NovelToon NovelToon
Suamiku Seorang CEO

Suamiku Seorang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Perjodohan / Nikahmuda / Kehidupan di Sekolah/Kampus / CEO / Persahabatan / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa / Tamat
Popularitas:397.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mella Flowers

Maureen Raynza Gabriela, gadis cantik yang sudah lama menutup hatinya kepada semua lelaki. Karena penghianat yang dilakukan mantan pacarnya beberapa tahun lalu.

Sampai akhirnya orang tua gadis itu memberitahukan tentang perjodohan dengan anak sahabatnya dulu yang sudah pindah ke luar negri.

Karena tidak dapat menolak perjodohan itu membuat gadis cantik yang sering disapa Maureen memberikan persyaratan konyol kepada calon suami nya.

****

Rafael Demian Smith. Pria yang dijodohkan dengan Maureen yang ternyata diam diam sudah menyukainya dari kecil.

Tetapi cintanya bertepuk sebelah tangan setelah mengetahui wanita yang ia cintai sudah memiliki pria lain disampingnya.

Membuat Rafael pergi meninggalkan gadis impiannya sejak kecil ke luar negeri untuk menghilangkan perasaannya.

bagaimana cerita perjodohan Maureen dan perjalanan cinta Rafael terhadap gadis impiannya. .....???

ikuti ceritanya guyssss..??
ingat cerita ini hanya haluan author aja 🤭🤭

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mella Flowers, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jalan berdua

Jarak dari butik ke mall cukup lama dan membuat Maureen sangat lapar. Dari habis kuliah sampai sekarang lewat makan siang Maureen belum memakan apapun.

Dijalan Maureen melihat ada Minimarket langsung saja Maureen menyuruh Rafael berhenti sejenak.

"El berhenti di minimarket itu sebentar". perintah Maureen menunjuk ke depan.

"mau ngapain??". tanya Rafael.

"beli cemilan gue lapar banget". jawab Maureen.

Rafael berhenti di depan minimarket dan sebelum keluar Maureen bertanya kepada Rafael.

"lo mau beli apa biar gue beliin". tanya Maureen.

"terserah lo aja".

Maureen keluar dan masuk kedalam minimarket untuk membeli cemilan. Beberapa cemilan Maureen beli dan kembali ke mobil.

Rafael melajukan mobilnya sedangkan Maureen asik memakan cemilan yang dia beli tadi.

Maureen juga sesekali menyuapi Rafael cemilan karena Rafael sedang mengemudi makanya disuapi.

Beberapa saat kemudian mereka sampai di palkiran mall. sebelum keluar Maureen bercermin dulu melihat keadaannya takut berantakan karena habis makan cemilan.

Rafael membukakan pintu buat Maureen dan Maureen langsung turun.

"kita makan siang dulu sebelum ke toko perhiasan". usul Rafael.

"Gak usah kita ke toko perhiasan dulu baru makan siang takut ditungguin sama manajernya". ucap Maureen.

"katanya lo lapar??".

"kan udah di ganjal sama cemilan. . udah ayok masuk". ajak Maureen.

mereka berdua masuk ke dalam hotel dan pergi ke toko perhiasan.

Sampai di sana mereka langsung mengambil dan mencoba cincin yang dipesan oleh mommy. karena pas dengan Maureen dan Rafael jadi tidak membutuhkan waktu lama, mereka lanjut ke caffe untuk makan siang walau sangat telat.

Maureen tidak sulit untuk memilih makanan karena Maureen makan apapun yang dianggap ia enak tidak pemilih sama sekali dalam hal makanan.

Maureen makan steak dan minum ice cappucino, sedangkan Rafael nasi goreng seafood.

Selesai makan maureen dikira akan langsung pulang malahan diajak untuk jalan jalan berdua di mall. Disisi lain Maureen senang karena bisa jalan sama Rafael walaupun belum ada perasaan apapun.

