ariani
trus sehat
fifid dwi ariani
trus berusaha
fifid dwi ariani
trus semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!