Hendrik seorang mafia kejam luluh dengan seorang wanita muda cantik, walau umur mereka berbeda. Cinta membutakan seseorang seperti halnya dengan Hendri yang kini jatuh cinta kepada Gersya gadis dibawah umur yang terpaksa menikah karena utang ayahnya. Seorang wanita yang sabar dan sholeh tapi setelah perjanjian pernikahan selesai yang dikonyrak selama 1 tahun.
apakah mereka akan bercerai atau cinta menyatukan mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Mala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 26
Setelah semua selesai Hendrik dan Steve langsung menuju bandara, untuk pulang ke Negaranya.
"Boss..., beneran mau pulang soalnya kita baru beberapa hari disini," ucap Steve.
"Iya...nggak usah bawel ayo kita naik ke Pesawat," ucap Hendrik.
Steve hanya diam dan mengikuti Bossnya naik pesawat dari belakang, di pesawat Hendrik dan Steve tidak satu kursi Hendrik duduk didepan bersama seorang Kakek tua sedangkan Steve duduk dibelangkan.
"Assalamualaikum Nak," ucap Sang Kakek.
"He...wa..waalaikumusalam," ucap Hendrik tersenyum manis.
"Kamu sudah menikah?"
"Iya,"
"Begini saya adalah seorang Kakek yang sudah berumur saya mau minta tolong baca ayat kursi Nak," ucap Kakek tersebut membuat Hendrik tertegun.
"Ta...tapi Kek,"
"Kenapa Nak, kamu tidak hafal,"
"Hafal Kek, cuma sudah beberapa tahun ini saya tidak pernah baca al-Quran apalagi sholat," ucap Hendrik menunduk.
"Teruss...yang jadi imam kalau istri kamu sholat siapa?" tanya Kakek tersebut membuat Hendrik bungkam, keringatnya mulai bercucuran ia merasa air matanya mulai membasahi pipinya.
"Kamu tau tata cara sholat dan bacaannya kan?"
"Iya, tapi mungkin aku udah lupa setengah,"
"Kalau begitu Sholatlah Nak, bacalah al- Quraan supaya hati kamu tenang dan apakah istri kamu juga sering meninggalkan Sholat?"
"Tidak Kek, dia sering melakukannya,"
"Kalau begitu jadilah imam Istrimu, mungkin kamu tidak tau semua perempuan saat melakukan ibadah pasti ingin suaminya yang Azan dan setelah melakukan Sholat ia mencium punggung tangan kamu,"
Ucapan Kakek tersebut membuat hati Hendrik sakit, penyesalan mulai ada dihatinya.
"Iya...Kek"
"Ayo...Nak kita baca Ayat Kursi,"
"Iya...Kek,
Setelah membaca Ayat Kursi hati Hendrik merasa tenang dan air matanya mulai menetes dipipinya.
"Ada apa Nak?"
"Saya merasa takut Kek, apa Sholatku atau tobatku dapat diterima,"
"Allah SWT. Maha mengampuni pasti akan mengampuni semua dosa-dosamu," ucapan Kakek membuat Hendrik tenang.
****
Sementara itu rencana Keluarga Suniatto memancing Gersya ke rumahnya berhasil, Winda dan Stela telah bersiap-siap memberikan kejutan kepada Gersya.
"Hhhh..., kita tidak akan jatuh miskin," ucap Winda.
"Oiya Ma, kalau Gersya tidak jadi datang gimana?" tanya Stela.
"Dia pasti datang karna Mama memberitahukan dia Soal orang tuanya," ucap Winda.
Suniatto yang melihat anak dan istrinya duduk di ruang keluarga ia ikut bergabung.
"Jangan senang dulu, karna Gersya mungkin sudah berubah," ucap Suniatto.
"Maksud Papa...apa?" tanya Winda dan Stela kompak.
"Dulu aku melihat tatapan Gersya dengan tatapan lembut tapi sekarang semenjak menikah dengan Tuan Hendrik matanya itu terlihat tegas,"
Winda dan Stela mengerti dan mulai berhati-hati, tiba-tiba suara ketukan dari pintu mulai terdengar.
"Mungkin, dia sudah datang," ucap Suniatto.
"Iya, aku akan mengeceknya dulu," ucap Winda berjalan mendekati pintu.
"KAMU!!..NGAPAIN KAMU KEMARI?" tanya Winda kaget melihat kedatangan Deka.
"Rumah ini adalah milik saudara aku Alvin, harusnya aku yang bertanya kepada kalian. Kenapa kalian ada disini?" ucapan Deka membuat Winda marah.
Suniatto yang mendengar ada keributan ia berdiri dan berjalan kearah pintu, betapa terkejutnya ia saat melihat Saudara dari Adik iparnya.
"Ooo...ternyata kalian adalah penipu yah, dan aku juga tau kalianlah yang membunuh Saudaraku,"ucap Deka mulai masuk ke rumah dengan mendorong tubuh Winda.
Suniatto dan Winda hanya diam saja, karena mereka tau Deka adalah seorang yang tidak punya hati nurani, mereka mengetahui kalau Deka adalah Saudara Alvin saat melihat identitas Alvin beserta latar belakang yang diberikan oleh Deka beberapa hari yang lalu.