Mereka berdua mengelilingi mall sambil shopping dan membeli barang barang yang Maureen inginkan. Maureen senang hari ini Rafael membelikan semua kemauan Maureen. Maureen tidak mengeluarkan uang sepeserpun karena belanjaan semuanya dibeliin sama calon tunangannya.

Beberapa belanjaan ditangan Rafael sampai tidak bisa di bawa, membuat Maureen membantu sebagian.

Sebelum pulang maureen mau membeli ice cappucino dan kebab untuk cemilan di jalan.

Saat mau ngantri untuk membeli cemilan Maureen di cegah oleh Rafael.

"Eh Maureen. ."Cegah Rafael.

"Ia kenapa??". tanya Maureen.

"lo tunggu disini dulu biar gue yang beli". ucap Rafael.

"Tapi itu ngantri loh gak papa lo aja yang nunggu disini". ucap Maureen.

"gak papa. . Lo pasti capek dari tadi keliling mall".

"hm. . baiklah".

Rafael meletakan semua paper bag dan pergi membeli cemilan Maureen setelah mengetahui apa yang akan dibeli Maureen.

Beberapa saat kemudian Rafael kembali dengan memegang cemilan yang Maureen pesan.

"Makasih". ucap Maureen mengambil minuman yang Rafael pegang dan meminumnya.

"ya udah sekarang kita pulang udah sore". ucap rafael.

Mereka pulang ke rumah dengan membawa banyak belanjaan.

Sesampainya di kediaman Grizele Maureen membantu Rafael masuk ke dalam dengan banyak paper bag ditangannya.

Di ruang keluarga ada bang Kelvian yang sedang duduk di sopa. marchel sudah kembali ke London dan akan ke Jakarta lagi saat pertunangan Maureen bersama bokap nyokap nya.

"reen kamu abis malakin Rafael ya??". tanya bang Kelvian melihat banyak belanjaan Maureen.

"Nggak. . reen dibeliin sama Rafael gak minta.. Abang soujon sama ade sendiri". ucap Maureen.

"ia El yang bayarin tapi suka kebangetan kalau belanja". ucap bang Kelvian.

"iri bilang bos". celetuk Maureen.

"Bi tolong bawain semua belanjaan ke kamar ya". ucap Maureen pada art di rumahnya.

"Baik non".

Maureen memberikan semua paper bag kepada art itu kecuali paper bag yang berisi sepatu karena itu milik Rafael.

Maureen pergi ke dapur untuk membuatkan minuman buat Rafael. Ia kembali dengan membawa 2 orange jus dan memberikannya kepada Rafael yang duduk di sebelah bang Kelvian.

"Abang mana??".

"ambil sendiri". ucap Maureen meminum dengan tandas.

"Dih kagak ada pekanya jadi Ade". ujar bang Kelvian sinis tidak ditanggapi sedikitpun sama Maureen.

Hubungan Maureen dan Rafael mulai baik hari demi hari. mereka menjalaninya seperti air mengalir mengikuti alur yang sudah ditentukan.

"Aku mau mandi dulu sebentar??lo mau mandi nanti gue siapin pakaiannya??". ucap Maureen.

"boleh lagian aku gerah banget". jawab Rafael.

"gue ambil baju gantinya dulu". ucap Maureen.

"Abang". ucap Maureen sambil tersenyum pada abangnya.

"Ambil sendiri di kamar". ucap bang Kelvian yang tau apa yang Maureen maksud.

Maureen pergi ke kamar abangnya untuk mengambil baju ganti buat Rafael. tidak mungkin kan memakai pakaian Maureen yang memiliki badan mungil.

Kembali ke bawah dengan membawa Hoodie dan celana jins sebagai baju ganti Rafael. lalu memberikan pakaiannya ke Rafael.

Rafael pergi ke kamar tamu yang Maureen tunjukan. sedangkan Maureen pergi ke kamarnya untuk membersihkan badan yang sudah mulai gak enak karena gerah.

30 menit kemudian Maureen keluar dari kamar mandi menggunakan handuk kimono dan berjalan ke arah walking closed.

Maureen memakai piyama tidur, ia tidak langsung ke bawah karena mengerjakan tugas kampus dulu.

karena tugas kampusnya belum selesai Maureen membawa laptop nya ke bawah. dibawah ada bang Kelvian dan Rafael yang sedang ngobrol. Duduk di sopa dengan mengangkat kedua kakinya di sopa sambil memangku laptop nya.

Ia melihat ke seluruh ruangan belum ada tanda tanda orang tuanya pulang.

"mami papi belum pulang??". tanya Maureen.

"mereka ada acara diluar". jawab bang Kelvian.

Gak lama bibi art datang memberitahukan bahwa makan malam sudah siap. akhirnya malam ini mereka hanya makan bertiga di meja makan.

Selesai makan bang Kelvian pamit untuk pergi ke ruangan kerjanya karena ada sesuatu yang harus diurus. sedangkan Rafael juga pamit untuk pulang.

Sepulang Rafael Maureen pergi ke kamarnya. saat melewati ruang keluarga Maureen melihat paper bag yang berisi sepatu tadi dan ia membawanya ke kamar.

"Lah belanjaannya kagak dibawa". ucap Maureen pelan.

Dikamar sebelum tidur Maureen mengirim chat pada Rafael.

^^^Maureen ✉️^^^

^^^El paper bag nya ketinggalan??^^^

✉️ Rafael

Oh ia lupa. .

simpan aja dulu.

Besok kuliah pagi??.

^^^Maureen ✉️^^^

^^^Nggak. . besok kuliah jam 9^^^

✉️ Rafael

jam 9 besok aku ada meeting

^^^Maureen ✉️^^^

^^^Gak papa aku bawa mobil sendiri aja^^^

✉️ Rafael

maaf ya soalnya harus di handel sama aku sendiri.

^^^Maureen ✉️^^^

^^^Gak papa ya udah aku tidur dulu bye^^^

✉️ Rafael

Bye. . sweet dreams.

Selesai memberi kabar rafael Maureen pergi tidur.

...****************...

...****************...

...****************...

Tunggu cerita selanjutnya. .

...Happy reading guys 😊.. . ....

1
Jefri Mohd
tak berapa suka cerita ni tp ttap baca..sbb terlalu pentingkn kerja semuanya..pada hal dh Kaya Raya Kan.🤔byk yg tk logiknya..🤷
Yuli Yanah
semangat y thor
semangat Kka..
maaf kak baru komennya sekarang..
masyaa allah karya nya luar biasa kak.. semoga Kka sehat selalu dan di berikan kelancaran dalam berkarya.. semoga bisa menjadi penulis terkenal di kemudian hari..
tetap semangat Kka..
baarakallahu fii kum..
Maya Adam
💪💪
Maya Adam
cuuuuuzzzz thorrr👍👍👍👍
Maya Adam
semangaaaat kk👍👍👍👍😍
Dessy Rinda
kak,sbnrnya maureen sklh sma apa kuliah siihh
Sumarni
tu kan aq yakin mauren gx akan benar2 mati, makanya aq gx pernah ninggalin novel ini,pokoknya mauren bakalan bahagia selamanya bersama rafael dan keluarga kecil mereka, semagat thor nulis bab berikutnya
Ida Saleh
umurnya Maureen brp ya, kok nggak disebutin
Tenti Asanti
seru thorrr,,, masyaallah ikut nangis jg bosqu
Sumarni
d tungu thor bab selajutnya,penasaran ama mauren yg d culik
Yulianto
Biasa
Dona Sergio Frezio
wah akhirnya Maureen nikah am Rafael,pernikahan Al sultan GX kaleng kaleng
Jimin
author nya ARMY nie..
salam kenal author 💜💜💜
Yulianto
ceritanya sangat menarik
Yulianto
update jangan sebab doang thor yg banyaaaaak ceritanya seru
Yulianto
lanjut
Yulianto
update lg thor
Yulianto
klo ngidamnya berdua mah enak sama2 gerasain ga cma istrinya aja 💪💪💪💪💪thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!